Rabu, 21 Agustus 2013

A Werewolf Boy

A Werewolf Boy
Penulis: Kim Mi Ri
Alih bahasa: Juliana Tan & lingliana
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-979-22-9499-6
Cetakan pertama, April 2013
208 halaman
Pinjem @daneeollie

Cinta adalah bahasa pertama yang dikenalnya

Sepanjang malam aku menunggu matahari terbit di luar jendela
Karena begitu pagi tiba, aku bisa bertemu dengannya
Terima kasih karena menggenggam tanganku
Terima kasih karena menatap mataku
Terima kasih karena kau yang kunanti-nanti akhirnya tiba di sini
Sepanjang hari aku menunggu bulan muncul di langit
Karena begitu malam tiba, aku bisa berbicara denganmu
Jangan lupakan janji kita
Jangan lupakan rahasia kita
Jangan lupakan betapa jantungku berdebar keras
Ketika menatap matamu
Betapa aku mencintai senyummu

Diangkat dari film melodrama paling sukses di Korea, A Werewolf Boy menceritakan kisah menyentuh Cheol Soo (diperankan Song Joong Ki) dan Kim Sooni (diperankan Park Bo Young). Cheol Soo yang selalu bertindak mengikuti naluri serigala, pelan-pelan berubah ketika diperkenalkan pada cinta oleh Kim Sooni. Akankah kisah mereka menemukan akhir bahagia?

Film melodrama paling sukses di Korea. Embel-embel itu yang membuat saya sangat penasaran ingin membaca buku ini, selain cerita utamanya tentu saja, kisah cinta antara manusia serigala dan gadis biasa :D. Awal-awal baca saya jadi teringat akan buku yang bertema sama, Shiver by Maggie Stiefvater (yang sangat saya tunggu kelanjutan terkemahannya).


Karena penyakit TBC, Kim Sooni menjadi berbeda, dia tidak bersekolah dan keluarganya harus pindah ke desa terpencil yang berudara sejuk agar penyakitnya tidak bertambah parah, bersama ibu dan adiknya, mereka tinggal di sebuah rumah yang diberikan oleh sahabat mendiang ayah. Di rumah itulah pertama kali Sooni bertemu dengan anak yang berpenampilan seperti gelandangan, yang dia temui di sebuah gubuk di belakang rumahnya. Awalnya Sonnie membenci anak lelaki itu karena penampilannya yang sedikit menakutkan, tidak pernah bicara dan makan banyak. Karena kasihan, ibu Sooni merawat dia sama seperti yang anaknya yang lain, dia seperti anak yang ditelantarkan, toh dikeluarga mereka semuanya perempuan, ibunya merasa perlu ada pelindung. Lelaki aneh bermata kebiruan itu diberi nama Cheol Soo.

Penilaian Sooni terhadap Cheol Soo berubah ketika dia menolong sewaktu diganggu Ji Tae, anak sahabat ayahnya, yang menganggap kalau Sooni adalah miliknya. Karena tidak bisa menulis dan berbicara, Sooni melakukan pendekatan terhadap Cheol Soo seperti melatih anjing, dan dia berhasil menjinakkannya. Cheol Soo juga pernah menolong keluarga Sooni ketika ada balok baja yang mau menimpa mereka ketika berada di pasar, dia memeluk mereka sehingga dialah yang terkena balok baja dan tidak terjadi apa-apa padanya. Sejak saat itu mereka tahu kalau Cheol Soo bukan manusia biasa dan menjadi dekat, menjadi sebuah keluarga.Tanpa kata, Cheol Soo sedikit demi sedikit mulai mengerti kalau keluarga Sooni sangat berarti untuknya.

Tapi masalah tidak sampai disitu saja, rupanya sejak Cheol Soo menolong Sooni dia jadi dendam, terlebih dia melihat adanya perubahan terhadap Cheol Soo ketika marah, ketika Ji Tae membawa preman untuk memukulinya. Dia membeberkan kalau Cheol Soo adalah monster kepada penduduk desa tapi tidak ada yang percaya. Kemudian dia mulai menyelidiki siapa Cheol Soo dari sebuah surat yang dia temukan ketika Sooni membersihkan gubuk Cheol Soo.

