Senin, 29 Februari 2016

Belanja di blanja.com, Yuk!


Belanja di blanja.com, yuk! Di era internet ini, bisa dibilang kita bisa melakukan apa saja dengan mudah, hanya sekali klik dan bisa dilakukan tanpa keluar dari rumah, khususnya dalam hal jual beli barang yang kita minati. Industri e-commerce (perdagangan elektronik) semakin maju, sekarang hampir sebagian besar orang menggunakan smartphone untuk memudahkan berbagai aktivitas, terlebih pemerintah juga mendukung UKM (usaha kecil menengah), memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk berbisnis. Bisa dilakukan melalui sosial media seperti twitter, facebook, instagram atau lewat model e-commerce yang sudah berkembang pesat di Indonesia, seperti iklan baris, retail atau marketplace.

Minggu, 28 Februari 2016

Room | Movie Review


Room (2015)
Sutradara: Lenny Abrahamson
Produser: Jeff Arkuss, Rose Garnett
Penulis Naskah: Emma Donoghue
Pemain: Brie Larson, Jacob Tremblay, Sean Bridgers, Joan Allen, William H. Macy
Studio: A24, 4 Films

Based on Emma Donoghue book, Room.

Jumat, 26 Februari 2016

Wishful Wednesday Rasa Friday


Wishful wednesday rasa friday, meme yang seharusnya posting di hari rabu tapi baru hari jumat tayang-nya, hehehe. Nggak kerasa Wishful Wedneday (WW) sudah berusia empat tahun, meme yang diprakarsai oleh mbak Astrid, pemilik blog Book to Share ini bisa dibilang awet karena konsisten sampai sekarang, teman-temannya yang lain sudah pada entah kemana, hahaha. Walau dua tahun terakhir ini saya jarang update WW, tapi kalau ada giveaway kadang ikutan kok, LOL. Mungkin untuk kedepannya saya akan rajin ikut WW lagi, melihat wishlist saya semakin banyak. Dulu wishlist saya yang saya ikutkan di WW hampir sebagaian besar terkabul, makanya mau rajin ikutan biar cepat terkabul juga, amin :D.

Dalam kesempatan giveaway ini, semoga saja menang, saya ingin kedua buku yang jadi incaran dikabulkan oleh mbak Astrid. Dua-duanya novel Metropop, banyak review yang mengatakan kalau kedua buku ini recommended jadi saya masukkan ke wishlist, kedua buku tersebut adalah...

Rabu, 24 Februari 2016

Resensi: Kepada Gema Karya Diego Christian | Blog Tour + #KuisBuku

Judul buku: Kepada Gema
Penulis: Diego Christian
Editor: Ruth Priscilia Angelina
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-2523-1
Cetakan pertama, Februari 2016
216 halaman
Buntelan dari @Gramedia
Di tengah menghadapi jam kerja tak berperasaan dan menjalani hubungan jarak jauh dengan Jesse, kekasihnya yang kuliah di Belanda, Atisha harus mencari jalan keluar dari mimpi-mimpi buruk yang selalu membuatnya terbangun di tengah malam. Mimpi buruk yang terus membawanya pulang ke kenangan-kenangan pahit.

Seolah semuanya itu belum cukup, Gema, pemuda yang pernah Atisha cintai, tiba-tiba muncul di kantornya sebagai pembawa acara baru. Kehadiran Gema mengingatkannya pada kebahagiaan sekaligus patah hati yang hingga kini masih terasa pahit, juga pada masa lalu yang dulu menjadi penyebab Gema meninggalkannya.

Gema berusaha memasuki kehidupannya kembali. Tapi Atisha berjanji takkan mengkhianati Jesse, juga takkan mengizinkan Gema menyakiti hatinya lagi.

Namun, bagaimana ketika hubungannya dengan Jesse mulai mengalami masalah? Bagaimana jika Gema membukakan sebuah fakta menyakitkan tentang kekasihnya itu? Dan bagaimana jika… berdamai dengan masa lalu adalah satu-satunya jalan keluar untuk Atisha?

