Kamis, 17 Desember 2015

Interview with Christian Simamora about Meet Lame | Ask Author, Blog Tour


Hai haloooo, jumpa lagi dengan blog tour di Kubikel Romance, nggak bosan kannnn? Kali ini Kubikel Romance berkesempatan menjadi salah satu host untuk buku terbarunya Christian Simamora, Meet Lame. Bisa dibilang tahun ini cukup produktif bagi Bang Ino, panggilan akrabnya, masih ingat nggak kalau pertengahan tahun kemarin saya juga menjadi salah satu host buku Marry Now, Sorry Later? Terus di bulan Desember ini penulis bahkan menerbitkan dua buku! Meet Lame dan Tiger on My Bed. Setahun melahirkan tiga karya benar-benar sesuatu, semoga lancar terus ya Bang idenya, biar tahun depan semakin produktif lagi :D 

Sama seperti blog tour Marry Now, Sorry Later, akan ada tiga postingan yang masing-masing berjarak tiga jam dalam blog tour Meet Lame ini; ask author, review dan giveaway. Untuk sesi pertama adalah ask author. Awalnya saya masih bingung mau bertanya apa secara bukunya baru sampai kemarin dan deadline mengirimkan pertanyaan adalah tanggal 14 Desember, saya sama sekali buta dengan Meet Lame, bahkan ketika masih di posting di Wattpad saya tidak mengikuti. Lalu saya membaca sinopsis, beberapa review di goodreads, dan langsung muncul pertanyaan-pertanyaan yang sebelumnya belum pernah terpikirkan. Well, saya selalu teringat perkataan Kang Opan yang bilang kalau saya cukup perfeksionis, hahaha, jadi kangen nih, ada buku barunya Christian Simamora loh! (Btw kang Opan lagi hiatus di dunia maya, dia salah satu teman yang sama-sama suka tulisan ChrisMor), intinya saya tidak ingin mengulang pertanyaan yang dulu pernah saya lemparkan dan syukurlah pertanyaan saya belum ada yang menyamai walau terbilang telat mengirimkannya XD

Yak, berikut isi wawancara singkat saya dengan Christian Simamora:
1. Meet Lame kalau tidak salah sudah pernah tayang di Wattpad sampai tamat, kenapa tetap ingin menerbitkannya? Apakah ada pernedaan besar atau sama saja? Apakah semua cerita di Wattpad yang kakak buat nantinya juga akan bernasib sama?

Soal itu, Abang juga sama nggak tahunya. Bahkan sebelum memutuskan untuk menerbitkan MEET LAME pun bertanya ke teman-teman terdekat, lebih ke memastikan novel ini memang layak untuk dibeli. Jadi, untuk proyek Wattpad-jadi-buku... we'll see ya.

2. Kenapa hanya memakai nama 'aku' untuk pemeran utamanya?

Sebenarnya Abang sudah akan memberi nama, tapi dilarang sama teman-teman pembaca di Wattpad.

(Ternyata dalam bab Seven Things About Meet Lame penulis sudah mengutarakan, seperti yang saya bilang tadi, ketika mengirimkan pertanyaan saya belum membaca Meet Lame. Saya kutipkan isinya: Begitu juga dengan keputusan membatalkan rencana memberi nama Aku. Permintaan itu datang dari pembaca melalui kolom komentar dan private message. Setelah merenung cukup lama, aku menyukai ide itu dan mempertahankan status nameless tokoh utama novel ini sampai akhir cerita. Lumayan menantang juga ternyata!)

3. Menurut abang, susah nggak sih memuat kisah cinta segi tiga daripada kisah cinta yang lain? Misalnya kisah benci jadi cinta? Tantangannya apa saja kalau kita mengambil tema kisah cinta yang cukup pasaran tersebut?

Tantangan menulis cerita cinta segitiga adalah memastikan kedua kandidat sama kualitasnya. Soalnya, sering sekali penulis memilih untuk 'cheating' dengan membuat salah satu karakter keren sendiri dibandingkan saingannya. Nggak asyik banget!

Syarat utama untuk bisa menulis novel dengan tema umum adalah sejak awal berhenti berpikir kalau ini tema pasaran. Bagi seorang penulis, cara berpikir ini adalah racun mematikan bagi karyanya kelak. Bagi Abang pribadi, ketika menulis selalu membayangkan sedang menulis bagi para karakter. Mereka bergerak dan berbicara sesuai kemauan sendiri dan Abang merekamnya dalam bentuk tulisan. Begitu terus sampai akhirnya naskahnya selesai.

