Selasa, 05 Mei 2015

April in Review | Monthly Recap


Hai hallo, memasuki bulan kelima nih, semoga saja masih semangat baca dan ngreview ya,jangan kayak saya yang akhir-akhir ini males banget ngapa-ngapain. Mungkin jenuh aja dengan rutinitas, belum menemukan mood yang pas. Bulan kemaren terbantu banget dengan event ulang tahun BBI jadi cukup banyak postingan non review. Masih mengumpulkan semangat untuk aktif kembali dan menyelesaiakan beberapa 'pesanan' review dari beberapa penerbit, nggak enak juga karena udah molor agak lama, padahal target saya adalah maksimal dua bulan, ini udah dua bulan lebih *jambak-jambak*.

Saya akui memang saya termasuk pembaca yang moody-an banget, kalau nggak benar-benar kepengen baca, yaudah nggak akan baca, baca pun pasti nggak konsen, jadi percuma aja. Selain itu saya punya masalah nggak bisa baca di tempat umum, harus di kamar, di tempat yang sepi, jadi paling waktu bacanya sebelum tidur, baru pas libur nulis review. Kecepatan baca saya juga menurun drastis, kalau romance dan fantasy masih bisa sehari kelar bahkan beberapa jam, tapi selain genre tersebut saya menyelesaiakan satu buku bisa beberapa minggu bahkan bulan. Nggak menutup kemungkinan juga, kalau seru bisa kelar sekali duduk. Dari dulu manajemen waktu memang menjadi masalah utama saya. Sekarang saya nggak ngoyo, nggak pasang target, jalanin aja karena kadang baca dan ngreview pun perlu timing yang tepat.

Sekian curhat colongan saya selama beberapa minggu ini, hehehehe. Sekarang bahas apa saja yang terjadi selama bulan April :D.

Book Haul


1. Rindu by Tere Liye
2. Time After Time by Aditya Yudis
3. Kedai 1002 Mimpi by Vabyo
4. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi by Eka Kurniawan

Keempat buku di atas saya dapatkan secara cuma-cuma ketika menjadi Pemenang Pilihan #ReviewMaret yang diadakan oleh @Momo_DM, senenggggg banget, udah lama nggak menang review, alhamdulillah banget, semoga aja menjadi penyemangat agar saya bisa menulis review lebih baik lagi :D

5. Ananta Prihadi by Risa Saraswati
6. Ocean Melody by Gemala Hanafiah

Kedua buku ini saya beli hanya dengan @ 15k lewat clearence salenya Nana, lumayan banget. Saya suka tulisannya Risa Saraswati makanya pengen baca semua tulisannya, yang lanjutannya Danur belum kesampean, masih nunggu siapa tahu ada yang murah lagi, hehehehehe #kutubokek. Sedangkan bukunya Gemala Nahafiah penasaran aja, non fiksi tentang surfing, biar tambah pengetahuan :)


7. A Game of Thrones by George R.R Martin
8. In A Blue Moon by Ilana Tan (70k)
9. Shades of Earth by Beth Revis (88.500)
10. The Girl you Left Behind by Jojo Moyes (138k)

Buku A Game of Thrones saya dapatkan secara gratis melalui mbak Asri Tahir. Jadi seusai blog tour Not A Perfect Wedding mbak Asri ingin memberi hadiah kepada kami para host. Bingung milih apa karena wishlist saya cukup banyak akhirnya saya memilih tiga buku yang nantinya dipilih mbak Asri, saya ingin dikasih kejutan buku mana yang akhirnya dia kirim, dan ta da! Dapat yang paling mahal, hehehehehehe. Makasih banyak ya mbak Asri, semoga aktif menulis dan ditunggu buku berikutnya :D

Sedangkan ketiga buku berikutnya saya beli lewat mbak @HobbyBuku, semua diskon 25% kecuali yang The Girl You Left Behind diskon 30%. Sekarang buku Gramedia memang mahal-mahal tapi yasudahlah nyari giveaway pun biasanya hanya sampai 100k, toh saya selalu menantikan buku dari Jojo Moyes jadi setimpal dengan kepuasan saya :D


11. Pay it Forward by Emma Grace
12. Remedy by Biondy Alfian

Kedua buku di atas saya dapatkan secara gratis oleh penulisnya langsung. Emma Grace menghubungi saya lewat twitter, sedangkan Biondy lewat goodreads. Sebenernya saya nggak tahu kapan buku Remedy itu sampai karena beberapa hari yang lalu saya nggak di rumah dan paket dititipkan ke tetangga, jadi saya masukkan saja ke book haul bulan kemarin, hehehe. Saya selalu terbuka membaca buku dari penulis baru karena saya kangen menemukan tulisan yang kadang nggak disangka-sangka sangat amazing, menemukan bibit penulis baru yang karya selanjutnya pasti akan saya nantikan. Young Adult adalah lini baru dari Gramedia, kalau baca buku tersebut yang membedakan dari teenlit adalah rentang usia di mana tokoh utamanya memasuki bangku kuliah, sedangkan teenlit rata-rata di SMA. Sedangkan saya cukup penasaran dengan seri YARN, sama-sama young adult tapi tema yang disuguhkan cukup realistis dan nggak pasaran, seperti contohnya Remedy ini, ternyata cukup berat juga temanya. Semoga kesampean baca seri YARN yang lain :D

Yak, itulah ke-12 buku yang saya dapat selama bulan April. Masih agak boros, semoga saja bulan ini nggak banyak wishlist yang terbit, bisa bokek lagi nanti. Dan doa setiap bulan yang nggak pernah putus-putus adalah semoga buntelan lancar, hahahahaha. Lumayan bisa menghemat, uangnya bisa ditabung atau dibelikan keperluan yang lain :D.

