Rabu, 30 Agustus 2017

When a Snail Falls in Love | TV Adaptation Review


When a Snail Falls in Love
Sutradara: Zhang Kai Zhou
Produser: Hou Hong Liang
Penulis naskah: Zhu Zhu
Pemain: Wang Kai, Wang Zi Wen, Yu Heng, Xu Yue, Jiang Bing, Wu Xiao Yu
Rilis: 24 Oktober- 5 Desember 2016
Episode: 21
Durasi: 30 menit
Produksi: Daylight Entertainment

Based on Ding Mo book, When a Snail Falls in Love.

Akhirnya kesampaian juga membuat review C-Drama yang beberapa waktu lalu menjadi favorit, bahkan sampai sedikit lupa dengan kasusnya karena kelamaan kependam di draft, terpaksa saya menonton ulang beberapa episode untuk menyegarkan ingatan kembali, hehehe. Bisa dibilang When a Snail Falls in Love ini C-Drama terbagus yang pernah saya tonton dari segi sinematografi, karena biasanya saya menganggap C-Drama paling lemah dalam kategori ini daripada K-Drama maupun J-Drama. When a Snail Falls in Love dibuat seperti film di mana baik dari akting, aksi, sampai pemandangan latarnya asli, jernih dan tanpa pura-pura. Kualitasnya benar-benar berbeda dari C-Drama lain yang pernah saya tonton, yang biasanya cheesy, hehehe.

Berhubung saya agak lupa dengan detail kasusnya, review kali ini tidak akan sepanjang biasanya, hahaha. Saya akan menuliskan bagian yang penting dan menjadi favorit saja, selebihnya kalian tonton sendiri. Selain itu, genre utamanya adalah Crime, kalau banyak bercerita maka akan mengurangi rasa penasaran kalian. Tentu saja ada kisah cintanya dong, kalau nggak ada nggak bakalan saya tonton, hahaha. When a Snail Falls in Love dibintangi oleh Wang Kai dan Wang Zi Wen, di mana pernah menjadi pasangan dalam serial Ode to Joy. Membuat saya tergoda untuk melirik serial itu juga karena selepas menonton When a Snail Falls in Love, saya jatuh cinta beneran dengan Wang Kai, LOL. Nah, bagaimana kisah percintaan mereka di serial ini?


Menceritakan Ji Bai (Wang Kai) seorang polisi detektif dari divisi investigasi kriminal, dia dikenal sebagi pribadi yang penuh karismatik, cerdas dan memiliki ilmu beladiri yang mumpuni, dia sering diberi tugas yang tidak mudah, bahkan tidak jarang membantu kasus di luar kawasannya. Namun, di balik kelebihannya itu, dia dikenal juga sebagai pribadi yang keras, misalkan saja tidak menyukai ketika ada pegawai magang di mana salah satu seharusnya tidak diterima. Xu Xu (Wang Zi Wen) adalah seorang profiler kriminal, dengan intuisinya yang jarang meleset, secara psikologis dia menebak kemana arah pikiran si penjahat. Kemampuannya ini bisa dibilang di atas rata-rata, tapi Xu Xu sangat lemah dalam segi fisik, bahkan dia sebenarnya tidak lulus dalam tes kebugaran. Oleh karena itu Ji Bai menganggap kalau Xu Xu hanya akan membuat timnya lemah, apalagi sebagai seorang polisi, kemampuan fisik sangat dibutuhkan.

Dalam kasus pertama, Xu Xu menampilkan kemampuannya menebak dan apa yang dilakukan selanjutnya oleh pelaku penculikan, tapi hal tersebut masih dianggap cacat oleh Ji Bai, mana ada polisi disandera oleh pelaku? Untuk menjadi seorang polisi, lelaki yang memiliki julukan God of War ini beranggapan bakat saja tidak cukup, hanya diperlukan 30% bakat dan 70% kerja keras agar bisa diterima di timnya. Ji Bai pun memberikan waktu tiga bulan agar Xu Xu melatih kemampuan fisiknya, bila dalam kurun waktu tersebut Xu Xu masih lemah, maka dia akan dikeluarkan.

Tentu saja Xu Xu kesal, tapi tidak ada pilihan lain, tidak ada yang berani menolak titah Ji Bai, pun atasan di kepolisian karena melihat sepak terjang yang dimilikinya, dia sangat dihormati, bahkan permintaan sahabatnya sendiri, Zhao Han (Yu Heng) yang mengakui kehebatan Xu Xu tidak digubris. Dengan bantuan sahabatnya, Yao Meng (Xu Yue) seorang polisi magang cantik dan juara baik segi beladiri maupun kebugaran, dia berlatih setiap hari. Kekesalannya juga dia lampiaskan dengan membuat komik, dia menggambarkan Ji Bai sebagai singa, dan dia sendiri sebagai siput.

