Selasa, 30 Juni 2015

My Top Ten Books I've Read So Far In 2015

Source: oamul
Yeah! Sudah memasuki pertengahan tahun dan proges baca saya lumayan nih dari target 100 buku selama setahun, sampe hari ini saya sudah membaca 58 buku dan banyak diantaranya saya sangat suka dan sudah saya review :D. Awalnya mau posting Top 5 Wednesday dengan tema yang sama kemudian di posting di hari terakhir bulan Juli, eh nggak taunya The Broke and the Bookish sepemikiran sama saya XD. Jadi kali ini saya akan memposting buku-buku terbaik yang saya baca selama enam bulan pertama di tahun 2015.

Buku-buku di bawah ini saya pilih karena ketika membaca banyak rasa yang di dapat, seperti habis dibaca sekali duduk, membuat saya begadang sampai pagi, sangat membuat penasaran dengan endingnya sehingga tidak bisa berhenti membaca, page-turner banget, menangis megap-megap sampai dada sakit, mempunyai pesan moral berarti yang bisa saya dapatkan, kebanyakan berating 4 sayap ke atas. Semua membekas bagi saya, dan rasanya bahagia mendapatkan apa yang bisa membuat hati kita bungah ketika menutup buku. Inilah sepuluh buku terbaik sejauh pertengahan tahun 2015, untuk membaca reviewnya silahkan klik judul buku.


10. Inferno by Dan Brown
Saya bukan pembaca mystery-thriller, saya jarang menyukainya. Namun ketika membaca karya Dan Brown untuk pertama kalinya, saya nggak bisa berhenti membaca, penasaran demi penasaran terus melanda, harus ketemu jawabannya, buku ini penuh teka teki dan sejarah seni dunia. Inferno akan diadaptasi ke film yang rencananya akan tayang tahun depan, jadi wajib baca bukunya dulu sebelum nonton filmnya :D.

9. The Girl Behind You Left Behind by Jojo Moyes
Dua kali membaca buku Jojo Moyes yang super tebal, tetap bikin nagih dan nggak bosan-bosan. Penulis selalu menghadirkan tema cerita yang unik dan berbeda, sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, seperti isu dignitas di buku Me Before You, kemudian dalam buku ini penulis mengambil tema restitusi benda-benda berharga peninggalan perang. Buku ini kental nuansa historical fiction, mysteri dan romance.


8. Hopeless by Colleen Hoover
Awalnya saya kira ceritanya seperti kebanyakan buku New Adult kebanyakan, seorang gadis jatuh cinta dengan cowok di sekolahnya, dibumbui adegan dewasa. Namun lebih dari itu. Konflik buku ini bisa dibilang cukup berat, konflik yang dialami tokoh utamanya benar-benar serius, tentang pelecehan seksual dan pedofilia, siapa yang menyangka?

7. Pride and Prejudice by Jane Austen
Akhirnya bisa merasakan membaca buku yang legendaris, salah satu buku yang menjadi inspirasi banyak penulis romance, kisah benci jadi cinta antara Mr. Darcy dan Elizabeth Bennet, buku classic romance yang wajib dibaca.


6. By The Time You Read This I'll Be Dead by Julie Anne Peters
Reviewnya belum saya buat karena baru selesai beberapa hari yang lalu, tapi tunggu saja ya :D. Sejak membaca Luna, saya tahu akan selalu menyukai tulisan Julie Anne Peters. Penulis kerap menghadirkan tema yang berani dan kontroversi, di mana sasaran pembacanya adalah para remaja. Misalkan saja Luna, penulis mengambil tema transgender. Saya bukan pendukung, saya menghormati dan menghargai pilihan mereka, karena memang itu adalah hak mereka, hidup mereka. Julie sanggup membuat saya menerima, memahami pilihan mereka, sanggup membuat saya berempati. Dalam buku ini penulis mengambil tema bullying. Ketika membaca, saya bisa merasakan penderitaan mereka yang sering dihina dan dicaci, menyebabkan penyakit psikis yang begitu mendalam, menyebabkan mereka ingin terbebas dari penderitaan, yaitu dengan bunuh diri.

Saya selalu menyukai tulisan bang Ino, nakal sekaligus kocak. Dengan tema mainstream yang sering dia ambil, nggak pernah bosan sama sekali, selalu menantikan buku terbarunya. Buku ini adalah buku bertema pernikahan paling favorit. Saya klepek-klepek dengan Jao, calon suami idaman para wanita deh XD.


4. Almost 10 Years Ago by Trini
Saya suka membaca karya penulis baru, dengan begitu saya bisa mendapatkan calon penulis favorit lainnya, dan Trini sukses mengambil hati saya. Saya tidak mengira kalau akan sangat menyukai buku ini, tidak terpikir sebelumnya untuk membaca, dapat bukunya pun dari buntelan penerbitnya, jadi bisa dibilang keajaiban atau jodoh :D.

