Kamis, 13 April 2017

Pasang Surut dengan BBI, Selamat Ulang Tahun yang ke-6!


Hai halooooo, iya iya, lama nggak update kecuali kalau ada blog tour aja, tapi percayalah, bahan tulisan sudah terkumpul banyak, tinggal menunggu mood aja, masih senang mantengin K-Drama dan C-Drama, baca juga masih kok. cuma ngeblognya aja yang agak keteteran, ditambah laptop saya lagi bermasalah membuat mood asem nggak karuan. Semakin dewasa semakin banyak hal yang ingin saya lakukan sehingga kadang 24 jam dalam sehari itu tidaklah cukup. Berhubung hari ini adalah hari yang cukup spesial bagi salah satu komunitas yang saya ikuti, setiap tahun selalu meluangkan waktu, dan banyak hal yang ingin saya curahkan, pasang surut menjalin hubungan dengan BBI, tidak lupa juga saya ingin mengucapkan, selamat ulang tahun buat BBI yang ke-6!!!

Mungkin saya sudah sering kali mengatakan ini kalau menyangkut BBI, bahwa kehadirannya sangat berjasa bagi hidup saya, salah satu yang terbaik dalam hidup saya. Membuat saya mendapatkan teman yang walau tidak selalu bersama tetapi selalu merasa dekat, teman yang akan selalu ada kapan saya butuhkan, teman yang tidak akan pernah marah, teman yang menerima kita apa adanya, teman yang mengusir kesendirian dari hidup saya, yaitu buku. Di kehidupan nyata, saya juga punya banyak teman, tapi melihat saya yang lebih condong ke introvert (saya yakin yang sudah kenal dekat dengan saya tidak akan percaya), saya menyukai kesendirian, ada waktunya saya ingin menjauh dari dunia. Rasanya memiliki kehidupan di dua dunia berbeda tapi sangat menyenangkan, sangat semarak.

Dan ada waktunya saya ingin mencoba berbagai hal. Saya adalah tipe orang yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, saya suka mencoba berbagai hal yang baru. Mulai dari les tari tradisional, ikut naik gunung, ikut kelas bela diri, mencoba berbagai macam diet, mencoba rutin lari dan renang di mana awalnya tidak menyukai olah raga sama sekali. Mencoba berbagai macam hobi mulai dari mengoleksi kertas surat, binder, kliping idola di saat remaja, mengoleksi perangko, menonton film, mendengarkan musik, sampai akhirnya menemukan hobi yang tidak pernah membuat saya jera, tidak membuat saya ingin berhenti melakukannya, yaitu membaca. Bergabung dengan BBI membuat saya lebih tahu banyak informasi tentang dunia literasi, berkenalan dengan teman-teman yang mempunyai hobi yang sama, yang teryata tidaklah sedikit. Dari yang awalnya coba-coba tadi, pengalaman saya bertambah, teman saya menjadi banyak.

Sama halnya dengan hubungan yang lain, pasti pernah mengalami pasang surut, Selama bergabung dengan BBI sejak pertama kali terbentuk, ada dua syarat yang cukup membebani saya. Pertama sudah ada sejak awal, aturan paling dasar, aturan tentang blog harus berisi tentang buku. Okey, saya tahu yang namanya blog buku pastilah berisi tentang buku, saya paham betul. Namun, syarat ini cukup membuat saya tertekan dan tidak bebas. Saya hanya ingin 99% tentang buku dan 1% untuk hal lain yang ingin saya tuangkan dalam rumah saya ini, karena saya menyukai sesuatu yang baru tadi, itu saja. Saya tidak kehilangan akal, apa pun yang ingin saya tulis pasti saya kaitkan dengan buku, karena memang tentang buku lah yang membuat saya ingin menulis. 

