Selasa, 23 Agustus 2011

Perfect Chemistry



Penulis: Simone Elkeles

Penerjemah: Angelic Zaizai

Penerbit: Terakota

Cetakan: I, 2011

ISBN: 978-602-969-878

448 halaman

literaty award:




Brittany: cantik, pirang, kapten cheerleader, kaya, mempunyai pacar seorang kapten team football, pakaian bermerk, mobil mewah, keluarganya sempurna, hidupnya sempurna. Itu yang dilihat orang luar, Brit mencoba mempertahankan citranya, tidak ingin orang lain mengetahui kalau kakak perempuannya, Shelly "cacat." Ibunya yang sering marah-marah, ayahnya yang lebih mementingkan pekerjaan, dan pacarnya yang sering menuntut agar mereka bisa "bobo bareng." Tidak hanya itu, di tahun terakhirnya di Fairfield dimana dia menjadi senior, di kelas kimia, dia dipasangkan oleh laki-laki yang ingin sekali dijauhinya, Alejandro Fuentes.

Alex: rupa tanpa cela, berkilit gelap, bertubuh atletis, miskin, berdarah Mexico, salah satu anggota genk latino Blood, hidupnya tidak sempurna. Dia mempunyai kenangan yang buruk akan ayahnya, dimana sewaktu masih kecil dia melihat dengan mata kepala sendiri ayahnya dibunuh, sejak itu dia mulai terjerumus, terpaksa menjadi anggota Latino Blood agar ibu dan  kedua adiknya aman, berharap hanya dia saja yang menjadi genk tersebut karena kalau sudah terjerumus maka tidak akan pernah bisa keluar lagi. Dia berharap tahun terakhirnya menjadi senior di Fairfield aman dan tanpa hukuman, dia ingin lulus dan melanjutkan ke universitas walaupun kecil kemungkinannya.Sayangnya, hari pertamanya sekolah tidak "seaman" yang dikiranya, dia mendapatkan peringatan oleh kepala sekolah Firefield High, Dr. Aguirre dengan tuduhan melecehkan murid perempuan di lapangan parkir, di tampab lagi di kelas kimia dia dipasangkan dengan perempuan itu, Brittany Ellis. Sepertinya tidak mudah bagi Alex untuk lulus.

Pertemuan pertama mereka di lapangan parkir itu nantinya akan berbuah dari benci jadi cinta. Brit nyaris menabrak motor yang ditumpangi oleh Alex Fuents dan Carmen Sanchez (mantan pacar Alex), gangster cewek dan cowok yang paling ditakuti. Brit tidak ingin berurusan dengan Alex, sedangkan Alex selalu menghindarinya. Takdir berkata lain, ketika di kelas kimia yang di ampu oleh guru terkenal galak, Mrs. Peterson, yang membuat pengaturan tempat duduk sesuai alfabet, mau tidak mau Brittany harus sebangku dengan Alex, melepas kursi di sebelah pacarnya, Colin. Mereka harus bersama selama sepuluh bulan, kebencian mereka sudah terjalin sejak awal, ketika mereka disuruh memperkenalkan patner masing-masing, mereka malah saling melecehkan, kocak sekali, mereka saling mengarang identitas karena Alex tidak mau menulis di kertas yang diberikan Brit untuk menuliskan tentang dirinya, mereka mendapat ganjaran ancaman detensi. Brittany bilang dia tidak akan berkencan dengan anak genk, Alex pun juga tidak tertarik dengan dia (ngomongnya sih, tapi hatinya #eaa) sehingga memicu Lucky, teman Alex untuk memberikan tantangan kalau selama dua bulan dia bisa mendapatkan Brittany maka Alex akan mendapatkan mobil RX 7 miliknya, sedangkan kalau Alex kalah, Honda Nighthwak harus lepas dari cengkraman Alex. Alex suka tantangan, dia pun melancarkan aksi dengan melakukan pendekatan tidak bisa yang dilakukan orang-orang, terus mengganggu hingga hanya ada Alex di dalam pikiran Brittany. Mereka berdua ke makan omongan sendiri, kedekatan mereka membuahkan chemistry yang tidak akan pernah hilang.

