Minggu, 20 Juli 2014

[Book Review] Guilty Pleasure by Christian Simamora

Guilty Pleasure
Penulis: Chriatian Simamora
Editor: Alit Tisna Palupi
Desain cover: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-713-4
Cetakan pertama, 2014
410 halaman
Harga: 45k (Beli seken di mbak @destinugrainy)

BERHENTILAH MENCARI LAKI-LAKI UNTUK MEMBUATMU BAHAGIA.
MULAILAH MENJADI PEREMPUAN BAHAGIA YANG DICARI LAKI-LAKI.



Dear pembaca,

Sebelumnya, aku minta maaf karena terpaksa mengakui kalau cerita ini dimulai dengan adegan paling klise di sepanjang sejarah fiksi: tabrakan. Pembelaan dari diriku hanyalah, saat menuliskannya di bagian awal cerita, entah kenapa aku yakin sekali ini cara paling pas untuk mempertemukan Julien dan Devika, mengingat keduanya berasal dari dua dunia yang sama sekali berbeda.

Guilty Pleasure adalah sebuah cerita cinta, yang tentu saja terasa sangat sederhana kalau dibandingkan dengan rumitnya hubungan percintaan di dunia nyata. Novel ini bercerita tentang keraguan; bisakah kamu memercayakan masa depan di tangan orang yang belum bisa berdamai dengan masa lalunya?

Bolehkah aku bertanya sekarang, apakah bacaan yang seperti ini yang sedang kamu cari? Kalau benar begitu, aku bersyukur sekali bisa mempersembahkan cerita ini untukmu. Selamat membaca dan, seperti biasa... 

selamat jatuh cinta.


CHRISTIAN SIMAMORA

Kamis, 17 Juli 2014

[Book Tag] Characters


Hai hoooo, kembali lagi ke book tag, kali ini saya akan menjawab berbagai macam pertanyaan seputar karakter di buku fiksi. Tag ini saya temukan ketika lagi youtube-an ke beberapa booktuber favorit saya, kreatornya bookloverwriter13. Karakter di dalam buku fiksi sangatlah penting, tanpa mereka sebuah buku tidak akan bisa 'hidup'. Karakter juga poin penting, sangat penting bagi saya dalam menilai, apakah buku tersebut layak baca, dikoleksi atau hanya numpang lewat saja. Bahkan, gara-gara seorang karakter yang sangat saya suka saya menobatkan buku tersebut ke dalam buku yang tak lekang oleh waktu, dibaca sampai kapan pun nggak akan ada bosannya. Gara-gara karakter yang nyebelin juga, saya jadi nggak suka buku tersebut. Langsung saja, berikut pertanyaan-pertanyaan seputar karakter di buku fiksi yang pernah saya baca.

The Questions:

Rabu, 16 Juli 2014

[Book Review] Come On Over by Christian Simamora

Come On Over
Penulis: Christian Simamora
Editor: Alit Tisna Palupi
Desainer cover: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: Twigora
ISBN: 978-602-70362-0-8
Cetakan pertama, 2014
436 halaman
Harga: 69k (Beli di Gramedia SS)

KATAKAN PADAKU, BAGAIMANA CARANYA MERELAKAN SESEORANG
YANG TAK PERNAH JADI MILIKMU?



Dear pembaca,



Sejak ide dasar cerita ini muncul di kepala, hidupku benar-benar tidak tenang. Aku dipaksanya memutar otak, mengerjakan plot, memikirkan kedua tokoh utamanya hampir sepanjang waktu. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya aku bisa menghela napas lega. Cerita tentang Jermaine dan Tata berhasil kurampungkan untuk kalian, pembaca tersayang.

Ide dasar Come On Over muncul karena terinspirasi sejarah sedih di balik salah satu karya klasik terpopuler sepanjang masa: “Für Elise”. Tahukah kamu, Beethoven menulis lagu itu untuk seorang perempuan, yang ternyata belakangan membuatnya patah hati? Apa mau dikata, cinta memang tidak pernah mudah. Dan bagian tersulit dari mencintai seseorang adalah menunggu dia balas mencintaimu. 

Jadi bagaimana, apakah sekarang kamu siap untuk membalik sampul depan dan memulai perjalananmu bersama buku ini? Besar harapanku kamu akan menikmati sebesar aku menikmati proses menulisnya. Selamat membaca dan, seperti biasa...

selamat jatuh cinta.