Semakin ke depan saya ingin blog ini juga berkembang. Saya mengikuti komunitas lain yang mau menampung berbagai macam niche agar banyak yang tahu kalau blogger buku itu ada, saya mulai memonetize begitu ada beberapa tawaran untuk beriklan di blog ini. Tidak semua saya terima, semua tawaran yang masuk saya coba hubungkan dengan buku, tapi ada kalanya tidak bisa dipaksakan. Saya hanya ingin postingan seperti ini laiknya sebuah iklan di televisi, memang kadang mengganggu, tapi sedikit memberi jeda. Hal ini dulu juga menjadi alasan kenapa saya tidak langsung mengiyakan waktu di ajak teman lain untuk bergabung dengan BBI.

Aturan kedua adalah batas waktu untuk memposting, kalau dulu enam bulan mungkin sekarang satu tahun. Bila blogger tidak update selama waktu tersebut maka akan dikeluarkan. Bagi saya itu sedikit kasar. Saya tahu, prioritas hidup setiap orang berbeda-beda, menjadi seorang blogger mungkin bukan urutan yang teratas, masih ada keluarga, anak, dan pekerjaan. Saya melihat hal ini terjadi pada beberapa teman blogger yang sudah menjadi mantan anggota, saya sedih, hanya karena tidak lagi bisa meluangkan waktu untuk menulis tidak bisa bergabung lagi, bahkan ada yang terpaksa update agar tidak ditendang keluar, Hal yang dipaksakan seperti inilah yang kadang membuat saya tidak nyaman. 

Yah, saya memang orang yang bebas dan tidak mau repot. Beberapa kali saya bahkan ingin keluar dari BBI, mengajak para mantan untuk bergabung lagi, bahkan ada yang menyemangati saya untuk terus stay. Entah kenapa semakin besar BBI saya merasa tidak mendapatkan rasa yang dulu pernah ada, duh ini kenapa dangdut sekali, hahahaha. Maaf bila ada yang tersinggung dengan tulisan ini, saya hanya ingin mengeluarkan yang menjadi beban selama menjadi anggota dan semoga saja beberapa aturan bisa dilonggarkan, agar semua menjadi nyaman. Beginilah pasang surut hubungan saya dengan BBI.

Saya tidak tahu bagaimana nanti kedepannya, apakah lama-lama saya mulai terdepak karena sering melanggar aturan, disibukkan dengan drama Korea sehingga tidak pernah update lagi, atau hal-hal yang lebih penting terjadi di dunia nyata, BBI akan selalu di hati saya, saya ingin BBI menjadi komunitas buku yang tersohor, dikenal banyak orang, berpengaruh terhadap dunia literasi di Indonesia, memiliki para anggota yang solid dan mengenal satu sama lain, bisa saling mendekatkan, bisa seperti keluarga sendiri.

Baik menjadi anggota atupun tidak, saya akan terus membaca, membaca, membaca dan menulis, menulis, menulis. Karena menjadi blogger buku adalah salah satu passion dari hidup saya.


22 komentar:

  1. Lha, ini postinganmu isinya kok kurang lebih sama ma postinganku ya? 😁 #sehati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iyakah? Nanti baca ah, belum bisa blogwalking πŸ˜€

      Hapus
  2. Kamu tetep jadi blogger buku ajaaa.. Aku sukak cari-cari buku yg bagus dari blog ini loh! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terima kasih, ikut komunitas apa pun aku akan tetap jadi blogger buku kok 😘

      Hapus
  3. Seperti yang ditulis Bzee di blognya, batasan2 dalam suatu komunitas perlu dibuat supaya visi misi komunitas bisa tercapai. Selain untuk menjaga agar passion kita sebagai blogger buku tetap terjaga. Batasan waktu posting misalnya, supaya anggotanya jangan lama-lama "tidur"-nya. Kalau saya sih melihatnya kalau batasan itu ga ada, bisa kebablasan dan akhirnya blog-nya berdebu deh...hehe..Dan kalau memang mau istirahat lama, kayaknya bisa melapor untuk hiatus gitu deh..
    Kalau aturan pertama itu...hm...aturan itu makin membuat kamu jadi kreatif kan? Dilihat sisi positifnya aja. Blogmu jadi makin eksis cihuy...
    Lhaa...jadi panjang. Semangat ya Lis...tulisanmu selalu aku tunggu lho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha, iya nih, mencari berbagai cara agar tidak monoton.

