Jumat, 23 Agustus 2013

Peri Hutan's Favorite Authors

Kata-kata di atas sangat tepat sekali, saya sering melakukannya dan tidak pernah bosan. Biasanya buku-buku favorit berasal dari penulis favorit. Dan kali ini saya akan membahas siapa saja penulis favorit saya :D.
Postingan ini sebenarnya udah mendekam lama di draft, karena kesibukan, koneksi internet yang sempat lost, dan lagi males menginggat-ngingat siapa penulis Indonesia yang dari karya pertamanya sudah mengambil hati saya. Tapi, karena dalam rangka membabat draft saya berusaha nggak malas, sedikit demi sedikit postingan yang berada di draft yang lebih dari 10 berusaha saya bersihkan alias saya terbitkan. Selain alasan klise tersebut ada lagi alasan yang awalnya saya bingung putuskan, antara menjadikan satu penulis luar dan dalam negeri atau salah satu saja, atau penulis yang benar-benar favorite atau bukunya yang wajib dibaca. Akhirnya saya putuskan, saya memilih melist penulis favorit dalam negeri yang bukunya wajib dibaca dengan alasan karena saya cinta Indonesia #pret. Sebenarnya saya lebih nyaman dengan cerita romance dalam negeri, walau ada beberapa yang menganut atau mengandung unsur kebaratan. Lebih mudah diterima, selain itu ceritanya pun nggak jauh-jauh dari keseharian kita atau kita juga pernah mengalaminya. Berikut nama-nama penulis dalam negeri yang bukunya wajib dibaca, versi Kubikel Romance tentunya :p

Sitta Karina
Gaya bahasa sehari-hari dan tema cerita yang ngak jauh dari kehidupan sekitar kita membuat saya mengidolakan penulis yang satu ini. Dia selalu memasukkan musik, film, fashion, apapun yang lagi hib di setiap ceritanya, yang menjadikan karya-karyanya penuh dengan 'something new'. Popular writing, Sitta Karina ahlinya :)

Farida Susanty
Dialah yang memperkenalkan saya dengan cerita-cerita yang berbau dark, cerita-cerita yang berkesan muram dan virusnya berhasil mengkontaminasi saya, sehingga saya jatuh cinta dengan genre ini. Kalau ditanya siapa penulis muda yang goresan tangannya selalu berkesan kelam, maka saya menjawab: Farida Susanty.

Mahir Pradana
Saya suka cara penulis menggabungkan benang merah di novel Here, After, jenius! Adegan di sebuah film atau buku yang dibacanya bisa dia terapkan dengan sangat romantis di bukunya.

Riri Sardjono
Tema pernikahan selalu diusungnya, dengan dialog yang ceplas ceplos dan kocak serta karakter cowok ciptaannya yang loveable membuat saya tidak pernah bosan membaca karyanya.

Windry Ramadhina
Gaya bahasanya sederhana, penuh detail, bersama cowok jenius sinis yang sering dia ciptakan, membuat karakter tokohnya akan terkenang sepanjang masa :p.

Prisca Primasari
Ide ceritanya selalu unik, sangat jarang dijumpai, kalaupun klise, dia akan menyihirnya menjadi sesuatu yang tak pernah diduga.

Morra Quatro
Bisa dibilang dia penulis sad ending, karena saya tidak pernah menyukai ending bukunya. Tapi, dia memberikan sesuatu yang berbeda, sehingga walaupun tidak suka dengan akhir kisah ceritanya saya akan selalu terkenang dengan ide cerita dan karakter cowoknya.

Sefryana Khairil
Dia jago kalau bercerita tentang kehidupan rumah tangga, tulisannya sangat quoteable, saya berharap dia mempertahankan ciri khasnya itu.

Ika Natassa
Kehidupannya sebagai banker sedikit banyak dia curahkan ke dalam novel-novelnya. Bahasa yang campur aduk menjadi ciri khasnya, dan ya, karakter cowok ciptannya selalu menempati posisi hatiku :p.

