Selasa, 18 Juli 2017

Resensi: What I Wish I Had Known (And Other Lessons You Learned In Your 20s) Karya Marcella Purnama

Judul buku: What I Wish I Had Khown (And Other Lessons You Learned In Your 20s)
Penulis: Marcella Purnama
Editor: Anida Nurrahmi
Ilustrator & cover artist: Nabila Adani
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-602-424-357-9
Cetakan pertama, 2017
208 halaman
Buntelan dari @icecube_publish
I’ve lived my whole life following people and taking their choices as mine. I will dream a new dream, a dream that’s totally my own, and I will work hard to get it.

Ever since her acceptance letter to study abroad arrived at her inbox, nothing in Marcella Purnama’s life has gone according to plan. Instead of choosing Science, like her two older sisters did before her, she steered path to study Arts—a degree so alien to both her families and friends. But as she traveled thousands miles away, struggled with English, had her first byline and went back home to apply for her first job, Marcella realized that plans are meant to be changed. Full of relatable tales of horrific group work, falling in love, first job interview and quarter-life crisis, this illuminating account follows how a young adult grapples with life’s small and big questions, and the lessons learned along the way.

Resensi: After That Night Karya Christina Tirta | + Giveaway

Judul buku: After That Night
Penulis: Christina Tirta
Editor: Afrianty P. Pardede, Andriyani Loa
Penerbit: Elex Media
ISBN: 978-602-02-0053-2
264 halaman
Buntelan dari @mvfshop
Eric Pieters: Lajang, pemilik kafe, tampan, menawan.
Elle Rashita: Telah bertunangan, guru sekolah dasar, manis, sederhana.

Mereka selalu bertemu tanpa disengaja.


Elle, wanita yang ditemukan Eric dalam keadaan mabuk dan meracau di kafe miliknya, ternyata wali kelas Devon, keponakannnya. Pengkhianatan yang dirasakan Elle membuatnya terlihat sangat menyedihkan saat itu.

Tapi, penampilan yang sekarang sangat bertolak belakang. Rasa penasaran dan sikap agresif Eric membuat Elle begitu waswas sekaligus bersemangat.

Eric seolah datang membawa harapan dan keberanian. Elle ingin berjuang atas nama cinta dan kesetiaan. Selalu ada kesempatan kedua. Tapi, kali ini, haruskan Elle mengikuti kata hatinya dan melepaska segala rasa takutnya?

Senin, 17 Juli 2017

Resensi: Then & Now (Dulu & Sekarang) Karya Arleen A

Judul buku: Then & Now (Dulu & Sekarang)
Editor: Dini Novita Sari
Desain sampul: Martin Dima
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-5128-5
Cetakan pertama, 2017
344 halaman
Buntelan dari @arleen315
Ruita
Gadis dari suku telinga pendek. Ia tidak menyukai suku telinga panjang, apalagi kalau harus bekerja pada mereka. Tapi lalu ia melihat mata itu, mata seorang lelaki suku telinga panjang yang sorotnya seolah dapat melihat kedalaman hati Ruita.

Atamu
Ia tidak pernah menyangka akan jatuh hati pada gadis dari suku lain yang lebih rendah derajatnya. Tapi apalah arti kekuatan lelkau berusia enam musim panas bila dihadapkan pada akhir yang lama tertulis sebelum dunia diciptakan?

Rosetta
Ia punya segalanya, termasuk kekasih yang sempurna. Tapi ketika dilamar, ia menolak tanpa tahu alasannya. Ia hanya tahu hatinya menantikan orang lain, seseorang yang belum dikenalnya.

Andrew
Ia hanya punya enam bulan untuk mencari calon istri, tapi ia tak tahu dari mana harus memulai sampai ia melihat seorang gadis berambut merah. Dan begitu saja, ia tahu ia akan melakukan apa pun untuk mendapatkan gadis itu.

Ini kisah cinta biasa: tentang dua pasang kekasih yang harus berjuang demi cinta. Namun, bukankah tidak pernah ada kisah cinta yang biasa?

Sabtu, 15 Juli 2017

Resensi: Let's Fall in Love Karya Rina Suryakusuma

Judul buku: Let's Fall in Love
Penulis: Rina Surya Kusuma
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-4632-8
Cetakan pertama, 2017
296 halaman
Buntelan dari @Rinasuryakusuma
Seumur hidup Florida Adinegoro berjuang untuk menjadi seorang yang bukan dirinya. Ia bekerja di hotel sebagai financial analyst, ketika yang ia inginkan hanyalah membenamkan diri di dapur luas serbalengkap, bereksperimen membuat cake dan pastry.

Satu hal cerdas yang Flo lakukan dan membuatnya tetap waras adalah bersahabat dengan Kaleb, teman akrabnya sejak SMA, jangkarnya. Tapi kebahagiaan itu pun runtuh saat Kaleb jatuh hati pada gadis lain.

Flo berpacaran dengan Frans—si dokter hebat, pria pilihan orangtuanya dan satu-satunya kepingan dalam hidup Flo yang dianggap tidak salah tempat. Lalu Jonathan, bos perfeksionis yang membuatnya tersesat, datang dan menunjukkan bahwa dirinya bukan seperti yang selama ini Flo kira.

Apakah Flo akan menemukan jangkar baru? Atau jangkar itu justru menariknya jatuh semakin dalam? Because sometimes we fall in love with the most unexpected person, at the most unexpected times.

