Rabu, 14 Oktober 2015

Cara Menjadi Seorang Blogger Buku | How To


Hai halooo, jumpa lagi di postingan How To, postingan yang berisi tips dan trik dari saya seputar dunia buku. Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang menjadi seorang blogger buku. Untuk awalnya saya akan menjelaskan sedikit istilah di dunia blogger. Blog adalah wadah atau tempat bagi kita untuk menuangkan pikiran yang bertujuan memberi informasi kepada para pembaca, kita bisa menulis apa saja yang kita inginkan. Pengguna blog disebut sebagai Blogger. Aktivitas yang dilakukan seorang blogger di blognya disebut dengan Blogging, entah itu menulis, membalas komentar, dsb. Kalau kita berkunjung ke blog lain dan berinteraksi atau hanya sekadar membaca dinamakan Blog Walking. Nah, itu sedikit istilah yang akan sering kita temui kalau menjadi seorang blogger. Nggak bingung, kan? Semoga ya, hehehe.

Dewasa isi, blogger bisa disebut juga sebagai profesi, kalau kita serius menggarap blog kita, tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan banyak keuntungan, seperti bayaran, endorsement (diberi produk dari brand tertentu secara gratis guna mempromosikannya), bahkan sampai jalan-jalan gratis. Salah satu blogger terkenal yang berjaya berkat ngeblog adalah Diana Rikasari, menjadi fashion blogger pertama di Indonesia dan sekarang sangat sukses, bahkan bukunya menjadi mega-bestseller di dua negara! Atau dalam dunia buku sebut saja Raditya Dika dengan kambing jantan-nya. Jadi, profesi sebagai blogger sekarang ini nggak bisa dipandang sebelah mata.

Bagi saya, blog itu tidak jauh berbeda dengan genre buku, ada banyak macamnya dari segi konten atau isi. Misalkan saja fashion blogger, beauty blogger, food blogger, travel blogger, lifestyle blogger, book blogger, dsb. Jadi, baiknya sebelum membuat blog kita menentukan dulu konsep atau tema apa yang akan kita hadirkan, siapa sasaran pembaca kita nantinya? Awalnya saya masih menjadi seorang blogger gado-gado, menulis apa saja yang ingin saya tulis, sama sekali tidak terarah, baru ketika berkenalan dengan teman-teman pecinta buku dan mereka menuangkan kecintaan tersebut ke dalam tulisan di blog, saya tercerahkan, saya menemukan passion yang selama ini tidak pernah saya sangka. Hampir lima tahun saya menjadi seorang blogger buku, dan sampai sekarang masih betah dan semakin mantap #sedap :D.

Berikut adalah langkah untuk menjadi seorang blogger buku:

1. Tentukan Platform atau Tempat Blog
Ada lima jenis blog berdasarkan platform, yaitu free blog, self-hosting alias mandiri dan beli, micro blog (twitter, facebook), corporate blog, dan citizen journalism (kompasiana dan blogdetik). Karena saya seorang kutu bokek, yang gratis lah yang saya pilih XD. Banyak platform gratis seperti blogspot, wordpress, tumblr, weebly atau yang sudah gulung tikar seperti posterous dan multiply. Saya pernah mencoba semuanya dan yang paling nyaman adalah blogspot (selera loh ya). Gampang diutak-atik, saya nggak terlalu suka bawaan asli, harus berbeda dan nantinya bisa mencerminkan diri saya sebagai pemilik blog. Jadi saya mencari yang mudah diatur, pilihan akhir jatuh pada blogspot.

Menentukan platform pertama kali penting, kalau bisa jangan gonta ganti. Saya tiga kali gonta ganti platform, dampaknya ya ke pageview (halaman yang dilihat oleh pengunjung) blog, harus mulai dari awal lagi. Pageview sangat penting karena dari sanalah bisa dinilai seberapa banyak blog kita dilihat oleh visitor atau pengunjung, seberapa besar popularitas yang kita miliki. Semakin banyak pengunjung, maka tidak menutup kemungkinan blog kita akan dilirik brand atau perseorangan untuk diajak bekerjasama, mempromosikan atau mereview produk mereka.

