Selasa, 04 Oktober 2016

Just One Smile Is Very Alluring | TV Adaptation Review


Just One Smile Is Very Alluring | Love O2O
Rilis: 22 Agustus- 6 September 2016
Sutradara: Lin Yufen
Penulis naskah: Gu Man, Shen Feixuan, Wen Ting, Ou Yang
Produksi: Shanghai Croton Culture
Pemain: Yang Yang, Zheng Shuang, Mao Xiaotong, Bai Yu, Ma Chunrui, Zhang He, Niu Junfeng, Cui Hang, Zheng Yecheng, Zhang Binbin
Episode: 30

Based on Gu Man book, Just One Smile Is Very Alluring.

Bei Wei Wei (Zheng Shuang) adalah seorang mahasiswi tercantik di fakultas ilmu komputer sekaligus tercantik nomor dua di Universitas Qing. Selain terkenal akan kecantikannya, Wei Wei juga pandai di bidang akademik serta bermain game, bahkan menjadi satu-satunya pemain perempuan yang masuk ke jajaran Top 10 di servernya, impiannya menjadi seorang desainer game. Dia tinggal di asrama bersama ketiga temannya; Er Xi (Mao Xiao Tong), Xiao Ling (Tai Yu) dan Si Si (Song Jia Yu). Wei Wei sangat perhatian kepada teman-temannya, selain membantu tugas kuliah, olahraga, tidak jarang dia mengurus keperluan asrama. Dari ketiga temannya, Wei Wei paling dekat dengan Er Xi, perempuan periang sekaligus paling lucu diantara mereka.

Wei Wei juga menjadi tutor bagi anak lelaki kaya raya yang memiliki keterbatasan fisik, dari dia Wei Wei mengenal dunia game, khususnya multiplayer online RPG, A Chinese Ghost Story. Dalam game tersebut Wei Wei harus mengalahkan para moster dan pesaingnya untuk mendapatkan harta, senjata, ramuan, dsb, dan berpasangan dengan pemain lain agar bisa meningkatkan level permainan. Wei Wei memakai nama samaran di game sebagai Reed Wei Wei, awalnya dia menjadi istri Zhen Shui Wu Xiang, tapi karena Wei Wei tidak pernah menampilkan foto aslinya dan identitas lengkap, bahkan dikira banci, Zhen Shui Wu Xiang menceraikannya dan memilih menikah dengan Enchantress, pemain perempuan tercantik di game. Di dunia nyata, mereka berdua juga berpacaran


Hal tersebut tidak menjadi masalah bagi Wei Wei, toh mereka hanya menikah di game, tapi pesta pernikahan yang sangat meriah membuat Wei Wei dianggap dicampakan, alih-alih malu, Wei Wei malah berjualan ramuan dengan harga diskon. Di saat yang bersamaan, Yi Xiao Nai He, pemain nomor satu di server mengajak Wei Wei menjadi pasangannya untuk sama-sama menaikkan level permainan. Tentu hal tersebut sangat mengejutkan dan menggembirakan bagi Wei Wei, bisa bertarung bersama dengan 'Great Master' merupakan kebanggaan tersendiri. Selain dibuang oleh Zhen Shui Wu Xiang, Wei Wei juga dianggap berkhianat oleh kelompoknya, Wei Wei pun terpaksa keluar dan sendirian di game. Yi Xiao Nai He dan ketiga tim tetapnya; Old Man Yu, Drunk Monkey Hou, dan Mozarta mengajak untuk bergabung dengan tim mereka. Selain mendapatkan suami baru, Wei Wei pun mendapatkan teman-teman baru yang tidak kalah hebat dengan Yi Xiao Nai He.

Hubungan mereka pun menjadi dekat, selalu membasmi musuh bersama sampai mengikuti kompetisi video yang berhadiah menggiurkan. Namun sayangnya, ketika Wei Wei dan Yi Xiao Nai He memasuki babak final dalam sebuah battle, Yi Xiao Nai He tidak kunjung datang dan mereka dinyatakan kalah. Wei Wei pun dikira dicampakan lagi, padahal yang membuatnya bersedih sampai tidak membuka game selama beberapa hari karena dia takut tidak akan bertemu lagi dengan Yi Xiao Nai He. Dia merasa sangat kehilangan.