Christian Simamora
Terkenal dengan adegan vulgarnya, tokoh utama cowok yang selalu memiliki nama depan J dan sangat perhatian, saya rasa itu modal yang kuat, yang selalu diharapkan oleh pembaca setia ChrisMor :p.

Orizuka
Kehidupan remaja dan keluarga menjadi tema yang sering diambil oleh penulis yang memiliki nama asli Okke Rizka Septania. Bukunya sebagian besar bestseller bahkan ada yang pernah diangkat ke layar lebar, salah satu penulis yang pernah membuat saya menangis membaca buku-bukunya, dia selalu sukses membangun karakter tokohnya sehingga membuat kita juga merasakan apa yang dirasakan oleh mereka.

Karla M. Nashar

Perang mulut menjadi seru dan kocak ketika saya membaca Love, Hate and Hocus Pocus, sejak itu saya selalu mencari buku Karla yang lainnya, yang ternyata nggak kalah seru! Benci jadi cinta, itulah tema yang sering diambilnya.

Nina Ardianti
Komedi romantis, itu alirannya. Saya juga mudah jatuh cinta dengan karakter cowok yang dibuatya, selalu penuh perhatian.

aliaZalea
Sebenarnya penulis yang menjadi dosen di Malaysia ini gaya ceritanya 'sealiran' dengan Ika Natassa, Christian Simamora dan Nia Ardianti. Selalu menghadirkan cowok playboy yang langsung insaf kalau ketemu tulang rusuknya, benci jadi cinta juga sering dia ambil untuk tema utamanya.

Mia Arsjad
Penulis Metropop dan Teenlit yang sangat ahli di dua genre itu, dengan sasaran pembaca yang berbeda dia tetap bisa berada di porsinya masing-masing, dengan tema cerita yang tidak jauh-jauh dari keseharian kita tentunya.

Esti Kinasih

Kalau ditanya siapa penulis teenlit paling favorit, Esti Kinasih jawabannya. Dia yang memperkenalkan saya akan teenlit yang ternyata sangat seru, dengan berbagai permasalahan kehidupan remaja kita bisa belajar dari cerita-cerita tersebut. Cowok kejam tapi sangat perhatian menjadi ciri khas karakter yang selalu dibuatnya. Cewek!!! dan Still menjadi karya favorit darinya dan saya masih setia menunggu ending dari Jingga dan Senja.

Dyan Nuranindya
Dia ingin memasukkan kebudayaan Indonesia di novel yang ditulisnya, lewat seri Kos-kosan Soda dia berhasil mewujudkannya. Sejauh ini, seri Kos-kosan Soda menjadi karya Dyan yang paling favorit, dengan para tokoh yang unik-unik, dan moral cerita yang bisa menjadi pelajaran buat kita membuat karyanya wajib dibaca.

Kanti W. Janis
Teenlit Frans dan Sang Balerina, Saraswati dan kumcer Amplop Merah Muda Untuk Pak Pos adalah karya Kanti yang pernah saya baca, dan sangat disayangkan sekali dia tidak pernah menerbitkan buku lagi padahal potensinya sangat besar. Dia merupakan salah satu penulis dengan ide yang basi tapi bisa menyulapnya menjadi sangat mengesankan, saya berharap dia mulai menulis lagi.

Leila S. Chudori
Penulis yang buku-bukunya baru saya baca tahun ini dan langsung terpesona! Langsung saja saya masukkan ke list favorite authors. Bisa dibilang mbak Leila yang menjadikan saya mulai melirik genre sastra. Dengan gaya bahasa yang tidak penuh dengan metafora dan tema keluarga yang selalu dia usung, kemudian karakter cowok yang loveable membuat saya ketagihan akan karya-karyanya.

Dahlian
Dia sealiran dengan Christian Simamora dan Sefryana Khairil, kadang menyisipkan adegan vulgar tapi tidak eksplisit.

Moemoe Rizal

Saya selalu kagum dengan riset yang dilakukannya, saya sebagai perempuan rasanya kalah, dia sangat tahu seluk beluk tentang perempuan karena beberapa kali mengambil sudut pandang dan tema tentang para remaja, khususnya perempuan. Penuh detail dan humor segar, membuat saya tidak pernah bosan membaca karya Moemoe Rizal :)

Maradilla
Cerita-cerita absurd, dia ahlinya.

