Kamis, 12 November 2015

Tentang Blog Tour | How To

Source: coffeepleasee 
Hai halooo, jumpa lagi dengan postingan How To, tempat di mana saya akan membagikan tips dan trik seputar dunia buku. Tema yang akan saya bahas kali ini adalah tentang Blog Tour, apa itu sebenarnya? Bagaimana cara menjadi seorang host blog tour? Atau cara agar giveaway kita menarik? dsb. Semua akan kalian dapatkan di sini :D. Alasan kenapa saya membahas Blog Tour adalah ada penulis bahkan penerbit yang menanyakan tentang Blog Tour ini, apakah efektif dan seberapa besar pengaruhnya terhadap penjualan sebuah buku?

Sejarah Blog Tour sendiri tidak bisa saya lacak, siapa dan kapan yang memulai, memang tidak hanya mengacu pada book blogger, inti dari Blog Tour adalah promosi sehingga blogger lainnya pun bisa membuat event semacam Blog Tour ini. Di luar negeri Blog Tour sudah sering dipakai oleh penulis untuk mempromosikan buku terbaru mereka sejak beberapa tahun yang lalu, sebut saja Sophie Kinsella, Adam Silvera, David Arnold, Heather Demetrios, Jandi Nelson, dan masih banyak lagi. Book blogger luar sudah memiliki peran penting sehingga tidak jarang penulis atau penerbit bekerjasama dengan mereka. Bahkan mereka tidak segan menyewa jasa literary publicist untuk menghandle jalannya Blog Tour. Beberapa situs Book Tour antara lain Jen Halligan PR, TLC Book Tours, Novel Publicity, Sage's Blog Tours, BA Book Tours, Kismet, Echanted Book Promotions, dll.

Baca: Cara Menjadi Seorang Blogger Buku

Sedangkan di Indonesia sendiri, penerbit yang pertama kali mempromosikan buku-bukunya secara virtual adalah GagasMedia lewat event Gagas Debut Virtual Book Tour pada tahun 2013. Dan pada tahun ini bisa dibilang Blog Tour mulai menjamur, saya sendiri sampai bulan November 2015 sudah menjadi host untuk 23 Blog Tour, alhamdulillah :D

Apa itu Book Blog Tour?
Blog Tour atau virtual blog tour adalah sebuah event yang diadakan seorang penulis atau penerbit untuk mempromosikan buku mereka secara online atau virtual dari blog ke blog. Kalau biasanya penerbit akan berkunjung dari toko buku satu ke toko buku lainnya, dari daerah ke daerah mengadakan event jumpa penulis dan ada sesi tanda tangan untuk promo buku terbaru atau secara offline, di blog tour semua dilakukan secara online, bekerjasama dengan beberapa blogger untuk membuat review, wawancara, giveaway, dsb. Keuntungan Blog Tour sendiri adalah jangkauannya lebih luas karena siapa saja bisa ikut menikmati, selain itu penerbit bisa memangkas biaya promosi untuk pergi ke daerah lain.
A book blog tour is a virtual tour to help an author promote their book without traveling. It’s the same concept as going to a store or event signings but instead of physical places, the author is going from blog to blog during the time frame of the tour. It’s just one form of PR that reaches all the readers/followers of the blogs who participate in the tour. Tour “stops” will be a combination of reviews and guest/promotional posts that make the tour interesting and hopefully encourage readers to buy/read the book. - ATOMR
A blog book tour is much like a traditional book tour, except the stops are all virtual. Instead of going from bookstore to bookstore, the author goes from blog to blog. There is no need to travel or present in front of a live audience, which is ideal for those who don’t do so well with public speaking. The purpose is to expose the author to a wide audience that would be interested in their book once the book has been published or as it nears publication. Just like you see an actor everywhere when they have a new movie to promote or a singer everywhere when they’ve released a new album, an author should also be making the rounds to generate interest in their most recent work. - Bookmasters
Berapa lama waktu Blog Tour dan berapa host yang dibutuhkan?
Tergantung berapa lama buku akan dipromosikan. Idealnya adalah selama seminggu untuk satu host, tidak terlalu cepat dan kelamaan. Untuk hostnya sendiri bisa minimal dua atau tiga tapi kalau saya lebih memilih tiga, tidak kebanyakan dan tidak terlalu sepi. Semua kembali ke penerbit dan penulis juga sebenarnya, berapa buku yang akan mereka bagikan atau simplenya modal yang akan mereka keluarkan. Kalau semisal satu host akan diberikan satu buku untuk giveaway, jadi totalnya dua buku untuk satu host (untuk direview dan dibagikan), begitu seterusnya. 