Tanpa Wei Wei sadari, pasanganya di game adalah seniornya di kampus, Xiao Nai (Yang Yang). Dia adalah lelaki paling populer, tampan, jenius di bidang komputer, tidak hanya pandai dibidang akademik tapi juga olahraga khususnya renang dan basket. Di usianya yang masih muda dia juga menjadi CEO perusahaan pengembangan game, Zhi Yi Technology, yang baru diristis bersama ketiga teman satu asrama juga tim tetapnya di game; Yu Gong Panshan (Niu Junfeng), Qiu Yong Hou (Cui Hang), Hao Mei (Zheng Yecheng). Zhi Yi Technology berencana mengembangkan New Chinese Ghost Story, bersaing dengan perusahaan lain untuk mendapatkan persetujuan dari Feng Teng, pemilik game tersebut.

Bukan tanpa alasan Yi Xiao Nai He mendekati Reed Wei Wei di game, sebelumnya Xiao Nai pernah melihat Wei Wei di sebuah cafe internet, dia takjub dengan kecepatan jari Wei Wei ketika bermain game, dia langsung terpesona dengan kehebatan Wei Wei membasmi para musuh. Bahkan Xiao Nai rela kembali ke asrama bersama teman sekamar yang tidak pernah mencuci kaos kaki mereka, meninggalkan apartemen agar bisa berdekatan dengan Wei Wei. Xiao Nai selalu berada di dekat Wei Wei tanpa perempuan itu sadari.


Di kehidupan nyata Wei Wei sangat mengagumi Xiao Nai, pun dengan teman-temannya yang lain, dia adalah lelaki impian setiap perempuan. Namun, karena menganggap Xiao Nai terlalu tinggi baginya, Wei Wei tidak pernah berharap lebih. Hanya saja, Wei Wei terpaksa menggunakan nama Xiao Nai agar Cao Guang (Bai Yu), mahasiswa bahasa asing dan seorang anak diplomat jera mengejar dirinya. Mulanya dia menebarkan rumor negatif tentang Wei Wei, kemudian Wei Wei membuktikan bahwa berita yang lelaki itu buat tidaklah benar, setelah kejadian itu Cao Guang jatuh cinta dan mengejar Wei Wei. Wei Wei mengaku kalau dia menyukai Xiao Nai sehingga berharap Cao Guang tidak lagi menganggu dirinya. Dasar Cao Guang tidak pernah menyerah, dia tahu kalau Wei Wei menyukai sebuah game, dia meminta temannya untuk melihat nama akun yang dipakai Wei Wei, tapi bukannya nama akun Wei Wei yang dia dapat, melainkan akun sahabatnya, Er Xi.

Mahasiswa tercantik nomor satu di Universitas Qing, Meng Yi Ran (Ma Chunrui) sangat menyukai Xiao Nai, dia berharap menjadi pacarnya. Sayangnya, Xiao Nai yang dingin tidak pernah melirik dirinya. Meng Yi Ran adalah sepupu dari Zhen Shao Xiang (Zhang He), kalau di dunia game dia terkenal dengan nama Zhen Shui Wu Xiang, ya, mantan suami Reed Wei Wei. Shao Xiang adalah anak dari pengusaha game yang menjadi saingan dari Zhi Yi Technology untuk memperebutkan New Chinese Ghost Story. 

Kisah cinta Wei Wei dan Xiao Nai ternyata tidak hanya pelik di dunia game, di dunia nyata pun banyak cobaan yang menghadang. Apakah mereka akan tetap bisa bersama sampai akhir? Kalian harus sabar menyaksikan drama romantis sebanyak 30 episode ini.