CHRISTIAN SIMAMORA

[Meme] Wishful Wednesday #46


Hai hooooo, lama banget nih nggak ikutan WW, terakhir yang super combo itu :p, mumpung ada Aul yang jadi donatur untuk giveaway WW kali ini jadi tertarik ikutan lagi deh :p. Sebenernya banyak banget wishlist saya yang akhir-akhir ini baru terbit, mau saya bikin postingan sumper combo lagi tapi hadiahnya hanya cukup untuk satu buku (iya, sekarang harga buku rata-rata >80k, hiks) jadi mungkin akan saya tayangkan untuk minggu depan saja.

Buku ini berseri, totalnya ada tiga, seri pertamanya baru saya selesaikan beberapa waktu yang lalu, belum ada reviewnya sih, hehehehe, kebiasaan kalau ada buku bagus nggak bisa langsung direview. Buku ini bercerita tentang malaikat yang terbuang, mencintai musuhnya sendiri, ketauan banget ya cerita cinta favorit saya? :p. Penasaran buku apa itu? Ini dia...

Selasa, 15 Juli 2014

[Book Review] The Distance Between Us by Kasie West

The Distance Between Us
Penulis: Kasie West
Penerjemah: Lisa Indriana Yusuf
Penyunting: Bunga Siti Fatimah
Pewajah sampul: Ellina_wu@hotmail.com
Penerbit: Laluna and Friends (Studio Kata Books)
Cetakan pertama, Februari 2014
400 halaman
Harga: 59k (Beli di TogaMas Solo, off 30%)

Tujuh belas tahun Caymen Meyers belajar sejak awal bahwa orang kaya tidak bisa dipercaya. Dan setelah bertahun-tahun mempelajari orang kaya dari belakang kasir toko porselen boneka ibunya, ia semakin meyakini hal tersebut.


Lalu datanglah Xander Spence, seorang pemuda yang tinggi, tampan, dan kaya raya. Meskipun tampaknya berbeda dengan orang kaya lainnya, Caymen merasa bahwa ketertarikan Xander padanya takkan bertahan lama. Satu hal yang dia pelajari dari peringatan ibunya yaitu orang kaya mudah tertarik pada wanita lain. Tapi ketika kesetiaan dan perhatian Xander berhasil meyakinkan Caymen bahwa menjadi kaya bukanlah suatu cacat karakter, dia menyadari bahwa uang berperan jauh lebih besar dalam hubungan mereka ketimbang yang dia sadari. 



Dengan begitu banyak hambatan yang ada di jalan mereka, bisakah dia menutup jarak antara mereka?

Senin, 14 Juli 2014

[Book Review] Athena by Erlin Natawiria

Athena: Eureka!
Penulis:Erlin Natawiria
Editor: Nico Rosady & Jia Effendie
Desain sampul: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-671-5
Cetakan pertama, 2013
284 halaman
Pinjem mbak @destinugrainy

Pembaca tersayang,


Langkahkan kakimu ke kota sang dewi kebijaksanaan, Athena. Dari penulis debut Gagasmedia, Erlin Natawiria, kita akan mengikuti Widha mewujudkan impian masa kecilnya serta mendiang kakaknya yang kembar.



Satu insiden kecil di losmen mempertemukan Widha dengan Nathan. Mereka menjadi rekan seperjalanan; menyusuri Agora, Plaka, lalu ikut larut dalam keriaan sepasang pengantin baru di Rafina. Rasa bertumbuh seiring kaki-kaki mereka melangkah, dan binar tepercik setiap kali keduanya berserobok pandang.


Namun, di sebuah kios buku kuno di Monastiraki, Widha melihat hantu masa lalunya. Seseorang yang tidak seharusnya hadir di kota impiannya. Sosok yang gagal dia lupakan.

Setiap tempat punya cerita,

Di antara puing-puing kuil Parthenon, ada reruntuhan hati yang siap dibangun kembali.

Salam,

Editor

Minggu, 13 Juli 2014

[Book Review] Champion by Marie Lu

Champion (Legend #3)
Penulis: Marie Lu
Penerjemah: Lelita Primadani
Penyunting: Dyah Agustine
Desain cover: Windu Tampan
Penerbit: Mizan
ISBN: 978-979-433-827-8
Cetakan 1, Maret 2014
457 halaman
Buntelan dari Dyah Agustine

Perang kembali pecah. Pihak Republik dan Koloni saling mencurigai satu sama lain sebagai dalang di balik penyebaran virus baru yang mematikan. Kali ini, Koloni berada di atas angin karena bersekutu dengan Afrika. Untuk bertahan, Republik harus menemukan vaksin dari virus tersebut, dan jawabannya ada dalam diri Eden, adik Day. Atas perintah Elector, June harus membujuk Day untuk menyerahkan satu-satunya keluarga yang dimiliki pemuda itu.