2.Tentukan Nama Blog dan Tagline Blog
Mungkin sepele ya, mudahnya kita bisa memilih nama kita sendiri untuk nama blog. Tapi, apakah nama kita nantinya tidak akan ada yang menyamai? Banyak sekali website atau blog di luar sana sehingga harus punya alternatif yang lain. Dulu waktu saya akan membuat blog, pemilihan nama benar-benar saya pikirkan. Saya ingin nama blog yang unik, catchy, berkesan, tidak ada yang menyamai dan tidak mudah dilupakan, sesuai dengan konten apa yang akan saya hadirkan nanti. Saya ingin sekece blog suamigila, istribawel atau kambingjantan. 

Saya memilih nama Kubikel Romance karena saya ingin ada ruang tersendiri akan cerita-cerita cinta, saya ingin mengumpulkan berbagai macam kisah cinta. Dan cinta itu luas, tidak hanya hubungan antara laki-laki dan perempuan. Kemudian langsung saja tercetus tagline 'di setiap cerita selalu ada cinta' karena saya percaya, semua yang ada di dunia ini akan ada cinta di dalamnya. Saya pernah menuliskannya di Apa Arti Nama Blogmu? untuk lebih lengkapnya. Tagline tidak begitu penting sebenarnya, hanya sebagai 'motto' blog saja, tapi saya suka. Semua blog yang saya buat ada taglinenya. Misal blogperihutan.wordpress.com bertagline 'so many book, so little money' dan kutubokek.tumblr.com bertagline 'write with my heart'.

Sebagai saran, kalau bisa jangan terlalu panjang dan susah dilafalkan, buatlah yang singkat (jangan lebih dari tiga kata) dan mudah diingat.

3. Plih Template Blog
Template atau tampilan blog bagi saya cukup penting. Anggap saja seperti rumah, kalau kita merawatnya, mendesain dengan indah maka jangankan kita, pengunjung pun juga akan nyaman dan betah berlama-lama. Template blog juga bisa mencerminkan si empunya blog, identitas bloggernya sendiri. Biasanya setiap platform menyediakan template gratis, jadi nggak perlu susah payah membuat sendiri. Tapi kelemahannya adalah tampilan blog kita bisa kembaran dengan blog lain, namanya juga gratis, nggak menutup kemungkinan menjadi template sejuta umat. 

Cara mengatasi agar tampilan blog kita nggak pasaran adalah dengan membuat header dan background blog sendiri, ada yang menyediakan gratis kok, bisa diutak atik sendiri. Kalau kamu punya bakat mendesain, nah ini waktunya menunjukkan keahlian. Atau kalau punya uang lebih kalian bisa membeli template blog, misalnya saja di TheBlogShop, desainnya terkenal simple dan chic tapi masih ada sisi feminimnya, saya banget lah pokoknya. Template blog Kubikel Romance  yang sekarang ini berasal dari TheBlogShop, nggak beli sih tapi menang giveaway #kutubokek XD.

Sebagai saran, jangan desain blog kamu dengan warna yang terlalu ramai dan ngejreng, bisa merusak mata. Colorful boleh lah tapi yang soft atau pastel aja, lebih adem di mata.

4. Isi Sidebar Blog
Sidebar blog adalah bagian dari tata letak blog (header, laman, main blog, sidebar, footer), kolom yang bisa kita isi apa saja bertujuan mempercantik blog, memberi informasi, memudahkan pencarian pengunjung. Karena saya blogger buku, maka isi sidebar nggak jauh-jauh tentang buku. Berikut apa saja yang harus ada di sidebar versi saya:
  • Profil blogger
  • Search
  • Blog Archive
  • Penerbit
  • Penulis
  • Series
  • Genre Buku
  • Kategori
  • Popular Post
  • Pageviews
  • Google Friend Connect/ G+/ Bloglovin/ aplikasi lain untuk memfollow blog
Itu menurut saya yang harus ada dan cukup penting, bisa juga menambahkan sosial media atau gadget yang lain, sesuai kesukaan pribadi. Sebagai saran, jangan kebanyakan menampilkan sidebar, nanti malah mengganggu pemandangan blog, postingan kita malah kelelep dengan printilan yang ada di sidebar, postingan kita malah nggak jadi yang utama dilihat pengunjung. Tampilkan yang sekiranya penting dan sering dicari orang. Berlaku juga untuk laman blog, biasanya ada di bawah header di atas main blog dan sidebar.

