Minggu, 29 Juli 2012

A Tale Dark & Grimm


11974615


Penulis: Adam Gidwitz
Penerjemah: Khairil Rumantati
Penerbit: Atria
ISBN: 978-979-024-477-1
Cetakan I: Juni 2011
226 halaman

Sinopsis:
Sebelum kau membaca buku ini, kuperingatkan: cerita ini bukan untuk anak-anak. Penyihir dengan mantra keji, pemburu berdarah dingin, serta tukang roti yang memanggang anak-anak, mengintip di halaman-halamannya.
Namun, jika kau berani, ikuti petualangan Hansel dan Gretel memasuki dunia penuh sihir, teror, dan sepercik kelakar yang berkilau seperti kerikil putih di sepanjang jalannya.
Masuklah. Mungkin menakutkan dan jelas-jelas penuh darah. Tetapi, tak seperti dongeng-dongeng yang kau ketahui, yang ini sungguhan.
Dan kau tahu, dahulu kala, dongeng itu keren.

My Review:

Ceritanya tentang dua bocah -anak perempuan bernama Gretel dan anak laki-laki bernama Hansel- yang berkelana di dunia magis dan mengerikan. Cerita tentang dua bocah yang berjuang, dan gagal, lalu berhasil. cerita tentang dua bocah mencari makna berbagai hal.

Sebelumnya saya belum pernah membaca dongeng karya Grimm bersaudara, mereka saja saya tidak tahu terlebih karya-karyanya, oh mungkin tahu tapi tidak tahu kalau mereka berdualah pembuatnya. Karena penasaran saya mencari info mereka berdua di tante wiki: Grimm bersaudara merupakan kakak beradik Jakob dan Wilhelm Carl Grimm ialah dua orang akademik berkebangasaan Jerman yang terkenal karena menerbitkan kumpulan cerita rakyat dan dongeng. Mereka kemungkinan sekali merupakan pengarang novella paling masyhur dari Eropa, memungkinkan meluasnya pengetahuan kisah-kisah seperti Puteri Salju, Rapunzel, Cinderella, Hansel dan Gretel.

Lalu apa hubungannya dengan buku ini? klik klik sedikit, buku karya Adam Gidwitz ini kayak fanficnya dongeng-dongeng Grim Bersaudara, hanya saja dibuat lebih dark, atau kalo dilihat dari font yang berbeda, Gidwitz seperti sedang membacakan cerita kepada pembaca, bahasa kerennya narator. Jadi nggak salah kalau judulnya A Tale Dark & Grimm, membaca sinopsisnya saja kita sudah tahu kalau dongeng ini nggak biasa dan darah akan berceceran. Kalau dibilang buku anak-anak memang cocok tapi bagian berdarah-darahnya memang perlu pengawasan dari orang tua, tapi ada baiknya juga kalau anak-anak diperkenalkan dengan cerita yang tidak melulu 'halus' dan bahagia. Ada sembilan bab, entah ini merupakan novel atau kumpulan cerpen, yang jelas masing-masing bab bisa berdiri sendiri. Mari kita intip masing-masing bab-nya.

Johannes yang Setia
Dahulu kala, ada seorang raja yang berpesan kepada pelayannya yang setia, Johannes, sebelum dia meninggal yaitu: menyuruhnya setia kepada anaknya atau Raja Muda sebagaimana dia setia kepadanya dan menunjukkan seluruh warisan kerajaan, seluruh negeri kecuali satu ruangan. Ruangan berisi lukisan wajah puteri emas. Setelah bosan dengan berbagai kekayaan yang telah dinikmatinya, Raja Muda penasaran dengan satu ruangan yang tidak boleh disentuhnya, dia  mengamuk dan Johannes yang Setia pun tidak tega melihatnya lalu menunjukkan ruangan itu. Ruangan itu berisi lukisan seorang perempuan yang sangat cantik tapi terlihat sedih. Dia dikutuk, setiap kali menikah suaminya mati, anak-anaknya ditakdirkan untuk memiliki nasib yang lebih buruk dari kematian.

Raja langsung jatuh cinta padanya, dia pun mengumpulkan emas, sesuatu yang paling disuka Puteri, mereka menikah dan mempunyai dua anak, Hansel dan Gretel. Bagaimana dengan kutukannya? Johannes yang Setia mendengar percakapan gagak yang meramalkan kejadian-kejadian yang akan menimpa Raja-nya. Sayangnya, usaha yang dilakukannya demi menyelamatkan Rajanya dianggap penghianatan dan dia mendapat hukuman mati. Sebelum ajalnya tiba, dia menceritakan percakapan para gagak itu kepada sang Raja, hasilnya? tubuhnya menjelma menjadi batu mulai dari jantung sampai puncak kepalanya. Ada satu cara untuk membebaskan Johannes yang setia dari kutukan batu tersebut, sang Raja harus memenggal kepala anak kembarnya dan melumuri patung Johannes dengan darah mereka.