“Masa lalu, masa kini, dan masa depan perpaduan yang rumit dan misterius namun dituturkan dengan sederhana, begitulah Diego Christian mampu menarik kita ke dalam ceritanya, dengan mudah kita akan dibawa masuk ke dalam liku-liku kehidupan setiap karakternya dan selalu ada kejutan di dalamnya.”
Dinda Kanyadewi
Aktris, Sutradara

Saya excited mengetahui bahwa salah tokoh utama di Kepada Gema ini ada di Thy Will Be Done, novel Diego yang sebelumnya.
Diego sangat kuat dalam deskripsi, Kepada Gema, tidak membuat saya (hanya) membaca rentetan teks, tapi berhasil bikin saya memvisualisasikan adegan demi adegan di dalamnya dengan jelas, seperti film. Mungkin kata kerja yang tepat buat naskah ini bukan 'membaca', tapi 'menonton'. :D

Looking forward for your next book, Diego! Mungkin kisah tentang tokoh lainnya di Thy Will Be Done? :)

Okke ‘Sepatumerah’
Penulis Perempuan-perempuan Tersayang

Apakah cinta bisa mematikan nalar pada kenyataan? Novel Diego ini mengecoh kenyataan, berhiaskan sejumlah shocking moment yang dibutuhkan pembaca modern saat ini.

Syahmedi Dean
Penulis Pangeran Kertas

Selasa, 23 Februari 2016

Resensi: Reva's Tale Karya Ruby Astari

Judul buku: Reva's Tale
Penulis: Ruby Astari
Penyunting: Katrine Gabby Kusuma
Perancang sampul dan isi: Deborah Amadis Mawa
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0870-8
Cetakan pertama, Mei 2015
202 halaman
Hasil swap di IRF
Alkisah, di sebuah kastil di daerah pinggiran kota, hiduplah Sang Raja beserta Sri Ratu dan kedua putri mereka, yang masing-masing bergelar Tuan Putri dan Penjaga Kastil.

Selain mereka, di dalam kastil itu tinggal pula Pangeran Kecil, bocah tampan, baik hati, dan polos, putra semata wayang Tuan Putri.

Siapa ayahnya?

Sang Monster.


Setelah tiga tahun tidak bertemu. Jenar tidak menemukan ada perubahan dalam diri Reva, sahabatnya. Reva masih suka menulis cerita, bicaranya selalu ceplas-ceplos, dan hubungan cewek itu dengan kakaknya tetap buruk. Namun sejak kecelakaan yang menimpa keponakan kesayangannya dan disusul oleh kematian sang ayah, Reva menutup diri, kabur dari rumah, dan menolak berkomunikasi dengan siapa pun. Jenar berusaha menghubungi sahabatnya itu dengan berbagai cara, termasuk lewat Facebook, media sosial yang paling sering digunakan Reva. Dari situ Jenar menemukan kumpulan dongeng yang ditulis Reva, tentang Kastil Sunyi dan para penghuninya. Tapi… kenapa intrik dalam dongeng itu sangat mirip dengan apa yang terjadi dengan keluarga Reva? Apa ada hubungannya dengan alasan Reva kabur dari rumah?

Senin, 22 Februari 2016

Resensi: Singapore Begins Karya Agata Barbara

Judul buku: Singapore Begins
Penulis: Agata Barbara
Penyunting: Anida Nurrahmi
Perancang sampul dan isi: Teguh Tri Erdyan
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0843-2
Cetakan pertama, April 2015
229 halaman
Hasil swap di IRF
“Tepparapol Goptanisagorn.”

“Hah?” ujar Kanna spontan tanpa dia sadari.

“Namaku. Tepparapol Goptanisagorn,” sang cowok mengulangi, kali ini dengan sedikit lebih lambat.

Kanna mengerjap.
Tep… teppa… Gopta… “Apa?”