5. Isi Postingan atau Tulisan
Setelah blog jadi, saatnya menampilkan tulisan atau biasa disebut dengan posting. Karena blog buku, maka isi postingannya nggak jauh-jauh tentang buku dong, masak tentang makanan? Ya bisa sih, sebagai contoh kita bisa mereview makanan dari buku resep, hihihi. Sebenernya materi yang bisa diangkat oleh blogger buku bisa luas banget, nggak hanya tentang review buku, tergantung kreativitas kita. Mau bicara tentang travelling? Bisa banget! Kita bisa menulis destinasi yang sering dijadikan setting di novel. Tentang musik? Apalagi! Kita bisa membuat soundtrack sendiri untuk buku yang sedang kita baca, lagu apa yang sekiranya cocok dengan buku tersebut. Dan masih banyak lagi. 

Blog itu sudah saya anggap sebagai 'rumah' kedua, yang ada di rumah itu biasanya apa saja sih? Ruang tamu? Meja makan? Kamar tidur? Kalau hanya diisi salah satu dari bagian tersebut, saya nggak bakalan betah, saya ingin mengisi rumah saya dengan hal-hal yang saya sukai. Sama halnya dengan blog ini, saya tidak ingin isinya hanya review buku saja, saya ingin blog ini isinya meriah, informatif, bisa dibaca oleh orang yang tidak suka baca buku, tapi tetap dengan tema utama, yaitu buku. Saya pernah mendapatkan tawaran mereview sebuah web yang tidak ada hubungannya dengan buku, tapi saya memodifikasi, memasukkan unsur buku di dalamnya. Jadi jangan takut mengisi blog buku kalian selain review buku. 

Berikut adalah kategori postingan utama di Kubikel Romance, untuk melihat contoh postingannya silahkan klik Categories di bagian sidebar di samping, lebih lengkap.
  • Review (Book, Movie, Anime, Serial TV)
  • Monthly Recap (berisi Book Haul & Bacaan Bulanan), Book Kaleidoscope (tentang proges baca dan review saya setiap bulan dan setiap tahun)
  • Blog Tour, Event & Giveaway (bentuk promosi buku, LPM event offline yang saya kunjungi)
  • Challenge (tantangan ketika mengikuti giveaway tertentu)
  • Meme (seperti Wishful Wednesday, Top 5 Wednesday, Top 10 Tuesday), Book Tag
  • Ask Author (interview saya dengan penulis)
  • Genres (penjelasan macam-macam genre buku)
  • How To (tips dan trik seputar dunia buku)
  • Let's Talk (mengajak pembaca berdiskusi akan isu perbukuan yang sedang hangat)
  • Book and Song (menggabungkan buku dan musik)
  • Quote of the Day (quote dari buku yang sangat menginspirasi saya)
  • Trailer (trailer film yang diadaptasi dari buku)
  • Recommendation (buku-buku bertema tertentu atau lainnya yang saya kumpulkan jadi satu)
6. Nulis! Nulis! Nulis!
Blog udah ada, apa yang mau diisi udah terbayang, apa lagi dong? Ya nulis. Simple banget, kan? Bingung mau tulisannya nanti seperti apa? Nggak jago ngreview nih! Udah, jangan pikir macam-macam, pokoknya nulis. Untuk awalnya, tulis lah apa yang ingin kamu tulis, nanti lama kelamaan ciri khas kamu akan terbentuk dengan sendirinya. Be yourself! Tulisan blogger A keren banget tuh, tulisan blogger B nendang. Sebagai inspirasi boleh aja, untuk belajar nggak pa-pa. Tapi, sebaik-baiknya tulisan adalah tulisan yang kamu buat sendiri, yang tercipta dari isi kepala kamu, bukan plagiat atau meniru karya orang lain. Nggak gampang loh untuk mendapatkan ciri khas, salah satunya cara ya dengan terus menulis.

