Kamis, 02 April 2015

My Auto-Buy Romance Author | Recommendations


Hari kedua Around the Genres di grup romance, kali ini membahas penulis romance favorit. Cukup bingung memilih siapa saja yang akan tampil di sini karena mayoritas bacaan saya adalah romance, jadi penulis favorit banyak banget nget. Tiap sub genre romance ada sendiri-sendiri, baik penulis luar maupun dalam negeri.

Dewasa ini saya akui memang nggak sebanter dulu baca buku romance, sekarang lebih ke omnireader, apa pun genre bisa saya terima hanya saja kalau bukan romance dan fantasy, bacanya cukup lambat, bisa berbulan-bulan. Berbeda dengan kedua genre favorit saya tadi, sehari atau beberapa jam saja bisa kelar. Sekarang saya jarang baca Historical Romance di mana dulu adalah genre buku yang sering banget saya baca, terakhir baca malah dua tahun lalu kalau tidak salah. Akhir-akhir ini lebih suka baca contemporary, YA, new adult atau adult romance.

Berikut adalah nama-nama penulis romance auto-buy alias nggak perlu mikir untuk membeli atau mengkoleksi bukunya karena mereka adalah favorit saya :)



Kalau ditanya siapa penulis Historical Romance sekaligus Contemporary yang tulisannya sama-sama amazing di genre yang berbeda, maka Lisa Kleypas adalah jawabannya. Saya suka banget dengan seri Wallflowers dan Travis Family, dengan setting yang berbeda Lisa Kleypas sukses membuat cerita yang sama-sama memukau, pesan moralnya dapat banget, para karakternya bikin nggak bisa tidur saking kesemsemnya dan jangan tanya adegan romantisnya, melimpah ruah! Buku-bukunya nggak pernah bosa saya baca.


Pengen baca cerita benci jadi cinta yang berseetting masa lalu? Baca deh karyanya Johanna Lidsey, salah satu ciri tulisan penulis historical romance ini adalah kedua karakter tokoh utama yang sering bertengkar tapi lama-lama saling cinta. Paling suka karyanya adalah seri Malory-Anderson Family.


Sandra Brown adalah salah satu penulis contemporary dan suspense romance yang berjasa besar bagi saya karena ikut andil menyukai genre romance, dulu pas awal-awal suka baca hampir semua bacaan saya adalah karangan beliau. Sudah lebih dari 100 buku romance yang dia tulis dan hampir semuanya sudah diterjemahkan, banyak sekali yang menjadi favorit antara lain Adam's Fall, Tiger Prince dan Bitter Sweet Rain. Saya lebih suka buku Sandra Brown yang tipis-tipis alias yang contemporary daripada suspense atau mistery romance, karena saya lebih menyukai perjalanan kisah dua tokoh utamanya daripada menyingkap sebuah kasus misteri. Ada niat membaca ulang semua buku Sandra Brown yang saya punya dan membuat reviewnya, ingin melepas kangen karena sudah lama juga tidak membaca karyanya :D.


Memang belum semua buku Sarah Dessen diterjemahkan di sini, tapi semua yang sudah diterjemahkan membuat penulis young adult contemporary ini menjadi salah satu penulis favorit saya. Sarah Dessen tidak hanya berfokus akan kisah cinta tokoh utamanya tetapi selalu menyangkut konflik keluarga, selalu ada hal unik yang menjadi ciri khasnya, membuat saya selalu menunggu karya-karyanya. Beberapa bukunya yang sudah diterjemahkan This Lullaby, What Happened to Goodbye, Along for the Ride. Ada juga Just Listen dan The Thruth About Forever yang sudah diterjemahkan tapi belum kesampean punya, semoga segera ya :)


Penulis new adult pertama yang saya suka! Tidak hanya sukses menampilkan romantisme kedua tokoh utamanya tapi konflik yang diangkat sangat-sangat kompleks. Misalnya saja seri Slammed di mana kedua tokoh utamanya tiba-tiba saja menjadi single parent, kemudian diseri Hopeless di mana ada issue sexual abuse dan pedofilia, nggak nyangka banget. Saya memang lebih suka dengan cerita yang berbau kelam tetapi juga ada sisi romantismenya :D


Salah satu yang menjadi ciri khas tulisan penulis young adult romance ini adalah unik dan cupu. Tapi jangan salah walau nerd, tulisannya benar-benar tidak bisa ditebak dan benar-benar amazing. Saya beberapa kali terpesona akan goresan tangannya, membuat saya telak terkagum-kagum, banyak kalimat magis yang dia buat, kok bisa sih mikir seperti itu? Kisah cinta yang dia buat jauh sekali dari kata menye-menye, bukan John Green namanya kalau tidak membuat kalian menikmati filosifis hidup yang selalu dia sisipkan di bukunya.


