Kamis, 22 Maret 2012

Cinta Sang Pangeran


Sinopsis:

Marcus North, sang Viscount Draker, sudah lama hidup mengasingkan diri dari pergaulan kelas atas. Ia hanya hidup berdua dengan adik perempuannya, ditemani perpustakaan yang dipenuhi berbagai jenis buku. Dan ia puas dengan hidupnya.

Sampai Lady Regina Tremaine datang ke Castlemaine. Dengan lancang lady itu menerobos masuk ke perpustakaan dan menggangu ketenangan Marcus. Lady Regina meminta Marcus menyetujui usaha pendekatan kakak lelakinya pada Louisa North, adik Marcus. Meskipun akhirnya setuju, sang viscount memberikan satu syarat: asalkan ia juga diperbolehkan mengencani Regina.

Meskipun awalnya Marcus mengencani Regina hanya agar dapat mengawasi adiknya, perlahan tapi pasti, sikap elegan Regina mulai memengaruhi Marcus. Mungkin ia, pria penyendiri dan bertemperamen keras, akhirnya bertekuk lutut di hadapan lady cantik itu?

My Review

Belum baca seri pertama yang katanya agak mengecewakan, untungnya buku ini sebaliknya. Baca review tentang buku pertama, saya tahu inti dari seri The Royal Brotherhood ini adalah kisah cinta dari anak haram Pangeran Wales. Dan buku kedua ini bercerita tentang Marcus North, sang Viscount Draker atau mempunyai julukan sang Vinscount Naga, karena dia galak banget  dan punya penjara bawah tanah, hehehe. Dia menyendiri di desa ditemani dengan perpustakaan yabesarnya, yap, dia suka sekali membaca. Kemudian ketenangannya diusik oleh seorang lady yang menginginkan agar dia tidak menganggu hubungan kakaknya yang sedang mendekati adik Marcus. Marcus tidak setuju kalau adiknya nanti menjadi tercemar apalagi Marcus tahu kalau Simon mempunyai rencana atas pendekataannya. Karena Regina tidak mau mengalah, diapun mengusulkan dia mau menyetujui pendekatan kakaknya asal dia Regina mau menjadi pasangannya juga agar bisa sekalian mematai adiknya. Dan dari kedekatan itu, Regina ingin mengajari Marcus sopan santun!
Oh, tapi kenapa Marcus menjadi marah ketika ada orang yang melamar Regina? Dia tidak terima kalau mulut Regina disambar oleh orang lain, dia marah ketika regina membuat taruhan tentang dirinya, dan dia harus menikahi Regina. Ketika Marcus tahu ketika regina tidak bisa membaca, dengan sabar dia mengajarinya, dan dia juga memberi pilihan sulit kepada Regina, memilih dirinya atau kakaknya.

Buku Safrina Jeffries pertama yang saya baca, kesan yang saya dapat romantisnya ada, adegan uhuk-uhuknya pun lumayan, tiga sayap deh untuk itu, ditambah humornya cukup nikmat. Untuk karakter tiap tokohnya juga cukup berkesan, Marcus yang 'pemaksa' dan Regina yang keras kepala menjadikan mereka pasangan yang klop deh. Apalagi ya? kalau soal ceritanya gimana mungki lebih asik kalo dibaca sendiri, hanya sedikit gambaran saja bagian yang diatas itu, lagi ga aja ide untuk nulis banyak-banyak, hehehe. Intinya buku ini lumayan kok, covernya manis banget, perpustakaan cocok sekali dengan hobi Marcus.

3 sayap untuk Vincount Naga

To Pleasure A Prince (Cinta Sang Pangeran)
penulis: Sabrina Jeffries
alih bahasa: Anggraini Novitasari
cover: Marcel A.W
penerbit: Gramedia
ISBN: 978-979-22-7675
cetakan pertama, November 2011
460 halaman

Rabu, 21 Maret 2012

Wishful Wednesday [2]


DivergentInsurgent

Postingan kedua Wishful Wednesday ini jatuh pada salah satu buku yang bergenre dystopia, Divergent by Veronica Roth. Kata mbak  Annisa Anggiana Dystopia adalah tatanan masyarakat yang rigid dan sangat terikat oleh aturan yang sering kali absurd.
Untuk reviewnya, coba baca yang ini. Sebenarnya udah lumayan banyak yang ngreview, cuman aku milih yang gampang dipahamin, hehehe.
Singkatnya, di masa depan akan ada pembagian golongan (kayak Harry Potter waktu penentuan kelas :p) yaitu Abnegation, Candor, Erudite, Amity. Nah, waktu umur 16 tahun diharuskan memilih golongannya (kayak Uglies dan Delirium :p). Biasanya golongan disesuaikan sama milik orang tuanya, begitu pula dengan Beatrice, sayangnya dia tidak masuk dalam keempat golongan itu, dia punya sifat dari masing-masing golongan tersebut, nah golongan itu namanya Divergent.
Divergent rencananya mau diterbitin sama Mizan dan Insurgent sendiri katanya bulan Mei tahun ini baru terbit di sono. Sejak membaca The Hunger Games dan Delirium, Dystopia menjadi genre favoritku. Buku ini nggak bisa dilewatkan.
Penghargaannya: Goodreads Choice Award for Favorite Book of 2011 and for Best Young Adult Fantasy & Science Fiction (2011)

Selasa, 20 Maret 2012

Unfogettable Moment

Sinopsis:

Ini adalah satu kisah dari sang waktu tentang yang menunggu. Cerita seorang perempuan yang bersembunyi di balik halaman buku dan seorang lelaki yang siluetnya membentuk mimpi di liku tidur sang perempuan.

Ditemani krat-krat berisi botol vintage wine yang berdebu, aroma rasa yang menguar dari cairan anggur di dalam gelas, derit kayu di rumah usang, dan lembar kenangan akan masa kecil di dalam ingatan.