Saya pernah menulis tips tentang Cara Menulis Review atau Resensi Buku, semoga bisa membantu.

Sebagai saran tambahan, tentukan waktu posting, minimal seminggu sekali, lebih malah bagus, biar mudah diingat dan dinanti-nantikan. Terutama agar traffic blog kita nggak sepi. Kadang penerbit atau penulis yang ingin bekerjasama dengan kita melihat apakah kita aktif posting apa nggak, jadi jangan kelamaan hiatus. Saya bahkan membuat jadwal posting berdasarkan kategori seperti; senin romantis, selasa acak, rabu fantasi, kamis bebas, jumat nonton, agak menghindari posting di hari weekend tapi kadang diisi dengan tulisan random, bisa review atau non review. Tujuannya lebih ke diri sendiri agar lebih produktif dan konsisten. 

Akhir-akhir ini memang posting tidak sesuai jadwal, banyak acara dan belum lanjut menjelajah genre lagi. Fokusnya setiap hari posting dulu, nanti kalau udah longgar dimulai lagi. Beda dengan fashion blogger, mereka beli pakaian, dipakai, di posting, sudah. Nah, untuk blogger buku harus dibaca, dan waktu untuk menyelesaikan satu buku ini nggak mudah, kadang perlu berhari-hari, belum lagi ketika mereview butuh waktu, satu buku bisa seharian, maka terjadilah timbunan review saya menumpuk, belum lagi timbunan bacaan. Kalau saya mah, dinikmati aja, nggak mau jadi beban, woles XD.


7. Gabung dengan Komunitas Buku
Blog buku dan konsep blognya udah matang, postingan juga lancar, tinggal apa lagi nih? Gabung dengan komunitas buku atau Blogger Buku Indonesia, hehehe. Di sini kalian akan mendapat banyak sekali keuntungan, selain bertambah teman, dari segi informasi seputar buku juga akan berkembang. Sering ada buntelan buku juga, nggak bakalan rugi deh! Cara gabungnya bisa di baca di sini.

Keuntungan lain kalau menjadi seorang blogger buku adalah kalian akan mendapatkan tawaran baik dari penerbit atau penulis untuk mereview buku mereka, mempromosikan buku baru mereka. Endorsement kalau istilah di fashion blogger. Ini saya rasakan banget. Lumayan uangnya bisa ditabung atau dibelikan buku yang lain #loh.

Oh ya ada yang lupa, sebagai tambahan tentang bahasa yang kamu gunakan, nggak harus baku sih, yang penting bisa dengan mudah diterima pembaca, jangan menggunakan bahasa alay dan SARA. Kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, tergantung tujuan. Kalau ingin blog kita dibaca luas, nggak hanya orang Indonesia saja maka wajib menggunakan bahasa Inggris. Kalau fokus kamu ingin memberikan informasi kepada orang Indonesia tentang buku, khususnya literasi dunia, bisa memakai bahasa Indonesia. Banyak banget blogger buku di luar sana, bisa dibilang udah sebanding dengan blogger lain, melihat minat baca orang luar tinggi banget, jadi kalau kita mau cari review buku apa pasti ada. Sedangkan di Indonesia, tidak banyak yang membahas, rata-rata hanya buku dalam negeri, jadi saya lebih senang kalau ada yang mereview menggunakan bahasa Indonesia, selain nggak becus bahasa Inggris juga sih XD. Saya yakin blogger buku di Indonesia suatu saat akan mendapatkan tempat, tinggal menunggu timing yang tepat saja.

Infographic created by parajunkee.com

Nah, itu tips saya tentang bagaimana caranya menjadi seorang blogger buku. Ada yang mau menambahkan atau ada pemikiran lain? Boleh banget! Atau ada yang punya saran kategori atau postingan apa lagi yang ingin kalian dapatkan dari Kubikel Romance? Ditunggu banget ya komentarnya :D


47 komentar:

  1. Tulisan ini membuat aku jd tertarik gabung komunitas buku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari 2 tahun lalu pengen bikin blog buku mba... Tp tiap ol nya dr hp kesusahan sendiri, mau upload foto dll terlalu kecil... Sedih deh ga pernah bisa kesampean. Padahal blog udah jadi dari dulu kala...