Hansel dan Gretel
Mereka kecewa dengan kedua orang tuanya lalu memutuskan kabur dari istana dan memasuki dunia luas nan liar. Keduanya memutuskan menghukum orang tuanya dengan pergi dan mencari sebuah keluarga yang baik, sebagaimana sebuah keluarga seharusnya. Mereka berjalan tak tentu arah dan kelaparan. Ketika mereka melihat rumah di tengah rawa di mana dindingnya sewarna kue coklat dan atapnya seperti lapisan gula, mereka tidak tahan memakannya. Si pemilik rumah alias si pembuat kue kasihan kepada mereka lalu meyuruh mereka tinggal dan menyediakan makanan yang enak, tidak memberi mereka tugas, membuat mereka gemuk, lalu memakannya!

Tujuh Burung Layang-Layang
Ada seorang pria yang tinggal bersama istri dan tujuh anak laki-lakinya. Sang ayah merasa kebahagiannya tidak lengkap karena dia mengingginkan seorang anak perempuan. Lalu suatu malam pintu rumah mereka diketuk dan mendapati seorang anak laki-laki dan perempuan yang bertanya apakah mereka boleh tinggal dengan mereka. Pria itu senang sekali, tidak peduli kalau sebelumnya mereka bercerita baru saja melarikan diri dari orang tua yang ingin memenggal kepala mereka dan perempuan sinting yang mencoba menyantap mereka, pria itu mengganggap Hansel dan Gretel seperti anaknya yang lain, bahkan lebih.
Ayah baru mereka sangat bahagia, tapi tidak dengan sang ibu, karena merasa sangat menyayanginya, Gretel mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, karena tidak bisa mematuhi perintah ayahnya ketika menyambut kedatangan Hansel dan Gretel pertama kali, tujuh anak laki-laki itu dikutuk menjadi burung. Karena merasa sangat bersalah, Gretel bersama saudaranya mencari ke tujuh burung layang-layang itu demi mengembalikan kebahagiaan si ibu, yang menyebabkan Gretel kehilangan jari tengahnya.

Kakak-Beradik
Mereka kecewa dengan orang tua, ayah mereka sendiri tega memenggal kepala mereka, perempuan pembuat kue mencoba menyantap mereka, dan ayah baru mereka bwerharap anak-anaknya menjelma menjadi burung. Mereka memutuskan hidup berdua saja, mereka tidak butuh orang tua. Mereka mengelana lagi hingga sampai di Hutan Labenwald, Hutan Kehidupan, rumah baru mereka. Sang pohon yang menyambut mereka berpesan agar mereka tidak mengambil tak lebih dari yang mereka butuhkan, menjaga keseimbangan hutan. Mereka membangun rumah dan mengumpulkan makanan dari hasil hutan, mereka merasa bahagia. Sayangnya Hasel melupakan pesan si pohon, dia ketagihan berburu, banyak hewan yang mati dia menjadi gelap mata dan meniggalkan Gretel sendirian.

Senyuman Semerah Darah
Gretel mengelana sendirian, saudaranya telah mati dibunuh pemburu. Dia berhenti di sebuah desa yang terlindungi hutan lebat lainnya, hutan yang gelap, mengancam dan mati, Hutan Schwarzwald -Hutan Kegelapan. gretel tidak pergi ke hutan itu tapi ke desa yang ramai, tapi perasaannya tidak seperti suasana desa, dia sedih, kelaparan, dan menangis. lalu ada penolong, seorang perempuan yang mengundangnya masuk kerumahnya. Beberapa minggu Gretel serumah dengan wanita itu, menjalani kehidupan seperti yang lainnya, dan jatuh cinta. Dia jatuh cinta kepada pemuda yang sangat tampan, baik hati, ceria dan sangat misterius. Gretel penasaran kemana pemuda itu pergi, keluar dari desa seorang diri. Ketika hubungan mereka sudah sangat dekat, pemuda itu mengajak Gretel melihat rumahnya di hutan, hutan kegelapan. Gretel ragu, pemuda tampan itu tidak mengacuhkannya ketika berkunjung ke desa, sampai Gretel setuju pergi darinya. Gretel tidak tahu kalau dia berteman dengan kematiannya.

