Sabtu, 30 Maret 2013

Ten Little Niggers (Sepuluh Anak Negro)

2172799

Sinopsis:

Sepuluh orang diundang ke sebuah rumah mewah dan modern di Pulau Negro, di seberang pantai Devon. Walaupun mereka masing-masing menyimpan suatu rahasia, mereka tiba di pulau itu dengan penuh harapan, pada suatu sore musim panas yang indah.

Tetapi tiba-tiba saja terjadi serentetetan kejadian misterius. Pulau itu berubah menjadi pulau maut yang mengerikan... Panik mencekam orang-orang itu ketika mereka satu demi satu meninggal... satu demi satu...

Novel Agatha Christie yang paling mencekam dan menegangkan!

Cerita detektif - tanpa detektif!

***

Judul asli: And Then There Were None (Lalu Semuanya Lenyap)

Penulis: Agatha Christie

Alih bahasa: Mareta

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ketiga, Oktober 1994

264 halaman

Pinjem mbak @destinugrainy
Sepuluh anak negro makan malam;

Seorang tersedak, tinggal sembilan.

Sembilan anak Negro bergadang jauh malam;

Seorang ketiduran, tinggal delapan.

Delapan anak Negro berkeliling Devon;

Seorang anak tak mau pulang, tinggal tujuh.

Tujuh anak Negro mengapak kayu;

Seorang terkapak, tinggal enam.

Enam anak Negro bermain sarang lebah;

Seorang tersengat, tinggal lima.

Lima anak Negro ke pengadilan;

Seorang ke kedutaan, tinggal empat.

Empat anak Negro pergi ke laut;

Seorang dimakan ikan herring merah, tinggal tiga.

Tiga anak Negro pergi ke kebun binatang;

Seorang diterkam beruang, tinggal dua.

Dua anak Negro duduk berjemur;

Seorang hangus, tinggal satu.

Seorang anak Negro yang sendirian;

Menggantung diri, habislah sudah.

Sepuluh orang dengan latar belakang berbeda diundang ke Pulau Negro oleh seseorang yang sangat misterius, Ulick Norman Owen. UNKNOWN. Mereka semua tidak tahu bahaya yang akan mereka hadapi, bahwa satu per satu dari mereka mati oleh kesalahan yang tak pernah tercium hukum. Namun, ada satu orang yang tahu kesalahan terpendam mereka, dan dia, dimulai dari kesalahan yang paling kecil mengeksekusi satu per satu sesuai dengan sajak anak Negro.
"Anda semua bertanggung jawab atas tuduhan berikut:

'Edward George Amstrong, apa yang Anda kerjakan pada tanggal 14 Maret 1925, menyebabkan kematian Louisa Mary Clees.'

'Emily Caroline Brent, pada tanggal 5 Nopember 1931 Anda bertanggung jawab atas kematian Beatrice Taylor.'

'William Henry Blore, Anda menyebabkan kematian James Stephen Landor pada tanggal 10 Oktober 1928.'

'Vera Elizabeth Claythorne, pada tanggal 11 Agustus 1935 Anda membunuh Cyril Ogilve Hamilton.'

'Philip Lombard, pada bulan Pebruari 1932 Anda bersalah atas kematian dua puluh satu orang suku Afrika Timur.'

John Gordon Macarthur, pada tanggal 14 Januari 1917 Anda dengan sengaja membunuh pacar istri Anda, Arthur Richmond.'

'Anthony James Marston, pada tanggal 14 Nopember tahun lalu Anda bersalah atas kematian John dan Lucy Combes.'

'Thomas Rogers dan Ethel Rogers, pada tanggal 6 Mei 1929 Anda menyebabkan kematian Jennifer Brady.'

'Lawrence John Wargrave, pada tanggal 10 Juni 1930 Anda bersalah atas kematian Edward Seton.'

Terdakwa, apakah Anda ingin mengajukan pembelaan?"

Akhirnya saya merasakan salah satu mahakarya The Queen of Crime, eyang Agatha Christie, ternyata lumayan seru juga :p Dari dulu saya sering lihat karya beliau di toko buku tapi entah kenapa tidak berminat sama sekali, bahkan saya kira dia penulis asal Indonesia yang ternyata lahir di Devon, Inggris tempat yang sering dia gunakan untuk setting ceritanya, mungkin saking banyak bukunya jadi bingung mau mulai yang mana dulu. Nah, dari berpuluh-puluh buku yang pernah dia buat entah kenapa lagi saya tertarik dengan Sepuluh Anak Negro ini yang dalam judul aslinya berjudul And Then There Were None, mungkin juga karena saya baca sajak anak Negro yang kayaknya kok seru banget ya sepuluh orang mati berurutan sesuai dengan sajak tersebut.

Yang paling asik ketika membaca buku thriller adalah kita tidak akan menemukan jawaban yang paling benar kalau tidak menyelesaikan sampai akhir buku tersebut, jadi mengasah kesabaran kita :p dan yang paling seru lagi adalah menebak siapa dalang semua masalah yang terjadi, kita ikut-ikutan jadi detektif!

Buku ini tidak tebal dan alurnya cepat, tips membaca buku ini adalah hafalkan semua tokoh yang ada di buku ini, kita harus jeli karena semua tokoh di buku ini mati dan pelakunya salah satu dari mereka. Saya bisa menebak kalau pasti pelakunya salah satu dari sepuluh orang yang diundang tapi tetap saja kebingunggan ketika orang kesepuluh mati dan siapa pelakunya???? Untung saya orangnya sabar :D

Kekurangan buku ini menurut saya adalah saya orangnya pelupa dan saya nggak hafal para tokohnya jadi bolak balik ngulang baca biar ngeh 'ini tadi yang mana ya?' hahahaha, soalnya kebanyakan sudut pandangnya orang pertama dan di buku ini cukup banyak isi kepala yang harus dicerna dengan baik-baik jadi saya nggak bisa baca cepet dan ada korban yang mati tidak sesuai dengan sajak jadi menurut saja kurang nendang. Saya lebih suka cover terbarunya, sesuai banget dengan isi buku ini.

Untuk kesan pertama saya tidak kapok dan pengen nyoba baca buku penulis yang pada tahun 1971 dianugerahi gelar Dame Commander of the British Empire ini, tapi yang mana????? banyak banget bahkan lebih dari 80 novel yang bercerita tentang detektif, jadi saya pengen nyoba yang mainstream dulu aja :D ada saran dan ada yang mau minjemin atau buntelin? #KutuBokek XD

Oh ya, buat yang pengen tahu lebih banyak  tentang Agatha Christie dan karya-karyanya coba deh berkunjung ke selselkelabu.blogspot.com recomended banget dan ada postingan yang keren banget yang dibuat oleh mbak Astrid tentang Hercule Poirot, salah satu tokoh ciptaan Agatha Christie yang paling sering muncul di buku-bukunya yang terkenal dengan sel-sel kelabunya, A Tribute to Hercule Poirot.

Buku ini saya rekomendasikan untuk yang pengen nyoba kaya Agatha Christie untuk pertama kalinya dijamin bikin nagih :D

Dan seperti kebanyakan tips dari orang-orang setelah membaca buku ini, jangan buka halaman terakhirnya.

3.5 sayap untuk The Queen of Crime

Oliver's Story


Sinopsis:
Oliver mencintai Jenny. Hampir dua tahun setelah maut menjemput Jenny, hidup Oliver masih diselimuti rasa sunyi dan kenagan. Lalu suatu hari ketika sedang berlari di Central Park ia bertemu seorang gadis cantik yang misterius...

Sama menyentuh dan mengharukannya seperti Love Story yang menjadi bestseller unternasional, buku ini mengisahkan perjalanan seorang pemuda keluar dari kemelut dukacitanya, untuk menyongsong cinta.



Lanjutan dari buku Love Story. Review ini sedikit banyak berbau pribadi, berbau curhat, subjektif banget karena saya pernah melihat kisah cinta yang mirip seperti Jenny-Oliver walau nggak sama persis plek. Kesamaannya adalah ditinggal orang yang dicintai untuk selama-lamanya. Jadi jangan berharap mendapatkan review yang objektif, emang kayak apa sih review yang objektif itu? Persetan!

Saya akui, tidak mudah move on dari orang yang sudah bertahun-tahun menemani kita, dan ketika membaca buku ini saya nyesek sekali. Saya merasa nggak adil buat Jenny, lebih nggak adil lagi buat Oliver yang harus bersusah payah menata hatinya untuk orang baru. Semua orang terdekatnya pasti ingin Oliver bahagia, membuka lembaran baru dan mencoba mancari pengganti Jenny. Melupakan memang tidak semudah membalik tangan.

Oliver bahkan membutuhkan dr, London untuk berbagi cerita hidupnya, bagaimana dia tidak bisa lepas dari Jenny sampai berkenalan dengan Marcie Nash, wanita kaya raya yang awal keberadaannya sangat misterius. Cinta kedua Ollie.

Itulah sebabnya aku menjadi panik dan lari. Karena dengan hampir menyukai seseorang lain, aku merasa berlaku tak setia pada satu-satunya gadis yang pernah kucintai.
Tapi berapa lama lagi aku bisa hidup seperti ini, selamanya berjaga-jaga supaya perasaan manusiawiku tidak tergugah? Sekarang jelas sekali, keadaanku sangat kacau. Dan aku diombang-ambingkan oleh dua persoalan.
Pertama: Bagaimana caraku menangani kenangan tentang Jenny?
Kedua: Bagaimana caraku menemukan Marcie Nash?
Saya lebih suka buku kedua ini, emosinya kerasa sekali dan nggak buru-buru seperti Love Story, alurnya masih cepat, hubungan yang terjalin antara Oliver-Marcie pun terjalin nggak seburu-buru Oliver-Jenny. Sarkasme Ollie masih tetap sama, walaupun sedih dia tetap bisa berkata menyindir yang membuat tertawa. Saya mengganggap Marcie 'jelmaannya' Jenny karena menurut saya karakter mereka berdua mirip, wanita yang kuat dan hampir sama juga degan karakter Ollie yang sinis.

