Kamis, 15 Desember 2016

Resensi: Melinda - The Untold Story Karya Yulia Ang | Blog Tour + Giveaway

Judul buku: Melinda - The Untold Story
Penulis: Yulia Ang
Penyunting: Nisaul Lauziah Safitri
Penerbit: Ellunar
ISBN: 978-602-0805-93-1
Cetakan pertama, November 2016
176 halaman
Buntelan dari @anggayulia
Melinda Faith―atau yang lebih dikenal dengan nama ′Mel′, menginjakkan kakinya pertama kali di Jakarta untuk bekerja sebagai sekretaris magang di sebuah perusahaan milik negara. Di Jakarta ia dipertemukan dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda, yang dikemudian hari memiliki keterikatan kuat dengannya.

Thifani Melad, seorang wanita keturunan Ambon yang tinggal dalam satu kompleks rumah susun dengan Mel. Thifani sangat baik hati dan penuh perhatian terhadap Mel. Ia merupakan sahabat serta tempatnya berkeluh kesah. Bagaikan sosok kakak perempuan yang baik hati ataupun sosok ibu yang selama ini sangat diidamkan oleh Mel.

Nilam Fedhita, adalah gadis remaja yang tanpa sengaja ditemui Mel―pada saat perjalanan pulang dari kantor, dalam sebuah bus malam. Presensi gadis itu sangat menarik perhatian Mel lantaran muka sang gadis yang dihiasi dengan luka lebam. Tak disangka ternyata luka lebam pada wajah gadis berseragam SMA itu diakibatkan oleh perbuatan pamannya yang semena-mena melakukan pelecehan dan penyiksaan terhadapnya. Hal itu membuat Mel merasa iba pada gadis malang itu.

Melani Dafith, wanita menarik secara fisik. Seorang DJ yang mengidap gangguan seks kompulsif. Wanita dengan nama depan yang sama dengan Mel itu adalah pacar dari atasan Melinda di kantor―Ares Putra Wicaksono. Ares sangat mencintai Melani melebihi apapun di dunia. Dan ingin membantu kekasihnya itu untuk sembuh dari penyakit gangguan seks yang diderita sang kekasih.
Gangguan seks yang dialami Melani membawa wanita itu pada seorang dokter psikiater. Dokter James Charles Konrad.

Namun, dibalik semua itu, terselip suatu kisah yang ironis. Kisah dari keempat wanita yang memiliki kepribadian berlainan.

Rabu, 07 Desember 2016

Haru Grup Award 2016


Hello good readers!
Dalam rangka menyambut ulang tahun Penerbit Haru yang ke-6, bersama Penerbit Spring dan Penerbit Inari akan mengadakan Haru Grup Award 2016. Haru Award adalah sebuah ajang untuk mengapresiasi pihak yang pernah terlibat dalam kerja sama dengan Penerbit Haru. Penghargaan ini akan diberikan kepada para penulis (baik dalam maupun luar negeri), buku, desainer, pembaca/ reviewer dan bookstagramer. Acara ini adalah kali kedua Penerbit Haru mengadakan penghargaan, berbeda dengan tahun lalu di mana hanya Penerbit Haru saja yang menjadi kategori, tahun ini yang pernah bekerja sama dengan Penerbit Spring dan Inari juga dihitung. Tahun lalu saya kelupaan mau ikutan, tidak dengan tahun ini, saya ingin berpartisipasi.

Akan ada enam kategori dalam Haru Grup Award 2016, antara lain: Kategori Penulis dan Komikus Terfavorit (dibagi menjadi dua: Penulis Indonesia Terfavorit dan Penulis & Komikus Luar Negeri Terfavorit), Buku Terfavorit, Kover Buku Terfavorit, Reviewer Terfavorit, Bookstagramer Terfavorit. Penentuan pemenang setiap kategori ditentukan oleh pembaca lewat voting yang ada di Goodreads Penerbit Haru. Lalu untuk pembaca dan followers setia Haru Grup akan ada event spesial yang sudah disiapkan, Pembaca TerHaru. Jadi selalu pantengin akun sosial media Haru Grup karena siapa tahu bakalan banyak hadiah menarik menanti!