Temanya munkin sudah pasaran, dari benci jadi cinta, cinta dua manusia berbeda latar belakang tapi tetap saja masih asik untuk dinikmati apalagi dengan karakter Alex yang slengekan, ceplas ceplos, rupawan lagi, sayang keluarga, sahabatnya, tipikal badboy lah, kami para hawa tentu tidak ingin melewatkannya :)). Begitu juga dengan Brittany, walaupun dari luar dia sempurna, di dalammnya dia sangat rapuh dan tertekan, selalu memikirkan kakaknya dan berusaha mendapatkan nilai yang baik agar bisa kuliah di perguruan tinggi yang baik dan dekat dengan rumahnya sehingga dia bisa merawat kakaknya, perasaan sayang sangat jelas tergambar di b uku ini. Awalnya Alez dan Brit seperti orang yang sangat membenci, lama kelamaan mereka saling mengerti, memahami satu sama lain. Mereka saling menceritakan masalah terpendam yang menjadi akar pemikiran mereka, mereka merasa bebas setelah saling bercerita. Alex yang kacau akan masa lalu tentang ayahnya, dan Brit yang tidak ingin keluarga tidak sempurnanya diketahui orang lain. Benih-benih cinta pun mulai tumbuh.

Adegan paling lucu itu waktu Alex ngajak Brit taruhan, kalau jawaban Brit benar akan proyek kimia yang sedang mereka kerjakan maka Alex harus berhenti menggoda atau berkomentar yang aneh-aneh, sedangkan kalau Alex yang menang Brit harus menciumnya. Alex yang menang, lucu banget waktu dia gugup, Brit mencoba menggodanya dengan meletakkan tangannya di pipi Alex, trus.... baca sendiri hehehe.

Adegan paling romantis itu waktu Brit ogah-ogahan mengerjakan ujian Mrs. P, Alex menukar jawaban mereka sehingga Brit mendapatkan nilai A+ sedangkan Alex mendapatkan F. Selain itu, adegan yang paling aku suka adalah waktu mereka berduaan di mobil berkendaraan menuju rumah sepupu Alex yang akan menikah, di mobil Alex menyalakan rokok, kemudian Brit membuka jendela dan menahan batuk.

"Kalau kau tidak suka melihatku merokok, katakan saja."

"Oke, aku tidak suka melihatmu merokok."

"Kenapa nggak bilang dari tadi?"

Hahahah, romantis yang aneh ya, itu lah khasnya Alex, blak-blakan. Simple tapi romantis.

Perbedaan latar belakang kedua tokoh utama sangat terasa disini, contohnya waktu Brit mengajak Alex ke galeri, Alex benar-benar tidak nyaman. Tempat tinggal mereka pun harus dipisah wilayahnya, disekolah pun mereka seperti menciptakan blok sendiri, untuk si kulit putih dan ras campuran. Adegan actionnya tidak banyak dan menurutku tidak terlalu terasa, penulis lebih memfokuskan kisah cinta meraka berdua, munglin bisa dikatakan hanya sebagai bumbu saja. Terjemahannya enak, ada catatan kaki bahasa Mexico yang sering berseliweran sehingga kita tidak bingung dan menambah kosa kata kita akan bahasa asing itu. Typo ada sedikit, penggunaan tanda " dan Shelly yang ditulis Shely. Cerita yang diambil dari sudut ke dua tokoh sangat aku suka, memudahkan kita menyelami pikiran dan perasaan masing-masing, jadinya kita bisa lebih "mengenal" mereka. Fontnya pun berbeda antara bagian Brit dan Alex, lucu dan unik. Jangan tanya covernya, juara!!!

Oh ya, Perfect Chemistry ini trilogi, semoga lanjutannya cepet diterjemahkan ya ^^, berikut serinya:


  1. Perfect Chemistry (Perfect Chemistry, #1)

  2. Rules of Attraction (Perfect Chemistry, #2)

  3. Chain Reaction (Perfect Chemistry, #3)


4 sayap untuk dua dunia, satu cinta



-Rainwater-


11142972
Penulis: Sandra Brown
Alih Bahasa: Tantri Lesmana
Penerbit: Gramedia
Cetakan: I, April 2011
ISBN: 978-979-22-6892-8

