Jumat, 31 Juli 2015

Paper Towns by John Green | Book Review

Paper Towns: Kota Kertas
Penulis: John Green
Alih bahasa: Angelic Zaizai
Desain sampul: Martin Dima
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-0858-6
Cetakan pertama, 2014
360 halaman
Kado ultah BBI Joglosemar
Bisa dibeli di @bukupediacom
Saat Margo Roth Spiegelman mengajak Quentin Jacobsen pergi tengah malam––berpakaian seperti ninja dan punya daftar panjang rencana pembalasan––cowok itu mengikutinya. Margo memang suka menyusun rencana rumit, dan sampai sekarang selalu beraksi sendirian. Sedangkan Q, Q senang akhirnya bisa berdekatan dengan gadis yang selama ini hanya bisa dicintainya dari jauh tersebut. Hingga pagi datang dan Margo menghilang lagi.


Gadis yang sejak dulu merupakan teka-teki itu sekarang jadi misteri. Namun, ada beberapa petunjuk. Semuanya untuk Q. Dan cowok itu pun sadar bahwa semakin ia dekat dengan Margo, semakin ia tidak mengenal gadis tersebut.

Kamis, 30 Juli 2015

Hujan Bulan Juni: Novel by Sapardi Djoko Damono | Book Review

Hujan Bulan Juni: Novel
Penulis: Sapardi Djoko Damono
Editor: Mirna Yulistianti
Desainer cover: Iwan Gunawan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1843-1
Cetakan pertama, Juni 2015
144 halaman
Buntelan dari @sastragpu
Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar sapu tangan yang telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaringan benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi diselembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam benaknya sendiri oleh kerinduannya sendiri oleh penghayatannya sendiri tentang hubungan-hubungan pelik antara perempuan dan laki-laki yang tinggal di sebuah ruangan kedap suara yang bernama kasih sayang. Bagaimana mungkin.



Dari puisi, menjadi lagu, kemudian komik, dan nanti film, kini puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono beralih wahana menjadi novel.

Tentang Rating Buku | Let's Talk

source: tumblr
Beberapa waktu yang lalu twitter sempat ramai masalah writer vs reviewer, jujur saja saya tidak mengikuti karena sibuk libur lebaran, hanya tahu dari teman kemudian sedikit kepo dan mencari tahu ada apa sih sebenernya, mungkin bahasan kali ini akan sedikit menyinggung masalah tersebut karena akan membahas bagaimana cara saya me-rating sebuah buku.

Semua berawal dari Goodreads, dari sanalah saya belajar memberikan nilai pada sebuah buku. Hanya berupa bintang namun bisa menjelaskan buku tersebut layak baca atau tidak, apakah sesuai dengan my cup of coffee? Di Goodreads hanya ada nilai 1-5 bintang, sedangkan kalau di blog saya menambahkan 0.5 di tiap angka pokok, bisa berarti buku tersebut ada kelebihan yang menarik. Beberapa reviewer ada yang tidak memberikan rating, tergantung pribadi masing-masing serta tujuannya, dari resensi yang ditulis kita bisa menilai sendiri kok buku tersebut cocok bagi kita atau tidak. Namun bagi saya rating itu sangat penting. Ibaratnya kalau kita sedang ulangan, rating adalah hasilnya, nilai yang diperoleh.

Orange (Repackaged) by Windry Ramadhina | Book Review

Orange (Repackaged)
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Christian Simamora & Ayuning
Penyelaras aksara: Gita Romadhona & Widyawati Oktavia
Desain sampul: Agung Nugroho
Ilustrator isi: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-819-8
Cetakan pertama, 2015
306 halaman
Harga: Rp 42.500 (PO di Windry Ramadhina)
Dikuncinya pintu di belakangnya lalu ia bersandar lemas pada pintu tersebut. Ia seperti dipaksa menyadari kenyataan. Konyol rasanya, bercinta dengan Diyan di dalam kamar yang penuh dengan kenangan mengenai Rera.