Kanna tahu dia bukan anak kesayangan Mama-Papa, tapi dibuang ke Singapura tidak pernah ada dalam rencana hidupnya. Namun apa boleh buat, hasil tes kepribadiannya yang minus membuat keputusan orangtuanya tak dapat diganggu gugat. Dan di sinilah Kanna akan tinggal sekarang, di sebuah rumah kos bersama empat orang lainnya dari empat negara berbeda pula. Baru saja menginjakkan kaki di sana, Kanna sudah disambut oleh ibu kos superheboh. Dia juga harus berbagi kamar dengan gadis bule yang berbeda seratus delapan puluh derajat dengannya. Oh, dan suara tangisan siapa itu dari lantai dua? Cuma setahun, sih, tapi bagaimana cara Kanna bertahan kalau menyebutkan nama salah satu housemate-nya saja sudah begitu sulit?

Jumat, 19 Februari 2016

Resensi: Sebelas Karya Dya Ragil

Judul buku: Sebelas
Penulis: Dya Ragil
Penyunting: Rina Fatiha
Perancang sampul dan isi: Deborah Amadis Mawa
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0858-6
Cetakan pertama, Mei 2015
277 halaman
Hasil swap di IRF
“Boleh berapa pertanyaan?”

“Satu.”

Aku mencibir. “Pelit.”

“Pelit gimana? Aturan main kita kan dari dulu begitu.”

Aku bersedekap dan menatapnya lekat. “Simpel kok, kenapa Mas Bara berhenti main bola?”


Kembali ke Jogja, Rania tak habis pikir mengapa Mas Bara berhenti main bola. Penasaran dengan keputusan Mas Bara, Rania tergerak untuk mengorek informasi dari teman-teman terdekat Mas Bara. Penyelidikan Rania ternyata berujung pada perkenalannya dengan dua senior yang paling berpengaruh di ekskul sepakbola: Mas Danang yang berlagak sebagai pelatih dan Mas Bayu, kapten tim ekskul yang begitu membenci Rania dan Mas Bara. Ternyata mencari tahu alasan Mas Bara berhenti main memang tidak semudah membalikkan telapak tangan—sama dengan tidak mudahnya menjadi pesepak bola perempuan.

Kamis, 18 Februari 2016

Resensi: Summit Karya Peringga Ancala

Judul buku: Summit
Penulis: Peringga Ancala
Penyuting: Anida Nurrahmi
Perancang sampul dan isi: Teguh Tri Erdyan
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0871-5
Cetakan pertama, Mei 2015
193 halaman
Hasil swap di IRF
“Gue mau mendaki Rinjani. Seperti yang lo tahu, gue udah tertipu habis-habisan. Jadi, gue butuh pemandu dan—”

“Mendaki? Kau tidak salah? Mendaki sampai puncak Mahabiru?”

“Dengar, ya, gue ini punya misi penting. Lo nggak perlu tahu alasannya, yang pasti gue harus mendaki Rinjani. Terserah lo mau bilang apa!”

“Dan misimu itu lebih penting dari nyawamu?”


Bagi Lika si gadis suku Sasak asli, Rinjani adalah taman bermainnya sejak kecil. Berjam-jam mendaki jalur terjal menuju Danau Segara Anak, ia sudah ahli. Puncak Mahabiru pun sudah berkali-kali ia sambangi. Dan ia tak main-main saat mengatakan kalau mimpinya adalah menjadi trekking guide perempuan berlisensi. Sayangnya, Lika harus puas menjadi pemandu wisata keliling desa karena para pendaki lebih percaya trekking guide laki-laki. Kesempatan langka untuknya datang lewat Idan, pemuda kota yang sama sekali tak punya pengalaman mendaki tapi ngotot ingin menyentuh puncak Rinjani. Keduanya saling membutuhkan, namun keduanya sama-sama meragukan kemampuan masing-masing. Akankah pendakian ini berhasil, jika dari awal saja keduanya selalu berselisih?

Rabu, 17 Februari 2016

Resensi: Ocean Breeze Karya Cepi R. Dini

Judul buku: Ocean Breeze
Penulis: Cepi R. Dini
Penyunting: Katrine Gabby Kusuma
Perancang sampul: Teguh Tri Erdyan
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0883-8
Cetakan pertama, Juni 2015
254 halaman
Hasil swap di IRF
“Jadi nama panjangmu….”