Seri Hanafiah adalah buku Sitta Karina yang paling favorit, sayang sekali sampai sekarang belum ada yang terbaru. Tapi bagi pemula yang ingin mencoba menikmati karya-karyanya yang cukup fenomenal itu, kalian bisa membeli edisi repackaged yang baru terbit awal tahun kemaren karena versi lama sudah susah ditemukan. Yang membuat saya menyukai tulisannya selain karakter-karakter yang membuat saya jatuh cinta dan konflik ceritanya sendiri adalah bukunya kaya akan berbagai macam informasi. Entah itu dunia fashion, tentang musik, film bahkan issue-issue terhangat saat ini. Ceritanya tidak memulu akan kisah cinta tetapi ada juga tentang eratnya tali persaudaraan dan persahabatan, banyak misteri dan berbau action. Membuat saya selalu menantikan karya-karyanya.


Salah satu penulis metropop favorit saya. Tulisannya nggak akan jauh-jauh dari banker, fotografi, John Mayer dan penjahat kelamin XD. Saya selalu jatuh cinta dengan tokoh cowok rekaan Ika, salah satu alasan kenapa tulisannya wajib ditunggu.


Penulis yang kaya detail, bisa membuat cerita apa saja. Selalu ada yang berbeda di tiap bukunya. Kita akan menjelajahi dunia fotografi, arsitektur, film dokumenter, kuliner, penulis, musisi di setiap buku yang pernah dia buat. Kita akan jatuh cinta dengan berbagai detail yang dia ulas, bukannya bosan dengan detail tersebut tetapi kita akan bisa membayangkan apa yang ingin penulis tunjukkan pada pembaca. Kita akan jatuh cinta dengan tokoh-tokoh yang penulis buat.


Dulu saya tidak mengikuti karya teenlitnya tapi begitu penulis ini merambah adult romance, saya selalu menyisihkan uang untuk membeli buku-bukunya. Hampir tidak ada yang baru dengan cerita yang Christian buat, semuanya mainstream tapi cara merangkai adegan, dialog, jalinan cerita, konflik yang pasaran tersebut benar-benar tidak bisa dilewatkan. Belum lagi interaksi akan kedua tokoh utamanya, dijamin bikin kipas-kipas :)

Sepuluh nama penulis di atas hanyalah perwakilan, kalau ingin membeberkan siapa saja penulis romance favorit saya, satu postingan saja tidak akan cukup. Masih ada lagi Stephanie Perkins, Simone Elkeles, Gayle Forman, Jojo Moyes, Raibow Rowell, Jenny Han, Kasie West, Emma Chase, Sylvia Day, Tessa Dare, Jamie McGuire, Riri Sardjono, Karla M Nashar, aliaZalea, Sefryana Khairil, Nina Ardianti, Mahir Pradana, Anggun Prameswari, Winna Efendi, Prisca Primasari, Mora Quatro, Ilana Tan dan masih banyak lagi. Saya nggak akan berhenti mencari dan menambah list penulis romance favorit karena tujuan saya adalah mengumpulkan berbagai macam kisah cinta, menemukan pembuatnya :D

Punya penulis romance yang auto-buy juga? Yuk share di kolom kementar di bawah ini siapa tahu bisa menjadi rekomendasi bagi saya dan pembaca yang lain :)

Jangan lupa baca postingan para blogger yang ikut Playing Around with Romance ya, dijamin nambah wawasan kamu akan genre romance :)



Sampai jumpa di postingan selanjutnya ya. Jangan lupa follow Kubikel Romance :)




34 komentar:

  1. Penulis buku romance memang banyak sekali, ya. Dari 10 nama penulis di atas, beberapa di antaranya aku nggak asing. Soalnya aku sendiri lebih banyak baca buku lokal. Terjemahan sangat jarang. Sandra Brown salah satunya yang aku pernah baca.
    Yang Indonesia itu Sitta Karina, setuju banget! >.< Eh aku jadi keinget, ada beberapa judul Sitta yang aku belum baca nih, yang seriesnya Megical Seira. Mau beli selalu nggak jadi mulu.
    Btw, yang nomer satu, Lisa Kleypas kayanya recomended banget yah, di temen2 BBi juga ada yang suka Lisa Kleypas. Jadi penasaran.