Melihat Ollie menemukan orang baru jujur saja membuat saya sakit, saya mrebes mili baca ini, tidak ingin Jenny digantikan, memang sangat tidak adil bagi Ollie padahal dia orang yang paling terluka. Sama ketika saya melihat orang yang saya kenal secara nyata juga mengambil langkah seperti Ollie, saya ingin dia terus setia dengan pasangan yang sudah meninggalkannya. Tapi saya sadar kalau saya seperti itu saya egois sekali. Sulit sekali menerima orang baru, orang yang mulai disayang, kembali ke awal, tidak ingin yang sudah meninggal dilupakan. Haduh, saya nulis review ini aja mrebes mili.

Tapi apakah tidak ada kesempatan untuk merasakan bahagia lagi? Saya mulai melawan ego saya, mencoba menerima sedikit demi sedikit kalau saya tidak boleh egois, saya harus 'legowo', saya harus lebih mementingkan perasaan orang yang ingin bangkit itu mencoba mencintai sekali lagi. Dia berhak bahagia, dan saya percaya yang meninggalkan selama-lamanya itu juga akan bahagia kalau melihat orang yang kita cintai bahagia. Itulah yang saya rasakan ketika membaca buku ini, sedikit demi sedikit saya mencoba menerima keputusan Olliever, sakit tapi akan ada yang lebih sakit lagi kalau masih melihat kebelakang.

Bagian yang paling nyesek di buku ini adalah:
Mungkin hal itu terjadi karena aku terlalu membesar-besarkan harapanku. Aku tak sabaran. Orang yang pernah menikah dengan bahagia tahu persis apa yang mereka butuhkan, dan yang tak dibutuhkan. Tapi tak adil menuntut seseorang yang belum pernah mempunyai seorang... teman yang bisa dipercayainya.
Meskipun demikian, kuharap suatu hari kelak dia lebih membutuhkan aku. Dan bahkan terjaga dari tidurnya dan bertanya padaku:
"Kalau aku tak bisa punya anak, apakah perasaanmu masih akan sama?"
Bagaimana endingnya? Happy ending atau sad ending? Yang jelas saya merasa lega, dan persetan!

Buku ini saya rekomendasika bagi yang susah move on.

3.5 sayap untuk ayo move on!



Oliver's Story
Penulis: Erich Segal
Alih bahasa: Ade Dina
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 979-605-425-6
Cetakan kedua, Juli 2002
304 halaman
Pinjem @tezarnet

Kamis, 28 Maret 2013

Redfang

17089571

Redfang

Penulis: Fachrul R.U.N

Penyunting: Louis Javano

Ilustrator: Happy Mayorita

Ilustrasi sampul: V. Weyland

Pencipta hikayat: Amy Raditya

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 978-979-22-9092-9

Cetakan pertama, Desember 2012

452 halaman

hadiah dari @VandariaSaga

Sinopsis:

Delapan tahun silam, Cassius Redfang menghabisi adiknya demi menyandang gelar warisan sang ayah. Sekarang, dipandu mimpi ganjil istrinya, Cassius menemukan fakta mengejutkan, sang adik telah kembali mewujud di dunia. Dilanda kebingungan, Cassius mulai mencoba menyingkap teka-teki di balik kebangkitan adiknya. Mukjizat para Vanadis-kah? Tipuan? Ataukah.... orang itu justru berhubungan dengan hawa gelap yang menyeruak perlahan di negeri Blackmoon? Segalanya serba gelap...

***

Ini adalah kali kedua saya membaca novel dari Fachrul R.U.N, sebelumnya ada Hailstorm (review coming sooooooooooon) yang tidak memberi saya nafas akan pertarungannya. Setelah membaca buku ini saya mulai bisa mengikuti irama tulisan penulis. Sadis. Jangan harap ada cerita romantis yang manis-manis, yang ada adalah darah betebaran di mana-mana. Buku ini tidak kalah sadis dengan buku pertama hanya saja lebih kental aura misteriusnya sedangkan di buku pertama kental sekali aura peperangannya. Bisa saya bilang buku-buku karya Fachrul R.U.N ini cowok banget.

Sedikit sinopsis dari saya. Duke Cladius Redfang mewariskan takhta penguasa Canivius kepada putra keduanya, Velius Redfang. Sebagai putra pertama Cassius tidak terima, dialah yang seharusnya menguasai Cassius, begitu kata tradisi. Cassius adalah orang yang licik, dia selalu menggunakan cara kotor untuk meluluskan tujuannya berbeda dengan sang adik yang populer di masyarakat, dia cerdik, kuat dan suka memberontak. Cassius pun menantang duel adiknya, bagi yang menang nanti dialah yang menduduki singgasana Canivius. Sesuai dnegan sifatnya, dia berbuat curang dan berhasil membunuh adiknya sendiri. Pendapatnya salah ketika delapan tahun kemudian Velius datang kembali dan mulai meneror kehidupannya, ingin merebut apa yang seharusnya dia punya, Canivius.

Dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan bahkan seorang istri yang sangat dicintainya, mantan tunangan adiknya dulu, Avenia Mordino. Istrinya yang dianggap gila bermimpi bertemu dengan Velius dan dia merengek untuk dibawa ke tempat di mana dia melihat Velius, hutan di dekat Antipia, tempat Cassius membunuhnya. Dan ketika dia tak berdaya menolak permintaan istrinya, di tempat itulah Cassius bertemu lagi dengan Velius setelah delapan tahun yang lalu dia membunuhnya. Sejak saat itu, hidup Cassius tidak pernah tenang lagi. Cassius kembali mengerahkan orang kepercayaannya, Ninh, pengawalnya untuk menyelidiki keganjilan itu.

Konfliknya tidak berhenti sampai di situ, ada orang yang ingin memporak-porandakan Valta (wilayah paling timur di Kerajaan Blackmoon), mengadu domba tiga klan yang paling berkuasa di kerajaan tersebut; Hailstorm, Redfang dan Mordino sehingga perang besar tak terelakkan lagi.

Penuh misteri, sejak pertama baca saya sudah dibuat penasaran dengan siapa sesungguhnya Velius Redfang? Rasa penasaran inilah yang memacu saya membuka halaman demi halaman untuk mengetahui siapa sebenarnya orang yang sudah dikatakan meninggal bertahun-tahun yang lalu itu. Dan setelah saya mengetahuinya, saya kecewa. Sulit mengatakan alasannya karena nanti dianggap spoiler. Sedikit aja deh, saya lebih berharap kalau Velius Redfang lebih baik Deimos sungguhan aja, karena kenyataannya absurd banget, nggak habis dipikir dan menurut saya terlalu dipaksakan.

Itu aja yang membuat saya kurang puas, masih ada sedikit typo dan huruf yang lebih besar dari yang lain, selain itu tidak masalah. Covernya keren! Gambar Cassius Redfang dan dibawahnya Velius Redfang. Menggambarkan kalau kehidupan Cassius selalu dibayang-bayangi adiknya. Ilustrasinya juga oke banget, tidak malu-malu menggambarkan adegan sadis, apalagi bagaimana rupa Velius dengan kejinya dibunuh Cassius, sadisssssssss. Pengenalan tokoh di awal membuat kita mudah memahami karakter utama yang ada di buku ini. Ada juga peta kerajaan Valta yang membuat buku ini semakin komplit.

Perlu diketahui, di buku ini tidak ada tokoh protagonisnya, semua antagonis dan poin inilah yang membuat saya memberikan penilaian lebih, yang mengobati rasa kekecewaan saya.

Bener kata bang Dion, mungkin lebih lengkap kalau penulis membuat cerita tentang keluarga Mordino :p

Buku ini saya rekomendasikan bagi yang mencari buku fantasy yang cowok banget.

3 sayap untuk keluarga Redfang.

NB: Posting bareng BBI kategori Fantasy

Rabu, 27 Maret 2013

The Calligrapher's Daughter

15789948

The Calligrapher's Daughter

Penulis: Eugenia Kim

Penerjemah: Gema Mawardi

Cover: Jeffri Fernando

Penerbit: Gagasmedia

ISBN: 979-780-549-2

Cetakan pertama, 2012

602 halaman

pinjem mbak @sinta_nisfuanna

Sinopsis:

Pada abad kedua puluh di Korea, Najin Han, putri seorang kaligrafer, merindukan hak untuk menentukan pilihan atas nasib sendiri. Sadar putrinya seorang yang cerdas dan keras kepala, sang ibu membebaskan dirinya untuk mencari jati diri, namun sang ayah sangat keras dan teguh memegang tradisi. Terlebih, ada ancaman dari Jepang yang sedang berusaha mengontrol pemerintahan Negeri Gingseng tersebut.

Namun, ketika ayah Najin Han berusaha menikahkan putrinya dengan laki-laki dari keluarga bangsawan, ibunya malah menentang dan menyuruh Najin Han melayani di istana raja sebagai pendamping bagi seorang putri muda.

Sayangnya, tak lama kemudian kaisar Korea mati terbunuh. Budaya monarki yang berabad-abad dipelihara pun akhirnya menemui ajal bersama pimpinan tertinggi negeri itu. Dalam situasi yang serba tidak pasti, Najin Han memulai perjalanan hidupnya sendiri. Dia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan -dan menemukan cinta du tengah perjalanan yang panjang itu...

