Sabtu, 29 Juli 2017

[Resensi] Bad Boys Karya Nathalia Theodora

Judul buku: Bad Boys (Bad Boys #1)
Penulis: Nathalia Theodora
Ilustrasi sampul: Yanagi Yie
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-0662-9
Cetakan pertama, 2014
216 halaman
Baca di Scoop
Semua orang tahu, SMA Emerald dan SMA Vilmaris musuh bebuyutan, walaupun kini jarang tawuran. SMA Emerald dikomandani Austin, sementara SMA Vilmaris dipegang oleh Troy. Tapi siapa yang tahu bahwa Ivy, adik Troy, ternyata bersekolah di SMA Emerald?

Suatu hari, Lionel—tangan kanan Troy—diberi tugas untuk menjemput Ivy, dan kepergok oleh Austin! Menyimpulkan bahwa Ivy berpacaran dengan musuh, Austin menghukum Ivy menjadi pesuruh gengnya. Untuk menutupi identitasnya sebagai adik Troy, Ivy pun mematuhi perintah Austin, juga perintah Troy untuk pura-pura pacaran dengan Lionel.

Saat Ivy memohon pada Austin untuk menghentikan hukuman, Austin menyuruhnya putus dari Lionel sebagai syarat. Lagi pula, ternyata Ivy diam-diam mulai menyukai Austin...

Bisakah Ivy terus menutupi identitasnya ketika Austin akhirnya menyatakan cinta? Dan bagaimana tanggapan Ivy saat Lionel menganggapnya bukan sekadar adik Troy?

SMA Vilmaris dan SMA Emerald memiliki tradisi saling membenci selama bertahun-tahun, keduanya adalah musuh bebuyutan, ditambah pimpinan geng masing-masing memiliki dendam pribadi, Troy pimpinan geng sekolah Vilmaris pernah mencampakkan adik dari Austin, pimpinan geng Emerald.

Suatu hari Troy tidak bisa mengantar adiknya, Ivy yang bersekolah di Emerald karena mengurusi anggota geng yang dipukuli, dia meminta Lionel, wakil ketua geng untuk mengantarnya. Sialnya, walau Lionel sudah menurunkan Ivy cukup jauh dari gerbang sekolah, tetap saja identitasnya diketahui. Ivy menjadi incaran Austin karena berpacaran dengan murid musuh sekolah mereka. Ivy menyembunyikan identitasnya sebagai adik Troy, terpaksa dia mengaku sebagai pacar Lionel. Austin pun menyuruh Ivy sebagai pesuruh gengnya, dia harus mematuhi apa saja yang diperintahkan Austin kalau ingin selamat. Dan Ivy harus memutus Lionel kalau ingin terlepas dari hukuman tersebut.

Sewaktu menjadi pesuruh itulah Ivy mulai menyukai Austin, pun sebaliknya. Hanya saja status Ivy sebagai adik dari musuh bebuyutan Austin tentu menjadi penghalang, belum lagi Troy sangat protektif padanya.

Sukaaaaaa banget! Aku suka Austin, aku suka Troy! Hahaha maruk! Tema ceritanya emang agak familier, terlebih dengan karyanya Esti Kinasih, tapi hanya sebatas itu saja kok, secara keseluruhan series Bad Boys ini sudah menciptakan universe tersendiri.

Karakternya sangat kuat, biasanya ini adalah penilaian paling berpengaruh kalau sedang membaca. Aku sudah membaca sampai buku ketiga dan konsisten sampai akhir, makanya kenapa aku sangat menyukai series ini. Aku suka Austin dan Troy karena mereka berdua sama-sama protektif kepada Ivy, rela berkorban apa saja demi orang yang mereka sayangi, singkatnya, mereka berdua adalah modal utama penulis berjualan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...