Rabu, 14 Agustus 2013

Coba Tunjuk Satu Bintang

Coba Tunjuk Satu Bintang
Penulis: Sefryana Khairil
Editor: Mita M. Supardi
Desainer sampul: Amanta Nathania
Penerbit: Gagasmedia
ISBN: 979-780-647-2
Cetakan pertama, 2013
210 halaman
Pinjem @Destinugrainy



Adakah Tuhan sedang memberi jeda untuk kita atau memang tak ada nama kita dalam takdir-Nya?

Menjalani hari bersamamu begitu menyenangkan. Tidak ada yang lebih daripada dirimu yang aku inginkan. Kita tenggelam dalam riuhnya impian, hingga baru tersadar setibanya di persimpangan. Aku dan kamu berbeda tujuan.

Namun, kita sama-sama ragu apakah perpisahan yang benar-benar kita inginkan. Kita memutar arah, berusaha kembali dari sudut yang berseberangan.

Mungkin kita bisa bertemu kembali di ujung jalan yang sama. Mungkin kita bisa merajut kembali mimpi yang tertunda.

Kalau saja belum ada dia...



Singkat lagi aja ya. Dio dan Marsya hampir saja menikah, karena lebih penting impiannya, Dio meninggalkan Marsya memilih terbang ke Hamburg, padahal hari pernikahan mereka tinggal beberapa minggu. Ketika Dio berhasil meraih mimpinya, dia ingin meraih kembali mimpi yang sempat ditinggalkannya dulu, sagitanya. Apakah masih ada kesempatan kedua? Apakah Marsya lebih memilih Andro daripada dirinya?

Segitu aja Lis sinopsisnya? Habis bingung mau nulis apalagi karena ceritanya emang mentok disitu. Dengan spasi yang lumayan lebar dan huruf yang cukup besar, sebenarnya buku ini bisa dikategorikan novella. Entah apakah Sefryana kekurangan ide atau dikejar deadline, saya rasa cerita dibuku ini kurang matang. Ceritanya biasa banget, nggak ada sesuatu yang baru, kecuali tentang astronominya, yak walau nggak baru sekali ini saya baca cerita yang ada dunia perbintangan dan angkasa ini, cukup memberikan warna. Jadi tahu kalau Sirius adalah bintang paling terang di langit malam, Spica bintang paling terang di rasi bintang Virgo. Nggak dijelaskan juga mimpinya Dio itu apa? Kemungkinan berhubungan dengan astronomi, sedangkan Marsya sendiri seorang pelukis. rasanya nggak masalah deh kalau mereka nikah terus Dio mengejar mimpinya sebentar, LDR kan juga sekarang mainstream, jadi nggak usah dengan mudah membatalkan pernikahan yang tinggal menghitung hari. Agak terganggu dengan Marsya menyebut langsung nama ibunya, bukannya dengan panggilan ibu atau mama, kalau misalnya ibu tiri bisa saya terima. Agak kasihan dengan Andro yang habis manis sepah dibuang.

Saya lebih menyukai Sefryana nulis domestic romance, tentang rumah tangga, keluarga, suami istri dan sebagainya, itu bisa jadi ciri khas loh, belum banyak penulis indonesia yang selalu mengambil tema tersebut. Kayaknya sih simple, tapi cerita keluarga dan rumah tangga itu lebih kompleks, banyak banget yang bisa dikembangin di dalemnya. Sefry pernah ngambil tema: kehilangan anak, perceraian, orangtua tunggal, kenapa nggak dilanjutin lagi dengan tema yang lain?

Yang bagus menurut saya dari buku ini adalah cover dan quote-quote yang bertebaran. Berikut beberapa quote yang saya suka:

"Jika mencintai seperti proses respirasi, lalu mengapa kamu membiarkanku berhenti?"

"Aku adalah Sagitta yang terletak di utara ekuator. Di mana pun kamu berada, kau selalu dapat melihatku."

"Di antara rasi yang bercahaya, terdapat dirimu, sang pemburu hebat, Orion."

"Aku tidak ingin pendar gemintang itu memudar. Karena aku akan mengirimkan Equulues dan Crux untuk menjaga Sagitta agar terus bercahaya. Tak apa jika tak cerah, tetapi aku tahu, ia bahagia."

"Orion, dirimu adalah pemburu di langit malam, berdiri di sebelah sungai Eridanus bersama Canis Major dan Canis Minor. Terlihat Betelgeuse di bahu kananmu dan Bellatrix di bahu kirimu. Alnitak, Alnilam, dan Mintaka membentuk Anterisma sebagai sabukmu. Kegagahanmu terpancar dari Saiph dan Rigel pada sepasang lututmu. Dengan Hatsya, kau melawan Taurus."


Quote terakhir di atas jadi pengen mencari cerita tentang yang berbau astronomi, maksudnya kayak Saint Saiya gitu, hehehehe.

Buat yang pengen nambah koleksi tentang buku yang bercerita tentang move on dan kesempatan kedua, bisa pilih buku ini.

2.5 sayap untuk perang bintang.

4 komentar:

  1. Kalau hanya melihat covernya, aku kira ceritanya tentang impian dan cita2 untuk menggapai bintang
    Eh ternyata love story zzzz

    BalasHapus
  2. Gak biasanya kak Sefryana membuat cerita yang 'cuma segitu'. Tadinya pengen banget punya buku ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak pa-pa kok kalau mau dicoba, kadang selera orang kan juga beda :)

      Hapus
  3. Covernya bagus banget menurutku.... baca review Mba jd ngerti jalan ceritanya.. wkt itu hampir beli second book, tp tenyt kalah cepet sm org laen dan stok bukunya cuma 1, ga jd sedih ga sempet beli bukunya ^^

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...