Diawali dengan prolog sepasang suami istri berusia empat puluhan yang mencoba menawar jam saku dari emas dari laki-laki tua pemilik toko antik. Tapi laki-laki tersebut mengatakan jam itu sangat penting dan istimewa karena mempunyai kenangan yang amat dalam, dia pun mulai menceritakan asal mula jam tersebut.
Sewaktu Ella Barron sibuk melakukan aktivitas harian di pondok yang disewakannya, dia mendapat kunjungan dari Dr. Kincaid. Dia tidak datang sendirian, melainkan bersama dengan David Rainwater yang bertujuan ingin menyewa salah satu kamar di pondoknya. Untung saja pondok tersebut masih kosong satu, David pun menjadi penhuni baru melengkapi kekosongan dan meramaikan pondok Ella bersama dengan Miss Pear dan Miss Violet Dunee, Mr. Chester Hestings, pengurus rumah Margaret, dan anaknya yang mengidap idiot sarvant. Namun, hal yang mengejutkan terjadi ketika Dr Kincaid sebelum meninggalkan pondoknya bilang kalau David sedang menunggu ajal.
Tak ayal Ella pun semakin penasaran dengan penghuni barunya, dia menjadi berhati-hati dan tidak ingin kondisi David semakin memburuk, sebaliknya David ingin Ella mengganggapnya "sehat." Untuk mengisi hari-harinya, David banyak membantu Ella di pondoknya yang sebelumnya mendapat larangan keras, selain itu David juga sangat tertarik dengan kondisi anak Ella, Solly, dia yakin anak kecil itu mempunyai kelebihan apalagi sewaktu bermain kartu, Solly berhasil menjejerkan kartu domino sesuai urutan angkanya, padahal sebelumnya kartu-kartu tersebut diacak. Ella jadi bersemangat kalau Solly akan mempunyai masa depan.
Masalah muncul ketika  Brother Calvin, pendeta kulit hitam yang sering membantu Ella, datang ke pondoknya dengan tubuh babak belur. Dia bercerita kalau pemerintah dari Layanan Bantuan Kekeringan baru saja pergi meninggalkan kediaman keluarga George Pritchett, yang artinya keluarga tersebut kehilangan banyak ternak. Depresi ekonomi, kemiskinan, kelaparan sedang melanda wilayah mereka. Pada awal tahun, pemerintah federal membuat program untuk melindungi para petani, pemilik sapi perah, dan peternak dari kebangkrutan total. Kongres menyediakan dana  jutaan dolar untuk membeli ternak dari para pemilik dapi perah dan sapi pedaging yang kawanan-kawanan ternaknya sudah nyaris mati kelaparan. Agen-agen pemerintah diberi wewenang untuk membiayai maxsimal dua puluh dolar per kepala, dimana harga jauh lebih murah dari harga normal. Program ini kelihatannya cukup lumayan, ternak yang dianggap cukup sehat untuk dimakan dipotong dan diproses kemudian daging-daging kalengan itu didistribusikan kepada para tunawisma, orang yang tidak mampu. Para petani dan peternak memperoleh sedikit penghasilan, orang-orang yang kelaparan mendapatkan makanan. Sisi buruknya, ternak yang tidak terpilih untuk dijadikan daging kalengan langsung dumusnahkan dan dikuburkan dalam lubang-lubang sesudah dibeli, jumlahnya bisa keseluruhan halaman. memang benar program ini dirancang untuk menyelamatkan keluarga-keluarga yang mengalami efek ganda kekeringan serta depresi ekonomi, namun tetap saja hati ini tercabik-cabik kalau melihat hasil kerja seumur hidup dimusnahkan dengan cara sedemikian brutal. Tidak sampai itu saja penderitaan, setelah orang-orang pemerintah pergi, beberapa orang lokal datang untuk memastikan sapi-sapi yang sudah mati itu tidak diambil dagingnya oleh orang-orang di pemukiman kumuh, mereka dipimpin oleh orang kulit putih yang membawa senapan, mempunyai tanda lahir berwarna ungu di wajahnya, Conrad Ellis, ayahnya memiliki pabrik pengolahan daging, usahanya bisa merugi kalau orang-orang mendapatkan daging gratis, sehingga dia menyuruh anaknya untuk memastikan orang-orang miskin itu tidak mendapatkan daging gratis. Itulah alasan kenapa pendeta Brother Calvin babak belur.
Kejadian itu baru permulaan, ketika kedua sahabat Ella mengalami hal yang sama, David tidak bisa tinggal diam, dia bersama beberapa orang yang merasa senasip merencanakan sebuah perlawanan. Ellis mencium rencana tersebut, dia mulai meneror dan kembali mengusik kehidupan Ella.
Adegan paling mengharukan adalah ketika David berkorban untuk Solly dan waktu bilang:
Jangan meminta satu-satunya hal yang tidak bisa kuberikan padamu, Ella. Andai bisa, pasti kuberikan. Tapi, satu-satunya yang tidak bisa kuberikan padamu adalah waktu.
#peresairmata
Mungkin ini adalah satu-satunya buku Sandra Brown yang paling emosional dan sangat jauh dari cerita yang biasa dia buat. Dari awal sudah terasa sekali kesedihan baik itu dari sisi David ataupun Ella. David yang berjuang akan penyakitnya dan Ella akan kondisi anaknya. Bagaimana mereka saling mengisi kekosongan, David yang sangat memperhatikan Solly, pokoknya ceritannya sangat mengharukan, apalagi endingnya. Ahhhh mending tulisan Sandra Brown yang kayak biasanya aja deh, agak hot (hihihi), benci jadi cinta, seperti itulah, cerita ini terlalu tragis dan sedih, nggak tahan melihat kesedihan Ella dan Solly. Typo ada sedikit yang agak mengganggu yaitu Mr. Hestings ditulis Mrs. Hestings, selebihnya nyaman dibaca. Oh ya, penasaran dengan buku A Farewell to Arms yang diberikan David kepada Ella, apakah kisah di buku tersebut sama dengan kisah buku ini? Yang jelas, aku merasa ada kesamaan, apalagi waktu David bilang gini ke Ella:
Walaupun tahu akhir ceritanya sedih, itu tidak akan menghalangi keinginanku untuk menikmati keindahan ceritanya.
Seperti buku A Farewell to Arms, buku ini sedih tapi indah.
3 sayap untuk Mr. Rainwater

