Jumat, 05 September 2014

[Book Review] Still... by Esti Kinasih

Still... (Cewek!!! #2)
Penulis: Esti Kinasih
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 979-22-2537-4
Cetakan pertama, Desember 2006
224 halaman
Milik pribadi (lupa harganya :p)

Bima---si cowok macho yang suka panjat gunung---emang terkenal playboy, suka mengintimidasi, dan posesif. Kalau udah naksir cewek, dia langsung ngajak jalan. Nggak peduli tuh cewek naksir dia atau nggak. Dan tanpa bilang cinta, Bima menyatakan Fani sebagai pacarnya.


Fani menerima Bima karena terpaksa. Tapi ketika rasa tertekannya udah di puncak, dia minta putus dari Bima! Jelas Bima nggak mau ngelepas Fani, tapi Fani ngotot. Di saat Fani bebas merdeka, Bima patah hati. Di saat Fani nemuin gebetan baru, Bima merenung. Cowok itu sok tegar, sok baik-baik aja, sok memegang prinsip pantang bilang cinta, padahal hatinya sakit.


Sebenarnya Bima nggak sepenuhnya melepas Fani. Fani juga nggak benar-benar membenci Bima. Ketika di suatu siang Bima ketemu cewek itu, Bima nggak sanggup menutupi kata hatinya". Aku cinta kamu, Fan. Sekarang. Mudah-mudahan sampai nanti.... 

Di dunia penulisan novel Teenlit, nama Esti Kinasih punya "kekuatan" di hati penggemarnya. Gaya bahasanya yang lincah, serta kisahnya yang romantis dan seru, menjadi pemikat utama. STILL... merupakan kelanjutkan kisah CEWEK!!! yang sudah ditunggu-tunggu pembaca.

Lanjutan Cewek!!!, dulu pas pertama tahu nggak nyangka kalau bakal ada lanjutannya, secara novel pertamanya saja udah setebel itu. Ternyata penulis ingin berlama-lama dengan tokoh yang dia buat di seri ini, ternyata Rei nggak mau ngalah :D. Rei tidak bisa memaafkan Langen ketika kebut gunung terakhir yang mereka lakukan bersama, tindakan Langen benar-benar menyulut amarah, rasa benci, terlebih dia tetap tidak mau mengaku dengan siapa dan lewat mana ketika kebut gunung yang pertama. Rei pun mempertaruhkan hubungan mereka.

Di sisi yang lain, ketika Fani menemani Langen berburu cowok pasca kandasnya kisah percintaan dengan Rei, dia malah jantuh hati dengan seseorang. Fani tidak tahu nama dan di jurusan apa sehingga dia selalu menanti-nanti cowok tersebut di taman kampus, beruntung bila berpapasan lagi. Bima merasakannya, dia tidak bilang langsung tetapi Rei mendatangi Langen dan menanyakan apakah dia mencintai orang lain karena Bima merasakannya, dan itu adalah bahaya. Bahaya karena Bima belum pernah ditolak oleh cewek, bahaya karena ternyata Bima benar-benar sayang dengan Fani, sayangnya Fani tidak bisa melihat semua itu.

Rei memberi saran kepada Fani kalau berhadapan dengan Bima harus pelan-pelan karena dia itu nekat, bisa melakukan apa saja. Dan benar saja, ketika Fani ketakutan, dia malah menghindari Bima, memutus semua kontak komunikasi dan tidak ingin menemuinya. Bima punya cara tersendiri, dengan akal dan koneksi yang dia miliki, dengan mudah dia bisa menemukan pelarian Fani dan menyekapnya.

Berkat pertolongan teman-temannya, Fani bebas dari Bima dan untuk sementara waktu di asingkan, hanya Rangga saja yang tahu karena kejadian tersebut cukup membuat Fani depresi dan ketakutan bila melihat Bima. Bima terus mencari tapi tanpa hasil, dia akhirnya merenung, mendatangi manta pacarnya satu-satu dan belajar dari kesalahannya dulu. Dia ikhlas melepaskan Fani tetapi dia ingin melihatnya lagi, walau dari jauh sekalipun.