***

Ini adalah pertama kalinya saya membaca Historical Fiction Korea, yang cukup jarang dilirik penerbit kecuali komedi romantis atau drama adaptasi televisi yang tahun lalu bahkan sampai sekarang masih marak di toko buku. Jujur saja saya lama-lama bosan dengan buku-buku yang berbau Korea tersebut, seperti tidak ada hal yang baru lagi karena sebagian besar tema ceritanya mirip bahkan karakter tokohnya satu buku dengan buku yang lain sama juga. Saya tertarik dengan buku ini karena tema ceritanya lain dari yang pernah ada dan juga menginggatkan saya akan drama kolosal Korea yang saya suka banget nget nget, Jewel In The Palace. Walau saya tahu ceritanya berbeda, kalau Jewel In The Palace tokoh utamanya adalah seorang wanita yang awalnya seorang koki istana akhirnya menjadi tabib perempuan pertama di Korea sedangkan di buku ini perjuangan seorang anak perempuan demi maraih pendidikan, kesamaannya adalah mereka sama-sama perempuan yang kuat, perempuan yang berjuang keras demi meraih impiannya.

Bersetting pada abad kedua puluh, tahun 1915-1945, masa ketika Korea dijajah Jepang sampai mendapatkan kemerdekaan. Kisah ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama, Najin Han, putri seorang seniman sarjana sastra, sang Kaligrafer Han yang sangat dihormati. Sarjana Han sangat ingin mempunyai seorang putra, seorang yang nantinya bisa mewarisi kekayaan dan mengikuti tradisi yang ada, sayangnya beberapa kali ibu Najin, Haejung keguguran, hanya Najin yang bertahan. Waktu kecil Haejung mempunyai impian memperoleh pendidikan seperti saudara laki-lakinya, yang tentu saja tradisi jaman dulu pendidikan hanya untuk laki-laki. Haejung senang ketika mendengar akan dibuka sekolah perempuan, sekolah Jepang. tidak mudah membujuk suaminya agar Najin Han dapat menempuh ilmu terlebih sekolah itu dibuat oleh orang Jepang, baginya tugas perempuan adalah di rumah bukan sekolah. Tapi Haejung memiliki tekat yang kuat, dia berusaha agar anak satu-satunya memperoleh pendidikan, dan berhasil.



Ayah mengatur beberapa perjodohan, anak laki-laki tertua berdoa agar diselamatkan dari dosa terbesar, yaitu tak memiliki keturunan laki--laki. Para istri berdoa agar memiliki putra untuk membuktikan dan menunjukkan kelayakan mereka. Lalu, anak perempuan, sepertiku, belajar tiga hukum penting dalam hidup seorang perempuan: patuhi ayahmu, patuhi suamimu dan patuhi anak lelakimu.


Najin akhirnya memiliki seorang adik laki-laki, Ilsun namanya. Tentu saja hal itu sangat membuat semua keluarganya bahagia, terlebih ayahnya. Ilsun langsung menjadi anak kesayangan ayahnya, dia terlalu dimanja, bahkan Najin juga suka memanjakannya. Kedekatan Najin dan Ilsun tidak terlalu disukai ayahnya, dia merasa Najin berpengaruh buruk pada adik laki-lakinya, ayahnya merasa Najin sulit diatur, tingkah lakunya kasar sehingga lebih baik menikahkannya saja. Perihal perjodohan ini tidak dirundingkan dulu dengan istrinya sehingga membuat Haejung marah besar, bahkan pertama kalinya dia manentang suaminya, dia pun tanpa meminta persetujuan sarjana Han mengirim surat kepada sepupunya di Seoul agar menerima Najin di kerajaan, melayani Yang Mulia Tuan Putri.

Kedekatan Najin dengan Putri Deokhye tidak lama karena Jepang dengan mudah menguasai Korea. Najin kembali ke kampung halaman. Najin juga berkesempatan melanjutkan pendidikannya di Ewha, mengumpulkan uang dari hasil mengajarnya yang sebagian besar dia gunakan untuk membantu sekolah Ilsun dan menutupi perbuatan bodohnya. Karena selalu di manja, Ilsun menjadi pemuda seenaknya sendiri, tanpa sepengetahuan orang tuanya dia sering melakukan taruhan dan kalah. Karena rasa sayangnya Najin pun terpaksa menutupinya. Najin juga berkenalan dengan seorang laki-laki yang dikenalkan oleh tetangganya, Hansu. Laki-lai itu adalah putra seorang pendeta, Calvin Cho yang juga mengikuti profesi ayahnya. Berbeda dengan perjodohan pertamanya, kali ini Najin sadar kalau sudah waktunya dia berkeluarga sehingga dia tidak menolak ketika dijodohkan lagi.

Kisah Najin Han tidak berhenti sampai di situ, bahkan setelah menikah pun dia tidak pernah berhenti berjuang. Berjuang melawan rindu katika tidak lama setelah menikah dia harus ditinggal suaminya belajar keluar negeri yang lama kelamaan tanpa kabar, menghadapi mertuanya, menghadapi ayahnya ditangkap bahkan nantinya dia juga merasakan hal tersebut, menghadapi adiknya yang semakin dewasa semakin mengecewakan ayahnya. Najin Han dengan tegar menhadapi semua permasalahan tersebut, dia sejak kecil ditempa oleh ibunya agar menjadi wanita yang kuat.

Buku ini bagus, mengambarkan kehidupan wanita yang pada masanya tidak memiliki hak untuk berpendidikan, tugasnya adalah patuh pada suami dan mengurus rumah. Sayangnya saya kurang merasakan bagaimana Najin Han menuntut ilmu, lebih ke sejarah hidupnya yang diwarnai dengan bangsa Jepang yang mulai mengontrol politik negeri gingseng tersebut, masa-masa ketika Jepang mengalami depresi sehingga rakyat Korea sulit mendapatkan pekerjaan karena semua dikontrol oleh Jepang, bahkan tanah dan semua harta keluarga Han ikut di sita yang menyebabkan Najin berusaha keras menghidupi keluarganya, dia tidak bisa mengandalkan adiknya karena dia mengurus diri sendiri saja susah. Bagian dia menuntut ilmu yang saya rasa tema utamanya malah tidak menonjol. Kisah cintanya tidak banyak dijelaskan justru sejarahnya sangat kental sekali, mungkin itu juga yang membuat saya sedikit bosan ketika membacanya :p

Tokoh favorit saya dibuku ini adalah Haejung, ibu Najin Han. Dia benar-benar sosok wanita yang kuat. Dia tidak ingin apa yang pernah dialaminya juga bakal dirasakan anaknya, tidak punya kesempatan mendapatkan pendidikan. Sehingga ketika ada peluang sedikit dia tidak menyia-nyiakannya bahkan dia rela menghiananti suaminya demi membuat anaknya merasakan bangku sekolah, dia juga mengajari semua hal tentang bagaimana menjadi seorang perempuan. Haejung sangat berpikiran maju, dia berpendapat bukan jamannya lagi perempuan bodoh, perempuan juga berhak mendapatkan pendidikan seperti laki-laki dan usahanya agar Najin bisa bersekolah sungguh pantas diacungin jempol. Dia melanggar prinsipnya untuk selalu patuh dan menghormati suaminya demi menyekolahkan anak perempuannya. Kehebatannya juga terlihat ketika melahirkan Ilsun.

Quote favorit saya:



Menyimpan rahasia itu salah dan tak perlu merasa khawatir tentang hal-hal yang tak kau pahami atau yang terkesan aneh. Terkadang, bertanya adalah cara terbaik untuk belajar.

"Laki-laki membutuhkan air untuk hidup, tetapi mereka tak bisa bergerak seperti air. Perempuan seperti air yang mengalir, menghidupi dan menjelajah dan berada di bawah kedua kaki laki-laki yang menancap dengan mantap di tanah. Kita cair. Dan, dari kitalah mereka muncul, minum dan tumbuh. Dan jadi," kata Ibu sambil mengusap rambutku yang mencuat liar dari kepangan dan sirkam perunggu. "Ketika ayahmu terlihat kasar, aku ingin kau menginggat hal ini. Perempuan dianugerahi secara istimewa dengan cara yang tak pernah dipahami laki-laki. Jagalah kasih Tuhan di dalam hatimu dan ingatlah hal ini selalu."

Terjemahannya bagus, tidak ada kalimat yang sulit dimengerti dan minim typo. Jangan khawatir dengan genrenya yang sedikit berat, buat yang sering migrain baca sejarah apalagi yang dibalut kisah perjalanan hidup seorang wanita Korea seperti buku ini, tenanggg, di belakangnya ada catatan sejarah yang akan mempermudah kita memahami isi cerita, selain itu juga ada daftar istilah, bahasa Korea yang sedikit banyak berseliweran di buku ini jadi bisa sekalian belajar bahasa asing juga, bahasa Korea yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari, seperti panggilan ayah, ibu, kakak perempuan, dsb. Untuk covernya saya lebih suka versi terjemahannya, lebih mengambarkan seni yang dikuasai keluarga Han, kaligrafer.

The Calligrapher's Daughter adalah novel pertama dari Eugina Kim, putri dari imigran Korea yang datang ke Amerika tidak lama setelah perang pasifik. Walau baru pertama menulis novel buku ini langsung menyabet penghargaan Borders Original Voices Award for Fiction (2009), A Best Book of 2009, The Washington Post, Shortlisted for the 2010 Dayton Literary Peace Prize in Fiction.

Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi http://www.thecalligraphersdaughter.com



NB: Posting bareng BBI kategori penulis Asia


Kamis, 21 Maret 2013

Baca Bareng BBI 2013

BACA_BARENG_BBI_2013
pic-nya nyuri dari blognya Kang Opan :p

Hai Hooooo, sebenernya agak telat memposting event ini, sudah sejak tahun kemaren kalau nggak salah jadwal ini dibuat. Tahun sebelumnya tema Bloger Buku Indonesia (BBI) selalu ditentukan setiap bulan berdasarkan voting terbanyak, nah tahun ini karena BBI mulai terorganisir dan ada sendiri untuk devisi event, mereka bekerja keras supaya kegiatan BBI lebih menarik, terbentuklah tema bacaan yang setiap bulannya semakin menarik. Nambah challenge? ya iyalah, tapi sebagai anggota BBI yang baik budiman dan cantik rupawan, saya nggak boleh apsen dong, kalaupun nggak sempet baca saya bisa mereview buku dari hutang timbunan review yang genre/temanya sama atau bisa juga repost review lama yang segenre juga *ketawa setan* *jangan ditiru* Tapiiiiii, genrenya nggak jauh beda kok sama challenge yang lain jadi bisa sekalian sekali membaca buku, dua tiga challenge terlampaui :D

Berikut daftar tema bacanya, bisa milih satu atau bisa milih keduanya:


FEBRUARI: 1. Buku-buku Pramoedya Ananta Toer, untuk memperingati hari jadi beliau yang jatuh pada tanggal 6 Februari. Contoh: Tetralogi Pulau Buru

2. Buku-buku yang diadaptasi ke layar lebar dan masuk nominasi atau menang Oscar, untuk merayakan awards season selama Januari-Februari. Contoh: The Godfather, The English Patient, There Will Be Blood, A Passage to India

My Choice: (2) Les Miserables



MARET: 1. Sastra Asia, buku-buku yang ditulis oleh pengarah berkebangsaan atau yang berasal dari negeri-negeri Asia. Contoh: Arudhanti Roy, Jhumpa Lahiri, Chitra Banerjee Divakaruni, Haruki Murakami, Banana Yoshimoto

2. Science-fiction/fantasi/paranormal, buku-buku yang bertemakan hal-hal yang bersifat fiksi dan fantasi, baik untuk young-adult, pembaca umum maupun dewasa. Contoh: Trilogi His Dark Materials, trilogi Lord of The Rings, A Song of Ice and Fire - George R.R Martin

My Choice: (1) The Calligrapher's Daughter --> tinggal ngreview

(2) Harta Vaeran --> baru seiprit dibaca



APRIL: 1. Buku-buku yang bertemakan perempuan atau buku yang ditulis oleh perempuan, untuk merayakan hari Kartini. Contoh: To KIll A Mockingbird - Harper Lee, Perfect Match - Jodi Picoult, 9 untuk Nadira - Leila S. Chudori

2. Buku tentang buku, untuk merayakan ulang tahun BBI yang jatuh pada 13 April. Contoh: The Book Thief - Markus Zusak, Shadow of The Wind - Carlos Ruiz Zafon, Ex Libris: Confessions of A Common Reader - Anne Fadiman

My Choice: (1) The Pallace of Illution

(2) Inkheart --> termasuk nggak sih?



MEI: 1. Klasik-kontemporer, buku-buku yang ditulis di abad 20 atau 21 dan telah menjadi klasik, atau buku-buku klasik yang mengangkat tema modern. Contoh: One Flew Over The Cuckoo's Nest - Ken Kasey, A Clockwork Orange - Anthony Burgess, Lord of The Flies - William Goldman, The Unbearable Lightness of Being - Milan Kundera

2. Kumpulan cerpen, baik yang ditulis oleh pengarang lokal maupun internasional, atau yang ditulis dalam masa modern atau klasik. Contoh: The Elephant Vanishes - Haruki Murakami, A Good Man is Hard To Find - Flannery O' Connor, What We Talk About When We Talk About Love - Raymond Carver

My Choice: (1) pengen nyoba baca Pride and Prejudice *cari pinjeman*

(2) Kukila



JUNI: 1. Sastra Eropa, buku-buku yang ditulis oleh pengarang yang berasal dari negeri-negeri Eropa. Contoh: War and Peace - Victor Hugo, Don Quixote - Miguel de Cervantes Saavedra, The Stranger - Albert Camus,  The Hundred-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared - Jonas Jonasson

2. Romance, buku-buku yang menceritakan kisah cinta, baik fiksi maupun non-fiksi, modern atau klasik, novel atau kumpulan cerpen, dewasa atau young-adult (atau genre baru, new-adult). Boleh disertakan tema lain seperti fantasi, thriller atau lainnya. Contoh: Atonement - Ian McEwan, Never Let Me Go - Kazuo Ishiguro, The Truth about Forever - Sarah Dessen, Beautiful Disaster - Jamie McGuire

My Choice: (1) harus mencari identitas penulis yang ada di timbunan nih, coba deh nanti di googling

(2) kalau ini mah gampang, nyoba baca Never Let Me Go aja, saya tau siapa yang punya bukunya :p



JULI: 1. Buku anak, boleh bergambar atau tidak. Buku-buku yang dulu menjadi favorit semasa kecil atau remaja. Contoh: Where the Sidewalk Ends - Shel SIlverman, Oh, the Places You'll Go! - Dr. Seuss, Are You There, God? It's Me, Margaret - Judy Blume

2. Historical-fiction, buku-buku yang berlatar historis. Contoh: Memoirs of A Geisha - Arthur Golden, The Pillars of the Earth - Ken Follet, The Thorn Birds - Colleen McCullough

My Choice: (1) MaxMouse

(2) Kapitan Pedang Panjang



AGUSTUS: 1.Sastra Indonesia atau buku yang ditulis penulis Indonesia. Contoh: Hujan di Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono, Aku Ini Binatang Jalang - Chairil Anwar, Ronggeng Dukuh Paruh - Ahmad Tohari

2. Buku bertema perang, baik Perang Salib/Perang Sipil/ Perang Dingin/Perang Dunia Pertama/Perang Dunia Kedua. Contoh: A Farewell to Arms - Ernest Hemingway, Schindler's List - Thomas Keneally, Fundamentals of Guerrilla Warfare - A.H. Nasution

My Choice: (1) Maryam

(2) belum nemu bukunya



SEPTEMBER: 1. Buku biografi tokoh terkenal. Contoh: Steve Jobs - Walter Issacson, Into The WIld - Jon Krakuer, Frida - Hayden Herrera

2. Distopia (bukan YA). Contoh: Brave New World - Aldous Huxley, Fahrenheit 451 - Ray Bradbury, The Handmaid's Tale - Margaret Atwood, 1984 - George Orwell

My Choice: (1) Mimpi Sejuta Dolar/Einstein

(2) 1984



OKTOBER:1.  Buku-buku finalis atau pemenang Man Booker Prize. Contoh: Wolf Hall - Hillary Mantel, Aib - J. M. Coetzee, Vernon God Little - DBC Pierre, Bring Up The Bodies - Hillary Mantel

2. Buku debut penulis baru, baik yang ditulis di tahun 2013 atau yang baru menulis satu buku. Contoh: Blue Romance - Sheva, Cinder - Marissa Mayer

My Choice: (1) belum nemu bukunya

(2) gampang deh nanti



NOVEMBER: 1. Graphic novel atau komik, baik terbitan lokal atau internasional. Contoh: Blanket - Craig Thompson, Batman: Year One - Frank Miller, Fullmetal Alchemist - Hiromu Arakawa

2. Thriller/horor, buku-buku yang mengandung suspens atau yang berlatar horor. Contoh: SIlence of The Lambs - Thomas Harris, Let The Right One In - John A. Lindqvist, The Shining - Stephen King

My Choice: (1) The Hobbit --> nunggu dibuntilin sapa yang mau ngasih :p

(2) pengen banget baca The Silence of The Lambs *cari pinjaman*



DESEMBER: Bebas (anggota BBI buka polling sendiri)

Untuk bulan Januari, sama seperti tahun lalu kita mereview dari buku pemberian Secret Santa, salah satu event tahunan BBI juga dimana kita mendapatkan hadiah buku dari sesama anggota tapi nggak tahu siapa yang ngirim, si pengirim memberikan riddle dan kita disuruh menebak siapa pengirimnya. tahun ini saya mendapatkan buku Prom Night from Hell. Daftar bacaan di atas bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung mood baca dan mood ngreview, tapi saya berusaha konsisten walau nanti biasanya agak terlambat, ehehehe. Ajang ini buat seneng-seneng kok, bisa ikut bisa nggak dan nggak akan membebani kita karena nggak ada aturan harus mengikutinya. Sebagai apresiasi kecintaan kita terhadap buku dan perluasan genre, menurut saya daftar tema bacaan di atas sangat menarik dan menantang, ayolah keluar dari zona nyaman, sekarang saya cukup menikmati genre hisfic loh, nggak melulu romance dan fantasy aja :D. Tiap bulannya kita memposting bareng hasil review dari buku yang kita baca, saling berkomentar. Nah, ini yang saya rasakan cukup berbeda dari awal-awal terbentuknya BBI. Masih sama, kita baca bareng dan memposting review bareng, kalau dulu nih ya hampir semua peserta saling bekomentar makin lama makin sekarang saya merasakan kemundurannya, tidak semua anggota ikut berkomentar seperti dulu, entah hanya menjadi silence reader atau memang tidak punya waktu lagi, yang jelas saya kangen masa-masa itu, satu postingan komentarnya banyak. Ngaku aja kalau kamu #fakirkomentar Lis, ahahahaha.

Yaudah lah, yang penting saya berusaha konsisten untuk tiap bulan meramaikan event BBI yang udah ada dari sejak pertama terbentuk ini.

keep reading. keep writing

Salam Bokek

@peri_hutan

Water for Elephants

9410658

Air Untuk Gajah

Penulis: Sara Gruen

Alih Bahasa: Andang H. Sutopo

Desain Cover: Marcel A.W.

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 978-979-22-6252

Cetakan pertama, September 2010

512 halaman

Yang membuat saya ingin membaca buku ini adalah karena buku ini sudah di filmkan, bukan, bukan karena pemain utamanya pernah menjadi vampir yang menghabiskan bedak, lebih karena penasaran apa yang membuat buku ini layak diangkat ke layar lebar. Saya selalu yakin bahwa pasti ada sesuatu yang sangat menarik kenapa sebuah buku dijadikan film, walau pasti banyak orang yang berpendapat tetap versi bukulah yang sangat menarik, saya pun seperti itu, hanya saja kadang sebuah film bisa mewujudkan fantasy kita, selalu ada pembeda tapi tetap dalam inti yang sama. Selain menduduki #1 New York Times bestseller ketika pertama kali terbit, mendapatkan penghargaan untuk Book Sense Book of the Year Award for Adult Fiction (2007), ALA Alex Award (2007), The Quill Award Nominee for General Fiction (2006) dan diterjemahkan ke dalam 44 bahasa, yang sangat menarik dari buku ini adalah bercerita tentang rombongan sirkus pada awal tahun 1930-an.

