Rabu, 24 Juni 2015

A Million Suns (Across the Universe #2) by Beth Revis | Book Review

A Million Suns - Sejuta Matahari (Across the Universe #2)
Penulis: Beth Revis
Alih bahasa: Barokah Ruziati
Editor: Ariyantri E. Tarman
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1338-2
Cetakan pertama, Februari 2015
480 halaman
Harga: 88k (off 25% at @HobbyBuku)
Sudah tiga bulan sejak Elder mengeluarkan Amy dari kotak krio. Kehidupan yang selama ini dikenal Amy telah berakhir. Ke mana pun menoleh, yang dilihatnya hanyalah dinding-dinding pesawat luar angkasa Godspeed. Tetapi mungkin masih ada harapan. Elder telah mengambil alih kepemimpinan. Akhirnya dia bebas mewujudkan visinya---tak ada lagi Phydus, tak ada lagi dusta.



Tetapi ketika mengetahui kabar mengejutkan tentang Godspeed, Elder dan Amy mesti bergegas menemukan kebenaran tentang pesawat ini. Mereka harus bekerja sama untuk memecahkan teka-teki yang telah dirancang ratusan tahun silam. Sementara itu, rasa tertarik di antara mereka tumbuh semakin dalam, di tengah kekacauan yang mengancam akan memecah belah para penghuni Godspeed.

Masalah baru langsung menghadang Elder ketika dia menjadi pengganti Eldest yang baru, pesawat yang selama ini dia dan seluruh penduduk Godspeed tumpangi ternyata mulai kehilangan efisiensi, mereka terlambat ratusan tahun dari jadwal. Mereka harus memperbaiki mesin atau menghadapi risiko tidak pernah tiba di Bumi-Centauri. Selain itu, keadaan mulai berubah ketika Elder mengeluarkan kebijakan kalau tidak ada lagi Phydus, menghimbau agar para penduduk memimpin diri mereka sendiri, tidak ada pengontrol menyebabkan banyak warga yang tidak mau bekerja, mereka kekurangan bahan makanan, mulai banyak kejahatan dan pemberontakan.

Tugas Eldest adalah mengurus orang-orang, sedangkan Awak Kapal mengurus pesawat, mereka harus mengutamakan pesawat daripada planet sejak Wabah, awal mula kebohongan, awal mula Phydus. Namun tugas Elder adalah mengurus keduanya, dia tidak ingin mereka semakin jauh dari jadwal pendaratan, dia ingin semua sampai, tidak ingin selamanya terkurung di Goodspeed yang semakin lama semakin kehilangan kekuatan. Seharusnya para Awak Kapal sudah menemukan jalan untuk memperbaiki mesin dan membawa pesawat ke Bumi-Centauri, dari sinilah kecurigaan Elder muncul, ada yang tidak diceritakan Eldest kepadanya, setelah bertanya kepada Marae, pimpinan Awak Kapal, sebuah rahasia terungkap lagi. Bahwa selama ini Godspeed tidak bergerak sama sekali

Di sisi yang lain Amy menemukan petunjuk dari Orion, melalui kom-nir miliknya, melalui floppy yang dia temukan di Balai Catatan, tempat Orion bersembunyi sebelumnya. Dalam floppy tersebut terdapat video yang direkam Orion untuk Amy, mengatakan kalau Amy sampai melihat video tersebut berarti ada masalah. Orion berbicara tentang sistem Eldest, tentang Godspeed yang tidak akan bertahan lama, tentang alasan kenapa dia mencabut orang-orang militer beku, tentang kebenaran yang selama ini dia cari. Orion meminta Amy menentukan pilihan yang terbaik bagi mereka semua, lewat teka teki yang sudah Orion susun, mengikuti pentunjuk yang sudah dia buat, mengarahkan dia ke sebuah rahasia baru.
Jika aku tidak bisa memimpin tanpa Phydus, hanya itu yang akan dilihat semua orang.
Kegagalanku.
Karena mengembalikan kehidupan mereka dan tidak mampu menyelamatkan mereka dari diri mereka sendiri. 
Bisa dibilang buku ini lebih seru dari Across The Universe, walau awalnya agak bertele-tele, namun semakin kebelakang semakin menarik. Selain rahasia-rahasia tentang Godspeed yang mulai terkuak, banyak teka teki dan rahasia baru yang muncul, menyebabkan tidak bisa berhenti membaca karena penasaran sebenarnya apa yang sedang terjadi, tidak ada jeda untuk bernapas lega karena kita disuguhkan dengan sesuatu yang baru lagi. Plotnya benar-benar tak tertebak.

Yang paling saya suka adalah ketika Amy mendapatkan pentunjuk dari Orion, bagian tersebut yang paling seru dan puncaknya ketika Elder mengunakan pakaian luar angkasa dan memeriksa apa yang terjadi dengan pesawat dari luar, kemudian berbalik ke belakang, wow! Hahahaha, nggak terduga sama sekali. Dari segi karakter dan bumbu cintanya sudah baik menurut saya, pas, baiknya memang lebih fokus ke pesawat dulu daripada kisah asmaranya karena sampai buku kedua pun masih banyak teka teki yang belum terungkap. Karakter Orion benar-benar tak terduga, persimpangan antara peran protagonis dan antagonis. Mungkin tujuannya baik, namun caranya salah.

Secara garis besar saya suka dengan ide penulis, benar-benar baru dan misterinya dapat banget. Saya semakin suka dengan Elder, sebenarnya agak kasihan juga, dia menangung beban yang berat, di satu sisi dia tidak ingin meninggalkan Godspeed, tempat di mana dia lahir dan tumbuh, di sisi lain dia ingin terus bersama Amy. Dia tidak ingin menjadi seperti Eldest-Eldest sebelumnya, dia ingin lebih manusiawi.

Bagi pecinta cerita berbau luar angkasa, buku ini recommended banget.

4 sayap untuk Godspeed.


Series Across The Univers:
1. Across The Univers
2. A Million Suns
3. Shades of Earth


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...