Setelah semua penderitaan dan kehilangan yang mereka alami karena Republik, sanggupkah Day dan June memberikan pengorbanan yang lebih besar lagi untuk negara ini? Dan masih adakah secercah harapan bagi keduanya untuk menjalani hidup bahagia bersama?




Jangan lewatkan akhir yang mengejutkan dan mengharukan dari trilogi bestseller karya Marie Lu ini!

Sabtu, 12 Juli 2014

[Book Review] Prodigy by Marie Lu

Prodigy (Legend #2)
Penulis: Marie Lu
Penerjemah: Lelita Primadani
Penyunting: Dyah Agustine
Desain sampul: Windu Tampan
Penerbit: Mizan
ISBN: 978-979-433-806-3
Cetakan 1, Agustus 2013
468 halaman
Buntelan dari Dyah Agustine

Setelah berhasil meloloskan diri dari eksekusi publik, Day yang ditemani oleh June lari ke Las Vegas. Mereka memerlukan bantuan Kelompok Patriot untuk menyembuhkan luka tembak di kaki Day, menemukan Eden, serta menyelundup ke Koloni. Sebagai balas budi, Day dan June harus membantu menyulut pemberontakan rakyat Republik dan membunuh Elector yang baru, Anden. June bersedia melakukan apa pun demi Day, namun instingnya mengatakan bahwa Anden tidaklah sekejam Elector sebelumnya dan rencana pembunuhan ini adalah sesuatu yang salah. Selain itu, ada yang mencurigakan dalam diri Razor, pemimpin Kelompok Patriot. June berusaha membuat Day sepaham dengannya, tapi Day sudah terlanjur digelapkan oleh amarah pada pemerintahan Republik.


Dalam dunia yang kacau balau ini, masing-masing pihak berpegang teguh pada apa yang mereka yakini. Pihak manakah yang pada akhirnya akan menang? Berhasilkah June meyakinkan Day untuk menyabotase rencana pembunuhan Elector? Dan setelah semua ini berakhir, dapatkah June dan Day tetap bersama?



PRODIGY adalah sekuel dari novel LEGEND yang telah berhasil menjadi New York Times bestseller.

Jumat, 11 Juli 2014

[Book Review] Legend by Marie Lu


Legend
Penulis: Marie Lu
Penerjemah: Lelita Primadani
Penyunting: Prisca Primasari
Desain sampul: Windu Tampan
Penerbit: Mizan
ISBN: 978-979-433-724-0
Cetakan pertama, 2012
382 halaman
Harga: 20k (Beli di @RereBookShop)

Tahun 2130. Amerika Serikat telah terbagi menjadi dua wilayah: Republik di Barat dan Koloni di Timur. Keduanya menghadapi perang saudara yang tak ada habisnya. Seakan itu belum cukup, rakyat Republik di rumah-rumah kumuh harus menghadapi wabah penyakit dan konflik kesenjangan sosial.


Day, warga miskin Republik, mempunyai puluhan catatan kriminal dan tak punya rekaman sidik jari maupun potret diri. Selama lima tahun, pemuda itu menjadi buronan paling dicari, terlebih setelah dia dituduh membunuh Metias, salah satu tentara militer Republik.



June, adik perempuan Metias dari ranah elite dan calon prajurit militer, bersumpah untuk memburu Day demi membalas dendam atas kematian kakaknya, sekaligus mengabdi pada Republik. Namun, kenyataan berkata lain saat June dan Day saling jatuh cinta. Bagaimana hubungan keduanya berlanjut? Dan apakah yang akan dilakukan June untuk menghadapi intrik dengan Day serta negaranya?