Pertemuan pertama telah menyeret keduanya masuk ke pusaran yang tak bisa dikendalikan. Menggugah sesuatu yang telah lama terkubur oleh waktu di dalam diri perempuan itu. Membuat ia kehilnagan semua kata yang ia tahu untuk mendefinisikan dan menjelma satu nama: lelaki itu.

Sekali lagi, ini adalah sepotong kisah sang waktu tentang menunggu. Kisah mereka yang pernah hidup dalam penantian dan kemudian bertemu cinta.

My Review

Sebelumnya, saya tidak akan banyak membicarakan isi buku ini, saya hanya akan membicarakan kesan apa yang saya dapat setelah membaca kilat di toko buku Gramedia Solo, ya, saya hanya numpang baca dan dengan cepat ingin menangkap apa yang penulis ingin persembahkan kepada pembaca.

Singkatnya, ada seorang perempuan yang duduk di samping jendela dan seorang laki-laki yang duduk dibagian lain, mata mereka bertemu dan saling tertarik. Lama-lama mereka menjadi dekat, dan merasakan jatuh cinta, tanpa mengetahui masing-masing nama.

Ceritanya sebenarnya oke, covernya cakep, cara berceritanya unik, diksinya nggak usah diragukan lagi, ditambah kita jadi tahu tentang macam-macam Wine, nambah pengetahuan banget di mana  nama-nama Wine tersebut menjadi judul ditiap bab. Sayangnya tidak ada diaolog antar tokoh, ada sih sebenarnya, hanya saja dideskripsikan oleh penulis. Saya menjadi tidak bisa larut dengan interaksi kedua tokoh. Itulah masalah utamanya. Saya jadi teringat pada novel-novel Winna yang saya baca sebelumnya dan juga memberikan kesan yang kurang, saya tidak bisa menyukai karakter tokoh yang dibuat oleh penulis, saya membenci tokoh utamanya. Peran tokoh sangat berarti bagi saya ketika membaca novel, selain plot ceritanya, tokoh memegang peranan penting ketika saya membaca dan apakah saya menikmatinya, dan itulah kenapa saya kurang bisa menikmati membaca buku ini.

Yah, semoga saja ketika membaca ulang buku ini saya akan mendapatkan kesan yang berbeda, tentu dengan membaca tidak tergesa-gesa :)

2 sayap untuk Cabenet Sauvignon

Unforgettable Moment
penulis: Winna Efendi
penerbit: Gagasmedia
ISBN: 9797805417
cetakan pertama, Januari 2012
184 halaman

Selasa, 13 Maret 2012

Beautiful Mistake


"Beautiful Mistake adalah Gagas Duet, novella dari dua penulis kebanggaan GagasMedia: Prisca Primasari dan Sefryana Khairil. Keduanya masing-masing mempersembahkan cerita cinta tentang pentingnya sebuah kesempatan kedua bagi mimpi dan cita-cita. Biarkanlah cinta yang menunjukkan arah bagi hatimu."

Duet dari dua penulis favorit saya.
Ada dua cerita yang berdiri sendiri namun memiliki kesamaan, yaitu Dreamland dan Chokoreto.

Dreamland

Untuk menyembuhkan sakit hatinya, Nadine melarikan diri ke One Love Bar, sebuah kelab di daerah Kuta, Bali. Bersama dua orang temannya, Nadine ingin melepas masa lalunya, memulai kehidupan baru. Mata Nadine tertarik oleh sebuah kerumunan di mana ada aksi seorang bartender. Mata Nadine tak bisa berkedip ketika pandangan mereka berpapasan. Nadine pun ikut memesan coctail spesial, Dreamland, campuran vodca, cherry juice, dan cherry syrup.
"Kenapa? Kamu takut berharap?"
"Semua orang seharusnya punya harapan. Punya mimpi. Soalnya, saat nggak ada lagi yang bisa diperjuangkan, kita masih punya harapan, kan?"
Merasa sangat tertarik sikap tertutupnya ditambah dengan adanya beda pemikiran, Nadine ingin lebih mengenal bartender itu.

Fajar Ananta, laki-laki yang sangat tertutup, pendiam, pandai surfing dan memasak, sangat berlawanan dengan Nadine Almira Kamil yang namanya mempunyai arti harapan yang indah dan sempurna. Sesuai namanya, Nadine orang yang penuh mimpi, ceria, sangat menyukai fotografi, banyak bicara dan tidak mudah menyerah, terlebih menghadapi Fajar. Fajar tidak percaya akan harapan, dia tidak mempunyai mimpi lagi, semua impiannya sudah terkubur oleh masa lalu.
"Tuhan membiarkan kita kalah supaya kita tahu di mana letak kita salah. Supaya kita belajar berbuat benar."
 "Dalam Hidup, nggak ada yang mudah, tapi segala sesuatu pasti ada jalannya - kalau kita mau berusaha."
Nadine ingin membawa Fajar keluar dari masa lalunya, dan dia ingin mempunyai arti dalam kehidupan Fajar, sekecil apa pun itu. Tapi Fajar tetap tidak mau beranjak, bahkan Nadine sampai membuang mimpinya.
Jika cinta dan bahagia itu sederhana, mengapa yang terjadi sebaliknya? Semua berakhir sama, luka. 

Chokoreto

Bersetting di Jepang, lebih tepatnya di distrik Jiyugaoka, Akai Fukue atau biasa dipanggil Kai anak pemilik kafe minuman coklat: Chokoreto, akhir-akhir ini dia sering melakukan kesalahan, yaitu memecahkan cangkir. Alasannya adalah dia terusik oleh tetangga barunya, Yuki Akihara, gadis yang jarang tersenyum, cangung, kaku, jarang terlihat, seorang yang anti sosial, dia seorang yang introvert, sangat berbanding terbalik dengan kepribadian Kai yang ramah, ceria, sangat luwes, punya banyak teman dan penuh semangat. Kai pun mengunjungi gadis tersebut karena dia mendengar alunan piano, suara yang tidak mau hilang dari telinganya. Tapi niatnya diurungkan karena dia melihat Yuki terpekik senang ketika bertemu temannya. Gayung bersambut, Yuki dan temannya yang bernama Eri berkunjung ke Chokoreto dan memesan Stravinsky berrychoco, cokelat instan hangat bercampur cokelat padat dengan irisan buah-buahan berry.