Blog Tour terbanyak yang pernah berjalan adalah ketika penerbit Loveable mempromosikan buku Single Happy karya Dedew, mereka mengajak 30 blogger untuk Blog Tour di mana masing-masing blog berhadiah satu buku, jadi total yang dikeluarkan penerbit adalah 60 buku. Waktu Blog Tour selama sebulan, untuk tiap blog berjalan selama dua hari. Kalau di luar negeri malah ada pilihan dan harga menyesuaikan berapa lama Blog Tour berlangsung, ada yang satu hari saja, satu minggu, dua minggu, dan sebulan.

Ada yang pernah bertanya kepada saya, modal dari Blog Tour ini apakah dari penulis sendiri atau penerbit? Kalau dari penulis sendiri tentu mereka akan merogoh kocek lebih dalam, jadi saran saya adalah minta bantuan penerbit untuk memodali, membagikan buku kepada host dan sebagai hadiah. Kalau bukunya laku dan jadi bestseller berkat Blog Tour keduanya akan diuntungkan, sebagai pengganti promosi offline juga. Jadi baiknya dari penerbit, toh penghasilan penulis nggak seberapa juga, kasian kalau harus keluar modal sendiri, hehehe.


Siapa saja yang bisa menjadi host Blog Tour?
Sebenarnya siapa saja bisa menjadi host Blog Tour, tidak hanya seorang Book Blogger, asal blog tersebut aktif dan komunikatif. Kalau di luar negeri penulis atau penerbit bisa menyewa jasa literary publicist. Dari pengalaman, ada dua cara menjadi host, yang pertama adalah ditawari pihak penerbit atau penulis langsung (atau seringnya dari teman blogger) dan kedua melalui ujian seleksi, hehehe. Maksudnya seleksi adalah kadang ada penerbit atau penulis yang mengumumkan mereka ingin mengadakan Blog Tour dan membuka lowongan siapa yang ingin menjadi host, dari sana akan dipilih siapa saja yang cocok untuk mempromosikan buku terbaru mereka.

Dari dua cara tersebut, yang menantang memang melalui seleksi dan siapa saja bisa berkesempatan menjadi host, selain kita tahu buku yang akan di host apakah sesuai dengan selera kita sendiri, penerbit dan penulis mau tidak mau akan menilai blog kita, membaca dan memilih mana blog yang paling sesuai. Sedangkan dari teman atau penulis, biasanya sudah kenal terlebih dahulu, jadi kesannya lebih personal, hanya orang tertentu yang bisa menjadi host. Kalau saya sebenarnya lebih suka secara seleksi karena selain saya memang menginginkan buku tersebut, blog saya akan dibaca dan dinilai, dan kalau terpilih merupakan suatu kebanggaan tersendiri, hehe.

Apa saja yang ada di Blog Tour?
Tujuan Blog Tour adalah promosi dan memberi informasi, sehingga yang paling penting adalah review, kemudian giveaway untuk memeriahkannya. Dua itu yang paling penting sebenarnya, tapi nggak harus review juga. Ketika bekerjasama dengan Fantasious saya pernah hanya memposting prolog dan giveaway, ketika Blog Tour Vandaria Saga saya hanya memposting ask author dan giveaway saja.

Beberapa program yang bisa menjadi pilihan di Blog Tour:
  • Book Review
  • Giveaway
  • Cover Reveal
  • Book Trailer
  • Ask Author
  • Prolog, Synopsis
  • Photo Quote
  • etc.

