Kamis, 04 Juni 2020

Begins by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Begins
Penulis: Titi Sanaria
Penyunting: Yuli Pritania
Desainer sampul: @platypo
Penerbit: Noura
ISBN: 9786232420526
Cetakan pertama, 13 Januari 2020
288 halaman
Buntelan dari Noura Books
Pada malam dia berpikir akan dilamar, Kessa malah diputuskan Jayaz, kekasihnya selama enam tahun terakhir. Mengira traveling keliling Indonesia Timur akan bisa menyembuhkan luka hatinya, Kessa menerima rekomendasi temannya untuk melakukan perjalanan bersama Narendra, fotografer berbakat yang tengah melakukan riset untuk bukunya. Siapa sangka itu menjadi pemicu masalah baru?

Meski Narendra—yang tidak ingin berurusan sama sekali dengan romansa—telah memperingatkannya untuk tidak jatuh cinta dan menjadikan pria itu pelarian, Kessa kehilangan kendali atas perasaannya sendiri.

Sanggupkah dia patah hati untuk yang kedua kali?
Makessa Putri berharap lebih ketika diajak makan malam oleh Jayaz, sahabat yang kemudian menjadi pacanya selama enam tahun terakhir. Kessa berpikir selama ini hubungan mereka baik-baik saja bahkan yakin Jayaz akan segera melamar dirinya. Namun, siapa yang menyangka malam yang sangat diharapkan Kessa menjadi bencana. Jayaz menganggap mereka lebih cocok menjadi sahabat saja, alias Jayaz teratarik dengan perempuan lain.

Karena sakit hati dan Jayaz menganggap hubungan mereka tetap baik-baik saja, Kessa memilih melarikan diri, dia tidak siap bila hubungan mereka kembali ke fase sahabat, Kessa menyesal kenapa dulu membeli apartemen yang sama dengan mantan pacarnya tersebut, sehingga dia memilih tinggal di apartemen sahabatnya, Joy. Tidak cukup dengan itu, Kessa memilih melakukan travelling keliling Indonesia Timur. Untuk menghemat pengeluaran sekaligus teman perjalanan, Kessa dikenalkan dengan Narendra, fotografer National Geographic yang tengah melakukan riset untuk buku terbarunya.

Bukannya menyembuhkan sakit hati, Kessa harus siap-siap dengan luka yang baru. Perjalanan mereka membuka hati Kessa, dia mulai tertarik dengan Narendra. Namun, ada rahasia yang disembunyikan laki-laki tersebut, Kessa begitu terbuka dengan alasannya melakukan perjalanan, tapi begitu mencoba menguak masa lalunya, Narendra selalu menghindar. Kessa tidak akan siap dengan patah hati kali ini walau Narendra sudah memperingatkan kalau dia tidak tertarik dengan romansa.
Cinta memang tidak hanya menjanjikan tawa dan bahagia. Ada tangis dan air mata yang menyertai ujung perjalanan suatu hubungan.
"Bersiap menghadapi patah hati emang udah risiko waktu kita jatuh cinta, 'kan, Beib? Kayak kata pepatah nyokap gue,'Saat menerima yang terbaik dari cinta, lo harus bersiap untuk yang terburuk juga.'"
Tidak bosan kan dengan karya Titi Sanaria? Walau kisah cintanya mudah ditebak, saya yakin banyak yang ketagihan dan nggak akan jemu, khususnya pecinta roman. Dari segi tema cerita bisa dibilang cukup berwarna terlebih di luar sana sudah banyak bertebaran yang serupa, tapi selalu ada ciri khas yang akan terus melekat.

Kali ini temanya bisa dibilang jatuh cinta dengan seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya, ditambah kalian akan dimanjakan tentang keindahan alam Indonesia Timur. Walau tidak kental, sisipan tema travel love cukup kerasa, bahkan penulis cukup detail di beberapa destinasi, contohnya waktu berkunjung ke Masjid Kesultanan Terate, penulis menyisipkan sedikit sejarah dan adat yang ada di sana. Seperti, perempuan dilarang masuk dan beribadah di bagunan induk masjid. Cukup menarik, terlebih destinasi yang dipilih cukup asing, walau ada juga yang familier seperti Raja Ampat.

Untuk kelebihannya, tulisan Titi Sanaria selalu bikin nagih, itu udah final, hehehe. Untuk kekuranggan, ceritanya kurang tebal, tetap ya, nggak ada komentar yang lain, LOL. Seperti yang saya bilang berulang-ulang, walau ceritanya sangat mudah ditebak tapi selalu menarik, terlebih bagi pembaca yang sebelumnya mengikuti cerita di wattpad, rasa menunggu part selanjutnya itu ada sensasi tersendiri, seperti mengikat pembaca untuk terus menikmati tulisannya. Titi Sanaria juga bisa dibilang sedikit dari penulis wattpad yang cukup produktif sampai sekarang.

Baik bagi pembaca lama maupun pembaca baru khususnya pecinta roman, kalian tidak akan menyesal mengenal tulisan Titi Sanaria, percayalah :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...