Rasanya sudah lama sekali saya tidak menyaksikan Chinese Drama atau C-Drama, bahkan ingin mencoba membaca genre Wuxia pun belum kesampaian juga, lebih fokus ke drama Korea atau Jepang, hehehe. Saya tidak sengaja menonton drama yang juga memiliki judul Love O2O (dibaca: Online To Offline), dari beberapa drama mandarin yang coba saya lirik (China, Taiwan, Hong Kong) perhatian saya jatuh pada drama yang juga diangkat ke layar lebar tidak lama sebelum versi televisi-nya rilis. Saya begitu tertarik dengan sinopsisnya, ide menggabungkan dua dunia terlebih dunia game benar-benar tidak bisa diabaikan, bahkan setelah menonton episode perdana saya sangat penasaran dengan kelanjutannya, sampai akhirnya tidak bisa berhenti menonton. Terlebih saya terkena mantra Yang Yang, tidak bisa lupa dengan ketampanannya, LOL.

Just One Smile Is Very Alluring menggabungkan kisah romantic comedy, fantasy dan game dalam satu frame. Tidak hanya disuguhi kisah manis kedua tokoh utamanya, tapi dengan efek CGI kita dibawa masuk ke dunia game, serasa ikut dalam permainannya juga. Tidak banyak buku maupun film yang menggabungkan dunia nyata serta dunia game, mungkin hanya Tron yang pernah saya cicipi, sehingga ide cerita di drama ini begitu segar dan menarik. Konflik baik di dunia nyata maupun di dunia game sama-sama seru, walau ujungnya akan saling berkaitan juga. Di dunia game kita akan dimanjakan dengan martial arts, setting serta desain baju para tokohnya. Memang efek CGI masih kalah jauh dari standar film Hollywood, tapi untuk ukuran drama televisi, Just One Smile Is Very Alluring bisa digolongkan cukup berani.

Konfliknya sendiri cukup banyak, melihat drama ini memiliki episode yang panjang. Saya sudah menonton versi drama dan film, ada sedikit perbedaan dan banyak pengembangan, untuk film nanti akan saya bahas di bagian akhir. Selain kisah cinta antara Wei Wei dan Xiao Nai, kita akan mendapatkan kisah persahabatan antara Wei Wei dan ketiga teman asramanya, nanti bakalan ada konflik antara Wei Wei dan Er Xi yang melibatkan Cao Guang. Persaingan cinta antara Meng Yiran yang ingin mendapatkan Xiao Nai serta Zhen Shao Xiang yang menyesal pernah mendepak Wei Wei setelah mengetahui betapa cantiknya dia di dunia nyata, dia ingin merebut serta mengalahkan Xiao Nai baik dalam hal cinta maupun bisnis. 

Adegan kocak akan kita temui bila menyangkut Xiao Nai dengan ketiga temannya yang sangat setia, serta disorot juga bagaimana usaha mereka dalam membangun bisnis game mulai dari nol, dari sini kita akan mengetahui tentang industri game yang sedang berkembang dan bagaimana caranya bekerja di industri tersebut. Bromance antara Hao Mei dan KO (Zhang Bin Bin), hacker terhebat di China dan tukang masak terenak di kantin kampus, yang nanti bakalan bergabung dengan perusahaan Xiao Nai sebagai programer game tanpa dibayar selama satu tahun karena kalah taruhan. Drama ini juga menyorot kehidupan kampus di China. Tak luput dan yang paling penting, makna sebuah game bagi para gamers juga akan ikut kita rasakan di sini.


Untuk para tokohnya, saya rasa semua pemain memerankan karakter yang mereka pegang cukup baik, saya tidak akan membahas semuanya karena banyak sekali tokoh di drama ini, saya akan membahas yang pokok saja. Yang Yang sangat cocok memerankan Xiao Nai yang sedikit misterius dan dingin, dia penuh wibawa dan terlihat sangat cerdas, dan tidak lupa dengan senyumnya, benar-benar membuat meleleh, hahaha. Berbeda dengan Yang Yang di mana sejak awal sudah mencuri perhatian dan sukses menghidupkan karakter Xiao Nai, awalnya saya tidak menyukai Zheng Shuang, saya merasa dia kurang cantik dan terlalu kurus untuk karakter Wei Wei, dari segi akting sebenarnya tidak buruk, image perempuan cerdas, baik hati, setia kawan sukses dia bawakan, hanya saja saya lebih menyukai Angelababy yang memerankan Wei Wei di versi film Love O2O. Namun lama kelamaan saya cukup terbiasa dan tetap bisa menikmati.