“Ocean Alamanda.”

“Walker.”

Ocean menggeleng. “Hanya Ocean Alamanda.”

“Akan menjadi Walker. Segera.” Brian berjanji.


Seumur hidup, Ocean hanya tinggal berdua dengan ibunya di Anchorage, Alaska, tanpa satu orang pun kerabat. Dan ketika ibunya meninggal dunia, Ocean sudah pasrah kalau harus tinggal di panti asuhan. Namun pengacaranya justru membawa kabar mengejutkan bahwa Ocean akan pindah ke Miami untuk tinggal dengan ayah kandungnya, Brian Walker. Meskipun Brian orang yang baik hati dan penyayang, sulit bagi Ocean untuk menerima dan mengakui pria asing itu sebagai ayahnya. Apalagi Brian ternyata sudah berkeluarga dan istrinya tidak menunjukkan tanda-tanda kesediaan menerima Ocean. Mau tidak mau, Ocean harus beradaptasi dengan keluarga, teman-teman, dan lingkungan barunya. Jauh dari kampung halamannya yang nyaman. Jauh dari pusara sang ibu.

Selasa, 16 Februari 2016

Valentine's Day Book Tag

source: Helga McLeod

Masih dalam suasana Valentine, maka saya akan memposting sesuatu yang berbau romantis lagi setelah kemarin memposting Buku Historical Romance yang Wajib Dibaca Sebelum Darth Vader Menyerang Bumi dalam event postinga bareng BBI. Saya nggak merayakan, pacar aja nggak punya, ngenes banget ya, hari kasih sayang bagi saya mah setiap hari, nggak kurang-kurang saya menebar benih cinta ke orang-orang terdekat, mungkin sudah eneg kali, terlebih makan cokelat, beuhhhh setiap hari juga mau *itu sih doyan dan ngragas namanya* LOL.

Sudah lama nggak posting book tag dan kemarin nemu yang pas banget, sesuai tema Valentine's Day atau hari kasih sayang. Kali ini cukup berbeda karena biasanya hanya dari satu sumber. Nah, sekarang saya menggabungkan dua book tag dari dua booktuber, dari Little Book Owl dan Epic Reads. Saya memilih pertanyaan yang hanya berhubungan dengan buku, lainnya saya skip karena nggak penting dan kebanyakan belum mengalami secara pribadi #EHEM. 

Jadi, langsung aja, Valentine's Book Tag versi Kubikel Romance :D

#KuisBuku Forever and Always karya Jenny Thalia Faurine


Sudah simak review dan wawancara saya dengan Jenny Thalia Faurine tentang buku terbarunya? Seru kan? Pingin baca sendiri? Buku ini juga pas dibaca saat hari Valentine, yakin bikin baper deh XD. Kalau sudah saatnya saya mengadakan #KuisBuku Forever and Always bagi pembaca setia Kubikel Romance yang berdomisili di Indonesia, akan ada satu pemenang yang beruntung mendapatkan buku ini secara cuma-cuma. Namun, sebelum itu, mari kita lihat terlebih dahulu book trailer dari Forever and Always :D


Senin, 15 Februari 2016

Buku Historical Romance yang Wajib Dibaca Sebelum Darth Vader Menyerang Bumi


Buku Historical Romance yang Wajib Dibaca Sebelum Darth Vader Menyerang Bumi. Terdengar berlebihan? Biarin! Hahahaha. Karena saya tahu buku bergenre historical romance akan sangat jarang dijamah oleh pembaca non romance, salah satu genre yang paling dihindari, jadi saya memberi rekomendasi buku yang wajib dibaca sebelum genre tersebut enyah dari muka bumi XD. Dalam posting bareng BBI di bulan februari yang katanya penuh cinta, tema ini saya pilih karena bisa dibilang genre historical romance cukup berjasa bagi saya dalam hal menumbuhkan minat baca, genre ini dan contemporary romance yang berlabel harlequin dulu layaknya makanan sehari-hari, asupan bergizi bagi otak saya XD.