Tiga Helai Rambut Emas
Seorang Duke sangat senang dengan hasil buruannya, bin
atang langka, seperti setengah serigala dan setengah manusia, setengah beruang dan setengah bocah laki-laki. Dan apa yang terjadi ketika binatang itu selesai dikuliti? seorang bocah laki-laki yang telanjang dan berlumuran darah, masih bernapas. Hansel menjadi anak seorang lord dan lady, memiliki orang tua dan hidup nyaman, sayangnya dia tidak bahagia karena tidak ada Gretel, dia akan menemukan Gretel dia berjanji akan menjadi anak yang baik. Ternyata ada sesuatu yang tidak diketahui Hansel tentang ayahnya, ternyata dia gemar berjudi dan sering kalah, orang asing yang menjadi lawannya itu berkata sang lord akan mendapat kembali uangnya jika dia mau mempertaruhkan apa pun yang berdiri di depan perapian perpustakaannya, dan yang berdiri pada saat itu adalah Hansel.

Hansel telah digadaikan pada iblis, dia menyuruh Hansel untuk pergi ke neraka tiga hari lagi kalau tidak sang iblis akan membanjiri seluruh desa dengan api dan semua orang akan mati. Hansel terpaksa mematuhinya. lalu ada seorang laki-laki tua yang berkata Hansel bisa keluar dari neraka kalau dia memiliki tiga helai rambut emas Iblis.

Hansel, Gretel, dan Kerajaan yang Hancur
Hansel, Gretel, dan Sang Naga
Hansel, Grretel, dan Orang Tua Mereka

Mana cuplikan ketiga bab terakhirnya??? hehehe sebenarnya saya sudah sedikit capek menceritakannya panjang kali lebar kali tinggi review ini, selain itu ketiga cerita terakhir itu adalah pamungkas dari buku ini jadi sebaiknya dibaca sendiri. Oke, saya kasih bocoran sedikit, Johannes berhasil menemukan Hansel dan meminta mereka kembali kepada orang tuanya, dia juga mengatakan kalau kerajaan mereka kacau, ibu mereka diculik naga. Hansel pun mencari Gretel dan berusaha menyelamatkan kerajaan dan juga orang tuanya.
Tamat.
Kau, tahu, untuk menemukan hikmah tebijak seseorang harus melalui masa-masa tergelap. Dan untuk melalui masa-masa tergelap itu tak disertai pemandu. Ya, tak ada pemandu, kecuali keberanian.
Suka sekali, aroma dark-nya terasa, kebetulan saya lagi menggandrungi cerita berbau dark jadi kalau disajikan cerita berdarah-darah seperti ini antusias sekali. Covernya dark, mendukung isi cerita, sedikit berbeda dari cover aslinya, walaupun sama-sama sangat bagus. Cara Gidwitz menjadi narator pun sangat unik, membuat serita sedikit panjang dan tidak tamat-tamat tapi malah membuat penasaran dan lebih bayak darah di endingnya. Dari segi ceritanya sendiri walaupun kelam sebenarnya mengandung makna bahwa orang tua itu sangat diharapkan oleh anaknya, terlebih kasih sayang. Selain itu ikatan darah memang kuat, lihat bagaimana Hansel dan Gretel melalui petualangan mereka bersama-sama, mencari orang tua yang mereka harapkan dan menyayangi mereka, saling menjaga, percaya, dan mencintai. Ahhhh, saya jadi penasaran dengan cerita Hansel dan Gretel yang ditulis oleh Grimm bersaudara, berharap akan banyak darah lagi :).

A_tale_dark_and_grimmHansel_dan_gretel

Kesetiaan itu penting. Memahami itu penting. Tapi, tak ada yang lebih berharga selain anak. Tak ada.

4 sayap untuk Hansel dan Gretel.

5 komentar:

  1. Jia Effendie29 Juli 2012 12.48

    sebenernya grimm itu bukan menulis cerita-cerita itu, tapi dia yang mengumpulkan dongeng-dongengnya. makanya ada bbrp versi cinderella, bbrp versi snow white, karena emang awalnya dari cerita rakyat.

    BalasHapus
  2. Hmm, sebenarnya aku gak terlalu suka cerita tentang sihir (kecuali harry potter). Karena aku gak percaya ttg sihir. :(

    BalasHapus
  3. Dulu pernah nonton film hansel and gretel di TVRI pas masi kecil, liat dia makan rumah kue si penyihir kaya enak banget.... gentengnya coklatbwafer, kacanya permen, pintunya coklat batangan...

    BalasHapus
  4. mau nanya, kalo didaerah depok timur, ditoko buku mana ya yang menjual buku ini? soalnya aku tertarik banget sama buku yang bergenre kayak gini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf karena saya nggak tinggak di Jabodetabek saya nggak tahu toko buku di sana, tapi biasanya buku ini diobral kok di pameran buku, sering-sering hunting aja :D

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...