Untuk judulnya sendiri sangat manarik, ada bagian ketika Jacob menuduh temannya berbohong ketika dia bercerita kalau dulunya pernah bekerja membawa air untuk gajah, itu tidak mungkin terjadi. Jacob tahu lebih dari siapa pun. Faktanya adalah seekor gajah minum 25-75 galon atau 100-300 liter air per hari, sesuatu yang sangat mustahil dilakukan oleh seorang manusia. Air Untuk Gajah memiliki ungkapan yang berarti membawa beban yang sangat berat, seperti membawa suatu rahasia yang tidak bisa diceritakan kepada siapa pun, termasuk orang yang sangat dicintainya.

Diceritakan dari sudut pandang orang pertama, Jacob Jankowski yang berumur 90 tahun atau 93 tahun dan ketika dia berusia 23 tahun. Pertama-tama kita disuguhkan sebuah prolog yang sedikit menegangkan, membuat sangat penasaran, membuka sedikit rahasia besar Jacob Jankowski yang dibawanya selama tujuh puluh tahun, tidak ada seorang pun yang mengetahuinya tak terkecuali istrinya sendiri, dan dia membaginya kepada kita, hanya kepada para pembaca.

Alurnya flashback, bab pertama kita akan melihat bagaimana Jacob Jankowski tua sangat cerewet menghadapi aturan di panti jompo tempat dia tinggal di masa tua. Dia merasa dikekang dengan aturan-aturan sehingga sering sekali menyusahkan para perawat, contohnya adalah dia bosan sekali makan bubur, kacang tumbuk, bubur bayi, dia mengganggap kalau daging panggang, jagung yang masih ada tongkolnya, apel adalah makanan surga. Bab berikutnya berganti dengan kehidupan Jacob muda, walau porsi Jacob muda lebih banyak, selang-seling itulah cara Sara Gruen menggungkapkan kisah hidup perjalanan Jacob Janskowski.

Kabar kematian orangtua Jacob merobohkan impiannya  menjadi dokter hewan, selain hanya tinggal dia seorang, orang tuanya tidak meninggalkan warisan seperserpun, ayahnya yang seorang dokter hewan tidak berpenghasilan banyak, rumah dan harta lainnya digunakan untuk membayar hutang di bank, yang Jacob ketahui itu semua demi membayar biaya pendidikannya di universitas terkemuka, Cornell University. Dia tidak bisa berpikir, dia merasa sendirian di dunia, tidak punya tujuan pulang, dia ingin meninggalkan Itacha, meninggalkan tempat yang menorehkan luka yang sangat dalam. Ketika Jacob kembali ke sekolah dan menghadapi ujian akhir dia tidak sanggup lagi, memilih mundur, memilih kabur. Tidak ada tempat tujuan baginya, dia berjalan menyusuri kota dan mengikuti jalur rel kereta api, ketika dia melihat sebuah lokomotif besar yang mempunyai banyak gerbong, tanpa berpikir lagi dia berlari dan melompat, mendaratkan tubuhnya ke Flying Squadron Benzini Bersaudara Pertunjukan Paling Spektakuler di Dunia, sebuah rombongan sirkus.

Di rumah barunya Jacob bertemu orang-orang yang menajubkan, salah satunya adalah Camel yang dengan baik hatinya tidak mengusir dan menawarinya bekerja dalam rombongan sirkus. Menyekop tahi, menjaga ketertiban ketika Barbara sedang beraksi melucuti pakaiannya satu per satu sampai pada akhirnya riwayat pendidikan Jacob diketahui yaitu mahasiswa semester akhir kedokteran hewan. Alan Bunkel, atau biasa dipanggil Paman Al, Ringmaster Extraordinaire, Penguasa Seluruh Alam Raya Yang Diketahui Maupun Yang Tidak Diketahui, pemilik sirkus Benzini Brother tidak mementingkan apakah Jacob sudah lulus atau belum, yang dia tahu adalah Jacob bisa mengobati binatang-binatang kesayangannya, rombongannya belum mempunyai dokter hewan seperti Ringling saingannya dan itu sudahlah cukup. Sejak saat itu kedudukan Jacob naik setingkat, dia tidak lagi tidur bersama Camel yang seorang pekerja, dia ditempatkan bersama Kinko -kalau sudah menjadi teman bisa memanggilnya Walter- seorang performer, bertubuh cebol yang tinggal bersama Queenie, anjing kesayangannya, seseorang yang memiliki buku lengkap karya Shakespeare dan komik-komik cabul. Selain Paman Al, orang yang sangat berpengaruh di Benzini Brother adalah August Rosenbluth, direktur pertunjukan kuda dan pengawas hewan-hewan. Dia memiliki kepribadian ganda, di satu sisi dia bisa sangat baik dan di sisi lain bisa sangat kejam. Contohnya ketika dia sedang baik hati; dia mengundang Jacob makan malam bersama istrinya, meminjaminya pakaian bagus, dan memberinya tempat tinggal yang layak daipada para pekerja. Ketika dia sedang jahat; dia mempersilahkan Jacob memberi makan kepada Rex, kucing besar yang sudah tidak memiliki gigi, seekor harimau. Dia juga sangat kasar kepada Rosie, seekor gajah yang baru dibeli Paman Al dari sirkus yang sudah bangkrut. Rosie dianggap gajah dungu karena tidak pernah mau mengikuti perintah August sehingga tidak jarang dia menyiksanya, yang dilakukannya hanyalah makan dan mengacau, Rosie juga belum pernah melakukan pertunjukan sirkus, padahal gajah itu sangatlah cerdas, hanya Jacob yang bisa memahaminya. Hanya dua orang yang tahu kalo August mengidap paranoid schizophrenic, Paman Al dan Marlena, istrinya. Pertama kali melihat Marlena beraksi dengan kuda Arab cantik, Jacob sangat terpesona, dia tidak bisa melupakannya.

Selain menceritakan kicah cinta terlarang Jacob dan Marlena, buku ini banyak bercerita tentang kehidupan di balik layar para pekerja sirkus. Ada perbedaan yang mencolok antara para pekerja dan para performer/kinker, sangat penting dari Departemen mana seseorang berasal, apakah dari  ring stock, baggange stock atau managerie (tenda binatang liar). Ada tingkatan-tingkatan yang jelas, para performer tinggal di gerbong yang lebih bagus dan dekat dengan lokomotif dan para pekerja ada dibelakangnya, kadang satu gerbong dengan binatang. Bahkan, binatang dianggap lebih berharga daripada para pekerja. Paman Al tidak akan segan-segan bila terjadi sesuatu dengan asetnya dan apabila ada pekerjanya yang sudah tidak sanggup melakukan lagi pekerjaannya, dia akan langsung 'dilampumerahkan' yang berarti dibuang dari kereta ketika kereta sedang berjalan. Upah kerja pun menjadi masalah, para performer selalu mendapatkan gaji yang banyak dan tepat waktu sedangkan para pekerja tidak jarang mengalami penundaan. Itulah yang dilihat Jacob di sirkus Benzini Brother, dia takut ketika Camel mengidap jake leg, mengalami kelupuhan di tangan, kaki dan organ vital bagi laki-lagi gara-gara mengkonsumsi Jamaica ginger paralysis -minuman ekstrak jahe Jamaica. Dia takut kalau Camel akan dilampumerahkan oleh Paman Al yang hanya mementingkan hewan sirkus dan orang aneh asli sehingga dia menyembunyikannya di kamarnya. Belum lagi menghadapi August yang gila, yang mampu berbuat apa pun yang bisa menyakiti Marlena, yang mulai mencium hubungan terlarang mereka dan di tempat itulah dia menyimpan rahasia terbesarnya.

ringling-brothers-circus-performing-elephant

Tema buku ini sangat menarik, bergenre historical fiction yang menceritakan sejarah sirkus tahun 1930-an, di bagian catatan penulis kita akan mengetahui bagaimana Sara Gruen melakukan riset sejarah sirkus Amerika untuk menguatkan cerita yang dia buat. Walau Benzini Brother hanya rekayasa penulis, The Ringling Brother nyata adanya. Kelompok sirkus tersebuat dibuat oleh Ringling bersaudara pada tahun 1884 bahkan ada Ringling Circus Museum yang terletak di Florida. Kejadian yang dialami Camel juga merupakan tragedi nyata yang dialami oleh sekitar seratus ribu orang Amerika pada tahun 1930-1931 yang mengalami kelumpuhan yang disebabkan oleh minuman keras oplosan seperti Jamaica ginger. Ada juga kisah nyata yang mirip dengan gajah cantik Rosie. Water for Elephants adalah buku ketiga Sara Gruen, sebelumnya dia menerbitkan seri Riding Lessons (Riding Lessons dan Flying Changes) yang bercerita tentang kuda, sedangkan buku terbarunya; Ape House bercerita tentang kera. Sara Gruen memang sangat mencintai dunia binatang, semua karyanya berbau binatang. Ia mendukung berbagai organisasi amal penyayang binatang dan lingkungan hidup.