Kai agak tersinggung ketika dia memergoki Yuki memiliki foto-fotonya, dari situlah kedekatan mereka bermula. Kai tahu Yuki mempelajari piano untuk mendalami karakter novel yang dia tulis yang (ngakunya) ciri-ciri fisiknya sama dengan Kai. Yuki tidak pede dengan hasil karyanya, tidak pernah ada yang mau menerbitkannya. Tapi Kai tetap optimis dan ingin membantu Yuki mewujudkan mimpinya.

Dari Revel-sensei, guru piano Yuki yang berkebangsaan Prancis, Yuki tahu kalau Kai adalah alumni N.A. Rimsky-Korsakov Saint Peterburg State Conservatory, sekolah para musik musisi klasik dunia, Kai mempunyai talenta yang amat besar dalam bermain piano. Sayangnya, Kai harus meninggalkan Rusia dan mimpinya ketika tahu ayahnya mengidap kanker, dia ingin merawat ayahnya dan menjalankan kafe minuman coklat yang sudah lama dirintis oleh ayahnya, melupakan mimpinya. Dan Yuki mencoba untuk memotivasi Kai untuk bermain piano lagi.
Tadinya, kukira Fukue-san dan aku begitu bertolak belakang. Dia gula dan aku merica.
Tapi sekarang, untuk beberapa alasan aku merasa bahwa kami sangat sama.
Setelah bertemu dengan Revel-sensai, Kai teringat akan masa lalunya ketika dia mengambil keputusan untuk meninggalkan St. Petersburg tanpa ragu-ragu, bahkan ketika ditawari mengikuti audisi sebagai pianis tetap Moskow Philharmonic Orchestra. Dia kembali ke Tokyo dengan fokus pada pengobatan ayahnya, dia menjual pianonya, CD-CD, biografi komposer, partitur, agar tidak dibayangi oleh yang tentang piano. Menyibukkan diri dengan meracik resep-resep cokelat panas, mengelola kafe, memikirkan agar ayahnya sembuh. Dia atas semua masalahnya sendiri, dia berkemauan keras untuk membantu Yuki mengatasi masalah yang tidak pernah lepas dari masa lalunya, tidak bisa tampil di depan orang banyak. Mereka saling membantu walau tidak saling mengharapkan. Mereka sama-sama punya impian, tapi tak punya keberanian untuk mewujudkannya.
"Anak bodoh, " gumam Fukue-san. "Dia mau bersusah payah mewujudkan mimpi orang lain, tapi menyerah bila menyangkut mimpinya sendiri."
Ketika kau menjadi orangtua..." ujarnya. "Tak ada yang bisa lebih melegakanmu selain kebahagiaan anakmu. tak ada yang lebih kau inginkan. Cita-cita anakmu adalah cita-citamu juga. Bila cita-cita mereka tidak tercapai, bagaimana perasaanmu? Bisakah kau meninggalkan mereka dengan tenang...?"
Aku percaya pada pepatah bahwa kita akan selalu bersama dengan yang benar-benar kita cinta, sekeras apa pun kita menghindar.

Dua cerita yang berbeda tapi memiliki kesamaan.
Pertama, setting. One Love Bar dan Chokoreto, tempat asik untuk melegakan rasa haus kita, tempat di mana cerita dimulai.
Kedua, minuman yang khas. Dreamland dan Stravinsky berrychoco.
Ketiga, tentang masa lalu, tentang kehilangan. Kedua cerita memiliki masa lalu yang ingin sekali dilupakan. Nadine yang dikhianati pacarnya, Fajar yang kehilangan istrinya. Yuki yang sewaktu kecil mempunyai kenangan buruk dengan gurunya sehingga membuat dia tidak pernah merasa percaya diri. Kai yang harus melupakan passion terbesarnya, bermain piano.
Keempat, tentang mimpi. Nadine yang sangat mencintai fotografer dan bermimpi untuk mengadakan sebuah pameran, Fajar yang bermimpi mempunyai kehidupan baru, Yuki yang bermimpi menerbitkan novelnya dan Kai yang bermimpi memainkan tuts piano lagi.
Kelima, karakter. Saya merasa karakter Nadine dan Kai mirip, begitu pula dengan Fajar dan Yuki, sama-sama berkebalikan. Nadine dan Kai yang ceria dan penuh semangat sedangkan Fajar dan Yuki yang mempunyai sifat tertutup.
Keenam, tema. Yak buku ini tentang meraih mimpi, selalu percaya akan sebuah kata "harapan".


Bagian yang paling saya suka dari kedua cerita tersebut adalah:
Dreamland: Ketika Fajar meninggalkan Nadine agar dia meraih mimpinya. Padahal Nadine udah rela dan dia ingin sekali memulai hidup baru bersama Fajar. Nyesek banget.

"Apa aku punya arti buat kamu, Jar?"
Fajar membalas gengaman tangannya. "Kamu berarti buat aku, Nadine. Karena itu aku nggak mau hancurin mimpi kamu."
Terkadang melepaskan bukan untuk menyakiti, melainkan merelakan orang yang dicintai mendapatkan sesuatu yang lebih pasti.

Chokoreto: Ketika Yuki mengadakan acara pre-release novelnya Lyubov diiringi dentingan piano dari Kai. Rasanya ikut lega ketika membacanya, lega karena Yuki berhasil mengatasi masalahnya dengan Kai yang selalu mendukungnya.