      Aku tahu jadinya nanti seperti yg mbak Desty sebutkan, ini aku lihat dari komunitas lain yg aku ikuti ya yg g ada aturan waktu posting, dan jadi bisa santai banget. Apalagi kalau nanti membernya mencapai ribuan, bakalan lebih sulit lagi kalau ingin mengontrol.

      Hapus
  4. Aturan nomor 2 itu gak mengikat sebenarnya, lis. Longgar banget malah. Kita juga gak segampang itu ngeluarin orang. Kebanyakan sih membernya yang minta keluar. Padahal udah kita tawarin supaya hiatus ato opsi lain.

    Karena kalo seketat yang terkesan di postinganmu, kayaknya aku yang pertama dikeluarin πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    But I value your opinion. Mungkin bisa dibahas lagi soal ini oleh pengurus. Tetap semangat ya, lis. Kamu salah satu prominent member BBI. Terima kasih sudab menyemarakkan BBI. Keep on posting

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi.

      Emang g memaksa tapi bagi beberapa orang yang akhirnya mengundurkan diri menjadi tidak enak akhirnya yaudah deh keluar aja, itu sih yang aku tahu.

      Hapus
    2. Ah begitu...
      Sayang mereka gak jujur soal rasa gak enak itu ke divisi membership.

      Ada yang salah sama cara kami me-manage divisi keanggotaan sih berarti kalo member merasa gak bisa terbuka. Hmm...emang perlu aa reformasi. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Thanks buat infonya, lis

      Hapus
    3. Sama-sama, semoga nanti lebih baik lagi πŸ˜€

      Hapus
  5. Tetap semangat yaa...tahun lalu, blog sulis salah satu yang kunobatkan jadi Top 5 Blogger member BBI. Aku salah satu fans blogmu lhoo...

    BalasHapus
  6. Ahh, Kakak Periiii! Kubikel Romance lah yang mengantarkanku untuk tertarik buat blog buku *kayaknya komennya gini mulu deh dari dulu. hahahah.
    Semangat terus, kak. Toh kalo yang namanya passion pasti nanti balik lagi. heheh. kalau jenuh, cari hal lain yang nggak bikin jenuh. Kalau udah mood kembali, ya kembali. Loooove, Kak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Puji, semoga aku selalu mood ya buat nulis, hahahaha

      Hapus
  7. Sulis semangat yaa... Aku selalu suka isi blogmu, nggak monoton dan seru² 😍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak, siap! 😘

      Hapus
  8. saya malah melihat aturan wajib postingan buku & batas vakum justru membuat BBI jadi komunitas yang "jelas" aturan mainnya. tidak seperti media sosial yang daftar-diterima-lalu-lenyap. kalau saya sebagai pengunjung blog buku, inginnya ya membaca tentang dunia buku, bukan (contohnya) traveling. justru hal yang non-buku tetapi disinggungkan dan dikaitkan dengan buku seperti yang dilakukan Mbak Sulis itu malah nilai plus. soalnya saya tetap membaca dalam tema yang saya sukai meskipun objek yan dibahas sesungguhnya bukan murni perbukuan. tetap semangat ya Mbak Sulis bersama BBI :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha, makasih co. Kadang agak matre juga sih, secara jarang banget media online yg menjaring blog buku, makanya agak kesusahan monetize. Tapi yah cuma buat tambah2 beli buku, hahahaha.

      Poin positifnya seperti yang kamu dan mbak Desty bilang, cuma kadang sedih karena lama nggak update akhirnya pada keluar. Yah semoga saja ada solusinya.

      Hapus
  9. Blognya Sulis juara.
    mantap Sulis selalu rajin nulis.

    saranku didaftarikan ke adsense.com
    sudah blog banyak yang berhasil dapat duit dari situ.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sama ya sama google adsense? Kalo iya, udah, hihihi.

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...