      Hapus
    2. Dari 2 tahun lalu pengen bikin blog buku mba... Tp tiap ol nya dr hp kesusahan sendiri, mau upload foto dll terlalu kecil... Sedih deh ga pernah bisa kesampean. Padahal blog udah jadi dari dulu kala...

      Hapus
    3. Emang kurang maksimal kalo dari HP, nggak coba pake laptop atau komputer?

      Hapus
    4. Laptop rusak ga mau nyala, dan belom dibawa service sampe skrg. Komputer dipake dibawah buat operasional toko. Jd nya selama ini ikut GA dan ol dr hp inilah mba... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Hapus
  2. asikkk.. makasih sharingnya kak Sulis. Jadi terinspirasi untuk semakin memaksimalkan blog :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, semoga lebih yakin ya sama blognya :)

      Hapus
  3. kyanya klo bloger punya komunitas seperti salah satunhy komunitas buku itu lebih seru ya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pastinya, obrolannya bisa meluas :)

      Hapus
  4. sepertinya cukup menarik nih..
    tapi aku belum bisa untuk konsisten mengkhususkan diri menjadi blogger dengan satu konten tertentu, termasuk blogger buku misalnya.
    jadinya masih gado-gado, itupun baru beberapa bulan terakhir ini aja rajin posting, hehe..
    nice share anyway & salam blogger :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku dulu juga gitu, tapi lama-lama ingin mengkhususkan diri pengin jadi blogger apa, emang dibutuhkan konsisten tinggi kalau ingin menekuni bidang ini :)

      Hapus
  5. Sip banget... :D Tapi kalau aku sih blog-nya suka-suka. Personal banget. Dan aku tipe yang gak bisa banyak2. Satu blog aja :D Aku suka gagal fokus sih hahaha.. tapi utk optimasi lainnya.. im agree.. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa juga blognya dijadikan personal literatur, bahkan beberapa tahun ini sedang menjadi tren, banyak blogger yang membukukan bukunya dari blog mereka, seperti Kambing Jantan - Raditya Dika :)

      Hapus
  6. Good article and thanks for share

    BalasHapus
  7. Ah kak Sulis, makasih pencerahannya Blogku banyakan hiatusnya daripada di isi. Malas posting nya udah akut ini :/

    BalasHapus
  8. terkadang sindrome gak pede jadi penghambat buat nulis. :(
    Terima kasih kakak peri untuk infonya... :D ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak perlu merasa minder, pokoknya yakin aja, nulis dan terus nulis :)

      Hapus
  9. kalau sudah baca tips disini, mampir ke blog ane ya.....

    btw, blogbukuindo itu milik komikus yang bikin komik-komik islami yaaa?!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukannnn, BBI (Blogger Buku Indonesia) itu komunitas peresensi buku di Indonesia :)

      Hapus
  10. Blogger sekarang sudah disejajarkan dengan Jurnalis ya. Bahkan sekarang sudah banyak perusahaan yang mengajak kerjasama blogger.

    GO BLOGGER INDONESIA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, sekarang sudah mendapat tempat walau blogger buku masih merangkak, yang paling kelihatan itu fashion, travel, lifestyle blogger :)

      Hapus
  11. Bener banget Sulis, sebagai blogger buku untuk membuat satu postingan butuh perjuangan; menyediakan waktu dan tenaga buat membaca sekaligus menulis reviewnya. Jadi suka ngurut dada kalo ada yang bilang orang hobi baca biasanya karena nggak ada kerjaan, padahal blogger buku malah rata-rata kerja berat; banyak yang dokter atau perawat kayak Sulis, ada yang akuntan, dan lain-lain. Kece-kece kan. Dan aku salut ama orang-orang yang masih sibuk dengan dunia kerja, tapi menyempatkan waktu untuk membaca dan menuliskan reviewnya :))

    Tetap semangat menjadi blogger buku, Sulis! ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat juga buat Luckty :)
      Membaca dan menulis review bisa dibilang adalah hobi, jadi ketika tertekan dengan pekerjaan, sebagai penyembuh aku baca dan kalau mempunyai waktu luang baru nulis reviewnya. Pokoknya sebisanya nggak bikin stress lah :D