Untuk karakter pendukung, hanya empat tokoh yang akan saya bahas karena kisah mereka juga menjadi sub konflik di drama ini. Pertama adalah yang memerankan tokoh Er Xi dan Cao Guang. Cao Guang patah hati ketika dia dicampakan oleh Wei Wei, dia merasa Wei Wei mempermainkan dirinya karena di dunia game mereka sudah berpasangan. Cao Guang pun memiliki rencana jahat di dunia game untuk membuat Wei Wei malu. Sayangnya, Cao Guang mendapatkan informasi yang salah, orang yang selama ini bermain game dengannya adalah Er Xi. Er Xi sendiri sangat menyukai teman mainnya, dia berharap akan bertemu di dunia nyata. Namun, ketika semua mulai terungkap, persahabatannya dengan Wei Wei menjadi taruhan. Mao Xiao Tong dan Bai Yu sangat pas memerankan Er Xi dan Cao Guang, di dunia nyata mereka sering sekali tidak pernah akur, tapi lama kelamaan akan ada rasa cinta yang mulai tumbuh tanpa mereka berdua sadari.



Er Xi merasa dirinya tidak berharga, selalu Wei Wei yang segala-galanya, padahal sebelum semua masalah terjadi, dia adalah pribadi yang menyenangkan dan penuh semangat. Sedangkan Cao Guang digambarkan seorang lelaki yang terlalu cepat mengambil kesimpulan, terlalu mudah menilai seseorang. Kedua adalah tentang Meng Yi Ran dan sepupunya, Zhen Shao Xiang. Shao Xiang sangat menyayangi Meng Yi Ran dan selalu mengabulkan apa yang perempuan itu inginkan, misalkan saja magang di perusahaan pamannya ketika mendengar Xiao Nai akan ada di sana. Karena terlahir sebagai anak orang kaya, keduanya pun merasa harus mendapatkan apa yang mereka inginkan. Meng Yi Ran tidak ingin disaingi, terlebih hanya dengan Wei Wei sebagai lawan, berkat bantuan dari teman asramanya, Meng Yi Ran selalu termotivasi untuk mengejar Xiao Nai, dan dia ingin merebut lelaki pujaanya itu.

Zhen Shao Xiang adalah lelaki yang hanya bisa menghabiskan harta orangtuanya tanpa mau terlibat dalam pekerjaan, dia juga seseorang yang hanya menilai dari tampilan luarnya. Ketika dalam sebuah wawancara magang di perusahaan ayahnya, tanpa sengaja dia mendengar seorang perempuan ditanya penguji apakah pernah bermain game dan sebagai siapa, si perempuan mengatakan bahwa nama akun di dunia game A Chinese Ghost Story adalah Reed Wei Wei. Shao Xiang sangat tertarik dan menerima perempuan tersebut, ternyata Reed Wei Wei yang terkenal tidak secantik dan hebat dugaan banyak orang. Padahal si perempuan sebelumnya tidak pernah bermain game dan karena lupa dengan nama akun yang diberi temannya, terpaksa dia menyebut Reed Wei Wei, akun resmi dari temannya tersebut. Perempuan itu adalah Er Xi, masalah ini nantinya akan menambah konflik persahabatannya dengan Wei Wei.


Untuk adegannya sendiri, di dunia game lumayan lah walau tidak bisa dibilang sangat bagus, cukup menghibur dan gambaran dunia di dalam game cukup terlihat. Adegan pamungkas di game menurut saya adalah ketika teman Wei Wei, Nini, meminta bantuannya melawan musuh yang tak terkalahkan. Ternyata tidak hanya Wei Wei dan Yi Xiao Nai He yang membantu, tapi ada Zhen Shui Wu Xiang dan Enchantress juga. Satu hal yang menjadi kelebihan kalau menyangkut soal game, setiap pemain pasti memiliki ciri khas, entah itu kostum atau keahlian yang dimiliki, di drama ini tidak menghilangkan semua unsur tersebut. Bisa kalian lihat poster di atas di mana tiap karakter memiliki kostum yang fantastis!