Rabu, 09 Juli 2014

[Book Tag] Book Blogger Test


Hai hoooo, sebelumnya maaf banget buat kang Opan karena lama menjawab tantangan Book Blogger Test, biasa, sok sibuk dan lagi asik-asiknya mengikuti perkembangan pilpres tahun ini :p. Saya juga punya hutang postingan banyak banget nih, baik review maupun non review, semoga aja segera bisa di posting. Kelemahan terbesar saya memang ada di mood dan mengatur waktu, sampai sekarang belum nemu obat penawarnya, jadi banyak yang terbengkalai :(

Ok, langsung aja ke Book Blogger Test ya, intinya sih tentang rahasia kecil kita seputar buku, pertanyaannya nggak mainstream banget, walau beberapa sudah pernah saya jawab juga di book tag yang lain, cukup seru untuk diikuti. Ini jawaban saya, cekidot :)

1. What are your top three book pet hates?
  • Ending yang nggak sesuai harapan atau nggak realistis.
  • Ada kesalahan cetak atau tampilan buku, misal banyak halaman yang hilang, covernya yang kacrut, kertas yang tipis.
  • Terlalu banyak tokoh utama dan konflik yang nggak penting sehingga cerita nggak fokus.
2. Describe your perfect reading spot.

Saya nggak bisa baca di tempat umum dan kalau sedang liburan. Satu-satunya tempat yang paling nyaman adalah tempat tidur :D.

Jumat, 04 Juli 2014

[Challenge] 11 Buku GagasMedia yang Wajib Dibaca


Hai hoooooo, nggak kerasa banget, perasaan kemarin habis nulis postingan #unforgotTEN untuk ulang tahun Gagas ke-10, eh hari ini nulis postingan #11TanpaBatas di ulang tahun yang ke-11, waktu berlari begitu cepat :D. Sebelas tahun untuk sebuah penerbitan buku tidaklah sebentar, pasti banyak mengalami pasang surut. Dulu, GagasMedia identik dengan buku adaptasi dari film, buku komedi dan semacam chick lit, inget banget tuh label 'kamar cewek'-nya :p. Dulu Gagas nggak sebooming sekarang dan covernya nggak mengundang untuk dibaca :p. Sekarang lebih berkembang, genre romance masih menjadi pemeran utama, setidaknya Gagas sudah mulai merambah genre lain, yaitu horror dan sastra. Untuk kedepannya, salah satu harapan saya adalah Gagas juga menerbitkan genre new adult dan adult fiction (well, sebenernya udah dimulai juga sih, Interlude karya Windry Ramadhina salah satunya, diperbanyak aja ya, tuntutan umur yang pengin dapat bacaan lebih dewasa :p). Untuk segi cover Gagas adalah juaranya, saya seneng Gagas menganggap cover adalah salah satu unsur penting dalam hal penerbitan, karena tidak jarang cover buku menentukan seseorang membeli sebuah buku.

Kesan mendalam terhadap Gagas selama ini banyak banget, selain saya mendapatkan buku bacaan yang berkualitas dan sesuai dengan cangkir teh saya, Gagas juga memberi perhatian kepada para blogger buku atau klub buku, Gagas melibatkan mereka. Yang paling berkesan adalah ketika saya menjadi salah satu blogger yang terpilih untuk event Gagas Debut. Saya berkesempatan mengulas buku dari penulis yang baru pertama kali menerbitkan buku. Inilah salah satu yang saya acungin jempol buat Gagas, memberikan kesempatan bagi penulis baru untuk menerbitkan karyanya, mendukung penulis lokal, walau nggak semuanya sempurna, semua perlu proses. Sebagian besar bacaan saya adalah produk dalam negeri, dan GagasMedia adalah gudangnya penulis lokal. Melalui GagasMedia, saya mendapatkan banyak penulis favorit yang bukunya wajib saya baca.

Kalau tahun lalu saya menulis harapan untuk GagasMedia, nah sekarang saya akan merekomendasikan 11 buku GagasMedia yang wajib dibaca, bagi saya buku di bawah ini tak lekang oleh waktu, dibaca berkali-kali nggak ada bosannya, buku GagasMedia terbaik yang pernah diterbitkan, 11 buku dari 11 penulis GagasMedia favorit saya :D


Selasa, 01 Juli 2014

[Blog Tour, Book Review, Giveaway] Girl In The Dark by Akiyoshi Rikako

Girl In The Dark
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerjemah: Andry Setiawan
Penyunting: Nona Aubree
Desain cover: Kana Otsuki
Penerbit: Haru
ISBN: 978-602-7742-31-4
Cetakan pertama, Mei 2014
279 halaman
Buntelan dari @penerbitharu
Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...?

Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.
Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?
Tidak ada yang tahu.
Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...