Keuntungan Blog Tour
Bagi blogger:
  • Dapat buku gratis, kadang malah mendapatkan bonus buku dari penerbit atau souvenir tambahan dari penulis.
  • Page views meningkat.
  • Ada yang memodali giveaway di blog secara gratis.
  • Mengenal penulis secara personal.
  • Mengenal karya penulis baru yang menjadi favorit selanjutnya.
Bagi penerbit atau penulis:
  • Karyanya dikenal luas karena siapa saja dan dari mana saja bisa ikut menikmati.
  • Tidak membutuhkan modal yang besar, hanya menyediakan buku bagi host dan peserta, tidak perlu membayar biaya transportasi, sewa kamar hotel, makan dsb.
  • Bisa memantau dari mana saja alias tidak perlu pergi ke berbagai daerah untuk promosi.
  • Bukunya akan sering dipromokan lewat sosial media.
Memang enak menjadi host Blog Tour, hehehe, bukan berarti tidak ada eneknya. Kalau kita mendapatkan buku dari penulis yang sebelumnya belum pernah kita baca maka kita tidak tahu bakalan suka atau malah sebaliknya, kalau ternyata tidak sesuai dengan cangkir kopi kita, hemmmm, berat juga ya, hahaha. Salah satu tips dari saya kalau kurang sreg dengan buku yang didapat adalah tetap mereview secara jujur dan dari hati, itu tak ternilai harganya, hanya saja sampaikan poin-poin yang kurang dari buku tersebut secara halus alias jangan malah menjatuhkan, tampilkan juga kelebihan sehingga terlihat seimbang. Ingat sekali lagi tujuan Blog Tour adalah untuk promosi, kalau kita menjatuhkan pasaran buku tersebut tidak hanya penulis dan penerbit yang akan dirugikan, bisa saja nanti nama dan blog kita akan di blacklist, tidak akan lagi mendapatkan tawaran Blog Tour, kalau perlu tidak usah mencantumkan rating, biar pembaca yang menilai sendiri dari hasil review kita.


Oleh karena itu saya selalu menimbang dulu kalau mendapatkan tawaran Blog Tour, minimal tahu sinopsis dan kalau bisa baca bab awal. Biasanya ini berlaku untuk self publishing, beberapa kali saya tidak cocok dan berakhir dengan rating yang mengenaskan sehingga lebih prefer penerbit major. Kalau dari penulis yang bukunya sudah pernah saya baca atau malah dari penulis favorit, langsung embat tanpa berpikir dua kali, hahaha. 