Saya menebak sebenarnya ini bagian dari Cewek!!! tetapi karena terlalu tebal lalu dijadikan dua buku, prediksi aja loh, hehehehe, soalnya buku ini tipis banget apalagi hurufnya besar-besar, sekali duduk aja selesai. Ada yang bilang dengan membaca Still... rasa petualangan seperti di buku pertama tidak ada lagi, buku ini lebih mengutamakan romansa para tokohnya, khususnya Fani dan Bima. Bagian kisah cinta Langen - Rei juga ada, tetapi fokusnya Bima.

Sebenernya masih ada kok rasa deg-degannya, yaitu ketika Bima mulai melancarkan aksi untuk mendapatkan Fani, bagian itu memang horor banget, bener-bener dapat deh karakter Bima. Bagian karakter ini saya rasa memang salah satu kelebihan penulis, dia selalu saja bisa membuat saya jatuh cinta dengan tokoh rekaan yang dia buat. Adegan lucu juga sering dia sisipkan sehingga menambah keseruan. Selain adegan berantem pastinya, baik dengan pasangan atau lawan :p.

Buku ini lebih emosional dari pada seri pertama, kita akan melihat siapa Bima sebenarnya. Dia terkenal playboy, sering membuat cewek patah hati dan nekat, kita akan mengenal sisi Bima yang lain, di mana kalau dia benar-benar mencintai orang dengan tulus dia akan mengusahakan berbagai cara untuk mendapatkannya kembali, kita akan melihat sisi lembut Bima. Bagian yang paling trenyuh adalah ketika Bima melihat Fani dan menemuinya untuk pertama kali, meminta Fani untuk memeluknya terakhir kali, tetapi Fani langsung ketakutan dan siap melarikan diri, dari jauh Rei melarang karena itu akan menambah rasa sakit Bima. Kemudian ketika Fani sakit dan dia hanya memakai satu anting dan memeluk boneka kucing yang dulu Bima berikan, ahhhhhh, bener-bener bikin terharu.

Saya selalu suka dan nggak akan ragu memberikan rating tinggi ketika membaca sebuah novel saya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh sang tokoh, buat saya itu keberhasilan penulis menciptakan dunianya, memberikan nyawa kepada tokoh yang dia buat, menjadikan ceritanya terasa nyata dan saya mendapatkannya di buku ini.
Amarah itu mematikan hati. Dan melukai. Menutup maaf, dan menciptakan benci.
Buat yang mengidolakan pasangan Fani - Bima kamu wajib baca buku ini, buat yang suka Langen - Rei pun nggak boleh ketinggalan karena nasib hubungan mereka selanjutnya juga dibahas :p

5 sayap untuk si Gendruwo :p


11 komentar:

  1. wah jadi penasaran. nice review :)

    BalasHapus
  2. baca ulang still... dari buku CEWEK memang Bima yang paling mencolok.... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, BIma emang sesuatu banget deh :))

      Hapus
  3. hahaha jadi ingat jaman2 abege baca teenlit "cewek" dan sampe skrg baru tau kalo ada sambungannya.. mau cari pdf nya ah :D

    anyway, salam kenal. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, sering-sering kesini ya :)

      Hapus
  4. Di novel cewek bima karakternya lebih menonjol badboy bgt dan aku langsung jatuh cinta,ngakak mas genderuwo,tp tiba2 baper di still and i love it happy ending

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Still... jadi sweet banget ya :)

      Hapus
  5. Di novel cewek bima karakternya lebih menonjol badboy bgt dan aku langsung jatuh cinta,ngakak mas genderuwo,tp tiba2 baper di still and i love it happy ending

    BalasHapus
  6. Aku termasuk yang telat banget tau novel Still sama cewek , dan dari novel cewek udah jatuh cinta banget sama pasangan ini...bima n fani
    Novel karya Esti kinasih bagus-bagus , keren lah pokonya
    Cuma sayang sekarang kemana ya ? Gga ada yang baru lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada kata terlambat, kok :)
      Iya, aku juga nungguin banget, katanya sih di serial Jingga dan Senja nanti bakal dijadiin lima buku biar jarak terbitnya nggak kelamaan, semoga aja benar ya :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...