4. Abang lebih suka menulis Stand Alone atau Series? Kasih alasannya dong :D. Terus tantangan dari kedua hal tersebut apa saja?

Menulis untuk serial itu lebih mudah ketimbang single title. Alasannya: satu, sudah ada tema besar dan benang merah. Abang tinggal menyesuaikan ide cerita sesuai dengan kedua hal tersebut. Dua, readership. Sama seperti Abang, pembaca juga merasa punya ikatan khusus dengan serial yang Abang tulis. Jadi, setiap ada buku yang keluar, Abang semacam mendapatkan hasil evaluasi dari pembaca. Komentar dan masukan untuk membuat Abang menulis lebih baik.

Sedangkan untuk kasus standalone, wuih... deg-degan bukan main. It's always a yay or nay for these books. Makanya, saat menulis novel lepas seperti MEET LAME ini, Abang semacam berjudi dengan kesuksesannya. Apalagi karena ada kecenderungan membanding-bandingkan dengan karya sebelumnya. Dilema 'room for writing experiment' dengan 'ekspektasi pembaca' bisa dibilang perang yang nggak ada habis-habisnya. Makanya sebelum buku ini terbit, Abang membuat sejumlah langkah untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk. Secara ya, ini kan anak Abang juga. Nggak mau banget melihat anak Abang ini nggak mendapat kasih sayang sebesar yang didapat oleh kakak-kakaknya, hahahaha!

5. Dari beberapa review yang aku baca banyak yang bilang kalau Meet Lame ini kurang hot, bagaimana tanggapan abang? Terus, berpengaruh nggak sih adegan panas pada sebuah kisah cinta?

Ketegangan seksual (sexual tension) adalah elemen yang biasa ditemukan di dalam novel romance, rentangnya dimulai dari ketika kedua karakter menyadari ketertarikan fisik satu sama lain (eye to body) sampai ke tahap intercourse (genital to genital). Ketegangan seksual merupakan penanda kronologis kedalaman perasaan pasangan. Dalam fiksi, ketegangan seksual dimanfaatkan oleh penulis untuk membantu pembaca memahami status emosi karakter dan perkembangan hubungannya dengan pasangan.

Jadi, seberapa jauh ketegangan seksual dibawa dalam cerita akan selalu tergantung pada karakter dan plot cerita, bukan sekadar fan service.
Seru ya jawabannya, emang terbilang singkat sih soalnya tiap host hanya kebagian 5 pertanyaan, total host-nya sendiri ada 15 orang jadi biar pada kebagian dan kalau belum puas kalian bisa membaca semua postingan tiap host. Setelah selesai membaca Meet Lame, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya lontarkan seperti; tantangan menulis dari sudut pandang orang pertama dan ketiga, bagaimana Bang Ino melakukan riset untuk tokoh Aku yang mempunyai bisnis pakaian online, soalnya terasa nyata banget, hahahaha, semoga saja nanti bisa saya temukan di blogger yang lain :D.

Untuk jawaban nomor tiga emang kerasa banget loh! Cristian Simamora benar-benar adil kepada kedua tokoh laki-lakinya, nggak memihak salah satu, jadi jangan heran kalau kita nanti bingung memilih antara Janiel atau Daniel. Sedangkan untuk endingnya sendiri Bang Ino melakukan polling alias pembaca di Wattpad yang menentukan, asik banget ya :D

Blog tour berlangsung selama 15 hari dari tanggal 15-30 Desember 2015. Berikut daftar link para host dan jadwal selanjutnya, banyak kan? Jadi kalau belum beruntung di blog satunya bisa mencoba yang lain, semangat! :D

15 Desember: Rizky Mirgawati  >> http://rizkymirgawati.blogspot.com/ 
16 Desember: Afifah Mazaya >> http://www.theladybooks.com 
17 Desember: Sri Sulistyowati >> http://www.kubikelromance.com/ 
18 Desember: Intan Novriza Kamala Sari >> http://www.ketimpukbuku.com/ 
19 Desember: Asri Rahayu MS >> http://peekthebook.blogspot.co.id 

20 Desember: Ariansyah >> http://ariansyahabo.blogspot.co.id 
21 Desember: Oktabri Erwandra >> https://setopleskata.wordpress.com/ 
22 Desember: Anastasia Cynthia Tanawi >> https://janebookienary.wordpress.com/ 
23 Desember: Aya Murning >> http://www.murniaya.wordpress.com 
24 Desember: Shen Meileng >> http://thecutegeek.blogspot.co.id 