Apa saja yang harus dilakukan oleh host Blog Tour?
Baca bukunya kemudian review di blog, hehehe, selebihnya mengikuti program apa saja yang sebelumnya sudah ditentukan, apakah memposting book trailer, membuat photo quote, dan sebagainya, tergantung kreativitas kita, kalau bisa bikin semenarik dan selengkap mungkin tapi jangan sampai spoiler, intinya bikin pembaca penasaran dan pingin baca bukunya. Kemudian yang terpenting adalah promo, khususnya giveaway. Ada beberapa tips tentang giveaway yang bisa saya bagikan, berbekal pengalaman menjadi host blog tour favorit pilihan Twigora ketika mempromosikan buku Marry Now, Sorry Later:
  1. Jangan membuat syarat yang susah dan super ribet. Folow-folow bolehlah, itu syarat standart kalau ada giveaway, toh nggak akan rugi bagi peserta kalau blog tersebut sering mengadakan giveaway karena biasanya syaratnya ya itu-itu aja. Misalkan hadiahnya cuma satu buku ya jangan disuruh membuat cerpen atau syarat yang ribet, percaya deh bakalan sedikit yang ikut. Ini pengalaman pribadi saya kalau jadi kuis hunter, saya memilih mundur dan mending cari giveaway lain kalau syaratnya ribet dan hadiahnya cuma satu, buang waktu. Terus minta bagikan link postingan biar banyak yang tahu, sekali aja cukup nggak perlu setiap hari, hehe. 
  2. Share postingan giveaway ke berbagai media sosial yang dipunya dan komunitas yang diikuti agar banyak yang tahu, kalau untuk komunitas biasanya cukup sekali aja. Sedangkan untuk sosial media seperti twitter dan facebook boleh berkali-kali tapi ada sopan santunnya juga. Jangan sampai tweet atau status kita mengganggu orang lain alias spam. Nggak perlu mention semua orang agar ikutan giveaway kita, kalau mereka tertarik pasti ikutan kok. Ada waktu tertentu kapan saya harus promosi, biasanya pagi hari ketika orang sedang perjalanan kerja, siang hari pas lagi istirahat, dan sore atau malam hari ketika orang-orang sedang bersantai ria. Bisa juga diganti dengan meng-RT tweet peserta yang ikut, tapi ya jangan semuanya, bertahap aja biar nggak nyampah di timeline. Jadi jangan tiap jam ngetweet, saya sendiri aja muak kalau lihat apalagi orang lain yang baca, hehehe.
  3. Gunakan fasilitas yang diberikan penerbit atau penulis untuk promo semaksimal mungkin. Ketika Blog Tour Marry Now, Sorry Later banyak pernak pernik untuk promo (kayak cuplikan bab, photo quotes, karakter, cover) dan saya gunakan semua, nggak langsung di publish semua juga, tapi bertahap. Apa gunanya waktu Blog Tour yang sudah dijadwalkan kalau semua modal promosi digunakan dalam satu hari saja? Kalau semisal tidak ada media dari penerbit atau penulis kita bisa bikin cara tersendiri kok, misalkan saja dengan mentweet kesan terhadap buku tersebut, informasi seputar buku tersebut, simple tapi pesannya lebih dapat.
  4. Utamakan kualitas daripada kuantitas. Saya jarang menghitung berapa orang yang ikut giveaway, kalau banyak ya alhamdulillah kalau sedikit lebih gampang milih pemenangnya, hehehe. Yang terpenting bagi saya adalah review yang saya sajikan bisa membuat orang lain tertarik membaca, membuat penasaran, pesan yang ingin saya sampaikan kepada pembaca lain bisa diterima dengan baik, tanpa mengikuti giveaway yang ada pun mereka berniat untuk membacanya, bukankah itu yang paling penting?
  5. Sediakan banner Blog Tour yang menarik, kalau bisa dua, untuk sidebar blog dan main post. Banner ini bisa juga digunakan ketika membagikan link postingan di media sosial, jadi nggak hanya berupa kalimat tapi ada gambar juga biar lebih kece.
Infographic created by parajunkee.com
Terakhir, bekerjasama dengan blog host yang lain
Berbeda ketika kita mengadakan giveaway secara pribadi, hanya promo postingan kita saja sudah cukup. Namun, kalau Blog Tour, di mana biasanya melibatkan banyak blogger, alangkah baiknya juga mempromosikan jadwal blog host lainnya, bisa kita tuliskan di akhir postingan review atau giveaway. Lewat sosial media boleh banget! Lebih bagus malah, hanya saja akhir-akhir ini saya hanya mencantumkan jadwal blog host lain di postingan blog, kadang nggak sempat atau lupa saking banyaknya Blog Tour yang berseliweran di timeline, malah bingung jadi di blog aja deh, lebih mudah dilacak juga, hehe.

Panjang bener yak, hehehe. Yak, itulah pengalaman saya selama menjadi host dan mengadakan giveaway dalam Blog Tour, apakah menguntungkan selama menjadi host Blog Tour? Sangat, kerasa banget dari segi buntelan dan page views, hehehe. Kemudian untuk penerbit atau penulis sendiri yang pernah mengadakan Blog Tour apakah efektif promo seperti ini? Hmmmm, sebaiknya mereka sendiri yang jawab ya, saya juga penasaran, hihihi.