Yap, sebagain besar penulis di atas dari segi karakterisasi dan tema yang mereka buat mempunyai kesamaan. Saya emang suka tokoh cowok sinis, jenius, bad boy tapi sangat perhatian, suka banget dengan tema keluarga, perjodohan, pernikahan, Romeo & Juliet, benci jadi cinta, sahabat jadi cinta, si kaya dan si miskin. Menurut saya tema-tema tersebut nggak akan lekang oleh waktu, menurut saya kesuksesan seorang penulis dinilai dari bagaimana dia bisa membuat tema tersebut menjadi berbeda dan menarik.

Jatuh cinta pada goresan pertama, itulah yang saya rasakan pada karya mereka. Hampir semuanya saya jatuh cinta pada karya mereka yang baru pertama kali saya baca, beberapa diantaranya bukan karya pertama penulis, tapi saya akan berusaha mencari yang lainnya dan akan setia menungu yang terbaru. Walau banyak yang menganggap kalau ceritanya klise dan nggak logis, saya cuma bisa berkata: biarin! seleraku seleraku, seleramu seleramu :D Nggak ada salahnya kok membaca buku yang menjual mimpi, justru dari sanalah kita bisa menciptakan mimpi kita sendiri.

Kalau ditanya atau dimintai saran buku apa yang harus dibaca, saya akan menyodorkan nama-nama penulis favorit saya. Dan kalau ditanya buku apa yang masuk list 'dibaca sampai lecek', 'bikin kembang kempis' jawabannya nggak akan jauh-jauh dari buku yang ditulis oleh penulis favorit saya :p.

Oh ya, tahun ini saya ikut reading callenge new author, di mana di akhir tahun nanti insyaAllah saya akan memilih nama penulis baru yang mendapat perhatian khusus dari saya alias penulis baru favorit dan akan mempostingnya. Contohnya ada di postingan ini juga kok, mbak Leila S. Chudori. Saya juga kepikiran untuk melist penulis luar (contemporary atau YA), penulis historical romance dan penulis fantasy favorit, semoga aja suatu saat terlaksana ya :D

Share dong siapa penulis favorite kamu dan seberapa besar usaha kamu untuk mendapatkan bukunya. Kalau saya, perjuangan terbesar adalah ketika mencari buku-bukunya Sitta Karina, saya harus nyari sampai Jogja karena di Solo nggak ada, dan syukurlah sekarang ada online shop, menjadikan semuanya lebih mudah :D

28 komentar:

  1. Penulis favoritku nangkring juga di daftar postinganmu, Sulis! Itutuh.. Orizuka, Windry Ramadhina, Mia Arsjad, dan tentu aja Esti Kinasih.

    Rata2 aku belum pernah nyicip karya masing2 penulis di atas. Tapi semoga aja bisa nyicip karya mereka secepatnya dan berharap bakal 'berjodoh' sama tulisan mereka. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ternyata fav authors kita banyak yang sama, berarti selera kita hampir mirip nih :)

      Hapus
  2. Penulis favorit aku gak ada yang sama kayak Sulis *mojok
    Aku suka Enid Blyton, Roald Dahl, Mira W, Clara Ng, Tolkien, Alberthiene Endah :D
    Di list Sulis yang pernah aku baca, Esti, Chrismor, Sitta..
    Nanti liat deh kalau ada yang nyantol di aku juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku suka Clara Ng tapi nggak semua bukunya aku suka, paling suka tentu saja Pintu Harmonika :)

      Hapus
  3. Kapan2 'kenalan' deh sama fave authors nya sulis, sebanyak itu belum pernah baca satu pun X)

    Fave author ku, krn temanya dalam negeri, ehm, belum baca banyak sih, tapi so far (meski baru baca 1-2 karyanya) mungkin bakal berusaha cari & baca lebih banyak karya2 pak Sapardi Djoko Damono (terutama yg nonpuisi) dan Pramoedya Ananta Toer. Selain itu, lagi 'menjelajah' sih, percaya masih buanyaaakk banget karya emas anak bangsa yg belum (sempat) kubaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kamu kebanyakan baca klasik, mbak :)