26 Desember: Nurina Widiani >> http://kendengpanali.blogspot.co.id 
27 Desember: April Silalahi >> https://duniakecilprili.blogspot.co.id/ 
28 Desember: Nama: Eva Sri Rahayu >> https://tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com/ 
29 Desember: Rany Dwi Tanti >> http://mizukeume.blogspot.co.id 
30 Desember: Tri Indah Permatasari >> http://utsukijurnal.blogspot.com

Meet Lame adalah karya terbaru Christian Simamora yang stand alone, alias tidak berseri atau berdiri sendiri, untuk lebih lengkapnya buku apa saya yang pernah ditulis, ini listnya:



Tentang Penulis
CHRISTIAN SIMAMORA
Penulis berzodiak Gemini, kelahiran 9 Juni 1983. Book hoarder yang menyukai animal print. Kalau tidak sedang menulis, dia menghabiskan waktu senggang dengan membaca, browsing, atau menonton serial televisi kesukaan.

Sejak tahun 2006, memutuskan untuk menekuni genre romance untuk pembaca dewasa. Seri #jboyfriend yang sudah terbit: Pillow Talk (Jo), Good Fight (Jet), With You (Jere), All You Can Eat (Jandro), Guilty Pleasure (Julien), Come On Over (Jermaine), dan As Seen On TV (Javi), dan Marry Now, Sorry Later (Jao).

Tahun ini, dia merilis seri kedua yang diberi nama #vimanasingles.

Meet Lame (Janiel & Daniel) dan Tiger on My Bed (Talita Koum Vimana) adalah novelnya yang kelima belas dan keenam belas.

Fanpage: www.facebook.com/ChristianSimamoraAuthor
Twitter: @09061983
E-mail: ino_innocent@yahoo.com 

Klik judul buku untuk membaca review #JBoyfriend, dan jangan lupa terus pantengin Kubikel Romance karena setelah postingan ini akan ada review buku Meet Lame dan giveaway, tiap postingan berjarak 3 jam :D

Baca juga:
Review Meet Lame
Giveaway Meet Lame



39 komentar:

  1. Berarti untuk adegan yang hot harus disesuaikan juga dengan ketegangan dan ketertarikan fisik ya bang. Kayanya kalau aku bikin cerita yang ada adegan hotnya, bakalan butuhin waktu berbulan-bulan, ilmu yang keren bang Christian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, emang nggak mudah sih bikin adegan panas, aku pernah dengar beberapa penulis cukup sulit melakukannya, dan kadar hot tiap penulis juga beda-beda :)

      Hapus
  2. Konsisten ya bang nulis di gendre ini. Ada pilihan lain buat para book lovers :D

    BalasHapus
  3. Pas dapet beberapa part MeetLame di wattpad, aku udah yakin kalo cerita ini bakalan naik cetak. Layak jual bangett...
    Dan abang selalu konsisten di jalur romance dewasa ini. Sukses trus bang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku tahu dari wattpad pas bukunya udah terbit, kudet banget --"

      Hapus
  4. Ah, tapi kan aku sebagai pembaca tetep butuh fan service xD

    BalasHapus
  5. Gak pernah baca novelnya bang Christian dan gak pernah baca karyanya di wattpad. Makhluk apakah saya ini? Jadi ngebet pingin baca karyanya bang Christian sekarang ok👌

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada kata terlambat kok, Angelina, semoga beruntung ya :)

      Hapus
  6. Dari postingan ini dan pertanyaan juga jawaban dari babangnya sendiri, jadi bikin inget beberapa bulan yg lalu sempat ngintipin juga cerita ini di wattpad, :v dan saat itu cuman baca sinopsis doang.
    -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang udah ada versi cetaknya, ayo baca :)

      Hapus
  7. Waktu di wattpad baru sempat baca beberapa part-.- belum baca sampai selesai:"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu tahu dari Wattpad aku cek ternyata udah nggak ada, tapi ada pengumuman kalo akan diterbitkan :)

      Hapus
  8. sipp betul jawaban Abang yang kudu adil ketika garap 2 tokoh yang bersaing dalam cerita cinta segitiga.. soalna kadang di cerita lain, tokoh yang jadi pasangan di ending itu udah ketebak dari awal, dan sainganna itu hanya bumbu.. :D

    lagipula, untuk masalah yang 'beberapa review yang aku baca banyak yang bilang kalau Meet Lame ini kurang hot', ketauan nih kalo suka baca yg hot-hot, ehehe.. X3 *sruput cokelat panas--hot*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakakaka, novel dewasa kalau tanpa adegan hot bagai sayur tanpa garam XD