Semoga bermanfaat dan jangan menyerah kalau gagal mendaftar sebagai host Blog Tour, percaya deh rejeki nggak akan kemana, mungkin belum berjodoh aja dengan buku tersebut, tetap semangat ya. Saya pernah juga gagal menjadi host buku inceran saya, sedih sih tapi mau bagaimana lagi, belum rejekinya, eh nggak taunya ketika mengikuti giveaway di salah satu blog terpilih saya menang :D.

Kalau kalian memiliki pendapat lain atau tips tambahan jangan sungkan untuk berkomentar di bawah, siapa tahu jadi masukan buat saya dan pembaca yang lain ^^.





Tambahan:

  • Kekurangan Blog Tour selain bagi host kadang bukunya tidak cocok adalah pembaca tidak bisa bertemu dengan penulis secara langsung, tapi kadang hadiahnya bisa berupa buku bertanda tangan penulis juga kok, hehehe.
  • Walau biasanya host hanya diberi satu buku untuk diresensi, kadang ada beberapa penerbit yang memberi bonus, seperti Bentang Pustaka yang membolehkan saya memilih dua buku tambahan atau Noura sebelum dan sesudah Blog Tour memberikan tambahan buku juga yang totalnya berjumlah empat, Elexmedia juga sama walau buku tambahannya bukan cangkir kopi saya, hehehe. Bahkan Twigora memilih satu host favorit, dan alhamdulillah saya kepilih, dapat uang 300k dan merchendise kece, lumayannn kan, bisa nambah-nambah beli buku lagi :D. Kadang kalau bekerjasama dengan penulis juga diberi tambahan bonus, kayak waktu bekerjasama dengan mbak Christina Tirta dapat kain pantai, Mbak Rettania dapat wooden clip dan mbak Asri Tahir malah disuruh milih satu buku yang diinginkan. Asik pokoknya :D
  • Pertanyaan dari mbak Desty, penerbit mana saja yang sudah pernah menyelenggarakan Blog Tour? Hampir semuanya pernah sih kalau saya lihat, tapi nggak ngitung juga totalnya, yang saya hitung cuma Blog Tour yang saya host, wakakaka, portofolionya bisa di lihat di Fanpage Kubikel Romance (jangan lupa like ya, kakakkk #shamelesspromotion :p)
Referensi:


26 komentar:

  1. Banner tuh penting, Kak. Suka banget sama banner bikinanya KandangBaca pas giveaway Break the Casanova's Heart itu^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, admin Kandang Baca kece pokoknya, kalau bikin banner aku serahin ke dia aja, lebih jago dan baik hati #ehem

      Hapus
  2. Wayaaaa! Udah 23 kali kak? Cakeeepp! :D
    Sama sih. Aku juga males ikutan giveaway yg syaratnya ribet, hadiahnya cuma satu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, sebisanya jangan memberatkan peserta kalau hadiahnya sedikit, jadi aku tau diri juga soalnya pengalaman diri sendiri kalo jadi kuis hunter XD

      Hapus
  3. Lis, pernah nggak merasa bosan menjadi blogtour host?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang-kadang, wakakakaka.
      Tergantung dengan buku yang didapat juga mbak, kalau kurang puas biasanya riweh juga, mau promosi tapi bingung gimana buku tersebut tetap terlihat menarik, jadi aku promosikan sebisanya aku saja.
      Berbeda kalau bukunya aku suka banget, serasa nggak ada beban, bisa puas dan panjang lebar kalau promosi, nggak dibayar pun akan aku promosikan karena bukunya emang recommended dan sayang kalau pembacanya sedikit.
      Kalau benar-benar nggak semangat blogging, biasanya aku cuma nge-RT tweet peserta yang ikutan giveaway setiap harinya :D

      Hapus
  4. Toss ama Sulis, aku juga pernah bahas serba-serbi giveaway + blogtour di sini: https://luckty.wordpress.com/2015/08/28/serba-serbi-giveaway-blogtour/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeay, kapan tahu udah pernah berkunjung juga :)

      Hapus
  5. Nah itu lis, klo Bukunya gk cocok kan susah makanya aq mikir2 juga klo mau nge-host