3. The Wedding Eve by Hozomi
Salah satu komik terbagus yang pernah saya baca, terlebih bertema keluarga. Kalau komik, biasanya saya lebih suka membaca yang bertema seperti Gundam Seed, Bleach, Prince of Tennis, Naruto, Slamdunk, entah nama genre atau sebutanya apa, malah lebih banyak yang ada actionnya, bahkan romance pun kadang-kadang, hanya yang benar-benar kelihatan menarik bagi saya. Komik ini stand alone, tipis namun maknanya sangat dalam dan luas. Tentang hubungan keluarga, tentang penerimaan, tentang perpisahan. Baca deh, tipis dan murah :D.


2. Paper Towns by John Green
Buku kedua dalam list ini yang belum saya review. Jujur saja, saya kesusahan membuat reviewnya, karena saya sangat menyukai ceritanya dan cukup susah, sudah membuat draftnya bahkan semua quote yang saya tandai sudah saya tulis, tetap saja tidak selesai-selesai sampai sekarang. Karena sebisa mungkin apa yang saya rasakan bisa tertuang di dalam review, mentransfer perasaan inilah yang tidak mudah saya lakukan ke dalam kata-kata. Salah satu buku coming of age yang wajib dibaca, semoga beberapa hari kedepan sudah selesai reviewnya, pengen tayang sebelum filmnya rilis :D.

1. The Kite Runner by Khaled Hosseini
Buku yang sanggup membuat saya nangis megep-megep sampe dada sakit di dini hari, ya buku ini. Salah satu buku yang tidak saya prediksi bakal saya baca, buku ini dikasih penerbitnya dan wow, langsung masuk salah satu buku terbaik yang pernah saya baca. Nggak heran banyak pembaca mengidolakan Khaled Hosseini, yang saya sebut sebagai penulis tega! Kalau nggak tega dan nggak kejam, saya nggak akan nangis tiap kali baca bukunya. Namun, walau bukan penulis favorit, saya akan tetap menantikan buku-buku barunya :D.

Demikian buku favorit saya selama enam bulan pertama di tahun 2015 ini. Sebenarnya masih banyak buku lain yang menarik dan berating 4 sayap, namun hanya ada sepuluh nomor dan buku tersebut sangat membekas di hati dan pikiran saya. Semoga saja saya tak berhenti menemukan tulisan bagus, baik itu dari penulis baru maupun penulis favorit saya.
Kalau kalian buku apa yang menjadi favorit selama beberapa bulan ini? Yuk share di komentar siapa tahu saya juga kepengen baca :D


20 komentar:

  1. Berhubung Sulis masih tetap dan akan selalu menjadi role model saya untuk bacaan fiksi, saya bakalan memasukkan kesepuluh buku di atas ke dalam daftar wajib-baca. :D
    Kebetulan belum baca semuanya. Udah punya 4 di antaranya, tapi... you know lah, penyakit timbuners. :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, tersanjung nih akohhhh XD
      Ayo dibaca, nanti nyesel loh kalau diulur-ulur terus :D

      Hapus
  2. Wah, Almost 10 Years Ago itu... Belum sempet beli-beli jugaa.. Eh kira-kira masih ada gak ya di Toko Buku? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya masih, di online shop pun kayaknya juga ada, coba aja dicari :)

      Hapus
  3. I'm reading "The Girl You Left Behind" right now and really enjoying it!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Like me! I really enjyoed too :)

      Hapus
  4. Hopeless and Paper Towns are both such fantastic reads!

    My TTT!

    BalasHapus
  5. Waw...amazing target bacaannya.... inspiratif bgt... hobinya pasti baca nih... aku br the kite runner yg udh baca.... gmn nih tips nya bisa konsisten baca trs... secara klo sy setelah emak2 susahnyeee namatin satu buku... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, kalau ada waktu luang langsung hajar aja, mbak, aku juga nggak setiap saat bisa baca kok :)

      Hapus
  6. Hopeless belum selesai dibaca .__.
    Setuju yang nomer 1, salah satu buku favoritku sepanjang masa :)) "Untukmu, keseribu kalinya." T_T

    BalasHapus
  7. Ada beberapa yang belum dibaca. Jadi penasaran sama the girl you left behind *brb masukin wishlist*

    BalasHapus
  8. belum pernah ada yang saya baca #nangis. cuma catch my eye sih ^^ saya lah gak berani baca bukunga Christian Simamora, horor gambar sampulnya #lol. Kalo buku tebel, takes time dear. Kayak inferno, tebel. Terus sampulnya kenapa pada begitu? pada buku terkenal ya^^ udah baca please look after mom? kyung shook shin, bagus juga loh. saya masih harus mengumpulkan tekad untuk membeli john green series, jane austin, anne frank ... belum punya tekad #nangis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah baca dan lumayan suka juga, nabung dulu aja, nati lama-lama juga akan kebeli kok :)

      Hapus
  9. baca kite runner emang bikin megap-megap.. hati pedih dan perih setelah baca bukunya..
    btw.. tertarik juga pengen ikutan baca inferno. next time lah kalo main ke toko buku :)

    thanks sharingnya yaaaa..

    regards,
    pipitta.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, ayo dibaca mbak sebelum filmnya rilis :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...