Ah, dirinya kesal setengah mati.

Faye ditunangkan. Tanpa dasar cinta dan murni karena alasan bisnis. Calon tunangannya, Diyan, adalah eligible bachelor yang paling diinginkan di Jakarta. Laki-laki yang tak bisa melepas kenangan masa lalunya dengan seorang model cantik blasteran Prancis.

Harusnya hubungan mereka hanya sebatas ikatan artifisial saja. Tapi cinta, ego, dan ambisi yang rumit mendorong mereka ke situasi yang lebih emosional. Situasi yang mengharuskan mereka memilih dan melepaskan.

Selasa, 28 Juli 2015

Sebelas Menit Untuk Jatuh Cinta | Critical Eleven by Ika Natassa

Critical Eleven
Penulis: Ika Natassa
Editor: Rosi L. Simamora
Desain sampul: Ika Natassa
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1892-9
Cetakan pertama, Juli 2015
344 halaman
Harga: 79k (Beli di @ParcelBuku)
Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.



In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.



Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.



Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.



Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.

Rabu, 08 Juli 2015

Take Off My Red Shoes by Nay Sharaya | Book Review

Take Off My Red Shoes
Penulis: Nay Sharaya
Editor: Anin Patrajuangga
Desainer cover & ilustrator: Dyndha & Lisa FR
Penerbit: Grasindo
ISBN: 978-602-375-0580
Cetakan pertama, Juni 2015
240 halaman
Buntelan dari @InayahSyar
Atha

Aku hanyalah seorang gadis yang terlalu lama memendam kesunyian. Hanya dua hal yang paling kuinginkan dalam hidupku. Mendapat tempat yang sama seperti Alia, saudara kembarku. Dan mendapat perhatian dari Ares, kakakku yang sempurna. Aku tak pernah ingin menyingkirkan siapa pun.



Alia
Aku memiliki semuanya. Memiliki semua yang tak dimiliki Atha. Mama dan Ares menyayangiku lebih dari segalanya. Tapi, ada seseorang. Dia satu-satunya orang yang selalu berada di samping Atha. Apakah salah jika aku ingin memilikinya juga?

Ares
Aku menyayangi kedua adikku dengan caraku sendiri. Dengan cara yang salah. Saat aku menyadarinya, semuanya sudah terlambat. Salah satu dari mereka menempuh jalannya sendiri dan akhirnya tersesat.

Kegan
Ada seseorang yang mengacaukan pikiranku. Seorang gadis bersepatu merah yang aneh. Kau tak akan pernah tahu apa yang ada dalam pikirannya. Tapi yang kutahu, sejak awal mengenalnya, matanya tak pernah berhenti menatap Ares, kakak lelakinya yang sekaligus adalah sahabatku sendiri.

Senin, 06 Juli 2015

Above The Stars by D. Wijaya | Book Review

Above The Stars (YARN #13)
Penulis: D. Wijaya
Penyunting: Anida Nurrahmi
Perancang sampul dan isi: Deborah Amadis Mawa
Penerbit: Ice Cube
ISBN: 978-979-91-0884-5
Cetakan pertama, Juni 2015
248 halaman
Buntelan dari @authorde
“Kau tidak takut jatuh?” tanya Mia.



Danny menggeleng.



“Aku takut jatuh,” aku Mia dengan polos. “Kalau kau takut apa?”


Danny tidak langsung menjawab. Ia juga tidak menolakkan kaki ke tanah lagi untuk menambah kecepatan ayunan. Senyuman di wajahnya perlahan-lahan memudar. “Aku takut tidak bisa melihat selamanya.”

