Selasa, 07 Februari 2012

Little Bee


13402843


Sinopsis (Goodreads)
Kami tidak ingin memberi tahu Anda APA YANG TERJADI di dalam buku ini. 
Karena KISAHNYA BEGITU ISTIMEWA dan kami tidak ingin merusak kenikmatan Anda membaca. 
MESKI BEGITU, Anda perlu tahu sedikit untuk mau membelinya, jadi inilah yang akan kami katakan: 
Ini adalah kisah dua orang perempuan. Kehidupan mereka bersilang jalan suatu hari, dan salah seorang dari mereka harus membuat pilihan yang mengerikan, jenis pilihan yang kami harap tidak akan pernah Anda hadapi. Dua tahun kemudian, mereka bertemu kembali–dan kisahnya dimulai dari sini…. 
Setelah Anda membacanya, Anda pasti ingin memberi tahu teman Anda tentang kisah ini. Ketika Anda menceritakannya, tolong jangan beri tahu mereka apa yang terjadi. Keajaiban kisah ini terletak pada bagaimana ia terkuak.

Review
Saya akan memberitahu apa yang terjadi, tentu tidak semuanya. Jadi, inilah yang akan saya katakan:
Sering kali, aku berharap menjadi sekeping koin Inggris senilai satu pound dan bukan seorang gadis Afrika. Semua orang akan senang melihatku datang.
Sekeping koin satu pound bisa pergi ke mana pun yang baginya paling aman.
Sekeping koin satu pound juga bisa serius. Ia bisa menyamar menjadi kekuasaan, atau properti, dan tidak ada yang lebih serius ketika kalian bertemu seorang gadis yang tidak memiliki keduannya.
Koin satu pound bebas bepergian menuju tempat yang aman, dan kita bebas melihatnya pergi.
Cerita bermula dua tahun yang lalu ketika Sarah ingin memperbaiki rumah tangganya dengan Andrew ke Nigeria, liburan gratis. Sarah merasa bersalah karena berselingkuh dengan Lawrence, sejak menikah dengan Andrew, dia merasa mereka bukan pasangan yang cocok maka ketika ada brosur liburan gratis dia ingin memperbaiki semuanya.
Di Nigeria, tepatnya di sebuah pantai mereka bertemu dengan dua orang gadis yang ingin ikut ke tempat mereka, salah satu dari mereka bilang kalau mereka sedang diburu dan akan dibunuh. Andrew tidak percaya dan meminta agar mereka tidak mengikutinya. Pengawal Sarah dan Andrew memaksa dua pasangan itu untuk segera kembali ke hotel karena keadaan negara tersebut ternyata tidak aman, tapi Sarah tetap ingin jalan-jalan. Hingga datanglah para pemburu, para pemburu itu memaksa untuk menyerahkan dua gadis itu tapi Sarah tidak mau, kemudian para pemburu itu akan membiarkan salah seorang dari mereka hidup kalau ada yang mau mengorbankan jari tengahnya untuk dipotong. Sarah meminta Andrew untuk melakukannya, tapi ketika dia hampir melakukannya dia tidak mau. Lalu Sarah memotong jari tengahnya sendiri.

Dua tahun kemudian, waktu pemakaman Andrew- yang mati bunuh diri- Little Bee, salah seorang gadis yang ditemui Sarah di pantai Nigeria dulu ada di depan pintu rumahnya. Dia bilang dia tidak punya kenalan kecuali pasangan O'Rourke yang ditemuianya dua tahun lalu dan dia mendapatkan alamat mereka  dari SIM Andrew yang jatuh di pantai. Little Bee bilang kalau dia melarikan diri dari Black Hill Immigration Removal Center, ya, Little Bee adalah imigran gelap dan dia tidak mau pulang ke negaranya.
Well, saya bingung mau ngomong apa tentang inti cerita ini, mata saya berkaca-kaca ketika membaca bagian akhir. Cerita ini sedih, tapi ada juga kebahagiannya, walaupun sedikit. Alurnya maju mundur, point of view dari dua orang yaitu Litle Bee dan Sarah, bergantian di tiap bab. Walaupun maju mundur tidak membuat saya bingung, ceritanya seperti acak tapi ketika kita membaca lembar demi lembar, kita akan memahami apa yang terjadi antara Little Bee dan Sarah.

Little Bee, gadis berusia enam belas tahun ini berhasil lolos dari buruan para pemburu, dia diburu karena melihat mereka membunuh orang-orang di desanya, banyak yang mati di desanya, ada gambaran tentang Nigeria yang tampak luar tanpa konflik, penghasil minyak bumi  dan pengekspor terbesar  ke delapan di seluruh dunia ternyata di dalamnya sangat sangat mengerikan, banyak perempuan yang diperkosa setelah itu dibunuh. Dia mencoba bertahan hidup, menciptakan dunia baru dengan nama Little Bee.
Lebah itu kecil dan ia mendarat di setangkai bunga pucat, lalu lebah itu terbang lagi, tanpa membuat keributan. Little Bee tidak menyadari keberadaan bunga itu sebelum si lebah datang, tetapi kini ia melihat bahwa bunga itu indah.
Sarah, wanita yang sukses dengan pekerjaanya tapi sayangnya tidak dengan rumah tangganya. Sebenarnya tidak seburuk itu, dia mempunyai anak Charlie yang lucu dan mengaku sebagai Batman dan hubungan dengan Andrew juga harmonis, hanya saja dia lebih cocok dengan Lawrence dan setelah kejadian di Nigeria itu hubungan mereka tidak bisa diakhiri. Andrew lebih cenderung merasa depresi, tidak tahu alasan kenapa dia bunuh diri, saya berasumsi karena dia tidak bisa melindungi Sarah, bukan dia yang berkorban untuk memotong tangannya, dia suka menyendiri dan sibuk dengan pekerjaannya. Mungkin juga dia merasa gagal menjadi suami untuk Sarah, ada perkataan Sarah dan Andrew yang membuat saya bersimpati:

"Charlie menginginkan kau kembali, Andrew."
Hening.
"Andrew?"
"Charlie mengingginkan itu ya?"
"Ya."
"Bagaimana denganmu? Apa kau meningginkan aku kembali?"
"Aku ingin apa yang Charlie inginkan."

Walau berselingkuh -di mana saya tidak suka dengan sikap ini- saya tidak bisa membenci Sarah. Dia menjadi tokoh favorit saya, dan saya sangat menikmati ketka dia yang bercerita. Mungkin karena dia tetap mau membantu Little Bee, mengorbankan jarinya agar dia tetap hidup di pantai itu, dia juga bersikeras agar Little Bee tinggal di rumahnya dan mencoba membuat statusnya menjadi legal, dia juga sangat mencintai Charlie, anaknya, saya sampai ikut khawatir ketika Charlie hilang ketika mereka berjalan-jalan, ikut memohon Charlie tidak kenapa-kenapa. Yang tidak saya suka dari Sarah adalah ketika suaminya meninggal dia tetap menjalin hubungan dengan Lawrence, di satu sisi dia merasa kehilangan di satu sisi dia tidak ingin melepaskan Lawrence, saya tidak bisa memahaminya. Satu lagi tokoh favorit saya, Charlie, yub, bocah yang sering memakai kostum Batman ini lucu dan polos. Suka ketika jika berkata salah makan Sarah akan membenarkan ucapannya, kemudian Charlie akan mengulangi perkataannya. Saya juga suka ketika Little Bee bisa 'menangani' kenakalannya. Hubungan mereka unik, sulit untuk diungkapkan. Penulis benar-benar bisa membawa perasaan saya ikut hanyut di cerita ini. Buku ini bercerita tentang kehilangan dan penerimaan.

Kekurangan buku ini terletak pada cover, terjemahan dan masih banyaknya typo. Sebenarnya tidak terlalu buruk, hanya saja ketika memasuki bab 3 saya sangat merasa aneh dengan bahasanya, saya menilai bagus jeleknya terjemahan dari kenyamanan saya membaca, saya tidak tahu benar atau salah terjemahannya karena saya tidak membaca versi aslinya, jadi kalau saya nyaman dengan bahasanya maka tidak ada masalah. Diskripsinya oke, saya nyaman tapi ketika memasuki bagian dialog merasa sangat jangal, mungkin penerjemah bermaksud agar bahasanya tidak terlalu formal, tapi sangat berbeda dengan bab lainnya, bab lainnya di bagian dialog tidak seperti di bab tiga, sehingga selain saya tidak nyaman terjadilah banyak typo. Contohnya di halaman 105, "Oh, coba liat kondisi kita ini, Bug. Apa yang kita akan kita buat pada diri kita sendiri?" rasanya aneh dan kadang saya mengulang membaca agar paham. Untuk cover, saya tidak terlalu suka dengan terbitan Gagas ini, saya lebih suka cover yang ini:


Littlebee
Quote favorite saya adalah:
Kebahagiaan bukan sesuatu yang bisa diambil orang dari rak, itu sesuatu yang harus diusahakan seseorang.

4 sayap untuk koin satu pound.


Little Bee
penulis: Chris Cleave
penerjemah: -
editor: Samira
cover: Jeffri Fernando
penerbit: gagasmedia
ISBN: 979-780-524-7
cetakan pertama, 2011
383 halaman

NB: Tentang Penulis

374590
Chris Cleave adalah seorang novelis dan kolumnis untuk koran The Guardian di London.
Novel best seller miliknya, Incendiary diterbitkan di dua puluh negara, memenangi Somerset Maugham Award 2006, masuk daftar pendek untuk Commonwealth Writer's Prize 2006, memenangi United States Book-of-the-Month Club's First Fiction Award, dan juga memenangi Prix Special du Jury di French Prix des Lecture 2007.
Terinspirasi dari kenangan masa kanak-kanaknya di Afrika Barat dan sebuah kunjungan tak sengaja ke sebuah kamp konsentrasi Inggris, Little Bee adalah novel keduanya.
Ia tinggal di London dengan istrinya yang berkebangsaan Prancis dan dua anak keturunan Anglo-Prancis yang nakal-nakal.
Kunjungi dia di www.chriscleave.com atau di twitter @chriscleave



1 komentar:

  1. Setuju mba, terjemahan itu mempengaruhi kenyamanan membaca. Kalau ga nyaman, ya berarti terjemahannya kurang luwes. Hehe.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...