    Thanks ya, jadi punya referensi penulis romantic nih. :) Main-main ke blogku yuk ~> Vindy Pindy Mindy ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, kemaren udah berkunjung balik, kok :)

      Hapus
  2. Sama dongg... Windry juga salah satu author romance favorit aku (sayang aku ngga buat post ini, cukup binggung sihh...T_T) Btw, 'persoalan' ke-romantis-an cerita mbak Windry, aku pikir karena mbak Windry memiliki ide yang gimanaa gitu.. (meskipun ada cerita yang aku 'rasa' terlalu drama ya), tapi aku selalu menikmati semua karyanya.. aku juga paling suka dibagian 'cara penulisannya'.. btw yang John Green itu, aku sempet 'ngeh' saat ngebaca TFIOS (aku baca versi terjemahannya) dann... nggak sesuai ekspetasiku, mungkin karena 'terjemahannya' terlalu kaku ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku nggak baca versi aslinya, tapi kata kebanyakan yang baca Inggris dan terjemahan jauh berbeda, bisa dibilang terjemahannya kurang memuaskan. Tapi untuk aku sendiri nggak terlalu masalah, cukup dapet feelnya. Dan setelah baca Paper Towns, aku jadi tahu gaya penulisan John Green yang emang ajaib :)

      Hapus
  3. Wah hampir sama semua author romance kesukaan kita mba...
    Cuma kalau aku yang udah oasti auto buy tanpa lihat lagi sinopsis adalah:
    1.Om John Green tentunya
    2. Colleen Hoover wajib beli bukunya untuk koleksi ratingnya pun tinggi2 banget di gr... hampir semua yg kubaca aku kasih bintang 4-5
    3. Cecilia Ahern, karya nya yg paling aku suka Love Rosie / where rainbows end ^^
    4. Meg Cabot, memang ini genrenya teenlit banget tapi dari awal sejak Princess Mia aku koleksi jadi sampe sekarang karya Meg Cabot slalu aku koleksi..*ga inget umur lol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum pernah baca Cecilia Ahern, tapi penasaran banget sama Where Rainbow End gara-gara filmnya. Kalau Meg Cabot sendiri aku baru baca beberapa, ada yang disuka tapi nggak sampai jadi favorit :)

      Hapus
  4. Bukunya Lysa k yg travis aku baru baca 1 seri. Duh pengen baca yg lainnyaaa. Buku terjemahan kan lumanyun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak jelek kok terjemahannya :)

      Hapus
  5. Setuju banget John Green dan Sandra Brown, omong-omong buku Deadline-nya Sandra Brown bagus ngga ka? penulis auto-buy paling Orizuka, itu juga nggak mesti romance, paling remaja ><

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deadline kayaknya aku belum baca, yang cerita pembunuhan ya? Kalau suspense aku nggak terlalu suka, lebih suka yang pure romance :)

      Hapus
  6. Dari 10 nama, author romance favorit kita beda semua mbak >_< hehe. Tapi aku juga suka Jenny Han (meskipun baru baca TATBILB), Riri Sardjono (terutama buku Marriageable), Ilana Tan, dan Orizuka. Dari dulu penasaran sama Me Before You-nya Jojo Moyes. Tapi bukunya udah ga ada di toko buku lagi ._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, kemaren kamu nggak bilang kalau mau baca Me Before You, tau gitu aku bawain, nanti ya kalo ke Solo lagi, insyaallah :)

      Hapus
  7. Aku bukunya chrismor yg suka cuma pillow talk.. yg lain so so. Sudah mulai capek dgn buku yg lebih fokusin ke adegan kamar tanpa eksplore karakter yg bagus. Ditambah dia suka nyisipin bahasa2 bences..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling favorit juga Pillow Talk, pernah komen juga di salah satu reviewku berharap buku selanjutnya bisa beda, nggak pasaran terus. Kalaupun mainstream berharapnya ada yang spesial gitu :)