Menurut Danny Jameson, hidupnya tidak pernah mudah. Ia punya orangtua yang protektif, mesin tik Braille yang tidak dimiliki teman-temannya, dan semacam magnet yang menarik John Schueller untuk terus mengganggunya. Namun, yang paling buruk adalah ia punya sepasang mata biru yang tidak bisa melihat. Ketika Danny berpikir Mia Berry akan menjadi satu-satunya teman yang ia punya, Will Anderson datang dan mengubah hidupnya. Will memperlihatkan kepadanya dunia yang ingin ia lihat. Will juga membuat Danny mempertanyakan sesuatu tentang dirinya. Tapi, sebelum Danny sempat menemukan jawabannya, Will menghilang.

Minggu, 05 Juli 2015

June in Review | Monthly Recap


Hai halooo, memasuki bulan ketujuh dan masih bulan Ramadhan, belum bocor, kan? Tetap semangat terus ya, udah mau memasuki pertengahan bulan jadi nggak bakalan lama lagi :D. Bulan kemaren adalah bulan yang sangat membahagiakan bagi saya, mungkin juga karena efek bulan Ramadhan, bulan yang penuh rejeki dan nikmat. Ada lomba review yang berhasil saya menangkan dan hadiahnya nyenengin banget, kemudian banyak juga tawaran dari penulis untuk mereview buku mereka, seneng dobelnya lagi hampir semua tawaran tersebut saya puas, suka dengan bukunya, jadi nggak ada beban juga untuk menulis reviewnya. Bulan kemaren juga bisa dibilang bulan boros, karena saya juga banyak beli buku. Alasannya sih untuk melengkapi koleksi series favorit :D.

Beban moral ketika mendapatkan buntelan adalah kalau ratingnya di bawah tiga sayap. Saya selalu menekankan kalau review saya jujur, apa adanya, sesuai dengan apa yang saya rasakan, jadi berharapnya penulis atau penerbit tidak kaget terlebih kecewa dengan hasil review saya nanti. Ada yang pernah bilang kepada saya bahwa harga sebuah kejujuran itu sangat mahal, tidak bisa dibayar hanya dengan satu bahkan sekardus buku, dan saya setuju. Saya sangat menghargai kalau pihak penulis atau penerbit meminta saya mereview dengan sejujurnya, kalau pun tidak bagus bisa menjadi pembelajaran bagi mereka, mempelajari kesalahan dan berusaha lebih baik lagi, dan saya sangat menghargai itikad baik tersebut.

Sabtu, 04 Juli 2015

12 Tahun GagasMedia #TerusBergegas


Hai hallo, hari ini adalah hari ulang tahun GagasMedia yang ke-12, udah beranjak remaja, nih :D. Sejak ulang tahunnya yang ke-10, GagasMedia merayakan dengan memberi Kado Untuk Blogger, yang ulang tahun malah yang ngasih kado dan saya nggak pernah absen XD. GagasMedia adalah salah satu penerbit yang bukunya sering banget saya baca, ada suka dukanya juga. Bagian senengnya beberapa kali saya menang kuis, banyak penulis favorit saya jebolan Gagas. Dukanya sebenernya nggak banyak juga, kecewa dengan event Love Circle kemaren itu, tapi nggak pa-pa, saya masih dan akan terus memberikan kesempatan kepada Gagas semoga untuk kedepannya lebih baik lagi, manusia aja nggak ada yang sempurna apalagi sebuah penerbitan :D.

Kalau sebelumnya mengambil tema #unforgotTEN dan #11TanpaBatas, tahun ini tema yang dipilih adalah #TerusBergegas. Saya mengartikan Terus Bergegas adalah semangat untuk terus maju, semangat untuk terus melakukan dan memberikan hal yang terbaik kepada pembaca tanpa menyia-nyiakan waktu yang ada, selalu produktif berkarya dan menghadirkan penulis baru yang memiliki bakat menulis terpendam. Menghadirkan tema-tema cerita dan serial yang lain dari pada yang lain. Terus bergegas menghadirkan kreatifitas tanpa batas.