      Hapus
  12. aah semoga bookish story nanti bisa sekece dan sefamous kubikel romance ! yeahs haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aminnnn, semangat juga buat Tier :)

      Hapus
  13. Thanks atas postingan menarik ini, Lis. Melihatmu selalu rajin meng-update konten blog, sedikit banyak membuatku terpacu untuk meng-update juga. Rasa malas memang musuh terbesar para blogger buku (atau blogger apapun). Kegiatan membaca sih tetep jalan terus, tapi untuk memposting review-nya itu yang kadang suka ditunda-tunda, terus malah lupa sama ceritanya. LOL.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakakaka, sama banget! Bahkan kadang aku harus baca ulang juga :)
      Semangat terus buat KangO :)

      Hapus
  14. postingannya keren banget mbak sulis! saya banyak belajar juga dari sini. saya nge-blog udah lama, blog gado-gado isinya (^_^) tapi jadi blogger buku baru 2 tahunan. kayaknya kesulitan semua blogger hampir sama ya, konsisten posting! iya, itu susah banget... >,<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku lupa pernah baca di mana, yang membuat Rihanna sangat terkenal adalah dia setiap tahun konsisten mengeluarkan album baru, di produktif dan itu yang ingin aku tiru dari Rihanna. Emang nggak mudah, tapi bukan berarti kita nggak bisa berusaha. Ayo konsisten bareng! :D

      Hapus
  15. Susah blogku gak gado-gado >.< lah minatku banyak! Untuk membuat satu per satu blog yang mewakili minatku agak ribet deh, banyak bener :p
    Jadi tetaplah blogku gado-gado ^^
    Sedihnya gak bisa gabung di komunitas khusus (blog buku, food blogger, beuty blogger dll) karena dianggap gak pantes .-. Pernah pengen ikut kopdar para blogger khusus itu tapi ditolak *lah malah curcol* padahal postinganku banyak juga terkait kelompok mereka. Yadulahlahhhh.... kecewa si. Tapi mau gimana lagi? Fokus cuma di satu hal membosankan buatku. Blogku berwarna-warni itulah cirinya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bisa memilih sebagai lifestyle blogger atau personal literature, karena kebanyakan yang aku baca isinya juga gado-gado tapi terarah juga, mereka fokus pada apa yang disuka dan bisa memberi dampak positif kepada pembaca :)

      Hapus
    2. saya punya 2 blog, tapi intensitas postingnya masih jarang, cukup kewalahan ngurusnya karena saya kerja fulltime+ibu rumah tangga juga :) semoga suatu hari bisa fokus dan menjadi blogger yang sebenar-benarnya :)

      Hapus
    3. Kalau udah berkeluarga emang susah bagi waktunya mbak, aku aja yang cuma kerja kadang keteteran, hehehe. Yang jelas prioritasnya dulu aja, mana yang lebih penting, mana yang harus didahulukan :)

      Hapus
  16. Kak, aku mau tanya dong, kalau blog buku yang masih baru, boleh join BBI kah? hehe, soalnya aku tertarik buat join ._.v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget, tapi untuk sementara pendaftaran lagi ditutup, sambil menunggu dibuka kembali posting aja terus :)

      Hapus
  17. Makasih postingannya, nambah ilmu nih..

    BalasHapus
  18. Terimakasih.... postingan ini menambah inspirasi buat saya, untuk mengisi blog buku dengan jenis artikel yang lebih variatif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, semoga membantu ya, terimakasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  19. Makasih kak untuk postingannya yang bermanfaat. Btw, aku baru aja ni kak buat blog tentang buku. Semoga bisa sukses kaya blog kk ya :)

    BalasHapus
  20. Saya tertarik dengan tulisan anda,
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pariwisata yang bisa anda kunjungi di Informasi Pariwisata

    BalasHapus
  21. terimakasih tulisannya mencerahkan sekali

    BalasHapus
  22. Wah mantap ini, sering sering bikin artikel yang bertema gini mbak :D soalnya saya lagitertarik dengan buku :3

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...