Untuk kekuatannya sendiri, Yi Xiao Nai He digambarkan memiliki keahlian yang luar biasa, terlebih dalam memainkan kecapinya, Wei Wei sangat tangkas dengan pedangnya, Zhen Shui Wu Xiang pemanah yang hebat dan Enchantress, walau tidak jago bertarung, dia memiliki kekuatan penyembuh. Cerita di dunia game memang tidak sebanyak di dunia nyata, karena drama ini lebih fokus ke kisah cinta, maka di dunia game hanya sebagai cerita pendukung saja. Untuk di dunia nyata, banyak hal konyol dan romantis yang ditawarkan.

Kalian akan terhibur dengan tiga sahabat yang sering memanggil Xiao Nai dengan sebutan kakak ketiga, mereka adalah orang-orang yang berisik tapi juga sangat menyenangkan, sangat setia kawan. Pernah suatu hari, ada salah satu dari mereka coba disuap oleh perusahaan Zhen, bukannya tergiur mereka malah mengambil umpan dan hanya menertawakan saja. Saya juga sangat menyukai adegan antara Hao Mei dan KO, unsur bromance sangat terasa sekali, bahkan saya kira ada unsur LGBT di sini, wakakaka. Untuk adegan romantisnya, jangan ditanya, banyak sekali! Namun kalian harus bersabar untuk melihat adegan ciuman, karena baru akan muncul di episode 17, selanjutnya banyak deh LOL.


Saya belum pernah membaca versi bukunya, dan penerbit di sini sepertinya belum ada niat untuk menerjemahkan, padahal Gu Man cukup populer di luar sana dan beberapa novelnya selain Just One Smile is Very Alluring juga pernah diadaptasi ke film dan drama serial, sebut saja Shan Shan Comes to Eat dan Silent Separation. Dari novel Shan Shan Comes to Eat, terciptalah serial drama Boss and Me (2014) di mana tokoh utamanya adalah Feng Teng, yap, konglomerat muda yang jatuh cinta pada karyawannya sendiri di mana dia adalah pemilik game A Chinese Ghost Story. Feng Teng sempat muncul di beberapa episode Just One Smile is Alluring. Yak, kapan-kapan bakalan nonton deh! :D. Sedangkan dari novel Silent Separation diadaptasi menjadi C-Drama dengan judul My Sunshine (2015) dan akan ada versi filmnya juga. 

Di buku, game-nya bernama Dreaming of Jiangsu, tapi di drama diganti menjadi A Chinese Ghost Story. Saya sudah mencarinya di google dan sepertinya game tersebut tidak ada, tapi saya menemukan trailer dari A Chinese Ghost Story 2, entah apakah sama atau tidak karena tidak ada informasi lengkap yang saya temukan. Kalau beneran ada pasti seru sekali ya. Saya bukan gamers sejati, hanya saja pernah mengalami fase di mana mengilai game waktu jaman kecil sampai remaja, menonton serial ini mengembalikan kesenangan saya waktu jaman dulu. Bahwa bermain game itu nggak buruk kok, layaknya ketika kita membaca atau menonton televisi, merupakan sebuah hiburan dan di dunia game kita bisa menjadi apa saja dan melakukan apa yang kita sukai. Kita menjadi bebas.

Saya berharap bakalan ada penerbit yang melirik karya-karya dari Gu Man, dari segi cerita sangat menjual kalau menurut saya, dan Gu Man adalah penulis China yang sudah memiliki nama, ada ciri khas dari setiap karyanya, para tokoh yang sempurna dan berbau Cinderella tapi tetap menarik untuk diikuti. Dan cover buku di atas sangat cantik sekali! Pengen meluk rasanya :D. Semoga saja novelnya yang lain, Blazing Sunlight mengikuti para pendahulunya dibuat C-Drama atau film.

