Selasa, 23 Februari 2016

Resensi: Reva's Tale Karya Ruby Astari

Judul buku: Reva's Tale
Penulis: Ruby Astari
Penyunting: Katrine Gabby Kusuma
Perancang sampul dan isi: Deborah Amadis Mawa
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0870-8
Cetakan pertama, Mei 2015
202 halaman
Hasil swap di IRF
Alkisah, di sebuah kastil di daerah pinggiran kota, hiduplah Sang Raja beserta Sri Ratu dan kedua putri mereka, yang masing-masing bergelar Tuan Putri dan Penjaga Kastil.

Selain mereka, di dalam kastil itu tinggal pula Pangeran Kecil, bocah tampan, baik hati, dan polos, putra semata wayang Tuan Putri.

Siapa ayahnya?

Sang Monster.


Setelah tiga tahun tidak bertemu. Jenar tidak menemukan ada perubahan dalam diri Reva, sahabatnya. Reva masih suka menulis cerita, bicaranya selalu ceplas-ceplos, dan hubungan cewek itu dengan kakaknya tetap buruk. Namun sejak kecelakaan yang menimpa keponakan kesayangannya dan disusul oleh kematian sang ayah, Reva menutup diri, kabur dari rumah, dan menolak berkomunikasi dengan siapa pun. Jenar berusaha menghubungi sahabatnya itu dengan berbagai cara, termasuk lewat Facebook, media sosial yang paling sering digunakan Reva. Dari situ Jenar menemukan kumpulan dongeng yang ditulis Reva, tentang Kastil Sunyi dan para penghuninya. Tapi… kenapa intrik dalam dongeng itu sangat mirip dengan apa yang terjadi dengan keluarga Reva? Apa ada hubungannya dengan alasan Reva kabur dari rumah?
Sejauh ingatan Jenar mengenal sahabatnya semasa SMP dulu, Reva Andita memiliki bakat di bidang tulis menulis, cerpennya menjadi langganan majalah remaja, keahlian yang sangat diinginkan Jenar. Mereka berdua sempat berpisah waktu SMA, Jenar pindah ke Bandung megikuti orantuanya, sedangkan Reva tetap di Jakarta. Baru ketika memasuki masa kuliah, mereka berdua bertemu kembali, di kampus yang sama. Jenar merindukan kebersamaan dengan Reva, dia adalah penolongnya dulu ketika diganggu teman lelaki di sekolah, Reva sudah dianggap seperti saudara sendiri.

Setelah reuni kecil-kecilan, Jenar ingin berkunjung ke rumah Reva, menyapa keluarganya, khususnya ayah Reva yang sakit-sakitan. Dari sanalah Jenar merasakan keanehan dalam keluarga Reva, tentang ibu dan kakaknya, Rara yang terlalu cuek, Genta yang dibenci Reva setengah mati, serta Gandhi, keponakan yang disayanginya. Tidak berselang lama setelah kunjungan Jenar, kejadian naas seperti berturut-turut menimpa keluarga Reva, yang lebih membingungkan lagi Reva menghilang, kabur dari rumah! Berkali-kali Jenar menghubungi via sms, telepon bahkan lewat sosial media, semuanya nihil, Reva seperti di telan bumi. Pernah Jenar melihat Reva di kampus, tapi gadis tersebut pura-pura tidak mengenali Jenar.