      Hapus
  4. Dari semua penulis di atas, hanya beberapa yang bukunya pernah kubaca :-)

    Untuk penulis Indonesia, saya belum punya favorit :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau kamu kebanyakan baca fantasy :p

      Hapus
  5. Wah fav author ku beberapa ada di postingan. esti,alia azalea, orizuka. tetapi ada yang nggak juga sih widyawati oktaviani, Mira W, brahmanto anindito, Dee, Dewi Sekar. :>)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mira W aku juga suka tapi nggak semua bukunya aku baca dan suka :p Dewi Sekar udah baca semua bukunya, sayang aku rasa tokohnya agak pengecut untuk menunjukkan apa yang dia inginkan :>)

      Hapus
  6. alberthiene endah, okke 'sepatu merah', moammar emka (unk fiksinya) daaaan semua yg km tulis aku juga suka ;))

    kita kan sesama pecinta romance dalam negeri... apalagi yg gagas... yakan yakan... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, kamu kan saingan berat aku kalau hunting buku bekas terlebih terbitan gagas =))

      Hapus
  7. Penulis fave luar ada:
    Julia Quinn dan Johanna Lindsay (untuk HisRom)
    Jill Shalvis dan Susan Elizabeth Phillips (untuk ConRom)
    J.D. Robb dan Linda Howard (untuk SusRom)
    J.R. Ward dan Sherrilyn Kenyon (untuk ParaRom)
    Kalau dilihat, tiap genre aku pasti ada pengarang huruf J-nya ya. Baru ngeh. hahahahaha..

    Penulis Indo ada..
    Sitta Karina, Christian Simmamora, Mia Marsjad, Ika Natassa :)

    BalasHapus
  8. Sitta Karina dan Orizuka!! *toss sama Sulis*
    Selain itu ada Julia Quinn. Tiga ini nih yang udah lumayan banyak kubaca karyanya. Kalo yang lain, ada juga yang aku suka gaya menulisnya tapi paling baru baca 1-2 judul aja, belum bisa dibilang favorit. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Julia Quinn juga suka, terlebih seri The Bridgerton Family :)

      Hapus
  9. Sitta Karina dong... Bacaan masa SMP n SMA, ga pernah bisa lupa sama semua anggota keluarga Hanafiah. Belum nemu lagi penulis romance lokal yg bisa bikin cerita sekeren itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. asikkkk, banyak yang suka Sitta Karina :D

      Hapus
  10. Woaaa.. penulis fav ku di lizt mba sulis masi dikit banget, alias belom baca karya2 mereka... mulai hunting ah.,, thanks mba sulis uda ngasih recommend nya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. lalu penulis favoritnya siapa aja? *penasaran* :)

      Hapus
    2. Notif balasan dr mba sulis kok ga keliatan ya.....jd aku musti buka satu2...aku suka ilana tan yg 4 musim itu mba, trus orizuka, trus buku after rain dr mba anggun bagus jd suka juga, novel debut nya keren, meg cabot yg dr luar aku suka banget mba.... apalagi serialnya The Mediator Meg Cabot, suka banget. ^^

      Hapus
  11. Waaa kiya samaan kak, sama-sama suka Orizuka. Selain Orizuka aku suka sama ilana Tan dan Orihara Ran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orihara Ran asing di telinga nih, dia pengarang buku apa ya?

      Hapus
  12. Waaa penulis favorit aku juga nangkring di situ! Kak Moemoe Rizal! :)

    BalasHapus
  13. baca itu takes time ... tapi sekarang saya suka penulis laki-laki, karena pembawaan ceritanya adi kerasa beda apa ya ... Adhitya Mulya belum masuk daftar, Andrea Hirata jugaa, mau baca home&away mahir pradana segera :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aditya Mulya baru Sabtu Bersama Bapak yang aku suka banget, belum baca semua karyanya, kalau Andrea Hirata cuma Laskar Pelangi, selain itu nggak tertarik :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...