Versi Movie

Dibintangi oleh Jing Boran dan Angelababy, tayang lebih awal dari serial dramanya, rilis pada tanggal 12 Agustus 2016. Dari segi plot sebenarnya sama saja, tapi ada sedikit perbedaan karena di drama serial ada perkembangan dan perubahan cerita. Kalau di drama Meng Yiran dan Zhen Shao Xiang sebagai pemeran antagonis, di film Cao Guang lah yang merangkap peran tersebut. Jadi selain pernah menebarkan rumor negatif dan kemudian mengejarnya, dia juga menjadi suami pertama Wei Wei di game. Jadi di versi film tidak ada tokoh Meng Yiran dan Zhen Shao Xiang.

Untuk konfliknya, tidak ada persaingan merebutkan New Chinese Ghost Story, malah perusahaan Xiao Nai ditikam dari belakang alias idenya dicuri oleh perusahaan yang akan bekerjasama, kemudian Xiao Nai dan teman-temannya mulai dari awal lagi membangun perusahaan game, dibantu Wei Wei dan KO. Secara keseluruhan karakternya sama, kecuali dua di atas. Untuk pemainnya hanya Bai Yu yang ikut bermain dalam versi drama dan film, di drama dia menjadi Cao Guang sedangkan di film dia sebagai Zhen Shui Wu Xiang alias mantan suami Reed Wei Wei.

Untuk keseluruhan, dari segi para pemain dan akting, saya lebih menyukai drama serial Just One Smile Is Very Alluring, kecuali Angelababy, dia sangat cantik dan sangat cocok memerankan Bei Wei Wei. Menurut saya di film Bei Wei Wei lebih periang, kuat dan terlihat tangguh, sedangkan ketika dibawakan oleh Zheng Shuang di drama serial, karakter Bei Wei Wei terlihat sedikit pemalu. Untuk di dunia game-nya saya lebih menyukai di versi film, sangat seru karena ada pertarungan layaknya kita bermain game sungguhan, efek CGI-nya pun saya merasa lebih baik. Biaya produksi film Love O2O ini menghabiskan dana sebesar CN¥274 juta.


Kalau ditanya apakah recommended maka akan saya jawab, banget! Memang dari segi sinematografi dan akting, tetap drama Korea juaranya, hanya saja setiap negara pasti memiliki ciri khas dan rasa yang berbeda. Saya cukup menikmati C-Drama Just One Smile Is Very Alluring ini, bahkan saya berkeinginan untuk menyaksikan yang lainnya, khususnya adaptasi dari novel Gu Man. Target penontonnya adalah untuk remaja ke atas, memang tidak ada adegan yang eksplisit tetapi ada beberapa adegan ciuman yang baiknya disaksikan oleh penonton yang sudah dewasa.

Terakhir, bagi kalian yang pengin ikut menyaksikan, saya sertakan link untuk download dan streaming, baik dari versi drama maupun film.
Subtitle Indonesia (masih ongoing): Just One Smile Is Very Alluring | Love O2O
Subtitle Inggris (sudah tamat): Just One Smile Is Very Alluring | Love O2O

Selamat menonton, semoga kalian juga menyukai drama ini ^^

4 sayap untuk Yang Yang yang cakep banget XD.





7 komentar:

  1. Wahhh, nggak nyangka kalau Love O2O bakalan direview di sini.
    Aku pribadi baru nonton versi filmnya. Sukaaa! Demen lihat gamenya, Angela Baby juga cakep banget :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, dari dulu mau bikin TV Adaptation belum kesampean, baru kali ini sempetnya, hehehe. Tuh kan, cakep banget ya dia :D

      Hapus
  2. untuk novelnya sudah ada yg translate ke b. inggris -> https://wwyxhqc.wordpress.com/2014/12/30/table-of-contents-for-微微一笑很倾城/

    gamesnya chinese ghost story juga sebenarnya ada dan yangyang jadi endorsernya

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...