      Hapus
  9. Asli!!! Yang nomor 3 wajib dicatat. Demi apapun, akhirnya terjawab gimana ngembangin ide yang cukup pasaran wkwk. Terima kasih kak Sulis atas pertanyaannya mewakili! ;)

    BalasHapus
  10. wahhh ternyata kita sama-sam suka sama buku serial yaaaa bang :D hihihi *tos sama babang* sukses teruss buat babang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ada cerita bagus emang nggak rela kalau cuma satu buku aja :D

      Hapus
  11. Kalau kak Sulis jadi 'aku' milih yang mana?? Janiel atau Daniel?? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daniel dong *elus-elus brewoknya* :p

      Hapus
  12. Saya selalu kagum sama penulis serial karena ada kesusahan sendiri untuk tetap menjaga mood pembaca dari serial awal hingga terakhir tapi juga harus mengembangkan cerita supaya gak monoton, itu kan susah ya ...
    Tapi Bang Ino sepertinya sudah jadi penulis novel serial yang sukses, karena meski mengeluarkan novel stand alone ini, masih selalu ditunggu kelanjutan serialnya JBOYFRIEND

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bang Ino kayak bisa nulis apa aja dan selalu bagus ya :)

      Hapus
  13. aku penasaran dengan tokoh "aku" yang tak bernama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya baca biar nggak penasaran lagi :)

      Hapus
  14. Tantangan menulis cerita cinta segitiga adalah memastikan kedua kandidat sama kualitasnya. Soalnya, sering sekali penulis memilih untuk 'cheating' dengan membuat salah satu karakter keren sendiri dibandingkan saingannya. Nggak asyik banget!

    Aku suka dengan kutipan dari kata-kata bang Ino ini, bisa dijadiin trik dalam menulis niy!

    BalasHapus
  15. salah satu contoh penulis yang konsisiten dan istikomah dalam menulis di genrenya

    BalasHapus
  16. Ending ditentuin oleh pembaca seru sihhh tapi sedih juga kalau pilihannya nggak dipilih. Hehehee Ditulis di wattpad ya, aku punya akun di sana tapi masih belum aku gunakan. Kakak juga sangat produktif, sebenarnya aku belum pernah baca karya kakak satupun dan semoga nanti "Meet Lame" dapat menjadi novel perdana kakak sebagai salam perkenalanku dengan kakak. "Nameless" lebih bikin penasaran deh. Meskipun kakak menulis genre romance dengan tema yang sangat umum, kakak memberikan warna tersendiri. Jadi, makin bikin gereget deh. Semangat terus ya kak untuk karya selanjutnya. Aku pengin tanya sih, kalau nulis di wattpad apa nggak takut karya kak Christian dibajak lagi ya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, emang pernah dibajak ya? Aku baru tahu

      Hapus
  17. keren nih pendapat bang Ino, seberapa jauh ketegangan seksual itu memang tergantung pada karakter dan plot cerita, bukan sekadar fan service. Kebanyakan adegan panas juga susah nanti... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakakaka, genrenya nanti jadi erotica :p

      Hapus
  18. Waah, penasaran banget sama vimanaseries! Sepertinya sih bakal fenomenal sama seperti Jboyfriend. Sukses trus abang! Ini bisa jadi brandibg menarik buat para chrismor reader :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, nggak kalah seru pastinya :)

      Hapus
  19. Waah, penasaran banget sama vimanaseries! Sepertinya sih bakal fenomenal sama seperti Jboyfriend. Sukses trus abang! Ini bisa jadi brandibg menarik buat para chrismor reader :)

    BalasHapus
  20. Saya fokus di pertanyaan kedua. Rasanya kayanya pergolakan batin banget ya si Abang, yang keliatannya pingin banget ngasih nama si "Aku" ini, tapi mostly pembaca minta agar tetap anonim. Mungkin biar mereka bisa mengimajinasikan diri mereka sendiri sebagai tokoh utama cerita kali ya hehehe~
    Jawabannya panjang-panjang dan seru nih. Yang kelima tu apalagi, pas baca "genital to genital" tu rasanya kaya kepingin nyalain kipas angin /dasar piktor!!/ hahahaha~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakakaka, mungkin karena keinginan pembaca sebagian besar seperti itu jadinya dituruti :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...