Senin, 22 Agustus 2011

-Angel Creek-


12149531
Penulis: Linda Howard
Alih Bahasa: Pepi Smith
Penerbit: Gramedia
Cetakan: I, Juli 2011
ISBN: 978-979-22-7256-7
400 halaman

Udah lama nggak baca bukunya Linda Howard, tahu ada bukunya yang baru nggak sabar untuk melepas kangen.
Lucas Cochran kembali ke Prosper, Colorado dengan tujuan ingin menjadikan ranc-nya Double C lebih besar dan terbaik dari sekarang, masalahnya adalah kebutuhan akan sumber air yang minim. Lebih tepatnya masalah ada di Angel Creek. Angel Creek dan anak sungai yang mengalir di Double C datang dari sumber air yang sama, aliran air lebih besar yang terbagi dua dan mengalir ke sisi gunung yang berlawanan. Tapi ada satu titik tempat sungai itu terpecah, palung Angel Creek lebih rendah daripada palung anak sungai yang mengaliri Double C. Dengan demikian air yang turun dari gunung tersebut sepanjang musim kering akan mengalir ke Angel Creek dan membuat anak sungai yang lain kering hingga ketinggian airnya naik lagi dan tumpah ke palung yang lebih tinggi. Lucas hanya ingin mengklaim lembah Angel Creek yang sempit hanya untuk airnya, begitu juga dengan peternak-peternak lainnya.
Setelah kematian orang tuanya di umur yang masih muda, Dee Swan menjadikan Angel Creek sebagai jantungnya, satu-satunya peninggalan orang tuanya. Tidak hanya sebagai rumah, Angel Creek menjadi pusat kehidupannya, mata pencahariannya dengan menanam berbagai sayur-sayuran dan buah-buahan yang hasilnya bisa mencukupi kehidupan menyendiri dan asing yang dipilihnya dari warga sekitar. Tidak sedikit orang yang menawar untuk lembah yang ditempatinya itu dengan harga yang mahal, bahkan ada yang menawarkan pernikahan segala. Tapi, Angel Creek tidak akan pernah dijual dengan harga berapa pun, ada senapan yangs elalu menemaninya untuk mengusir mereka yang mengingginkan lembahnya.

