Rabu, 18 Januari 2012

Kau



Buku terakhir dari 100% Roman Indonesia yang diadakan oleh Gagasmedia yang saya baca. Untuk juara pertama review bisa di lihat di Hujan dan Teduh dan juara ke tiga di Till We Meet Again.

Viola Sembiring, atau biasa dipanggil Piyo sangat menyukai awan, menganggap awan sebagai pertanda, firasat dalam hidupnya. Kalau langit berbentuk kepala monyet berarti ada kabar menggemberikan (monyet identik dengan keceriaan dan kenakalan) dan dia akan memakai topi rajut berwarna hijau. Kalau awan menyerupai kepala anjing berarti pertanda kurang baik, topi rajut berwarna kuning yang akan dipilih Piyo. Dan kalau langit berbentuk kepala naga berarti ada pertanda buruk, akan ada kejadian yang mengerikan maka Piyo akan memakai topi rajut berwarna merah. Dan awan favoritnya adalah awan berbentuk virga, selalu merasa ada keberuntungan di dekatnya.

Dia bekerja di sebuah stasiun televisi milik Om Viktor, adik mamanya yang sangat menyayangi Piyo. Walau pun demikian, Piyo tidak mau dianggap sebagai aji mumpung, dia merintis karirnya sebagai reporter dari nol. Tapi tetap saja ada yang menganggap kebalikannya, atasanya, Mona, selalu mengirim ke daerah-daerah terpencil dan kadang disuruh meliput berita yang tidak penting, tidak ada sinyal untuk menaikkan pangkat baik dia dan teman senasip sepenagungan, Biboy, kameramen yang selalu mendampinginya. Tugas berikutnya yang diberikan Mona adalah mengikuti training untuk menjadi reporter perang, meliput daerah yang rawan konflik seperti kerusuhan di Ambon. Setelah siap, Piyo dan Bilboy harus mencarter sebuah pesawat karena tidak ada yang mau terbang di daerah rawan konflik, hanya ada satu tapi orang yang mau menerbangakan mereka tapi dengan syarat bayaran yang amat mahal, Kapten Igo.

Berita di mana Piyo harus meliput di daerah perang sangat membuat mamanya khawatir, tapi dasar Piyo-nya keras kepala mamanya pun merelakannya tapi setelah selesai dia harus langsung pulang karena mamanya ingin mengenalkannya dengan anak temannya, seorang bule. Padahal bule is not Piyo tipe of guy, cowok idamannya adalah bergaya cuek, tinggi, cool, tapi sangat perhatian. Dan dia mendapatkan semua ciri-ciri tersebut di diri Igo. Tapi, kekhawatiran ibunya benar, di Ambon terjadi gempa bumi dan Piyo terkena runtuhan atap sehingga menyebabkan dia gegar otak ringan, dari itulah dia menjadi sangat dekat dengan Igo.

Ketika kontrak kerja dengan Eaglestrike -perusahaan penerbangan- habis, membuat Piyo dan Igo juga jauh, mereka menjadi hilang komunikasi, bahkan Piyo belum mendengar kalau Igo mengatakan perasaannya dan dia menjadi sangat sulit dihubungi, Igo menghilang. Seminggu kemudian ketika Piyo menonton televisi, dia melihat ada kecelakaan yang jatuh dan hilang di perairan Riau, dan pilotnya adalah Giorgio Viirganero, Igo!

Saya suka khayalan penulis tentang pertanda awan itu, idenya menarik. Alurnya lumayan cepet tapi sangat berbelit-belit untuk bertemu dengan Igo. Bukan itu saja, saya tidak bisa mendapatkan chemistry antara Piyo dan Igo karena sedikit sekali interaksi mereka. Hanya mendapat gambaran Igo dari cerita Piyo, saya merasa kurang mengenal Igo, sebenarnya dia keren loh, seorang pilot yang berpenampilan suka-suka dia, celana jeans dan kaos, gaya dia yang cuek, kalau saja banyak diceritakan pasti menjadi salah satu tokoh favorite saya. Apalagi ketika Igo menghilang dan endingnya sangat cepat sekali. Typo masih banyak, covernya bagus. Yup tidak banyak yang mesti saya tulis, membaca buku ini juga tidak membutuhkan waktu yang lama. *melihat bentuk awan di langit*

2 sayap untuk awan dan Igo.



Kau
penulis: Sylvia L'Namira
editor: Kinanti Atmarandy
cover: Jeffri Fernando
penerbit: Gagasmedia
cetakan ketiga, 2011
ISBN: 979-780-499-2
203 halaman

6 komentar:

  1. Covernya so sweet.. Pasti kalo liat di toko buku pengen megang, hehe :)

    BalasHapus
  2. hehehe iya mb, cocok sama ceritanya

    BalasHapus
  3. Aku udh baca novel ini! :D so sweet ya critanya ♥

    BalasHapus
  4. Aku juga suka awan
    Padahal covernya keren yah. Sayang saja klo ceritanya berbelit2

    BalasHapus
  5. Mau nanya dong, sekrang masih ada gak sih yang jual novel "kau" itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf saya kurang tahu, coba cari di tobuk online atau buku bekas :)

      Hapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...