Sebelum ditempati keluarga Sooni, rumah di desa terpencil itu dulunya milik seorang profesor yang sedang melakukan penelitian. Dia ingin menciptakan tentara yang kuat, penelitian itu dilarang karena melibatkan percobaan manusia, yang melanggar etika dan moral.

Usaha Ji Tae membuahkan hasil, berkat penyelidikannya terhadap masa lalu Cheol Soo dan berkata kalau dia menculik Sooni, anggota militer datang dan mengurung Cheol Soo. Sooni takut terjadi apa-apa dengan Cheol Soo, dia menyuruhnya pergi jauh dan dia sendiri memilih meninggalkan Korea. Sampai 47 tahun kemudia, dia kembali lagi.

Bagian yang membuat saya terharu: 
Cheol Soo membelai wajah Sooni dengan kedua tangan dan membuka mulut.
"Ti...dak."
Sooni terkejut mendengar Cheol Soo berbicara dengan jelas untuk pertama kalinya.
"Tetap sama... tangan... mulut...mata... Sekarang juga... cantik," kata Cheol Soo dengan mata berkaca-kaca. "Aku... sangat... rindu... padamu."
Buku Korama tercepat yang saya baca, karena alurnya juga cepat, diceritakan dari sudut pandang orang pertama dan flashback, sedikit membuat penasaran dengan apa yang terjadi di masa lampau, ada bagian yang membuat terharu tapi saya nggak suka endinya :(

Cinta bisa membuat seekor hewan pun patuh kepada majikannya, seperti itulah yang dilakukan Sooni, dia melakukan dengan cara yang berbeda agar bisa berkomunikasi dengan Cheol Soo. Berkat perhatian keluarga Sooni pun Cheol Soo luluh, dia punya insting melindungi. Kalau dari segi karakter Sooni tidak selemah kondisinya, bahkan dia juga berani untuk melindungi Cheol Soo balik walau berakhir perpisahan bagi mereka. jangan tanya gimana karakternya Cheol Soo, flat, hahaha karena ya dia hanya bertindak, tapi tanpa bicara pun bisa ketahuan kok kalau dia sayang sama keluarga Sooni. Kalau dari segi cerita sebenernya biasa, apalagi werewolf, fantasy barat seabreg cerita ceperti ini, namun versi Asia ternyata nggak terlalu mengecewakan walau banyak banget bagian klise.

Song Joong-ki dan Park Bo-young

Buku ini diadaptasi dari film yang berjudul sama, dibintangi oleh Song Joong-ki (Cheol Soo) dan Park Bo-young (Sooni). Karena saya nggak Korean addick, sebelumnya saya belum pernah melihat korama atau film yang dibintangi mereka berdua. Kalau dari menonton trailer filmnya, saya rasa feelnya dapet banget. Saya jadi pengen nonton film yang rilis pada 31 Oktober 2012 dan sebelumnya pernah diputar di 2012 Toronto International Film Festival dan busan International Film Festival, sejak itu, film ini dinobatkan sebagai film melodrama paling sukses di Korea

Trailer filmnya:

Buku ini saya rekomendasikan bagi pecinta Korea dan tentu saja bagi pecinta fantasy romance :)

3.5 sayap untuk bahasa cinta.

3 komentar:

  1. Kayana filmnya keren... cowo nya ganteng x)
    *doyan klo tokoh cowo nya cute2 gitu wkwkw,
    Baca bukunya dulu aja kali ya mba br cari filmnya ....

    BalasHapus
  2. Udah lama banget pengen baca buku ini tapi belum kesampean akhirnya aku memutuskan untuk nonton filmnya. Rasana mau mati, soalnya air mata dikuras terus tiada henti T.T

    BalasHapus
  3. Suka dg cerita dan doramanya
    Bikin mewek to so sweet

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...