Sabtu, 26 Agustus 2017

[Resensi] Touche: Alchemist Karya Windhy Puspitadewi

Judul buku: Touche - Alchemist (Touche #2)
Penulis: Windhy Puspitadewi
Editor:
Sampul:
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020303352
Cetakan pertama, 27 Maret 2014
224 halaman
Baca di Scoop
Hiro Morrison, anak genius keturunan Jepang-Amerika, tak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro yang memiliki kemampuan membaca identitas kimia dari benda apa pun yang disentuhnya akhirnya dikontrak untuk menjadi konsultan bagi Kepolisian New York.

Suatu ketika pengeboman berantai terjadi dan kemampuan Hiro dibutuhkan lebih dari sebelumnya. Pada saat yang sama, muncul seseorang yang tampaknya mengetahui kemampuannya. Kasus pengeboman dan perkenalannya dengan orang itu mengubah semuanya, hingga kehidupan Hiro menjadi tidak sama lagi.

Masih bercerita tentang orang-orang yang memiliki kemampuan hanya dengan menyentuh, kali ini kita akan dibawa ke New York dengan tokoh utama blasteran Jepang-Amerika, Hiro Morrison. Ketika berada di sebuah lokasi pembunuhan, Hiro membantu dektektif Samuel Hudson dengan memberikan klu bagaimana dan siapa pelakunya. Walau masih terlihat remaja, dia adalah seorang genius, dan tentu saja seorang Touche. Hiro pun menjadi konsultan Kepolisian New York.

Kemampuannya adalah bisa mengetahui identitas kimia apa pun dari benda yang disentuh, bahkan sampai bisa tahu komposisi DNA yang ada di benda tersebut. Tentu kemampuannya dan didukung otak geniusnya dia selalu bisa mampu memecahkan kasus yang tak bisa ditangani oleh kepolisian. Hiro hanya mau membantu apabila diantar jemput oleh Karen, anak dari detektif yang sering dipanggilnya Sammy.

Lalu ada kasus bom beruntun yang membuat kepolisian kalang kabut karena tidak bisa memecahkan klu sama sekali, dan kasus tersebut juga menuntut Hiro untuk menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya.
"Karena jika aku pergi dan membiarkanmu mati, aku tidak tahu bagaimana hidupku setelah itu. Hidup tanpa dirimu adalah ketidakpastian, aku tidak tahu bagaimana menjalaninya."
Buku kedua ini bisa dibilang lebih bagus dari yang pertama, aku merasa penulis lebih fokus mulai dari konflik dan karakternya, selain itu kasus pembunuhannya juga seru, terlebih ada penjelasan dari Hiro sehingga pembaca akan mudah mengerti.

Walau bisa ditebak dengan mudah siapa pelakunya, series ini sangat recommended karena jarang ada penulis dalam negeri yang menulis genre thriller-crime-detective, karena selain butuh riset yang dalam, penulisnya sendiri harus cerdas. Buku ini juga ada romantisnya, walau Hiro orangnya dingin, sombong dan semena-mena, tetap saja menarik hati.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...