Kehidupan menyendirinya itu mulai terusik akan kedatangan Lucas yang juga mengingginkan lembahnya. Laki-laki yang gagah, tampan, bermata biru jelas-jelas memancarkan kemauannya yang sekeras baja. Lucas Cochran sudah terbiasa mendapatkan apa saja yang dia mau, geram Dee menolaknya. Sejak pertemuan itu, Lucas tidak akan pernah berhenti mencoba untuk mendapatkan Angel Creek dan pemiliknya sekaligus.
Hingga peristiwa berdarah itu terjadi, Kyle Bellamy (yang pernah melamar Dee) memutuskan membawa ternaknya ke tanah Dee Swan tanpa persetujuan si empunya. Di ranc Bar B sudah tidak banyak air, Bellamy merasa putus asa, takut bangkrut, takut kehilangan ranc-nya. Dee mengusir mereka dengan menembaki ternak Bellamy untuk menakut-nakutinya, Bellamy menjadi sinting, kemudian dia balik menembaki Dee dan orang-orang yang ikut bersamanya juga turut andil. Merasa tindakan Bellamy tidak adil karena menyerang perempuan yang sendirian, Luis Fronteras membangkan dari majikannya, dia pergi ke kota untuk mencari bantuan tapi ternyata tidak ada yang mau membantu dengan alasan Dee Swan terkenal tidak mau bersosialisasi dengan warga, hingga Tillie, pelayan bar, menawarkan bantuan pergi ke Double C untuk memanggil Lucas. Lucas terselomot ketika tiba di Angel Creek menemukan kondisi Dee yang berlumuran darah dan rumahnya yang penuh dengan lubang peluru. Kemarahannya tak terbendung lagi, dia membabi buta memukuli Bellamy. Sejak kejadian itu, Lucas mengambil keputusan sepihak yang nantinya akan membuat dia dibenci oleh orang yang sangat dicintainya, Dee.
Suka banget karakter Lucas, bagaimana dia sangat over protective terhadap Dee, terlebih waktu dee terluka. contohnya saja waktu Dee terjatuh dari loteng, Lucas langsung mengambil alih peternakan Dee dan sepenuhnya merawat luka-luka Dee sampai sembuh, padahal mereka belum lama berkenalan. Apalagi dengan adanya insiden berdarah di Angel Creek, Lucas langsung merawat Dee di rumahnya agar kesehatannya terpantau.Aku juga suka karakter Luis, dia mau melawan arus dan membantu Dee yang berjuang sendirian. Jnagn bertanya bagaimana kuatnya karakter Dee, dia wanita yang sangat tegar dan tangguh, bertahan hidup selama bertahun-tahun sendirian, menghalau para peternak yang mengingginkan tanahnya, tapi Dee tidak pernah menyerah karena Angel Creek adalah segalanya.
Angel Creek ini merupakan seri kedua dari Western Ladies, setahu aku seri pertama belum diterbitkan di Indonesia tapi kenapa ini duluan yak?
Berikut urutannya:
  1. A Lady of the West (Western Ladies, #1)
  2. Angel Creek (Western Ladies, #2) 
  3. The Touch Of Fire (Western Ladies, #3)
  4. Angel Creek and A Lady of the West (Western Ladies, #2, #1)
4 sayap untuk Dee yang tangguh.

Tentang Penulis:

16961
Linda Howard adalah penulis New York Times bestsellers yang lahir pada tanggal 3 Agustus 1950 di Alabama, Amerika Serikat. Buku terlarisnya antara lain Open Season, Mr. Perfect, All the Queen's Men, Now You See Her, Kill and Tell dan Son Morning. Dia menulis sejak umur 9 tahun dan pernah menjadi anggota Romance Writers of America. Sekarang dia tinggal di Alabama bersama suami dan dua golden retriever.

Angel Creek


Penulis: Linda Howard

Alih Bahasa: Pepi Smith

Penerbit: Gramedia

Cetakan: I, Juli 2011

ISBN: 978-979-22-7256-7

400 halaman



Udah lama nggak baca bukunya Linda Howard, tahu ada bukunya yang baru nggak sabar untuk melepas kangen.