Kadang saya memang bosan dengan makanan tertentu, kemudian mencoba makanan lain, menemukan makanan favorit lain tapi sesekali menikmati makanan yang dulu menjadi favorit saya. Seperti itulah. Dewasa ini saya sudah sangat jarang membaca historical romance, tapi ada kalanya saya kangen, kemudian membaca ulang buku yang menjadi favorit. List berikut saya ambil dari genre berlatar di jaman Victoria yang pernah saya baca, kebanyakan berseries dari penulis favorit dan sangat saya sukai, setidaknya kalau ada orang tanya meminta rekomendasi buku historical apa maka saya akan menyarankan series di bawah ini.

Jumat, 12 Februari 2016

Resensi: Forgiven Karya Morra Quatro

Judul buku: Forgiven
Penulis: Morra Quatro
Editor: Kinanti Atmarandy
Desainer cover: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-432-1
Cetakan kedua, 2010
266 halaman, hardcover
Buntelan dari @GagasMedia
DIALAH YANG PERTAMA.

Maniak Fisika. Pengagum Albert Einstein. Setia kawan. Si iseng dan suka usil, kalau sisi kekanak-kanakannya sedang kumat. Karla bisa menyebutkan sederet lagi hal unik tentang Will. Betapa tidak, selama bertahun-tahun, laki-laki itu adalah sahabat terbaiknya. Dan bagi Will, dia adalah tempat berbagi rahasia dan mimpi-mimpi yang tak sembarang orang tahu. Namun, siapa sangka, ternyata itu tak cukup untuk membuatnya merasa mengenal laki-laki itu.

DIALAH SATU-SATUNYA.

Takada yang bisa menggantikan Will. Ke mana pun dia pergi, dengan siapa pun diaakrab, Will tetap yang paling spesial. Seperti bintang Polaris yang selalu berada di utara Bumi, demikianlah keberadaan Will di hati Karla. Selamanya.

DIA, YANG TAK TERLUPAKAN.

Kepergian Will tak ubahnya bagaikan El Nino—memporakporandakan hati Karla habis-habisan.Jarak membuat rindu Karla merajalela. Dia kehilangan bagian terbaik dalam hidupnya. Tapi perasaan kehilangan itu tak seberapa dibanding rasa kaget saat mendengar berita buruk tentang Will. Karla mendengarkan suara hatinya sekali ini—dia tak akan membiarkan Will menghadapi semua itu seorang diri....

FORGIVEN, sebuah kisah tentang lelaki pemuja Champagne Supernova dan perempuan yang selalu menanti bintang itu.

Kamis, 11 Februari 2016

Resensi: Peek A Boo, Love Karya Sofi Meloni

Judul buku: Peek A Boo, Love
Penulis: Sofi Meloni
Editor: Irna Permanasari
Desain sampul: Marcel A.W
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-2408-1
Cetakan pertama, Januari 2016
248 halaman
Hey, Cinta. Apakah kamu di sana? Oh, tidak? Mungkin di sini ? Tidak juga ternyata. Sebenarnya kamu di mana?

Memulai kehidupan profesional tidak semudah yang kubayangkan saat aku memutuskan pindah ke Jakarta. Macet dan polusi di mana-mana, Transjakarta yang sesak, serta kopi pahit yang disodorkan rekan kerjaku setiap pagi. Belum lagi atasanku, Pak Daniel, yang kelewat misterius.

Semuanya semakin rumit saat masalah datang dan mempertemukanku kembali dengan Evan, pria yang mengajakku be rkenalan di halte Transjakarta. Kejutan lainnya adalah Sam, teman chatting-ku, yang ternyata juga berada di kota yang sama denganku dan mengajak ketemuan! Entah berapa banyak lagi kejutan yang menantiku di kota metropolitan ini.

Hey, Cinta. Apa aku akhirnya akan menemukanmu di sini?