Kamis, 02 Juli 2015

Dangerous Game by Christina Tirta | Book Review

Dangerous Game
Penulis: Christina Tirta
Editor: Donna Widjajanto
Desain sampul: Dadan Erlangga
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-0524-0
Cetakan pertama, Mei 2014
336 halaman
Buntelan dari @MVFShop
Bagi Josephine alias Josie, masa lalu bukan hanya kenangan manis, tapi juga cinta yang suram dan berbahaya yang membayangi hidupnya. Setengah mati ia ingin terlepas dari perangkap itu.



Namun saat ia bertemu dengan kakak-beradik Mario dan Nicole, lagi-lagi ia terjerembap ke lubang yang sama. Mario yang memikat hatinya ternyata juga memikat hati Kayla, sahabatnya. Tapi bukan itu yang menyeret Josie ke dalam sebuah permainan berbahaya.



Nicole, memesona dan penuh misteri, menuntunnya ke dalam permainan yang tak ingin ia mainkan. Dan lagi-lagi Josie harus memilih antara cinta dan nuraninya.

Ini bukan sekadar kisah cinta segitiga.

Ini kisah cinta yang tidak biasa.

Kisah cinta yang menggiringmu ke dalam permainan berbahaya.


“This is a very nice thriller novel. Alurnya jelas, dengan tokoh-tokoh yang menarik dan konflik yang menegangkan. Kita bisa merasakan empati baik pada tokoh protagonis maupun antagonis.”Lexie Xu; Penulis Johan Series.

Dangerous Love by Christina Tirta | Blog Tour, Book Review, Giveaway

Dangerous Love
Penulis: Christina Tirta
Editor: Donna Widjajanto
Desain sampul: Marcel A.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1679-6
Cetakan pertama, Juli 2015
296 halaman
Buntelan dari @MVFShop
Dunia Catherine luluh lantak saat ibunya menikah lagi dengan Ayah Chantal. Chantal adalah gadis manis yang menyenangkan dan dicintai seluruh dunia. Hanya Catherine yang bertekad membencinya sepenuh hati. Bagaimana tidak? Chantal merebut Mami, satu-satunya orang yang ia sayangi. Chantal bagaikan tsunami yang menghancurkan kehidupan Catherine.

Namun, membenci Chantal bukanlah masalah terbesar Cath.

Hidupnya makin berantakan seperti keping-keping puzzle yang berserakan sejak Christ, pria misterius yang dikenalnya di kafe tenda Joe berhasil mencuri hatinya. Ia terpaksa menjalani kebohongan yang bagai jerat tak berujung pangkal.

Tertatih-tatih Cath berusaha melepaskan diri. Melewati berbagai rintangan yang membuatnya mengalami dan menyadari arti cinta dan benci.

Mencintai dan dicintai.

Membenci dan dibenci.

Sanggupkah Catherine terbebas dari perangkap itu dan menyusun keping-keping puzzle-nya hingga utuh?

Rabu, 01 Juli 2015

Steve Jobs | Trailer


Sinopsis:
Set backstage at three iconic product launches and ending in 1998 with the unveiling of the iMac, Steve Jobs takes us behind the scenes of the digital revolution to paint an intimate portrait of the brilliant man at its epicenter.

Steve Jobs is directed by Academy Award® winner Danny Boyle and written by Academy Award® winner Aaron Sorkin, working from Walter Isaacson’s best-selling biography of the Apple founder. The producers are Mark Gordon, Guymon Casady of Film 360, Scott Rudin and Academy Award® winner Christian Colson.

Michael Fassbender plays Steve Jobs, the pioneering founder of Apple, with Academy Award®-winning actress Kate Winslet starring as Joanna Hoffman, former marketing chief of Macintosh. Steve Wozniak, who co-founded Apple, is played by Seth Rogen, and Jeff Daniels stars as former Apple CEO John Sculley. The film also
stars Katherine Waterston as Chrisann Brennan, Jobs’ ex-girlfriend, and Michael Stuhlbarg as Andy Hertzfeld, one of the original members of the Apple Macintosh
development team. (Sumber: youtube)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...