Entah apa yang menggerakkanku, tapi setelah menatapnya lama, aku melangkah mendekatinya, dan perlahan memeluknya begitu saja.


Dan covernya, cantik banget! Alurnya cepet jadi bisa dibaca dalam sehari. Dreamland diambil dari sudut pandang orang ketika, sedangkan Chokoreto dari masing-masing tokoh utama, bagian Yuki dipaparkan lewat sebuah buku diary, tampilan isinya pun cantik, manis banget deh tampilan buku ini. Ada satu hal yang mengganjal ketika saya membaca buku ini, terlalu cepat. Ada bagian yang terlalu singkat, contohnya pada cerita Dreamland saya merasa hubungan Fajar dan Nadine cepat sekali terjalin. Yah namanya juga novella, jumlah kata yang tidak lebih dari 40.000, mungkin membuat penulis lebih memadatkan ceritanya. Tapi tetap bisa dinikmati kok, terlebih kita akan merasakan tulisan khas dari kedua penulis tersebut. Sefry dengan kalimat yang indah, cuplikan lagu di tiap bab dan adegan romantisnya sedangkan Prisca dengan para musisi klasik dunia yang dia sisipkan, membuat cerita ini mudah diterima dan terasa familier. Kalau dalam Dreamland emosi kita sedikit terkuras akan pengorbanan Nadine sedangkan di Chokoreto kita akan dibawa ke suasana yang hangat akan pertemanan Yuki dan Kai, ceritanya pun juga ringan. Dua kombinasi cerita yang nikmat.


Lihat juga Book Trailernya sebelum membaca buku ini :D



Mungkin membaca buku ini lebih lengkap kalau ditemani dengan Stravinsky berrychoco (kalau mau yang ada alkoholnya mungkin bisa mencoba Dreamland :p)

4 sayap untuk mimpi dan harapan

Beautiful Mistake
penulis: Sefryana Khairil dan Prisca Primasari
editor: Ayuning
cover: Dwi Anissa Anindhika
penerbit: Gagasmedia
ISBN: 979-780-539-5
cetakan pertama, 2012
257 halaman

Senin, 12 Maret 2012

Believe


"Kalau..., kalau doa kepada Tuhan itu diamini dengan tulus oleh empat puluh orang saja, insyaAllah akan diijabahkan kan? Karena itu orang mengadakan istigasah, kan.. berdoa bersama-sama?
"Semakin banyak amin untuk sebuah doa, semakin besar kemungkinan doa itu terkabul, kan...?
"Tuhan mengabulkan doa just when He feels like it, Biru, you know what i mean. Ada doa-doa yang pasti terkabul, memang, seperti doa para mujahid atau doa orang yang teraniaya. Empat puluh memang angka yang istimewa... Tapi, kamu tahu, untuk sebuah doa satu amin aja cukup kalau Dia menghendaki..."
"Aku akan mengumpulkan amin dari empat puluh orang."
"Forty amens from forty people," kataku. "I don't know it's gonna work or not. But i'm gonna do it. That's all i'm wishing for my life now." 
Ceritapun dimulai, proses mengumpulkan amin.

Kamis, 08 Maret 2012

Sunshine Becomes You


Sinopsis:

Ini kisah yang terjadi di bawah langit New York...
Tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan...
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan...
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.

Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu -malaikat kegelapan yang membuatnya cacat. Kemudian Mia Clark tertawa, dan Alex bertannya-tanya bagaimana ia bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapan.

Awalnya, mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum, dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai-sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.


My Review

Ketika Ray Hirano ingin mengenalkan pujaan hatinya kepada sang kakak, tak disangka malah menjadi hari paling sial bagi Alex Hirano. Mia Clark tak sengaja tersandung karpet dan jatuh dari tangga sehingga menimpa Alex, Mia tidak apa-apa, yang menjadi masalah adalah tangan Alex terluka. Mungkin tidak terlalu menjadi masalah kalau saja Alex bukan seorang pianis yang sangat terkenal dimana minggu depan akan mengadakan sebuah konser. Alex tidak mau berurusan dengan Mia lagi, tidak ingin berdekatan, takut kalau tangan yang satunya dan kedua kakinya menjadi korban selanjutnya.

Karena merasa bersalah, Mia ingin menebus kesalahannya yaitu menjadi tangan Alex yang terluka, bahkan dia mau menjadi pesuruh, penggurus rumah sampai tangan Alex bisa digerakkan lagi. Awalnya Alex keberatan, dia bersikeras tidak mau berdekatan dengan Mia tapi karena tekad Mia yang tidak mau kalah, Alexpun menyetujui kalau Mia sebagai 'babunya'. Dimulai dari membuat kopi setiap pagi (walau Alex tidak mau mengakuinya, dia sangat suka kopi buatan Mia), memasak, membersihkan rumah, sampai mengantarkan Alex ketempat yang ingin dia tuju. Alex masih bersikap ketus pada Mia, suka memerintah seenaknya dan Mia pun sudah kebal. Seperti peribahasa orang Jawa, "witing tresno jalaran soko kulino" sikap Alex lama-lama melunak. Dia suka memperhatikan Mia diam-diam, tahu lebih banyak tentang Mia daripada adiknya, suka merindukannya kalau lama tidak bertemu, dan uring-uringan kalau sedang marah. Lalu bagaimana dengan perasaan Mia sendiri? Dia masih tetap sama, tersenyum pada semua laki-laki, tapi ibu Alex menemukan suatu perbedaan ketika Mia berhadapan dengan Alex, tatapan matanya tidak sama dengan tatapan yang diberikan kepada laki-laki lain.
"Sungguh, bukan hanya sentuhan laki-laki itu yang berakibat buruk bagi jantung Mia, tetapi senyumnya juga. Bagaimana ini?" - hal. 159.
Tema yang diambil penulis sudah umum, sudah banyak versi hanya saja perbedaannya adalah penulis 'menghidupkan' karakter para tokoh, itulah kelebihan dari buku ini, penulis bermain perasaan. Berkat karakter tokohnya, kita serasa terhipnotis membaca buku ini, tidak bisa lepas, saya benar-benar terpikat pada sosok Alex Hirano, ya, dia adalah magnet buku ini. Dia introvert, suka menyendiri dengan pianonya, kadang dia sinis dan bisa terlalu cuek. Kelebihan orang seperti itu adalah walau diam, dia menjadi seorang pengamat, itulah yang dia lakukan kepada Mia. Bersikap seenaknya sendiri pada Mia tapi disisi lain dia juga sangat memperhatikan Mia.