-Lulu-

Selasa, 09 Februari 2016

Kepoin Jenny Thalia Faurine, Penulis yang Katanya Sering Patah Hati


Hai hoooo, masih dalam rangka blog tour #ForeverSeries, kalau minggu kemarin saya meposting review Forever and Always sebagai pembuka, kali ini saya akan menampilkan hasil wawancara singkat dengan penulis yang masih muda belia ini, siapa lagi kalau bukan Jenny Thalia Faurine :D. Saya kenal dengan penulis baru-baru ini, lebih tepatnya ketika saya menjadi Santa penulis yang kerap dipanggil Jejen ini. Sejak tahu kalau Jejen adalah target saya, saya mulai melirik buku-bukunya. Waktu saya tanya kenapa bisa sangat produktif dalam menulis alasannya adalah karena dia sering patah hati XD.

Nama Jejen sering sekali saya dengar di timeline ataupun grup WA, dia penulis yang sangat produktif, pingin tahu tulisannya seperti apa tapi tak kunjung kesampaian. Saya menunggu dia mendapatkan kado dalam event Secret Santa, menunggu kami berkenalan secara langsung di event IRF baru setelah itu mulai mefollow akun twitter dan sesekali bertegur sapa, bakalan gagal dong kalau tiba-tiba follow padahal sebelumnya nggak kenal, berhubungan dengan clue yang saya buat juga, hahaha. Setidaknya taktik saya berhasil, tebakannya salah sewaktu disuruh membuka kedok siapa Santa sebenarnya XD.

Senin, 08 Februari 2016

January in Review | 2016


Hai hallo, agak telat nih posting January in Review, rekap baik dari bacaan, ngeblog ataupun buku apa saja yang saya dapat selama sebulan. Akhir-akhir ini saya cukup produktif dalam membaca, jadi mumpung semangat di banyak-banyakin aja dulu, review pikir belakangan, hehehe. Di awal bulan saya banyak memposting book kaleidoscope, dari segi review emang nggak sebanyak ketika membaca, tapi nggak pa-pa lah, santai aja yang penting seminggu sekali ada postingan baru. Masih mengupayakan posting sesuai jadwal, masih belum maksimal karena kesela blog tour. Namun, untuk bulan ini lumayan sepi kok, belum banyak tawaran seperti bulan-bulan sebelumnya, hahahaha, jadi mau saya manfaatin untuk membayar hutang review dan baca.

Kebanyakan buku yang saya baca dan review memang yang wajib alias ada deadline-nya, selain itu belum saya review sama sekali, masih belum bisa mengatur waktu dengan baik, bahkan ada beberapa buku yang baru selesai di baca pada hari di mana review tersebut harus tayang. Cukup keteteran terlebih kalau saya nggak pas libur, makanya untuk ke depannya saya berusaha jauh-jauh hari harus segera menyelesaikan, belum lagi ada kejadian yang tidak diinginkan seperti mati lampu atau koneksi internet eror. Yah, untuk pelajaran selanjutnya.

Jumat, 05 Februari 2016

Daylight by Robin Wijaya | Blog Tour, Book Review, Giveaway

Daylight
Penulis: Robin Wijaya
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786020277349
Cetakan pertama, Desember 2015
296 halaman
Bandung
Sebuah wujud dari mimpi. Satu pesan masuk. Gabriel dinyatakan lolos pada audisi tahap awal sebuah kompetisi memasak yang selama ini merupakan impiannya.

Batam
Sebuah pemakaman. Satu panggilan telepon. Mantan istri Gabriel dikabarkan tewas dalam sebuah kecelakaan, dan meninggalkan si kecil Kate, anak hasil pernikahan mereka dulu. Seketika Gabriel harus memilih; mengejar mimpi atau mengambil kembali perannya sebagai ayah.

Jakarta
Sebuah kompetisi. Kekacauan terjadi. Gabriel mengambil kesempatannya untuk mengejar mimpi dan meninggalkan Kate bersama Amanda, kekasihnya, selama mengikuti kompetisi di Jakarta. Hingga kekacauan itu terjadi dan dia menyesali keputusan yang telah diambilnya.