Merasa penasaran dan ingin menolong sahabatnya, Jenar memutuskan akan menyelidiki sebenarnya ada apa dengan keluarga Reva, dengan bantuan pacarnya, Evan, yang sangat protektif, Jenar akan menyingkap rahasia kelam keluarga Reva.
Wahai, Pangeran Kecilku,
Bangunlah. Bangunlah dari tidurmu, sebelum terlalu panjang lelapmu. Tataplah aku. Katakan siapa yang telah menyakitimu, agar semua orang tahu. Lupakan semua harapan semu Sri Ratu. Ayolah, aku akan selalu membelamu. Aku menyayangimu, bahkan meskipun aku belum jadi seorang ibu. Aku benci cara Sang Monster memperlakukanmu. Benci sekali. Dia hanyalah pengecut berwatak lemah yang tidak tahu cara menghargai keberadaanmu, sayangku. 
Pingin baca serial YARN yang bertema thriller? Maka Reva's Tale adalah pilihannya. Saya tidak menyangka kalau bakalan ada tema thriller di YARN ini, sejauh saya membaca beberapa buku-nya memang rata-rata memiliki tema yang berbeda, misalkan saja tentang LGBT, pecinta alam, sepak bola, friendship, semuanya segar dan menarik, jenis cerita yang tidak akan membuat bosan bagi para remaja terlebih dituliskan dengan amat baik. Reva's Tale disajikan dalam dua wadah yang berbeda, pertama layaknya cerita contemporary dan kedua seperti dongeng. Keduanya menggunakan sudut pandang orang pertama, Jenar dan Penjaga Kastil sebagai naratornya. Lewat Jenar, pembaca akan dibuat penasaran seperti dirinya, sebenarnya ada apa dengan Reva? Lewat Penjaga Kastil kita akan mendapatkan jawabannya.

Twistnya sendiri tidak bisa ditebak, saya cukup terkecoh, penulis dengan baik menyembunyikan siapa pelaku sebenarnya. Yah, awalnya saya juga tidak akan mengira kalau buku ini berakhir dengan kisah pembunuhan sehingga merupakan kejutan yang 'manis'. Memang kisahnya sendiri tidak murni tentang pembunuhan, kalau kalian berharap akan menemukan kisah seperti karya Agatha Christie, buang jauh-jauh, kisahnya lebih ringan untuk ukuran buku yang pangsa pasarnya adalah remaja. Selain bertema pembunuha, Reva's Tale juga bercerita tentang persahabatan dan keluarga. Bagian yang paling saya suka adalah ketika Penjaga Kastil, ceritanya terlihat suram sekali, penuh dengan kesedihan.

Tokoh favorit saya adalah Evan, sedikit protektif memang, tapi terlalu perhatian itu kan tanda cinta, hehehe, apalagi dia mengambil jurusan kriminologi, tambah suka deh. Jenar sendiri menurut saya memiliki karakter yang menyenangkan, dia adalah gadis populer yang lebih memilih berteman dengan Reva, seseorang yang selalu dilabeli aneh dan penyendiri. Sedangkan Reva sedikit sinis dan feminis, sikap keluarganya membentuk dia berkepribadian keras, tapi di sisi lain dia bisa sangat melindungi orang-orang yang dia sayangi dengan sepenuh hati.

Dari segi penceritaan, gaya menulis Ruby Astari cukup baik, mengunakan bahasa sehari-hari yang santai, alur yang dipilih pun tergolong cepat dan tidak bertele-tele. Kekurangannya sendiri menurut saya tidak terlalu banyak detail, padahal untuk buku bergenre thriller, kedetailan merupakan aspek penting. Seperti yang saya katakan tadi, buku ini cukup ringan, targetnya adalah remaja sehingga bisa dimaklumi kalau kasus yang dihadirkan mudah sekali terpecahkan. Namun, saya melihat Ruby Astari cukup baik dalam genre ini, saya yakin suatu saat dia akan bisa menulis bergenre thriller lebih nendang lagi. Saya malah berharap akan ada aksi lain dari Jenar dan Evan, khususnya Evan dengan latar belakangnya, bisa jadi cikal bakal novel thriller tuh XD.

Buku ini recommended bagi kamu yang ingin membaca cerita thriller yang ringan, bagi kamu yang penasaran dengan Penjaga Kastil.

3 sayap untuk Kastil Sunyi.

4 komentar:

  1. Kelihatannya menarik. Namun saya tidak menangkap pesan moral apa yang akan pembaca dapat. Mungkin lain kali diselipkan juga pesan moralnya apa versi pembaca..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesan moralnya ada kok, baca aja biar pembaca langsung yang mengetahuinya sendiri, hihihi

      Hapus
  2. Wah, menarik juga. Lama banget aku nggak baca cerita thriller. Heuheu. Jadi penasaran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thrillernya cukup ringan jadi cocok untuk para newbi :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...