Mia, walaupun dia mempunyai kekurangan, dia tetap berusaha agar terlihat kuat, tidak ingin orang lain mengetahui kekurangannya, khawatir padanya. Dia juga mempunyai passion, dunia tari yang tidak akan pernah bisa ditinggalkannya. Dia juga sangat sabar, terlebih menghadapi Alex.
Alex tak tahu kenapa ia melakukannya, tetapi ketika melihat kepala Mia terkulai miring seperti itu, ia perlahan-lahan bergeser lebih dekat ke arah Mia, lalu dengan satu tangan, ia meraih sisi kepala Mia dan mendorongnya dengan hati-hati sampai bersandar dibahunya.
"Mia Clark, kau ini benar-benar merepotkan." gumamnya pelan. Tetapi ia tidak bisa menjelaskan kenapa ketika kepala Mia bersandar dibahunya, segalanya terasa benar.
Saya tidak akan banyak bicara tentang betapa spesialnya Alex, tapi saya akan menunjukkan perkataannya yang membuat mata saya berkaca-kaca, basah melihat betapa besar rasa sayang, khawatir, dan perhatiannya kepada Mia yang secara diam-diam dia rasakan.
"Setiap kali kondisinya memburuk dan dia hampir tidak bisa berjalan, aku bisa merasakan rasa frustasinya dan aku berharap aku bisa memberikan seluruh tenagaku kepadanya," lanjut Alex, masih dengan nada serak dan pandangan menerawang yang sama. "Setiap kali dia mendapat serangan dan menangis menahan sakit, aku berharap bisa menggantikannya dan mengambil semua rasa sakit itu darinya supaya dia tidak perlu merasakan rasa sakit sedikit pun." Alex menelan ludah lagi. "Dan ketika dia jatuh pingsan, aku berani bersumpah aku merasakan jantungku berhenti berdetak dan ketakutan besar, yang belum pernah ku kenal. Seluruh diriku terasa lumpuh. Pada saat seperti itu aku mulai membayangkan kemungkinan terburuk, lalu aku sadar aku sama sekali tidak bersikap menerima kemungkinan terburuk. Dan kesadaran itu membuat ketakutan yang sudah ada berlipat ganda."
"Tapi aku tidak bisa menunjukkan kelemahan seperti itu dihadapannya. Dia membutuhkan seseorang yang bisa mendukungnya, seseorang yang bisa membantunya ketika dibutuhkan, yang bisa diandalkan, seseorang yang bisa meyakinkannya bahwa segalanya akan baik-baik saja." Alex menoleh ke arah Ray dan tersenyum samar. "Jadi kuputuskan aku harus menjadi seorang seperti itu."
Siapa yang nggak akan luluh sama Alex coba? Saya tambahkan lagi bagian yang membuat hati saya ikut miris membacanya.
Walaupun Mia menolak menemuinya, Alex tetap datang ke rumah sakit setiap hari. Ia tidak tahu apalagi yang bisa dilakukannya selain itu. Ia hanya ingin berada di dekat Mia. Walaupun saat ini gadis itu tidak mengakui keberadaannya dan mengabaikannya, setidaknya Alex bisa duduk di luar kamar Mia dan itu berarti ia masih berada di dekat Mia.
"Kalau kau tidak mau berbicara denganku, tidak apa-apa," lanjutnya. "Kalau kau tidak mau aku berbicara padaku, itu juga tidak apa-apa. Tapi tolong jangan menghindariku. Biarkan aku di sini bersamamu." 
"Mungkin kau tidak membutuhkanku. Tapi aku membutuhkanmu." 
Tips waktu membaca buku ini adalah: siapkan sapu tangan untuk menghapus air mata dan ingusmu.

Mungkin sudah banyak yang tahu ending dari cerita ini (apesnya saya tidak sengaja membaca spoiler seseorang) tapi jangan dilihat bagaimana akhirnya, tapi lihat bagaimana Alex mulai berubah, merasakan bahagia, sedih, cemburu terhadap Mia, menjadi agak posesif pada Mia, memaksa Mia menginap karena dia terlihat sakit, setiap pagi menunggu kopi buatan Mia, memainkan lagu Sunshine Becomes You atau Thinking of Clark untuk Mia, menggandeng tangan Mia ketika memasuki toko kue, memaksa Alex membeli pohon natal, melihat kebersamaan mereka, melihat mereka tersenyum bersama, itulah yang terpenting.

Di waktu natal, mereka saling bertukar kado, Alex memberi Mia boneka beruang yang sangat besar dan Mia memberi Alex "Voucher Permintaan Kepada Mia Clark" dimana Alex bisa mengajukan tiga permintaan kepada Mia, asalkan yang masih masuk akal dan tidak melanggar hukum. Apa saja permintaan Alex? Temukan sendiri :D

Ilana Tan benar-benar pandai memainkan perasaan pembaca, nggak heran waktu pre order aja udah cetak ulang. Setelah membaca tetralogi empat musimnya (yang seri terakhir belum) saya sedikit memahami gaya penulisan penulis, sedikit berbau Asia, hehehe. Agak mirip korama juga sebetulnya tapi dia mampu membuat cerita berbeda dari kebanyakan, contohnya saja dibuku ini dengan memainkan karakter para tokohnya.