      Hapus
  8. Auto-buy itu maksudnya kita langsung mau beli bukunya si penulis itu tanpa haris reset dulu itu bagus atau nggak, gitu ya? :D
    Aku punya beberapa penulis yang auto-buy. Ika Natassa dan Christian Simamora juga masuk dalam list-ku. Tapi selain itu ada Karla M. Nashar, aliaZalea, Winna Efendi, Prisca Primasari, Orizuka, Dahlian. Sefryana Khairil juga suka, kecuali novelnya yang Coba Tunjuk Satu Bintang, aku kurang suka hihi.
    Untuk penulis luar, aku kurang paham mbak. Soalnya aku masih jarang baca romance luar jadi belum punya patokan favoritku siapa. Sejauh ini masih setia jadi penikmat penulis lokal. :D
    Kalo Windry dan Sitta aku belum pernah bacaaa :(((
    Padahal aku sering lihat review orang-orang bilang kalau buku mereka pada bagus. Beberapa kali ikut kuis bukunya Windry belum mujur. Mudah-mudahan secepatnya berkesempatan bisa baca bukunya mereka. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, buku penulis yang akan kamu langsung beli tanpa perlu mikir :)
      Selera kita nggak jauh beda, aku juga suka baca karya penulis lokal kok. Dan sama banget, dari semua buku Sefryana Khairil aku paling nggak suka dengan Tunjuk Satu Bintang :)
      Dicoba deh baca bukunya Windry dan Sitta, recommended banget, semoga kesampean ya baca buku mereka :)

      Hapus
  9. Ilana Tan! Kemisteriusan tentang identitasnya menjadikan salah satu daya pikat penulis ini :D saya masih menanti kehadiran In a Blue Moon di toko buku, kemaren gagal ikutan PO --"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga penasaran sama identitas dia, tapi menurutku salah satu efek dia begitu dicintai pembaca selain karyanya adalah kemisteriusannya :)

      Hapus
  10. Hmm, berbicara tentang auto-buy romance author pasti tidak lepas dengan kebangkrutan.
    Yah, mau bagaimana ketika sudah menyukai tulisan penulis dan begitu novelnya release ataupun penasaran dengan semua tulisan pasti ujungnya saya mengalami depresi karena kantong jebol buat beli buku-bukunya lol

    Sepertinya selera romance saya dengan Mbak Sulis tidak terlalu berbeda, karena saya pun menyukai tulisan penulis yang sudah dipaparkan di atas. Menikmati penulis yang disukai memang tidak pernah akan membuat kecewa. Walau sengantuk apapun ketika saya membaca tulisan Johanna Lindsey diawal cerita, contohnya, ketika menamatkan seluruh ceritanya membuat saya tersenyum puas :')

    BalasHapus
  11. Windry Ramadhina! aku pun suka dengan karya2nya :D ceritanya detail banget, bahasanya baku tapi gak kaku. Suka suka suka :D

    BalasHapus
  12. Kalo yang penulis luar sepertinya aku tau tapi ada beberapa yang belum baca bukunya. Suka Sarah Dessen juga karena baca reviewmu u/ dua bukunya hehehe (baca tp jarang komen, silent reader lah *diketag sulis*)... Klo penulis lokal sama lah ituh, Windry & Ika top lah.

    BalasHapus
  13. Wah, banyak penulis auto buy-nya XD
    kalau saya paling penasaran sama Sarah Dessen sama Lisa Kleypas sih. Kalau untuk penulis Indonesia, cuma Christian Simamora yang belum pernah aku baca :D

    BalasHapus
  14. Collen Hoover yang maybe someday mbak! astagaaa menyayat hati :')
    seri slammed sama hopeless masi di timbunan. Kayanya kudu segera dibaca. haha
    Sarah Dessen termasuk penulis romance yang beken ya. Buku-bukunya uda masuk wishlist. Semoga keturutan

    BalasHapus
  15. Collen Hoover! aku masih baca yang Hopeless dan hasilnya nangis di beberapa part. sialan banget lah itu hahaha. pokoknya sebel sama penulis yang sukses bikin aku nangis *plak* tapi, jadi pengin berburu novel Collen Hoover yang lain sih :D

    kalo Johanna Lindsey ada satu di rak. tapi entah kenapa terjemahannya agak gimanaaa gitu jadi sampai sekarang belum dibaca sampai tuntas ._.