Selain tema dan faktanya yang menarik, buku ini juga diwarnai tokoh-tokoh yang unik. Paman Al yang ambisius, August yang gila tapi briliant, Marlena yang cantik nan menawan, Jacob yang polos (yang entah kenapa saya merasa Jacob tua dan muda sangat berbeda, kalau Jacob muda lebih pendiam, Jacob tua sangat cerewet) dan para pekerja sirkus yang tak pernah patah semangat walau mereka sering tidak diperlakukan secara layak. Hidup mereka hanya untuk sirkus, mereka berusaha menampilkan performa yang menarik disamping segala kekurangan yang mereka miliki. Terjemahan buku ini juga tidak ada masalah, hanya saja saya berharap ada beberapa istilah sirkus yang sebaiknya lebih dijelaskan seperti departemen ring stock dan baggange stock, saya masih belum mengerti departemen itu mengurus bagian apa, berbeda dengan managerie yang sering disebut, yang dikuhususkan untuk tenda binatang liar. Untuk covernya sebenarnya tidak kalah dengan cover aslinya, hanya saja saya berharap gambar gajah dihilangin, toh cerita sebenarnya bukan tentang Rosie, hewan itu hanya merupakan salah satu pelengkap cerita. Untuk ukuran huruf dan kertasnya juga tidak masalah, tidak terlalu kekecilan dan memakai kertas buram yang luwes di tangan.

Sebenarnya saya berharap akan ada pertunjukan sirkus yang spektakuler namun hanya ada beberapa pertunjukan yang dijelaskan secara lengkap, seperti pertunjukan Barbara yang menari erotis, Marlena dengan kuda Arab dan gajah Rosie, saya menginginkan lebih banyak lagi karena seumur-umur saya belum pernah melihat sirkus. Entah di Indonesia sudah pernah ada atau belum, yang saya tahu hanya cembreng dan pasar malam, sehingga saya berharap mendapatkan cerita tentang sirkus di sini. Buku ini lebih banyak menyorot kehidupan dibalik layarnya. Mungkin versi film menjawab penasaran saya, melihat trailernya kemegahan sebuah sirkus cukup tergambarkan, dibintangi oleh aktor yang tidak asing lagi, si pemeran vampir tampan di film Twilight, Robert Pattinson dan aktris peraih Oscar, Reese Witherspoon yang saya rasa keduanya cocok memerankan Jacob dan Marlena. Buat yang terkesan dengan film I Am Legend dan yang sedang menunggu tidak sabar untuk film Catching Fire, Francis Lawrence tidak perlu diragukan lagi kehebatannya sebagai sutradara.

index

Bagian yang paling mengharukan adalah ketika Jacob tua menunggu kedatangan anak-anak mereka untuk melihat sirkus. Sedih banget rasanya ketika mereka tidak datang. Jacob memiliki lima anak dan tidak ada seorang pun yang menginggat ayahnya, seperti tidak ada tempat bagi Jacob di kehidupan anak-anaknya. Ketika membaca bagian ini saya merasa terpecut, tersengat untuk lebih memperhatikan keberadaan orang tua kita.

Quote favorit saya:



Umur adalah pencuri yang jahat. Sewaktu kau mulai terbiasa dengan hidupmu, ia membuat kakiu lemah dan punggungmu bungkuk.

Bila dua orang ditakdirkan untuk bersatu, mereka akan bersatu. Itu takdir.


3 sayap untuk Benzini Bersaudara Pertunjukan Paling Spektakuler di Dunia

Rabu, 20 Maret 2013

Wishful Wednesday [20]

Hai Hoooo, ironis banget sih postingan sebelum ini juga WW yang berarti saya belum nulis review baru, huhuhu maaf banget ya, bulan ini penuh cobaan banget buat saya karena mengalami kecelakaan kecil sehingga jadwal baca dan review yang udah saya rencanakan buyar semuanya. Walau agak sedih tapi saya cukup senang karena minggu kemaren sama kopdar dengan BBI Joglosemar di Jogja setalah yang pertama ada di Solo -yang walau paling telat datangnya- untuk kalap bersama, dannnn beberapa wishlist saya terpenuhi, uhuy :D

Buku apa yang pengen saya baca minggu ini?

9284655

Tiger's Curse by Collen Houck

Genre: Fantasy

Sinopsis:

Passion. Fate. Loyalty.

Would you risk it all to change your destiny?

The last thing Kelsey Hayes thought she’d be doing this summer was trying to break a 300-year-old Indian curse. With a mysterious white tiger named Ren. Halfway around the world. But that’s exactly what happened. Face-to-face with dark forces, spellbinding magic, and mystical worlds where nothing is what it seems, Kelsey risks everything to piece together an ancient prophecy that could break the curse forever.

Tiger’s Curse is the exciting first volume in an epic fantasy-romance that will leave you breathless and yearning for more.



Buku ini rencananya mau diterjemahin sama Penerbit Mizan, uhhh pengen baca. Tentang dua pangeran yang dikutuk jadi harimau dan hanya ada dua orang yang bisa mematahkan kutukan tersebut, saya suka banget sama ide ceritanya, berharap bisa masuk ke
timbunanlemari baca saya :p



wishful-wednesday2

Apa Wishlist kamu? yuk ikut meme ini, caranya:

  1. follow  Books To Share atau tambahkan di blogroll/link blogmu

  2. buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran minggu ini, mulai dari yang bakal dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist.

  3. meninggalkan link Wishful Wednesday di Mr. Linky (ada di bawah postingan mb  Astrid). Kalau mau tambahkan button Wishful Wednesday di postingan.

  4. udah tinggal blogwalking sesama blog yang ikut share wishlist :)

Rabu, 13 Maret 2013

Wishful Wednesday [19]

Hai Hoooo, balik lagi nih sama buku yang pengen saya baca, masih belum bisa rajin posting tiap minggu tapi nggak pa-pa deh, yang penting wishlisnya bisa dikabulin, amin. Buku berikut bergenre hisfic, terbitan dalam negeri. Sejak baca Pulang saya jadi kesemsem sama cerita yang berbau PKI, apalagi buku ini kayaknya kental banget nuansa romancenya, trus ada kisah Mahabharata juga, sekilas hampir sama dengan Pulang, bedanya buku ini lebih bercerita tentang Pulau Buru, tempat di mana para eksil dibuang dan diasingkan, kalau Pulang kan tentang orang-orang yang tidak bisa pulang ke tanah air, well, apa pun orang bilang yang jelas saya kepengen baca buku ini.

15995172

Amba: Sebuah Novel

Penulis: Laksmi Pamutjak

Genre: Historical Fiction

Harga: 69k

Sinopsis:

Dalam epik ini, kisah Amba dan Bhisma dalam Mahabharata bertaut (dan bertabrakan) dengan kisah hidup dua orang Indonesia dengan latar kekerasan tahun 1965.

Amba anak sulung seorang guru di Kadipura, Jawa Tengah. Ia meninggalkan kota kecilnya, belajar sastra Inggris di UGM dan bertunangan dengan Salwa Munir, seorang dosen ilmu pendidikan yang mencintainya. Pada suatu hari di Kediri, ia bertemu dengan Bhisma Rashad, seorang dokter muda lulusan Universitas Leipzig yang bekerja di sebuah rumah sakit.

Percintaan mereka yang intens terputus mendadak di tahun 1965, di tengah ketegangan dan kekerasan politik setelah Peristiwa G30S di Kediri dan Yogya.

Bhisma tiba-tiba hilang---ketika Amba hamil.

Beberapa tahun kemudian, setelah Amba menikah dengan seorang peneliti keturunan Jerman, datang kabar bahwa Bhisma meninggal. Ia meninggal di Pulau Buru.

Rupanya selama itu, sejak sebuah bentrokan di Yogya, Bhisma, dijebloskan dalam tahanan di Jawa, dan sejak akhir 1971 dibuang ke pulau itu, bersama 7000 orang yang dituduh 'komunis' oleh pemerintahan Suharto.

Amba, yang tak pernah berhenti mencintainya, datang ke pulau itu dengan ditemani seorang bekas tapol, seorang lelaki Ambon. Ia berhasil menemukan surat-surat Bhisma yang selama bertahun-tahun ditulisnya untuk dia—tetapi tak pernah dikirimkan, hanya disimpan di bawah sebatang pohon.

Dari surat-surat yang selama bertahun-tahun disembunyikan ini terungkap bukan saja kenangan kuat Bhisma tentang Amba, tetapi juga tentang pelbagai peristiwa—yang kejam dan yang mengharukan—dalam kehidupan para tahanan di kamp Pulau Buru.

Melalui penelitian bertahun-tahun, melalui puluhan interview dan kunjungan ke Pulau Buru, Laksmi menampilkan sejarah Indonesia yang bengis, tetapi justru dengan manusia-manusia yang mencintai. Dalam sepucuk suratnya kepada ayahnya Amba menulis:

Adalah Bapak yang menunjukkan bagaimana Centhini sirna pada malam pengantin... Adalah Bapak yang mengajariku untuk tidak mewarnai duniaku hanya Hitam dan Putih, juga untuk tidak serta-merta menilai dan menghakimi. Hitam adalah warna cahaya. Sirna adalah pertanda kelahiran kembali.

Semoga bisa cepert baca, amin, amin :D

wishful-wednesday1-scaled500

Apa Wishlist kamu? yuk ikut meme ini, caranya:

  1. follow  Books To Share atau tambahkan di blogroll/link blogmu

  2. buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran minggu ini, mulai dari yang bakal dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist.

  3. meninggalkan link Wishful Wednesday di Mr. Linky (ada di bawah postingan mb  Astrid). Kalau mau tambahkan button Wishful Wednesday di postingan.

  4. udah tinggal blogwalking sesama blog yang ikut share wishlist :)

Best Friends Forever



Sinopsis:
Siapa yang tidak kenal dengan empat cowok keren SMA Athens? Jago bola, super tampan, plus punya otak alias pintar?! Yeah, tebakan kalian benar. Sid, Cokie, Rama dan Lando. APa yang terjadi pada mereka kali ini ya? Dihukum guru? Menang tanding bola? Atau dikejar cewek-cewek cantik? Hmmm... mereka pengen cerita awal prsahabatan mereka yang ternyata dimulai dari berkelahi. Penasaran kan apa yang terjadi ketika Sid, Cokie, Rama dan Lando sebelum menjadi empat sahabat yang gila sepak bola? Atau ingin tahu kisah empat cowok yang digilai cewek-cewek tersebut setelah terjangkit virus cinta? Nah, di sini, Sid, Cokie, Rama dan Lando akan membuka rahasia-rahasia yang selama ini off the record. Padahal, kisah mereka sangat berwarna kayak pelangi, penuh canda tawa, juga tangisanyang mengharu biru. Sinetron aja kalah! Hehehe. Shhhsssttt... ada cowok keren baru juga di sini. Penasaran? Cek langsung aja deh!