Di setiap kesedihan, selalu ada kebahagian yang terselip.

Buku ini sangat cocok untuk dibaca oleh pecinta romance khususnya metropop, penyuka cowok yang cuek, sinis tapi sangat perhatian, rela berkorban apa saja demi wanita yang dicintainya. Yah, pokoknya recomended banget buku ini.

4.5 sayap untuk sang pianis.

Sunshine Becomes You
penulis: Ilana tan
cover: yustisea.satyalim@gmail.com
penerbit: Gramedia
ISBN: 978-979-22-7813-2
432 halaman


Rabu, 07 Maret 2012

Wishful Wednesday [1]


Media_httpperpuskecil_vbgxb

ikut blog hob-nya mb Astrid yang bertema wishlist, apaan tuh? aku copas aturan maennya dari si empunya gawe ya :)
  1. follow  Book To Share atau tambahkan di blogroll/link blogmu
  2. buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran minggu ini, mulai dari yang bakal dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist.
  3. meninggalkan link Wishful Wednesday di Mr. Linky (ada di bawah postingan mb  Astrid). Kalau mau tambahkan button Wishful Wednesday di postingan.
  4. udah tinggal blogwalking sesama blog yang ikut share wishlist :)
Wishlist aku untuk Wishful Wednesday yang pertama ini ada 2, yaitu:
Twitvortiare

Twivortiare2
Lanjutan buku Divortiare karya Ika Natassa, sebenarnya buku ini udah terbit melalui nulisbuku tapi karena denger-denger mau diterbitin sama Gramedia aku nggak jadi preorder, hehehe *berat di ongkir*. Ikut kuisnya juga nggak pernah menang XD. Ngarep banget baca buku ini karena aku nggak terlalu puas dengan ending Divortiare dan penasaran banget gimana kelanjutan hubungan Alex dan Beno. So, sangat menanti buku ini.
dan
Rock n' Roll Onthel

Rock_n_roll_onthel
Pernah baca Dealova? yub, nggak salah lagi buku ini adalah karya pengarang teenlit bestseller Dyan Nuranindya. Buku ini berseri walau bisa berdiri sendiri, intinya sih menceritakan anak-anak yang ngekos di Kos Soda. Udah nunggu buku ini dari tahun kapan, paling suka seri kedua Cinderella Rambut Pink, tapi nggak mau ketinggalan juga dong untuk buku lanjutannya. Buku ini udah terbit awal Maret kemaren, hanya saja belum ada waktu ke toko buku jadi ya bersabar sebentar.

Itu aja dulu untuk perkenalan Wishful Wednesday, semoga cepet kesampean baca dan reviewnya pun bisa nangkring di blog ini :D

Selasa, 06 Maret 2012

Bacaan Bulan Januari - Februari 2012

Hei hei, i'm back :D. Agak telat sebenarnya mau posting ini tapi karna sebelumnya tiap bulan saya mendata buku apa aja yang sudah dibaca jadi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, hehe. Target baca saya di tahun ini adalah 100 buku dengan review lengkap, yub, dalam artian buku yang saya baca HARUS ada reviewnya. Bulan Januari alhamdulillah target tercapai, untuk bulan Februari? Agak tersendat-sendat, maklum setelah bekerja saya benar-benar kekurangan waktu. Untuk waktu baca oke, saya sudah bisa mengaturnya, untuk menulis review yang agak susah karena kalau membuat review saya butuh waktu yang lama, minim 2-3 jam, di tambah sekarang saya jarang onlen via pc jadi yah harap maklum buat penggemar blog ini maupun http://kubikelromance.blogspot.com #sokbeken, hehehe. Well, nggak usah banyak pembukaan langsung saja data buku yang saya baca dua bulan terakhir ini:

Januari 2012
  1. Perhaps You
  2. Kisah-Kisah Tengah Malam
  3. Pilot's Woman
  4. Kau
  5. Ten Things I Love About You
  6. Oppa & I
  7. Mockingjay
  8. Windflower
  9. Cerita Sahabat
  10. Delirium
  11. Clara's Medal
  12. Memilikimu
  13. Marrying AIDS
  14. Dunsa
  15. Alice Miranda
  16. The Secret
  17. Little Bee
  18. The Magician
  19. The Sorceress
  20. Fantasy Fiesta 2011

Februari 2012
  1. Fate
  2. The Nocromancer
  3. The Warlock
  4. If You Dare
  5. If You Desire
  6. If You Deceive
  7. Anak Lelaki Berpiama Garis-Garis by John Boyne
  8. Layang-Layang Biru by Meliana K. Tansri
  9. Believe by Mora Quatro
  10. Jump by Moemoe Rizal
  11. A Tale Dare and Grim by Adam Gidwitz
  12. Sunshine Becomes You by Illana Tan
  13. Unforgettable by Winna Effendi
  14. My Princess
  15. One Dance With a Duke by Tessa Dare
Total ada 35 buku yang saya baca selama dua bulan, semoga target saya terpenuhi. Buat penggemar blog bukuku ini sabar ya kalau agak jarang posting nya :D

My Princess


Apa sih impian setiap gadis kecil? Kalau dilakukan survei pasti terbanyak adalah menjadi seorang putri raja yang nantinya akan bertemu dengan pangeran berkuda putih, setidaknya dulu itu impian saya :p. Sampai sekarang pun, saya masih menunggu datangnya seorang pangeran beneran, hahaha. Dari dulu kisah kerajaan sangat menarik buat saya, baik yang versi lawas maupun versi sekarang, mulai dari Historical Romance, Princess Diary, Royal Wedding sampe Barbie pun saya nikmati. Buku, film, serial yang bertema kerajaan tidak bisa saya lewatkan. Terakhir kali saya kecanduan serial bertema putri-putrian adalah Princess Hours, dan saya kembali disegarkan dengan serial My Princess yang tayang di Korea pada tahun 2011 kemaren. Oh, saya tidak akan membahas serialnya, saya belum menonton dan waktu browsing katanya tahun lalu sudah disiarkan oleh salah satu stasiun televisi swasta di sini, mirisnya saya ketinggalan T.T

