Rabu, 06 Februari 2019

Carmine by Ruwi Meita | Book Review, Blog Tour, Giveaway

Carmine (Red #2)
Penulis: Ruwi Meita
Penyunting: Jia Effendie, Teguh Afandi, & Yuli Pritania
Desainer Sampul: Dilidita
Penerbit: Noura
ISBN: 978-602-385-380-9
Cetakan 1, Desember 2018
342 halaman
Buntelan dari @ruwimeita

Rasa sakit itu seperti hantu.
Semu.
Tidak nyata.
Tapi ada.


“Datanglah, Carmine. Jemput anak-anakmu.” 

Anak-anaknya dalam bahaya. Dia harus bergegas, sebelum wanita itu “menidurkan” mereka.


“Aku akan menolongmu, Carmine. Aku akan memperbaikimu.”

Sabtu, 02 Februari 2019

36 Questions that Changed My Mind about You by Vicki Grant | Book Review

36 Questions that Changed My Mind about You
Penulis: Vicki Grant
Penerjemah: Jimmy Simanungkalit
Penyunting: Barokah Ruziati
Perancang sampul: Desy Setyowati
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020380735
Cetakan pertama, 2018
368 halaman
Buntelan dari @dprihas
Bisakah Cinta Direkayasa dengan 36 Pertanyaan?

Sebuah brosur eksperimen psikologi radikal menarik perhatian Hildy. Ia pun mendaftar menjadi peserta meski khawatir akan risiko bahwa hatinya bisa dibuat berantakan.

Paul mendaftar karena tertarik pada jumlah bayaran setelah mengikuti eksperimen itu. Namun ia tidak memperhatikan petunjuk apa pun. Apalagi bahwa ia dan pasangan eksperimennya harus menjawab masing-masing 36 pertanyaan yang disediakan.

Dua orang asing. Dua remaja dengan kepribadian berbeda. Saat Hildy dan Paul menyelesaikan eksperimen tersebut, mereka sudah tertawa, menangis, berbohong, melempar barang, kabur, dan kembali lagi.

Namun, apakah mereka akhirnya jatuh cinta?

Rabu, 23 Januari 2019

Jurnal Jo 3: Episode Cinta by Ken Terate

Jurnal Jo 3: Episode Cinta (Jurnal Jo #3)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020305691
Cetakan kedua, 7 Januari 2019
240 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Wah, ada cowok baru di kelas Jo Wilisgiri: Izzy. Izzy bukan sekadar cowok, tapi selebriti! Cakep, terkenal, lucu, pokoknya perfect! Semua cewek dibuat “demam” olehnya, termasuk Jo. Masalahnya, Jo nggak boleh “demam” gara-gara cowok lain karena dia sudah punya Rajiv yang ganteng dan baik hati.

Seiring waktu Jo sadar si cowok selebriti itu ternyata jail luar biasa. Sebut saja: menciptakan berbagai olok-olok ajaib sampai mengerek baju renang di tiang bendera. Hmm… awalnya lucu sih, tapi lama-lama kok norak ya. Apalagi kalau kamu yang dikerjain. Please deh, lucunya di mana sih?

Parahnya, Sally—sahabat sejati Jo yang sangat memuja Izzy—justru dikerjai oleh Izzy sampai masa depannya terancam suram. Jo pengin menyelamatkannya, tapi Sally justru marah dan memusuhinya. Nabila, sahabat Jo yang lain, juga dikerjai tapi mati-matian melarang Jo buat mengadu.

Aduh, masalah seolah nggak ada habisnya. Hubungan Jo dengan Rajiv gonjang-ganjing karena Mama melarang Jo pacaran. Selain itu, ada proyek besar semester ini: bikin laporan soal kelestarian sungai. Gawat! Dalam proyek ini Jo sekelompok dengan Izzy dan Sally. Bisa-bisa Jo bakal nggak dapat nilai.

Puncaknya: Rajiv harus kuliah di Amerika.

Wow! Benar-benar semester yang gila untuk Jo. Berantakan, galau, kacau balau, tapi tetap seru, lucu, dan penuh cinta!

Selasa, 22 Januari 2019

Jurnal Jo 2: Online by Ken Terate | Book Review

Jurnal Jo 2: Online (Jurnal Jo #2)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 97886020306308
Cetakan keempat, 7 Januari 2019
232 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Jo Wilisgiri kembali lagi! Kali ini kehidupan masa SMP-nya heboh dengan... nggak lain dan nggak bukan... Facebook! Gimana nggak? Sekarang rasanya dia dan sahabatnya lebih sering ngobrol via chatting dan FB daripada mengobrol real time di dunia nyata. Belum lagi ayahnya yang guru bahasa Jawa mau ikut-ikutan buka akun FB pula!

Eh, tapi kehidupan dunia nyata Jo juga masih heboh kok. Misalnya saat dia dan Nadine tiba-tiba ditunjuk jadi ketua kegiatan sosial di kelasnya. Waduh, susah banget kan mesti kerja sama kalau di FB saja mereka musuhan?

Belum lagi Rajiv yang rajin meminjamkan ini-itu pada Jo. Mulai dari raket bulu tangkis, sampai ke HP. Jangan-jangan Rajiv suka sama Jo, lagi. Tapi, Jo naksir Rajiv nggak ya?

Hah, mau di dunia nyata mau di dunia maya, hidup Jo sama ribetnya!

Senin, 21 Januari 2019

Jurnal Jo by Ken Terate | Book Review

Judul buku: Jurnal Jo (Jurnal Jo #1)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020306292
Cetakan keempat, 7 Januari 2019
240 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Peraturan jadi remaja:
1. Nggak boleh memakai celana pendek (apalagi di depan cowok).
2. Punya baju dan aksesori oke (apalagi yang bisa membedakanmu dari anak-anak SMP yang seragamnya sama membosankannya).
3. Harus memakai deodoran (meski rasanya geli).
4. Memakai pakaian dalam yang seharusnya, sesuai pertumbuhanmu (tahu kan maksudku?).
5. Harus punya geng yang keren (meski mereka sangat menjengkelkan, tahan saja, daripada dianggap kuper).
Harus punya pacar (ini syarat supaya kamu diakui sebagai remaja keren).

Ternyata susah bangeeet jadi anak remaja, sampai-sampai kadang-kadang, aku (Jo Wilisgiri, 12 tahun) berharap nggak perlu tumbuh. Aku kangen banget pada masa SD-ku. Apalagi aku mulai kehilangan sahabat baikku dan dikhianati cowok yang kukagumi. Satu kata untuk masa SMP-ku: MENGERIKAN!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...