Buku ini bisa dibilang sisi lain dari High School Paradise dan Love United, karena ada bagian yang bisa dikategorikan pre dan post kedua seri tersebut. Yang jelas buku ini akan menambah atau mendekatkan kita akan cerita yang udah ada sebelumnya. Dulu saya pernah baca ebook buku ini, yang diberikan penulis ke pembacanya di fanpage facebook, bedanya adalah ada tokoh baru di sini, ada tambahan tentang Zai dan ilustrasi tokohnya. Pertama kali baca buku ini kesan saya adalah Meteor Garden banget, ehehehe, karakter dan ceritanya hampir mirip tapi seri ini dibuat lebih kocak dan banyak konflik di tiap tokohnya.

Cerita di buka ketika Sid pertama kali masuk ke sekolah Athens, tanpa dia sadari dia bertemu orang-orang yang nantinya akan menjadi sahabat setia selama di SMA dan seterusnya, sangat gampang untuk Sid dan Rama beserta Cokie untuk dekat sama lain, Sid yang humoris, Rama yang dewasa dan ingin ikut campur urusan orang lain, Cokie yang kece banget dan digandrungi banyak cewek mereka langsung dekat satu sama lain, lain halnya ketika mereka mendekati Lando yang harus disertai babak belur. Orlando atau yang biasa dipanggil Lando, dia tinggal bersama ayahnya yang pemabuk dan pengangguran sehingga dia kena peringatan supaya lekas membayar uang sekolah kalau masih mau belajar di sekolah Athens. Karena merasa tidak punya harapan lagi, dia pun membolos dan ikut preman di sekitarnya untuk malakin anak-anak sekolah. Rama tahu sebenarnya Lando sangat suka belajar, apalagi pelajaran Matematika, dia menyarankan Lando untuk mengikuti beasiswa, sama seperti dirinya walaupun berasal dari keluarga kaya dia mendapat beasiswa karena selalu masuk peringkat satu. Keikut campuran Rama tidak berhenti pada Lando saja, tapi juga kepada seorang cewek yang berpenampilan 'meberontak' yang sangat membenci adiknya -teman sekolah Rama- karena merasa orangtuanya sangat pilih kasih, padahal sang adik menderita kanker otak. Rama pun berusaha menyelamatkan masa depan si gadis, yang nantinya pada tahu dong siapa :D.

Kalau bagian Sid sudah pasti bisa ditebak, kocak banget. Ceritanya Sid dan Julia udah pacaran dan mereka tidak memberitahukan hubungan tersebut kepada adik Julia, Tasha, yang sangat mengidolakan Sid, bahkan sikapnya sebagai anak kelas 9 jauh lebih dewasa daripada seharusnya. Tasha shock ketika tahu hubungan Sid dengan kakaknya, dia pun mencari kambing hitam, teman sebayanya yang dia dandani mirip dengan Sid, yaitu adiknya Zai, orang yang dulu juga jatuh hati pada Julia. Untuk bagiannya Cokie kita akan mendapati hubungan asmaranya yang lumayan rumit. Tau dong kalau dari semua gengnya Cokie lah yang paling tampan dan dia adalah mantan penjahat kelamin sehingga Via, pacarnya sekaligus sahabat Julia tidak pernah tenang. Banyak yang nggak percaya kalau Cokie punya pacar hanya seorang Via, yang jauh dari mantan-mantan Cokie. Rasa minder membuat dia tidak percaya sama Cokie dan selalu curiga, overprotektiv. Cerita ditutup dengan masa setelah mereka kuliah dan ada tambahan cerita tentang Zai, lebih seru kalau dibaca sendiri :D.

Bagian Lando dan Rama adalah bagian yang penuh emosi dan mengharukan, saya sampai mrebes mili ketika membacanya. Orizuka mencoba menyingung dunia pendidikan di Indonesia, orang yang tidak mampu secara financial tapi sangat pintar seharusnya mendapatkan beasiswa, agar isi otaknya itu tidak mubazir, saya sedikit terbawa emosi karena ada pengalaman pribadi, ada teman saya yang seperti Lando sayangnya dia tidak beruntung. Kalau bagian Rama lebih ke masalah keluarganya, saya emang doyan sama cerita tentang keluarga, apalagi anak-orangtua jadi sangat ngena. Bagian Sid lebih ke humor, setelah memeras air mata dan rasa haru di bab sebelumnya, dibagian ini kita akan dibuat tertawa akan polah tingkah pasangan gokil Julia-Sid, apalagi pas membuntuti Tasha di sekolahnya, kocak banget. Oh ya, Sid juga akan punya adik dari ayah tiri yang sangat dibencinya itu :D. Kalau bagian Cokie lebih ke pasang surut suatu hubungan, cemburuan, dan rasa tidak percaya. Kalau bagian Zai lebih ke sesuatu yang baru. Buku ini sangat menghibur, apalagi buat pembaca setia seri High School Paradise, mengobati rasa kangen.

Recomended banget buat pembaca setia Orizuka dan tentu saja bagi yang udah baca seri High School Paradise, rugi kalau nglewatin yang satu ini ;D

3 sayap untuk Meteor Garden Indonesia.

Best Friends Forever: High School Paradise Golden Goal
Penulis: Orizuka
Cover: Putra
Penerbit: Puspa Populer
ISBN: 978-602-8287-76-0
Cetakan pertama, 2012
168 halaman
Harga: pinjem @okeyzz

Mafia Espresso



Sinopsis:
Dentuman suara Lady Gaga dari radio tetangga lantai atas, lamat-lamat tenggelam dalam otakku, lalu mengirim sinyal panik ke seluruh tubuh. Aku terduduk di ranjang. Jam berapa ini? Tanganku meraih telepon genggam di atas meja. Angka yang tertera di layar membuat rasa panik kembali mencengkeram.

Jam delapan? bagaimana mungkin?

Sophie Pieters mengira masalah terbesarnya pagi itu adalah datang tepat waktu ke kantor, memberi presentasi memukau, dan memenangkan hati kliennya agar dia dan timnya tidak kehilangan pekerjaan. Ternyata, salah besar! Masalah sebenarnya dimulai ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor. Setelah menumpahkan kejengkelannya dan mengebut ke kantor, Sophie dibuat terkejut menemukan pria penabraknya itu ternyata adalah calon kliennya dari Italia, Antonio Azzaro. Situasi semakin diperburuk ketika Patricia, bos Sophie, membuka sesi presentasi dengan tanpa sadar mengutip ucapan Sophie bahwa dia baru saja ditabrak oleh "seorang idiot yang menjengkelkan."
Maka, Musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan tidaklah lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Kepungan masalah datang beruntun di tengah aroma espresso yang menemani hari-harinya. Krisis ekonomi keluarga, Ray yang bertingkah, dan yang paling parah adalah jebakan masalah yang dibenamkan Antonio Azzaro. Siapa lelaki Italia perlente, bos perusahaan Eco Green yang gemar mengaduk-aduk hatinya itu?

Kepada siapa selayaknya Sophie melabuhkan hatinya?

Meh. Itulah tanggapan saya setelah membaca buku ini. Oke, reviewnya nggak akan panjang kali lebar seperti akhir-akhir ini, utang review saya masih banyak jadi saya akan langsung saja. Dari coverya dulu ya, oke deh, nggak terlalu masalah walau saya kurang suka dengan 'orang' sebagai cover sebuah buku, lebih suka gambar ilustrasi tapi cocok menggambarkan sosok Sophie yang sedikit galau dengan kehidupan pribadinya dan kesukaan dia pada espresso. Untuk jenis kertas dan tulisan nggak ada masalah juga, sedikit typo masih ada.

Tema utamanya adalah salah paham, gara-gara Antonio bilang dia dari Sisilia yang terkenal dengan sarang mafia, dan meng iyakan aja tuduhan Sophie kalau dia adalah keluarga mafia sehigga cap mafia langsung disandang Antonio tanpa terlebih dahulu Sophie mengkonfirmasi. Iya, kemungkinan kecil kalau ngaku tapi dari lagatnya aja udah ketauan kalu bercanda, lagian percaya aja. Akibat kecerobohan Sophie yang bilang Antonio seorang idiot yang menjengkelkan, laki-laki itu menghukum Sophie untuk menemani jalan-jalan selama di Belanda, bila menolak maka dia akan membatalkan kontrak kerja. Entah ya, sampai menutup buku ini pun saya tidak mendapatkan jalan-jalan yang harus dilakukan Sophie dan Antonio, yang ada malah disuguhi konflik keluarga Sophie, kakaknya yang mengabaikan kesehatannya demi memenuhi kebutuhan hidupnya karena suaminya selingkuh dan sekarang menjadi single parent, Ray, teman tapi mesranya, yang ternyata selingkuh dan hanya memanfatkan kebaikan Sophie, Sophie ternyata selama ini hanya dianggap sebagai 'babu' dannnnn Antonio sering sekali menghilang tanpa kabar gara-gara keluarganya dapet ancaman karena dulu Antonio pernah menggagalkan perusahaan kopi yang mempekerjakan anak kecil secara ilegal, katanya mau jalan-jalan, cuman naik speedboat doang >.<

Yang sara rasakan dari buku ini adalah serba nanggung, nggak ada chemistry dari kedua tokoh utamanya, terlalu banyak masalah yang sekadar tempelan saja. Hubungan Sophie dan kakaknya seharusnya lebih dalam, nggak hanya selalu titip anaknya ketika sibuk, kemudian pingsan karena kelelehan kerja, trus baikan setelah sadar. Hubungan dengan Ray pun juga klise, yang sangat jadi masalah adalah hubungan Sophie dengan Antonio, seharusnya Antonio jadi mafia beneran aja, ceritanya mungkin lebih menarik. Penggambaran karakternya juga kurang matang, saya masih belum bisa menggambarkan Antonio itu seperti apa, kalao Sophie bisa dilihat dari cover. Ini tokoh dan setting ceritanya di luar negeri, nggak ada unsur Indonesianya, tapi anehnya saya mendapatkan novel aura Indonesia, ehhhh gimana ya ngejelasinnya, yang jelas saya nggak ngrasain kalo novel ini berserita tentang bule, settingnya pun menurut saya hanya 'tempelan' aja, nggak kerasa juga aura Belandanya.