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya aku cari informasi dulu tentang buku tersebut atau penulisnya, agak sayang sih kalau menolak tawaran jadi benar-benar dipertimbangkan terlebih dahulu :D

      Hapus
  6. Aku suka kalau sulis ngehost. Jarang nyepam XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asiiikkkk, makasih mbak *muah* :D

      Hapus
  7. wow.. sulis keren banget :) semoga makin sering bikin blog tour yaaaa

    BalasHapus
  8. Pernah sih ngerasa kzl sama penerbit yang milih host kayak 'kasih kesempatan', dan buktinya review dia banyak bocornya. Bukan karena aku nggak kepilih lalu kecewa *LOL*, tapi jadi nggak dapat feel serunya kalau baca buku yang dipromokan itu :(

    Sekarang ini banyak banget lagi ya tawaran blog tour (atau bisa jadi circle aku yang emang lagi hits), sayangnya nggak ada yang nawarin dan akunya lagi nggak available untuk ngehost. Ikutan juga kalau bukunya aku incer, ya ikut kuis blog tour-nya. Nggak sih nggak masalah.

    Kak Sulis semoga lancar ya ngehostnya, lebih kreatif juga caranya biar nggak bosenin (saking banyaknya, haha)

    BalasHapus
    Balasan
    1. SETUJU BANGET.

      Saya ngga terlalu masalah spoiler sih, tapi kalau spoiler-nya bener-bener kelewatan itu bikin kesel. Jadi males ikutan blogtour-nya dan milih buat beli sendiri (atau pinjam).

      Hapus
    2. HIhihi, makasih Syifaa sarannya, kadang aku bikin beda juga kok, bosen kalau itu-itu terus :)

      Hapus
  9. Wow lengkapnya. Ada banyak yang belum aku tahu juga sih. Makasih infonya Mbak Sulis. :*

    Dulu sebelum kenal di Joglo, Mbak Sulis rasanya jauh banget haha. Habis blog-nya udah sangat-sangat tinggi di atas (?). Sedang apalah daku. *lha malah curhat*

    Cuma kalau kataku Mbak Sulis kadang terlalu banyak kasih ceritain ceritanya. Jadi suka males baca lengkap bagian atas saking panjaaaang. Tapi untuk kalo giveaway ngga ribet (pernahnya kelihatan ribet haha). Sayangnya, aku belum pernah beruntung di Kubikel Romance hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, apaan yang tinggi banget, tinggi kesamping iya alias gendut XD
      Semangat dong, aku lihat kamu baru beberapa kali aja ikutan kuis di blogku, banyak yang udah berkali-kali tapi belum beruntung juga, jadi jangan patah arang, kalau rajin pasti suatu saat menang kok, percaya deh :D
      Untuk review yang panjang banget, itu keluhan banyak orang deh kayaknya, hahahaha, habis nggak puas aja kalau cuma seuprit jadi aku milih jadi diri sendiri, nulis apa yang emang ingin aku tulis. Sebenernya kalau ngreview aku jarang sampai menceritakan ke tengah halaman, hanya berlama-lama di awal sampai ke konflik atau sebenarnya buku tersebut bercerita tentang apa, aku anti spoiler juga soalnya jadi kalau bisa benar-benar menjaga keutuhan cerita :D

      Hapus
  10. Wah Sulis lengkap sekali bahas bloghost dan blogtour, keren. Ini nulisnya berapa lama Lis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mulainya aku lupa pasnya jam berapa, kalau nggak salah sekitar jam sepuluh malam terus selesainya pas subuh, jadi berjam-jam untuk riset dan nyusun apa aja yang pingin aku tuliskan, hehehehe. Namun, puas juga jerih payahnya :D

      Hapus
  11. that's nice article Sulis. Kalau aku belum kesampaian jd host blog tour, kebanyakan pilah pilih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, sabar aja, siapa tahu nanti nemu buku yang cocok dan ada yang ngelirik. Rata-rata emang bersifat subjektif, sih, hanya Haru dan Twigora yang selalu mengadakan seleksi terlebih dahulu :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...