Sabtu, 20 Juli 2019

One of Us is Lying by Karen M. McManus | Book Review

One of Us is Lying
Penulis: Karen M. McManus
Penerjemah: Angelic Zaizai
Penyunting: Mery Riansyah
Perancang sampul: sofianiartworks@gmail.com
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020376172
Cetakan pertama, 2017
408 halaman
Senin sore, lima murid memasuki ruang detensi.

Bronwyn, si genius, nilai akademis sempurna dan tidak pernah melanggar peraturan.
Addy, si cewek populer, gambaran sempurna pemenang kontes kecantikan.
Nate, si bandel, dalam masa percobaan karena transaksi narkoba.
Cooper, si atlet, pelempar bola andalan tim bisbol dan pangeran di hati semua orang.
Dan Simon, si orang buangan, pencipta applikasi gosip terdepan mengenai kehidupan Bayview High.

Namun sebelum detensi berakhir, Simon tewas. Menurut para penyidik, kematiannya disengaja. Apalagi kemudian ditemukan draft artikel gosip terbaru untuk ditayangkan pada Selasa, sehari setelah kematian Simon. Gosip heboh tentang empat orang yang berada dalam ruangan detensi bersamanya.

Mereka berempat dicurigai, dan semuanya punya rahasia terpendam. Salah satu di antara mereka pasti ada yang berbohong.
Simon Kelleher tewas ketika dia menjalani detensi dengan empat orang lainnya; Bronwyn, Cooper, Addy dan Nate. Simon adalah pencipta aplikasi gosip terdepan mengenai kehidupan Bayview High, About That. Apa yang ada di sana sudah dipastikan benar adanya, dia tidak pernah salah meskipun yang menjadi target mengelak, dia memiliki sumber di seantero sekolah. Banyak yang membenci Simon, bahkan tak sedikit yang menginginkan dia mati. Karena kebanyakan gosip yang dia buat tak jarang berdampak menghancurkan hidup sang target.

Menurut para penyidik, kematian Simon disengaja. Yang menjadi target utama tentu saja keempat orang yang menjalani detensi bersama Simon, yang berada satu ruangan. Mereka berempat memiliki rahasia terpendam yang hanya diketahui Simon. Penyidik menganggap mereka memiliki modus untuk membunuh lantaran Simon hampir mengunggah entri terbaru About That yang berisi tentang rahasia mereka, yang tidak ingin satu orang pun tahu.
"Dia putri dan kau atlet," kata Simon. Dia mengedikkan dagu ke Bronwyn, lalu ke Nate. "Dan kau otak. Dan kau kriminal. Kalian semua stereotip film-remaja di dunia nyata."
One of Us is Lying sangat page turner! Penulis tidak membuang waktu untuk membuat pembaca penasaran dengan menyodorkan fakta bahwa Simon tewas di bab pertama. Plotnya begitu rapi, dengan menggunakan multiple pov pertama lewat Bronwyn, Addy, Nate dan Cooper, penulis sama saja membuat alibi untuk mereka berempat. Kita harus mengikuti pelan-pelan sampai akhirnya mendapatkan jawaban dan plot twistnya sama sekali tidak tertebak!

Yang sangat saya suka dari buku ini, selain bikin penasaran mampus, adalah perkembangan hubungan keempat 'tersangka'. Sebelum menjalani detensi, mereka hanya sebatas tahu satu sama lain, tapi seiring berjalannya kasus yang menjerat mereka, mereka seperti memiliki ikatan yang dalam. Saya suka sekali hubungan Bronwyn dan Nate, romansa yang penulis sisipkan di kisah misteri ini, tentang si pintar dan si pembuat onar yang jatuh cinta, bahkan sejak mereka kecil. Addy yang lebih mengenal dirinya sendiri dan lebih dekat dengan kakaknya, dan Cooper tentang penerimaan.

Saya nggak akan panjang lebar membahas isi buku ini, karena riskan banget dengan spoiler, akan mengurangi kenikmatan membaca, langsung saja baca dan nggak akan bisa berhenti! Selain tentang misteri pembunuhan, penulis menyisipkan masalah remaja yang kerap terjadi di sekitar kita. Bronwyn yang pintar dianggap tanpa cela, tidak mungkin melakukan tindak kejahatan. Nate yang pembuat onar lantas menjadi tersangka utama, padahal belum tentu dia yang berbuat, ada cerita di balik perbuatan yang dicemooh orang asing. Addy yang bagai princess dan Cooper atlet idola banyak orang, mereka punya masalah masing-masing dan kadang ingin disimpan sendirian. Pun dengan Simon, di balik kematian nahasnya, ada masa di mana dia mendapatkan bullying dan dikucilkan.

Sebelumnya, thriller/suspense bukan merupakan cangkir kopi favorit saya, tapi Karen M. McManus membuat saya sangat menikmatinya. Seneng banget waktu tahu One of Us is Lying akan dibuat tv series dan ada lanjutannya, judulnya One of Us is Next, rencana terbit Januari 2020. Memang tokohnya berbeda, hanya masih berlatar di Bayview High, semoga bakalan ada kejutan lagi di series ini. Sebuah karya debut yang wajib banget diperhitungkan, saya tandai dia! 

2 komentar:

  1. Lima tokoh utamanya mirip-mirip karakter film The Breakfast Club, ya. Tetapi cerita ini berbeda karena salah satu tokohnya mati. Saya jadi penasaran :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dari artikel yang aku baca, buku ini seperti perbaduan film yang kamu sebutkan sama Pretty Little Liar. Jadi pengen nonton TBC :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...