2 sayap untuk mafia gadungan.

Mafia Espresso
Penulis: Francisca Todi
Desain sampul" greenLight
Penerbit: Gradien Mediatama
ISBN: 978-602-208-041-1
Cetakan pertama, 2012
320 halaman
Harga: pinjem @okeyzz

Senin, 11 Maret 2013

Momo

2189720

Momo
Penulis: Michael Ende
Alih bahasa: Hendarto Setiadi
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 979-22-0943-3
Cetakan pertama, Juli 2004
320 halaman
Pinjam @pippopu

Anak perempuan kecil itu bernama Momo, penampilannya aneh dan selalu kotor, ia pendek dan kurus sehingga tidak ada yang tahu dia berusia delapan atau sudah dua belas tahun. Dia tinggal di reruntuhan amfiteater. Dia tidak tahu siapa orangtuanya, tidak tahu tentang asal usulnya tapi dia bersahabat dengan banyak orang, orang-orang dari lingkungan sekitar yang tidak jauh dari  tempat tinggalnya. Momo mempunyai bakat, sebuah bakat yang amat dibutuhkan. Kalau mereka tidak bisa menemui Momo maka dengan baik hati Momo akan datang membantu memecahkan masalah mereka, "Coba cari Momo!". Bukan sebuah bakat yang luar biasa, sebuah bakat yang sebenarnya dimiliki setiap orang, kalau mereka sadar. Bakat yang dimiliki Momo kecil adalah: mendengarkan. Di mana hanya sedikit orang yang sanggup mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Dan kemampuan Momo mendengarkan tidak ada tandingannya.

Rabu, 06 Maret 2013

[Challenge] Kuis Seven Days by Rhein Fathia






Hai Hooooo, maaf sekali ya akhir-akhir ini jarang banget update review dikarenakan banyak alasan :p. Insyaallah saya akan mencicil sedikit demi sedikit utang review yang udah mau nyaingin utang bacaan saya, tidak mudah membagi waktu antara kerja, kehidupan pribadi dan kehidupan di dunia lain (baca: baca buku) :D. Sambil mengisi kekosongan review di blog ini, kebetulan ada kuis kece yang sayang kalau dilewatkan. Kuis ini diadain sama @rheinfathia juara pertama Lomba Novel Romance Qanita by Penerbit Mizan, untuk info lebih lengkapnya silahkan kunjungi http://www.rheinfathia.com syaratnya nggak ribert kok :D.

Pertanyaan kuisnya adalah:
"Anggap ada yang mau bayarin kamu jalan-jalan ke mana aja, nggak peduli berapa biayanya. Kamu diberi waktu selama TUJUH HARI dan haarus mengajak SATU orang saja. Ke mana kamu akan pergi traveling, sama siapa, dan apa alasannya?"


Jawaban saya adalah:
Saya akan pergi bersama orang yang membenci saya, orang yang sangat mengganggu kehidupan pribadi saya, bersama Dia. Selama tujuh hari itu kami akan mengunjungi tujuh tempat yang berbeda. Hari pertama kami akan jalan-jalan ke tepi Sungai Seine, membuka diri, mencurahkan apa sebenarnya permasalahan yang sedang kami hadapi sambil mencari buku bekas. Hari kedua kami akan mengunjungi pemakaman Pere Lachaise, mencari ketenangan dan ketentraman, berwisata mengenal nisan para tokoh dunia sekaligus mengenal pribadi masing-masing lebih dalam. Hari ketiga kami ingin mengunjungi tempat yang ramai, bukan sesuatu yang sulit karena kota ini adalah salah satu tujuan kebanyakan wisatawan. Le Marais, kawasan yang penuh dengan kafe, galeri, dan rumah seniman Prancis terkemuka, tempat yang pas untuk meredakan ketenganggan di antara kami. Hari keempat kami akan mengunjungi Musée du Louvre, kami akan menganalisis apa yang sebenarnya Monalisa senyumi, dan tentu saja menganalisis senyum yang sekarang sering muncul di wajah kami masing-masing. Hari kelima kami mengunjungi katedral tua yang merupakan salah satu arsitektur gotik terbaik Prancis, Notre Dame de Paris. Di sana kami mulai malu-malu ingin manautkan tangan kami, menjadi satu. Hari keenam kami berpiknik ria di Parc de Sceaux. Merebahkan diri di atas rumput yang sejuk sambil memandangi langit biru, tersenyum bersama. Hari terakhir, tempat yang sangat klise sekali, tujuan utama kebanyakan wisatawan kalau berkunjung ke Prancis, melihat gemerlapnya kota Paris melalui Menara Eiffel yang setiap jam menyala dalam waktu lima detik saja. Sebenarnya saya tidak tau apa romantisnya tempat itu, hanya sebuah menara yang terbuat dari besi-besi di tumpuk, mau masuk saja antrinya harus berjam-jam. Tapi, yang membuat romantis adalah keberadaan orang di samping saya, orang yang sekarang tidak malu-malu lagi menautkan tangan kami menjadi satu. Orang yang selama tujuh hari ini sanggup meleburkan kebenciaan yang terjadi di antara kita, Dia.

Yak, itulah tempat-tempat yang ingin saya kunjungi, semoga saja bisa menjadi salah satu pemenang. Kuis ini akan ada empat pemenang dan masing-masing pemenang akan memdapatkan buku Seven Days dan salah satu buku pilihan sendiri, kalau menang nih ya saya pengen buku a Love at First Sight, sebenarnya pengen buku When You Were Mine sama satu buku lain dari penulis, Coupl(ov)e juga sih, hahahaha mulai maruk nih. Pengen tahu hadiah lainnya apa, kunjungi http://www.rheinfathia.com saja dan good luck ^^

Jumat, 01 Maret 2013

Bacaan Bulan Februari 2013

bacaan bulan februari 2013

Hai Hoooo, bulan yang katanya penuh cinta telah usai, lalu bacaan apa yang sudah saya tuntaskan? Awal bulan saya dibuat kembang kempis sama buku Insurgent, best book pertama yang saya baca di tahun ini, kemudian saya juga lancar membaca This Lullaby untuk Serapium Reading Challenge, kemudian agak tersendat-sendat ketika membaca Momo, saat mood baca saya mulai menurun. Entahlah, saya emang moody-an, saya nggak bisa dipaksa kalau emang beneran nggak mood, yang ada kalau saya nekat baca buku  yang 'sial' itu jadinya malah nggak selesai-selesai dan saya nggak akan mengerti isi buku tersebut. Jadilah saya mandeg baca, baru kemudian pertengahan bulan mendekati akhir saya mencoba membaca buku yang saya banget, buku bergenre romance. Soalnya kalau nggak disiasati begini mood nggak akan cepat kembali, alhasil saya bisa menuntaskan seri Hanafiah. Jumlah bacaan yang saya baca mengalami penurunan daripada bulan lalu, tapi nggak apalah yang penting saya tiap bulan baca :D. Berikut daftar bacaan beserta reading challengenya:



  1. Insurgent by Veronica Roth (Fantasy Reading Challenge, Read Big Challenge)

  2. This Lullaby by Sarah Dessen (Serapium Reading Challenge, Finding New Author Reading Challenge)

  3. Momo by Michael Ende (Fantasy Reading Challenge, Finding New Author Reading Challenge, What’s In A Name Reading Challenge)

  4. Pesan Dari Bintang by Sitta Karina(Indonesian Romance Reading Challenge, Sitta Karina's Book Reading Challenge)

  5. Putri Hujan & Ksatria Malam by Sitta Karina (Indonesian Romance Reading Challenge, Sitta Karina's Book Reading Challenge)

  6. Seluas Langit Biru by Sitta Karina  (Indonesian Romance Reading Challenge, Sitta Karina's Book Reading Challenge)

  7. Titanium by Sitta Karina (Indonesian Romance Reading Challenge, Sitta Karina's Book Reading Challenge)

  8. The Devil In Black Jeans by aliaZalea (Indonesian romance Reading Challenge)

  9. Stila-Aria 1: Sahabat Laut (What’s In A Name Reading Challenge, Sitta Karina's Book Reading Challenge)

  10. The Calligrapher's Daughter by Eugenia Kim (Historical Fiction Reading Challenge, Finding New Author Reading Challenge, Read Big Challenge)

Yak, itulah sepuluh buku yang saya baca bulan ini, walau nggak banyak setidaknya semua challenge yang saya ikuti terpenuhi. Sebenernya masih ada satu buku yang sedang saya baca dan niatnya saya tamatkan hari ini yaitu buku Pulang, tapi karena saya capek banget dan nanti jaga malam, yaudahlah untuk bulan depan aja, saya nggak mau ngoyo :D. Oh ya, nggak hanya mood baca saya yang hilang di bulan ini, mood nulis review malah lebih parah, bulan ini hanya nulis dua review saja, semoga saja bisa saya bayar bulan depan, amin.

keep reading, keep writing

Salam Bokek

@peri_hutan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...