Kasus pertama yang berhasil dipecahkan Xu Xu bersama tim divisi investigasi kriminal ternyata berbuntut panjang, merembet ke kasus lainnya, mulai dari pembunuhan, narkoba, perdagangan manusia. Semua kasus tersebut ternyata memiliki benang merah dengan keluarga Ye, keluarga yang cukup dekat dengan Ji Bai karena dia memiliki teman masa kecil dari keluarga tersebut, Ye Ziki (Zhao Yuan Yuan). Tidak berhenti sampai di situ, kasus tersebut juga membuat tim Ji Bai berurusan dengan musuh terbesar, Angel's Killer dan membuka kembali kasus yang telah lama ditutup, kasus 1229, yang membuat ayah Zhao Han, seorang polisi juga, raib tanpa kabar.

Tidak hanya diperlihatkan gemerlapnya kota yang ada di China, kita juga akan di bawa ke Burma dan keindahan hutan yang ada di Myanmar, dimanjakan dengan pesona alamnya. Aksinya tidak perlu diragukan lagi, adegan tembakan, pembunuhan, beladiri, semua seakan nyata. Kasusnya sendiri boleh dibilang cukup lambat, satu kasus bisa diselesaikan dalam 2-3 episode, bahkan lebih. Namun, benang merah dengan kasus lainnya lah yang membuat cerita When a Snail Falls in Love berbeda dan seru untuk diikuti, tidak bisa berhenti dengan satu kasus lalu selesai, semua berhubungan.

Untuk aktingnya tidak perlu diragukan lagi, mulai dari Wang Kai yang bermain apik sebagai Ji Bai yang keren abis dan sangat berbedikasi akan pekerjaanya, Wang Zi Wen yang harus dituntut penuh emosi untuk memerankan Xu Xu yang pendiam dan kikuk. Awalnya saya cukup terganggu dengan perannya, apa memang begitu? Namun, lama kelamaan saya sadar karakter Xu Xu memang seperti itu, dan Zi Wen memerankan secara konsisten sampai akhir, bahkan perkembangan dari yang awalnya lemah menjadi pribadi yang kuat sangat terasa sekali. Untuk akting penjahatnya? Jangan ditanya, keren! Bahkan sempat terkecoh juga. Sadisnya juga dapat lah.
When a Snail Falls in Love memang lebih berfokus akan genre crime, tapi ada kisah cinta yang tidak boleh dilewatkan tentunya. Siapa lagi kalau bukan Ji Bai dan Xu Xu, hehehe. Saya suka perkembangan hubungan mereka, bukan jenis kisah cinta yang instan, ada prosesnya. Awalnya Ji Bai sangat meremehkan Xu Xu dan ingin dia didepak dari timnya, tapi Xu Xu tidak menyerah, dengan kemampuan yang dimiliki dia ingin pandangan Ji Bai akan dirinya berubah, dia tidak selemah itu, dia ingin menunjukkan kemampuan yang sebenarnya. Dalam proses itulah Ji Bai mulai tertarik dengan Xu Xu, walau Xu Xu cukup lambat untuk menyadari karena dia siput, hahaha.

Adegan favorit adalah ketika kejar-kejaran di kereta, itu seru banget, aksinya menegangkan dan dalam lingkup yang cukup sempit, adegan tersebut terekam dengan sangat baik. Masih banyak adegan aksinya, pokoknya serial ini akan memanjakan bagi kalian yang menyukai genre crime-thirller yang penuh aksi. Serial ini juga menggambarkan kalau profesi polisi itu memang tidak lah mudah, apalagi di divisi investigasi kriminal, kadang kita harus siap dengan kegagalan dan kehilangan. Benar apa kata Ji Bai, bakat saja tidak cukup untuk menjadi seorang polisi, tapi harus dibarengi dengan kerja keras.

Berharap banget bakalan ada lanjutannya, untuk kategori C-Drama, When a Snail Falls in Love tergolong sangat pendek, hanya 21 episode saja dan durasi waktu setengah jam-an, biasanya bisa mencampai 40-an episode yang kadang membuat saya capek sendiri sebelum menonton, hahaha. Masih belum puas memandangi detektif Ji Bai yang kece banget pegang senjata, gimana kalau pegang hatiku? Hahaha.

Jangan berharap ada adegan manis nan romantis, tapi kalau kalian ingin melihat bagaimana perasaan terlihat lewat gambar keseharian si singa dan si siput, adegan menenteng senjata dan melindungi seseorang di belakangnya, maka tontonlah serial ini!


4 komentar:

  1. Menarik nih kayaknya, aku lagi demen sama drama-drama crime 😁 thank you reviewnyaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, semoga kesemsem sama Kai juga, hahaha

      Hapus
  2. belum pernah nonton, sudah terbiasa nonton drama korea jadi, ntar coba nonton lah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penyegaran, hahaha, aku awalnya juga nonton C-Drama aja, bosen trus nyoba yang lain 😬

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...