Editor's Note
Daylight merupakan sekuel dari karya Robin Wijaya sebelumnya, berjudul Nightfall (2014)

Nightfall by Robin Wijaya | Blog Tour, Book Review

Nightfall
Penulis: Robin Wijaya
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786020252056
Cetakan pertama, November 2014
300 halaman
Indonesia
Sebaris kalimat, sebuah undangan, dan luka pengkhianatan yang belum sembuh. Ada hal-hal yang membuat Natalie memutuskan untuk menerima uluran tangan Kris. Sikap pria itu membuatnya yakin kalau ia sanggup keluar dari bayang-bayang masa lalu.

Seattle
Bagi Kris, obrolan dengan Natalie telah menjelma satu bentuk perasaan baru. Pria itu menagih kesepakatan: sebuah pertemuan kembali. Ketika temu dan harap menyatukan rasa, seorang pria dari masa lalu meluruhkan janji yang telah dibuat Natalie.

Richland
Ada satu celah kosong bernama kehilangan. Benjamin membutuhkan seorang teman, dan Natalie pernah mendiami tempat itu dulu. Ia ingin Natalie hadir untuk sekadar menengok kenangan, namun siapa bisa mengendalikan perasaan? Natalie dan Kris sadar cinta mereka yang masih dini, bisa rapuh karena kenangan itu.

Selasa, 02 Februari 2016

Forever and Always by Jenny Thalia Faurine | Blog Tour, Book Review

Forever and Always (Forever Series #1)
Penulis: Jenny Thalia Faurine
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786020279688
Rencana terbit: 15 Februari 2016
232 halaman
"Aku selalu menatap kamu dari dulu
lebih dari yang seharusnya
sehingga aku terluka sendirian.
Jika aku sudah bisa hidup tanpa menatapmu,
haruskah aku kembali menatapmu?
Aku bukan seseorang
yang suka menyakiti diriku sendiri, Ren."



Dan ternyata mencintai seseorang lebih menyakitkan dibanding yang selama ini mereka duga. Seva dan Ren, dua orang teman lama yang tak pernah bertemu sejak lima tahun lalu, sore itu akhirnya mereka dipertemukan kembali.

Ada cerita di antara mereka yang belum usai. Perpisahan tak selalu jadi garis akhir sebuah hubungan.

Senin, 01 Februari 2016

Andy Noya: Kisah Hidupku by Robert Adhi Ksp, Andy F. Noya | Blog Tour, Book Review, Giveaway

Andy Noya: Kisah Hidupku
Penulis: Robert Adhi KSP, Andy F. Noya
Editor: Andina Dwifatma
Perancang sampul: Eka Arif Setyawan dan Cindy Alif
Foto sampul: Dokumentasi foto Media Indonesia (Sumaryanto Bronto)
Sumber ilustrasi foto: Dokumentasi Andy F. Noya
Penerbit: Buku Kompas
ISBN: 978-979-709-954-1
Cetakan keenam, Agustus 2015
418 halaman
Buntelan dari @BukuKompas
Empat tahun lamanya Andy F. Noya dibujuk untuk mengungkapkan kisah kehidupannya di balik layar televisi. Jika selama ini dia selalu mengangkat kisah hidup orang lain, yang menginspirasi jutaan penonton Kick Andy, lalu mengapa dia sendiri menghindar mengungkapkan kehidupan pribadinya?

Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya pria berdarah Ambon-Belanda-Jawa-Portugis ini bersedia terbuka menceritakan masa kecilnya yang kelam, masa-masa sulit di Surabaya, perpisahan ayah-ibuya, masa remaja di Papua, kuliah yang tidak tuntas, kisah percintaan yang jenaka, dan perjuangannya menapak karier sebagai jurnalis.

Membaca kisah perjalanan hidup pembawa acara Kick Andy ini, kita akan banyak menemukan kejutan-kejutan yang tidak terduga. Banyak cerita di buku ini yang belum pernah terungkap ke publik. Dengan gaya penuturan "aku", Anda merasa bukan sedang membaca sebuah biografi, melainkan kisah hidup yang membuat Anda yakin setiap orang, termasuk Anda, berhak atas kehidupan yang lebih baik.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...