    BalasHapus
  16. Wow... Autobuy-nya Sulis banyak banget yak. Mendadak aku jadi ngebayangin gimana kalau semua author diatas kompakan nerbitin buku atau diterjemahkan dalam satu waktu secara bersamaan. Bisa galau tingkat dewa Sulis mikirinnya yah #eh #disuntikSulis

    BalasHapus
  17. Sudah pernah baca tulisan Nina Ardianti?
    Coba deh.
    Dijamin langsung jatuh cinta.

    BalasHapus
  18. penulis romance yang autobuy ya,,,, mbak "Susan Arisanti" lah salah satu penulis romance autobuy saya, memang baru satu buku dari tulisam - tulisannya yang sudah dibukukan yaitu "Ranjang yang Ternoda" , tapi yang sering baca tulisannya di watty alias wattpad pasti tidak akan meragukan kualitas tulisannya ^^, mbak Susan juga selalu menyisipkan banyak pengetahuan agama di setiap tulisannya, jadi ketika membaca kita seolah sedangbelajar banyak hal tentang agama tanpa terasa ^^

    BalasHapus
  19. Waaa.....mba Sulis benar-benar pecinta romance sejati :D

    Dari penulis romance yang disebutkan di atas saya suka Jhon Green, meski baru baca dua bukunya. Tapi gaya cerita Jhon saya suka, ia sering membahas hal-hal wah dengan gaya celetukan namun terdengar berisi. Dan ia penulis yang produktif, seperti tidak pernah kehabisan ide.

    BalasHapus
  20. >_< pengetahuannya mbak tentang dunia romance keren banget !!

    Nama-nama diatas pernah dengar dan sering liat jejeran list booknya di toko olnine.. Tapi gak pernah nge-klik karena covernya cuma gambar bule.. Tapi, lain kali kalo ada rezeki, mau juga ah nyoba baca novel romance terjemahan :)

    BalasHapus
  21. Wah, banyak yang sama kak ^_^ john Green, windry ramadhina, sitta karina, johanna lindsey dan sandra Brown, salah satu penulis favorite aku :D winna efendi, ilana tan dan orizuka juga ^^ penulis romance emang banyak banget ya ^_^

    BalasHapus
  22. aku sejujurnya ga terlalu suka genre hisrom. tapi kalau untuk windry ramadhina itu yang sama, aku autobuy kalau udah denger novel terbitan dia, cuma ada satu novel judulnya Montase, ga tau karna ceritanya atau apa yang buat aku gagal baca itu novel sampai berujung hilang buku gara gara novelnya aku tinggal di laci meja kelas. kalau sitta karina cukup menarik setelah aku diberitahu salah satu teman bimbel lalu diijinkan membaca karya sitta karina. aku bahkan beli novel yang Aerial lagi buat kado ultah teman bimbel aku itu. aku kalau autobuy itu untuk novel karya Ilana Tan dan Winna Efendi, udah yakin deh hasil novelnya gimana bagusnya jadi ga perlu pertimbangan pas beli itu novel hihihi.

    BalasHapus
  23. Dari sepuluh penulis diatas saya suka Johanna Lindsey,Lisa kleypas,Sandra brown.Sidney seldon,Danielle steel.kalau dalam negeri esti kinasih,Dyan nuranindya.mereka semua menulis genre romantis.terbitan dastan books,gramedia.gaya menulis enak dibaca,kisah tokoh nya & jalan cerita menarik.my favor author is Johanna Lindsey.pernah membeli buku favku man of my dream.rasanya lega mengumpulkan 3 seri buku tsb.makasih @vivicynthia

    BalasHapus
  24. Windry Ramadhina!
    Aku suka Tere Liye, Ilana Tan, Orizuka, Alia Zalea dan Mia Arsjad soalnya novel-novelnya bikin ngena di hati :D

    BalasHapus
  25. Kalau Windry pasti aku beli karyanya tanpa pikir dua kali biasanya :)
    Listnya banyak sekali, kak..

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...