Biasanya saya paling males kalau membaca buku kalau sudah terlebih dahulu mengetahui versi visualnya, para tokohnya, imaginasi saya menjadi buyar. Tapi berbeda dengan serial yang dibukukan ini, pertama, saya suka pemainnya, hehe. Untung saja, pernah menonton korama (Korea Drama) Endless Love? Kalau belum kebangeten, salah satu korama favorit saya sepanjang masa. Tokoh laki-laki dibuku ini diperankan oleh pemain utama di Endless Love, Song Seong-hun, udah lama banget nggak melihat dia berakting, berkat aktingnya yang menye-menye di EL dimana dia mencintai adiknya sendiri menjadikannya aktor favorit saya, kali ini perannya sedikit beda dia agak songgong :)). Kedua, dewasa ini saya mulai jenuh dengan korama, entah karena faktor usia atau memang jarang sekali korama sekarang yang mampu memikat mata saya, padahal dulu saya termasuk orang yang kecanduan sama drama Asia. Buku ini memberikan warna yang berbeda, sebelumnya saya jarang sekali membaca serial yang dibukukan, terlebih Korea. Kalau melihat korama sudah sering, bahkan sekarang ini banyak penulis dalam negeri yang ramai membuat cerita 'berbau' Korea, kalau penulis asli Korea? Jarang, kecuali komik :)).

Lee Seol, seorang mahasiswi jurusan Antiquities Study of Art History berusia 24 tahun. Seorang gadis periang, yatim piatu yang kemudian diadopsi oleh orang tua yang baik hati dan mempunyai saudara yang membencinya, yang sebelumnya serumah di panti asuhan. Dia adalah gadis yang menjadi Putri Kerajaan Korea untuk menemani Putri Stella (Putri Inggris) berfoto. Dia pun gadis yang mengikuti Hae Young sampai lift demi meminta bon yang akan ditukarkannya dengan kupon hadiah. Dia juga seorang gadis yang rela datang ke museum untuk mencari tahu cinta pertama lelaki yang disukainya, Nam Jung Woo, dosen muda dan dosen idola Jurusan Antiqueities Study of Art History Universitas Seorim.
Ketika Seol bekerja paruh waktu di Istana Deoksu sebagai model dan berfoto bersama pengunjung, dimana dia sangat menikmati pekerjaan tersebut karena hanya dengan bermodalkan senyum dia mendapatkan bayaran yang lumayan besar. Sayangnya, senyumnya tidak bertahan lama karena dia 'dipaksa' lembur oleh seorang pria yang membuka pintu ruang ganti perempuan tanpa mengetuk sama sekali. Kehidupan Seol mulai berubah total.

Hae Young, pangeran zaman modern, berusia 30-an, seorang diplomat, cucu satu-satunya pemilik grup bisnis terbesar di Korea, Grip Daehan. Hae Young terlahir kaya dan hampir sempurna, tampan, memiliki prestasi akademik yang membangakan. Dia lulusan Ivy League, lulus ujian Kementrian Luar Negeri dan Perdagangan dengan nilai tertinggi. Ayahnya hilang tanpa kabar, ibunya meninggal sewaktu melahirkannya, hanya tersisa satu-satunya keluarga yang sangat berarti buat Hae Young, Dong Jae, kakeknya yang penuh misteri. Dia bercita-cita untuk menikah dengan Oh Yoon Joo, teman Hae Young sejak kecil dan seorang kurator museum Hae Young.

Seol tidak menyangka kalau dirinya adalah seorang putri sungguhan. Kakek Hae Young menguak kenyataan kalau dia adalah cicit dari Raja Soon Jong, cucu pangeran Lee Young dan anak dari ayah yang tidak pernah memberi kabar, sosok yang hanya berani muncul dalam mimpi waktu Seol berumur 6 tahun. Presiden ingin menghidupkan sistem Kerajaan Korea, bukan untuk mengulang masa lalu melainkan menyambung kembali sejarah yang saat ini terputus. Masa lalu Park Dong Jae sedikit demi sedikit pun terbuka, merasa berhutang budi dan bersalah, Dong Jae berencana menyerahkan seluruh kekayaan Grup Daehan kepada masyarakat Korea, kepada Kerajaan. Hae Young bertekad mencegah hal itu. Dia merasa dikhianati, bukan tentang pemulihan sistem kerajaan atau harta Grup Daehan, tapi dia merasa tidak 'dianggap' oleh kakeknya, dia ingin diakui keberadaannya, membahasnya bersama-sama namun itu tidak pernah terjadi, dia hanya mendapat perintah. Rencananya, dia akan menyingkirkan Seol, mengecewakan rakyat, mencoba menghentikan pemulihan sistem kerajaan, dan mencegah penyerahan harta Grup Daehan dengan posisinya sebagai pendamping Tuan Putri, sebagai penanggung jawab pelatihan yang akan dijalani Tuan Putri, menjadi instruktur pribadi Tuan Putri. Apakah rencanya akan berhasil? Lalu ketika Seol mendapat masalah kenapa Hae Young ingin sekali membantunya? Baca deh, bukunya kocak abeeess :p

Quote favorit:

"Selembar surat cinta akan memiliki arti yang lebih pasti daripada 100 tatapan panas saat jatuh cinta." hal. 22

"Kalau wanita bisa buta karena cemburu, darah pria akan mendidih karena insting melindungi." hal. 95

Buku ini alurnya cepet dan kocak banget, bisa selesai dalam waktu satu atau dua hari (kalau nggak sok sibuk :p). Suka banget sama karakter Hae Young dan Seol, pas, chemistrynya pun kerasa banget. Seol yang periang, tegar, dan mata duitan (bayangkan punya pekerjaan paruh waktu sampe 5 sekaligus) sedangkan Hae Young yang sombong, sok, tak mau dibantah, agak posesif, tipikal orang kaya yang suka pamer, hehe. Mereka berdua saling melengkapi sehingga menimbulkan perpaduan yang kocak banget, apalagi kalau bertengkar, tawar- menawar, kartu kredit atau uang tunai, haha bagian yang tidak bisa dilewatkan.