Resensi: The Princess & The Bodyguard Karya Francisca Todi

Judul buku: The Princess & The Bodyguard (Alerva #2)
Penulis: Francisca Todi
Editor: Tri Saputra Sakti
Ilustrator: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-3878-1
Cetakan pertama, 2017
344 halaman
Buntelan dari @tsaputrasakti
Aku sudah kembali, Adele.”

Putri Adele, pewaris takhta ketiga dari Kerajaan Alerva, tak pernah membayangkan Julien, sahabat masa kecilnya, menjadi pengawal pribadinya. Setelah ditinggal Julien tanpa kabar selama lima tahun, Adele tak bisa memungkiri dia merindukan pria itu. Namun, status putri dan pengawal hanya memperbesar jurang di antara mereka.

Adele ragu akan perasaannya kepada Julien. Kenapa dulu Julien pergi? Apa yang membuatnya kembali? Mampukah Adele mempertahankan perasaan mereka? Bukan hanya harus menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi, Adele juga harus menemukan dirinya.

Kamu tidak usah takut. Mulai saat ini, aku akan menjagamu.”

Resensi: Mission D'Amour Karya Francisca Todi

Judul buku: Mission D'Amour (Alerva #1)
Penulis: Francisca Todi
Editor: Ruth Priscilia Angelina
Sampul: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-2487-6
Cetakan pertama, 2015
368 halaman
Buntelan dari @tsaputrasakti
Kehidupan Tara Asten sebagai asisten pribadi Putri Viola—Putri Mahkota Kerajaan Alerva yang supersibuk—selalu penuh tantangan. Namun, Tara tidak pernah menyangka Badan Intelijen Alerva (BIA) akan menjadikannya tersangka utama dalam rencana penyerangan keluarga kerajaan. Dia dimasukkan ke masa percobaan tiga bulan, pekerjaannya terancam tamat!

BIA menugaskan salah satu agen rahasianya, Bastian von Staudt, alias Sebastian Marschall, untuk menyamar menjadi calon pengganti Tara dan menyelidiki wanita itu. Tapi di tengah perjalanan misinya, dia malah jatuh hati pada kepribadian lugu Tara. Bukannya mencari kesalahan Tara, Sebastian malah beberapa kali menolongnya.

Tara yang awalnya membenci pria itu, mulai bimbang dengan perasaannya. Sebastian pun mulai kesulitan mempertahankan penyamarannya.

Tapi, itu sebelum Sebastian mendengar percakapan mencurigakan Tara di telepon. Yang membawa Sebastian pada dua pilihan sulit: misi atau hatinya

Resensi: Imaji Terindah Karya Sitta Karina

Judul buku: Imaji Terindah (Hanafiah #1.5)
Penulis: Sitta Karina
Editor: Siti Nur Andini
Desain sampul: Sitta Karina
Foto sampul: Andra Alodita
Penerbit: Literati
ISBN: 978-602-8740-60-9
Cetakan pertama, Desember 2016
290 halaman
Buntelan dari @sittakarina
“Jangan jatuh cinta kalau nggak berani sakit hati.”

Tertantang ucapan putra rekan bisnis keluarganya pada sebuah jamuan makan malam, Chris Hanafiah memulai permainan untuk memastikan dirinya tidak seperti yang pemuda itu katakan.

Dan Kianti Srihadi—Aki—adalah sosok ceria yang tepat untuk proyek kecilnya ini.

Saat Chris yakin semua akan berjalan sesuai rencana, kejutan demi kejutan, termasuk rahasia Aki, menyapanya. Membuat hari-hari Chris tak lagi sama hingga menghadapkannya pada sesuatu yang paling tidak ia antisipasi selama ini, yakni perasaannya sendiri.

Senin, 10 Juli 2017

Resensi: Sophismata Karya Alanda Kariza

Judul buku: Sophismata
Penulis: Alanda Kariza
Editor: Anastasia Aemilia
Desain sampul: Martin Dima
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-5674-7
Cetakan pertama, 2017
272 halaman
Buntelan dari @alandakariza
Sigi sudah tiga tahun bekerja sebagai staf anggota DPR, tapi tidak juga bisa menyukai politik. Ia bertahan hanya karena ingin belajar dari atasannya -mantan aktivis 1998- yang sejak lama ia idolakan, dan berharap bisa dipromosikan menjadi tenaga ahli. Tetapi, semakin hari ia justru dipaksa menghadapi berbagai intrik yang baginya menggelikan.

Semua itu berubah ketika ia bertemu lagi dengan Timur, seniornya di SMA yang begitu bersemangat mendirikan partai politik. Cara pria itu membicarakan ambisinya menarik perhatian Sigi. Perlahan Sigi menyadari bahwa tidak semua politisi seburuk yang ia pikir.

"Sophismata dikemas apik dengan kedewasaan sekaligus kelincahan. Kehidupan politik dan interaksi di dalamnya terasa segar, mutakhir, dan relevan."
Dee Lestari, Penulis.

"Abu-abu, hitam atau putih, sama saja. Mungkinkah seseorang yang hitam-putih bisa menerima abu-abu? Pentingkah kehadiran cinta agar politisi tetap bisa menjaga kemanusiaanya?"
Maman Suherman, Penulis dan Kriminolog.

"Politik. Anak muda. Mimpi. Kisah cinta. Apa lagi yang hendak kalian dustakan, wahai milenials? Buku ini diracik dari, tentang, dan untuk kalian. Ambil. Resapi."
Salman Aristo, Produser, Sutradara, dan Penulis Skenario.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...