Bacaan Bulanan

Nggak sebanter bulan lalu bacanya, setidaknya saya masih bisa meluangkan waktu untuk membaca. Ingat, baca itu dinikmati jangan malah jadi beban :D

  1. Almost 10 Years Ago by Trini
  2. In a Blue Moon by Ilana Tan
  3. Pay it Forward by Emma Grace
  4. The Girl You Left Behind by Jojo Moyes
  5. Liberty by Randu Alamsyah
  6. A Million Suns by Beth Revis
  7. Shades of Earth by Beth Revis
Event Offline

kanan atas: Aku, mbak Lesmi, mbak Sanie
kanan bawah: Mbak Dani, mbak Ratih, mbak Bzee, mbak Tiwik
absen di foto: mbak Alvina, mas Yudhi, Om Wahyu
Akhirnya setelah sekian lama ngadain kopdar Goodreads Solo juga, hahahahaha. Maaf ya, saya menjadi koodinator wilayah yang nggak baik dengan alasan ada berbagai kesibukan. Bisa dibilang udah setahunan kali ya nggak ngadain kopdar, terakhir di rumahnya mbak Sanie pas kak Roos menyempatkan datang, itu aja nggak semua yang datang. Sebenernya sering wara-wiri ke Solo sih, tapi paling mampir ke rumahnya mbak Alvina, lagian hampir sebagian besar anggota Goodreads Solo merupakan anggota BBI juga dan sering ngadain kopdar, jadi pikir saya sekalian aja deh (terakhir ada kopdar BBI Joglosemar dan Ultah BBI). Dulu ngrencanain kopdar setiap tiga bulan sekali, tapi lama-lama tergantung pada bisanya kapan. Toh tiap diajak kopdar yang datang itu-itu aja alias member lama semua jadi ya sekalian kalo ada kopdar BBI. Semenjak ada grup Goodreads Solo di WA cukup ramai lagi, banyak member baru yang mau berpartisipasi dan ngajakin kopdar. Jadi ditentukanlah kapan kita mau ketemuan.

Kopdar dilaksanakan pada tanggal 1 Mei di Pondok Pari, Solo. Sebelumnya udah woro-woro baik di Goodreads, twitter dan facebook, berharap banyak anggota baru yang bergabung. Saya sampai di Pondok Pari kurang lebih jam satu siang. Sesampai di sana sudah ada mbak Alvina dan kedua anaknya, mbak Dani, mbak Ratih dan mbak Lesmi. Begitu datang saya langsung pesen makan, hehehehe. Nggak lama kemudian datang mas Yudhi, disusul Om Wahyu yang awalnya banyak banget alesan nggak mau datang, hahahaha. Sambil nunggu semua datang saya menghabiskan pesanan. Terakhir menunggu mbak Sanie yang bareng sama mbak Tiwik yang dari Jogja, jadi maklum lah datang terlambat.

Seperti biasa, kita ngobrol tentang buku, apa yang lagi ngetren sekarang ini, membahas kenapa akhir-akhir ini penerbit nggak segencar tahun lalu dalam berpromosi, tentang buku terbarunya mas Yudhi, buku barunya mbak Sanie yang nggak diterbitkan juga, terjemahan apa yang sedang digarap mbak Ratih dan masih banyak lagi. Kita kalau kopdar bahasannya memang ngalur ngidul tapi nggak jauh-jauh dari dunia buku. Kita nggak bisa ngobrol lama karena udah diusir pegawai Pondok Pari, hahahahaha, ngusirnya secara halus juga sih dengan nyodorin bill, padahal lagi enak-enaknya ngobrol. Yaudah deh, emang resikonya kita nggak bisa ngobrol lama kalau kopdar di tempat umum. Biasanya memang di rumah para member cuma karena ada dua member yang baru kita milihin tempat yang terjangkau, nggak membuat mereka bingung. 

Kali ini kita nggak bawa camilan dan buku untuk saling dipinjam. Kayaknya cuma mbak Alvina yang bawa tapi entah dipinjam siapa. Memang ada aturan baru kalau member baru nggak boleh pinjam karena kita pernah ngalamin hal yang nggak mengenakan, pas pertama kopdar si E pinjam buku eh berikutnya nggak pernah nonggol lagi, jadi trauma kan. Kita sangat posesif kalau menyangkut buku, jadi buat pengalaman. Tapi kalau kopdar selanjutnya datang lagi boleh kok pinjam buku :D

Semoga kita bisa kopdar lagi ya, dan banyak yang bisa ikut. Kemarin bisa dibilang cukup sedikit yang ikut karena banyak yang berhalangan hadir. Pengen ketemu member baru Goodreads Solo yang selama ini hanya bersua di grup WA, dan semoga saja suatu saat kita bisa aktif seperti member Goodreads di kota lain. Demikian LPM (Laporan Pandangan Mata) dari saya. Semoga bulan ini penuh berkah :D


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...