Mereka juga mempunyai kesamaan, merindukan kasih sayang kedua orang tua. Seol yang yatim piatu dan hidup di panti asuhan dan akhirnya menemukan keluarga yang sangat menyayanginya walau mendapatkan saudara yang membencinya tanpa sebab menjadikannya gadis yang kuat dan tabah. Hae Young yang dari kecil hanya mengenal kakeknya, membuat dia bersikeras menjadi orang yang sempurna, agar kakek memandangnya, bangga padanya, mengganggap Hae Young ada.

Cinta segi empat juga mewarnai buku ini, Seol --> Jung Woo --> Yoon Joo <--> Hae Young. Jung Woo dan Yoon Joo sebenarnya saling mencintai, hanya saja Yoon Joo ingin menjadi 'putri' sungguhan, dia ingin melepas gelar putri pelayan keluarga Daehan. Dia terobsesi memiliki Hae Young dan Grup Daehan. Tanpa sepengetahuan Yoon Joo, Hae Young juga terobsesi untuk menikahinya, tapi rencana itu berantakan ketika dia bertemu dengan Seol. Kisah cinta Seol dengan profesor idolanya bagaimana? haha kocak banget, apalagi waktu Seol merencanakan akan bertemu tanpa sengaja dengan Jung Woo di Mesir, cinta butuh pengorbanan :))

Bagian favorit saya adalah ketika Hae Young tiba-tiba mencium Seol yang tak rela kalau Seol masih punya perasaan pada Jung Woo lalu berkata, "Dengarkan baik-baik. Saat kau diresmikan menjadi seorang putri, saat itu adalah hari pernikahan kita. Jadi, jangan tersenyum sembarangan kepada pria lain, karena itu hal yang dilakukan perempuan murahan. Jangan jatuhkan harga diriku." Muncul deh egois, cemburu dan posesifnya Hae Young :D. Walaupun seenaknya sendiri, Hae Young akan langsung mengikuti Seol terus ketika perempuan itu sedang sedih, dia akan menemani dan menghiburnya.

Walau berbau kerajaan, buku ini minim info tentang Kerajaan Korea atau sejarah dan kebudayaannya. Lebih bercerita tentang kisah cinta Hae Young dan Seol. Kejadian-kejadian yang tanpa sengaja mempertemukan mereka berdua, ketika Hae Young melatih Seol menjadi putri, buku ini lebih memfokuskan pada tokoh utama, kedekatan mereka berdua. Konfliknya pun biasa, ringan, tidak terlalu menonjol. Khas korama dan pantas kalau dibilang komedi romantis karena memang Hae Young dan Seol kocak banget, romancenya pun kerasa sekali. Kekurangan buku ini mungkin alurnya yang terlalu cepat, banyak yang serasa tiba-tiba. Sayangnya saya belum menonton serialnya jadi tidak tahu perbedaannya. Mungkin di serialnya lebih komplit, lebih tergambar, terperinci dan konfliknya lebih banyak, beda dengan yang di buku ini, dipadatkan dan lebih disorot hubungan Hae Young dan Seol. Tapi setidaknya apa yang ingin disampaikan penulis tertuang dalam buku ini.
Novel ini adalah novel yang bercerita tentang tiga macam cinta. Cinta pertama adalah cinta tanpa pamrih Seol dan Dan kepada orang tua mereka. Cinta kedua adalah tentang Hae Young, dia haus akan cinta kakek dan ayahnya. Terakhir adalah cinta Hae Young dan Seol yang tidak dapat dihindari. Cinta yang muncul dan menjadi bertambah besar karena pertengkaran-pertengkaran kecil yang sering terjadi.
Terjemahannya tidak kaku, serasa menonton serial di tipi :p. Minim typo, covernya manis banget, apalagi di sampul bagian dalam masing-masing sisi ada foto close up pemeran utamanya. Sayangnya tidak ada pembatas bukunya tapi mendapat ganti sebuah poster asli dari Korea, hehehe. Oh ya, diakhir halaman ada pengenalan para tokoh, disarankan membaca bagian itu terlebih dahulu agar mempermudah mengenali karakter para tokoh.
posternya seperti ini
Buat yang masih demam Korea buku ini sangat cocok untukmu. Buat yang agak jenuh dengan serial Korea, mungkin buku ini bisa menjadi penyegar :D

4 sayap untuk satu juta won :))

My Princess
penulis: Hyun-Kyung Sohn
penerjemah: Dwita Rizki Nientyas
Cover: BLUEgarden
penerbit: Qanita
ISBN: 978-602-9225-44-0
cetakan pertama, 2012
336 halaman


Drama My Princess


Pertama kali tayang di Korea pada tanggal 5 Januari 2011 melalui stasiun MBC. Ada 16 episode dan memiliki rating yang cukup tinggi. Di sutradarai oleh Kwon Suk Jang (Pasta) dan pemainnya adalah Song Seung Hun as Park Hae Young, Kim Tae Hee as Lee Seol, Park Yee Jin as Oh Yoon Joo, Ryu Soo Young as Nam Jung Woo, dan Lee Soon Jae as Presiden Park. Untuk info lengkapnya bisa dilihat di sini dan bisa juga menonton seri lengkapnya di sini.

Foto Gallery

Hae Young
Seol


Yoon Joo

Jung Woo
 

















Sumber: klik di sini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...