Sabtu, 03 Desember 2016

Aplikasi Bagi si Kutu Buku


Di era digital ini, segala sesuatu semakin mudah kita nikmati hanya dalam satu genggaman, apalagi kalau bukan dengan smartphone. Tentu ada positif dan negatifnya, terlebih bagi kita para kutu buku, tak sedikit yang menilai era digital membuat kita semakin malas membaca karena kerap kali meninggalkan buku cetak. Eits, jangan salah dulu, tergantung bagaimana kita menyikapi perubahan jaman, tinggal bagaimana kita beradaptasi. Bukan berarti kalau kita sering pegang gawai nggak ada manfaatnya :D

Di postingan ini saya akan menampilkan aplikasi apa saja yang cocok bagi para kutu buku, aplikasi yang berhubungan dengan buku sehingga akan membuat kita tidak akan jauh-jauh dari dunia literasi. Hampir semuanya sudah pernah saya coba jadi aplikasi yang saya rekomendasikan sudah teruji apakah bermanfaat atau tidak, tergantung pilihan dan kebutuhan. Langsung saja karena bakalan panjang, berikut adalah Aplikasi Bagi si Kutu Buku menurut Kubikel Romance.

Jumat, 02 Desember 2016

Resensi: Jingga Dalam Elegi Karya Esti Kinasih

Judul buku: Jingga Dalam Elegi (Jingga dan Senja #2)
Penulis: Esti Kinasih
Desain cover: maryna_design@yahoo.com
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-979-22-6647-4
Cetakan pertama, Februari 2011
392 halaman
Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.

Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupakan Angga. Sikap Ata yang bertolak belakang dengan Ari membuat Tari nyaman bersama Ata. Ia pun curhat habis-habisan kepada Ata yang lembut, penuh perhatian, baik hati, dan yang baru belakangan Tari sadari berhasil membuat jantungnya berdebar tak keruan. Gangguan dan intimidasi Ari sampai tidak diacuhkannya. Inilah yang membuat Ari makin salah tingkah—kini saingannya bukanlah Angga, melainkan saudara kembarnya sendiri.

Namun, saat Tari merasa telah menemukan pelabuhan hatinya, satu rahasia besar perlahan-lahan terkuak.

Tari merasa… lambat-laun Ata semakin mirip Ari….

Resensi: Jingga dan Senja Karya Esti Kinasih

Judul buku: Jingga dan Senja (Jingga dan Senja #1)
Penulis: Esti Kinasih
Desain dan ilustrasi sampul: maryna_design@yahoo.com
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-979-22-5431
Cetakan pertama, Februari 2010
312 halaman
Tari dan Ari, dua remaja yang dipertemukan oleh takdir. Selain bernama mirip, mereka juga sama-sama lahir sewaktu matahari terbenam.

Namun, takdir mempertemukan mereka dalam suasana “perang”. Ari yang biang kerok sekolah baru kali ini bertemu cewek, adik kelas pula, yang berani melawannya. Kemarahan Ari timbul ketika tahu Tari diincar oleh Angga, pentolan SMA musuh.

Angga, musuh bebuyutan sekolah Ari sekaligus musuh pribadi Ari, langsung berusaha mendekati Tari begitu cewek itu tak sengaja terjebak dalam tawuran dan Ari berusaha keras menyelamatkannya. Demi dendam masa lalu, Angga bertekad merebut cewek itu. Memanfaatkan peluang yang ada, Angga kemudian maju sebagai pelindung Tari.

Ari yang selama ini dikenal tidak peduli terhadap cewek tiba-tiba saja berusaha mendapatkan Tari dengan segala cara. Namun, predikat buruk Ari jelas membuat Tari tidak ingin berurusan dengan cowok itu.

Semakin Ari berusaha mendekati Tari, semakin mati-matian cewek itu menjauhkan diri….
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...