Lucas Cochran kembali ke Prosper, Colorado dengan tujuan ingin menjadikan ranc-nya Double C lebih besar dan terbaik dari sekarang, masalahnya adalah kebutuhan akan sumber air yang minim. Lebih tepatnya masalah ada di Angel Creek. Angel Creek dan anak sungai yang mengalir di Double C datang dari sumber air yang sama, aliran air lebih besar yang terbagi dua dan mengalir ke sisi gunung yang berlawanan. Tapi ada satu titik tempat sungai itu terpecah, palung Angel Creek lebih rendah daripada palung anak sungai yang mengaliri Double C. Dengan demikian air yang turun dari gunung tersebut sepanjang musim kering akan mengalir ke Angel Creek dan membuat anak sungai yang lain kering hingga ketinggian airnya naik lagi dan tumpah ke palung yang lebih tinggi. Lucas hanya ingin mengklaim lembah Angel Creek yang sempit hanya untuk airnya, begitu juga dengan peternak-peternak lainnya.

Setelah kematian orang tuanya di umur yang masih muda, Dee Swan menjadikan Angel Creek sebagai jantungnya, satu-satunya peninggalan orang tuanya. Tidak hanya sebagai rumah, Angel Creek menjadi pusat kehidupannya, mata pencahariannya dengan menanam berbagai sayur-sayuran dan buah-buahan yang hasilnya bisa mencukupi kehidupan menyendiri dan asing yang dipilihnya dari warga sekitar. Tidak sedikit orang yang menawar untuk lembah yang ditempatinya itu dengan harga yang mahal, bahkan ada yang menawarkan pernikahan segala. Tapi, Angel Creek tidak akan pernah dijual dengan harga berapa pun, ada senapan yangs elalu menemaninya untuk mengusir mereka yang mengingginkan lembahnya.

Kehidupan menyendirinya itu mulai terusik akan kedatangan Lucas yang juga mengingginkan lembahnya. Laki-laki yang gagah, tampan, bermata biru jelas-jelas memancarkan kemauannya yang sekeras baja. Lucas Cochran sudah terbiasa mendapatkan apa saja yang dia mau, geram Dee menolaknya. Sejak pertemuan itu, Lucas tidak akan pernah berhenti mencoba untuk mendapatkan Angel Creek dan pemiliknya sekaligus.

Hingga peristiwa berdarah itu terjadi, Kyle Bellamy (yang pernah melamar Dee) memutuskan membawa ternaknya ke tanah Dee Swan tanpa persetujuan si empunya. Di ranc Bar B sudah tidak banyak air, Bellamy merasa putus asa, takut bangkrut, takut kehilangan ranc-nya. Dee mengusir mereka dengan menembaki ternak Bellamy untuk menakut-nakutinya, Bellamy menjadi sinting, kemudian dia balik menembaki Dee dan orang-orang yang ikut bersamanya juga turut andil. Merasa tindakan Bellamy tidak adil karena menyerang perempuan yang sendirian, Luis Fronteras membangkan dari majikannya, dia pergi ke kota untuk mencari bantuan tapi ternyata tidak ada yang mau membantu dengan alasan Dee Swan terkenal tidak mau bersosialisasi dengan warga, hingga Tillie, pelayan bar, menawarkan bantuan pergi ke Double C untuk memanggil Lucas. Lucas terselomot ketika tiba di Angel Creek menemukan kondisi Dee yang berlumuran darah dan rumahnya yang penuh dengan lubang peluru. Kemarahannya tak terbendung lagi, dia membabi buta memukuli Bellamy. Sejak kejadian itu, Lucas mengambil keputusan sepihak yang nantinya akan membuat dia dibenci oleh orang yang sangat dicintainya, Dee.

Suka banget karakter Lucas, bagaimana dia sangat over protective terhadap Dee, terlebih waktu dee terluka. contohnya saja waktu Dee terjatuh dari loteng, Lucas langsung mengambil alih peternakan Dee dan sepenuhnya merawat luka-luka Dee sampai sembuh, padahal mereka belum lama berkenalan. Apalagi dengan adanya insiden berdarah di Angel Creek, Lucas langsung merawat Dee di rumahnya agar kesehatannya terpantau.Aku juga suka karakter Luis, dia mau melawan arus dan membantu Dee yang berjuang sendirian. Jnagn bertanya bagaimana kuatnya karakter Dee, dia wanita yang sangat tegar dan tangguh, bertahan hidup selama bertahun-tahun sendirian, menghalau para peternak yang mengingginkan tanahnya, tapi Dee tidak pernah menyerah karena Angel Creek adalah segalanya.

Angel Creek ini merupakan seri kedua dari Western Ladies, setahu aku seri pertama belum diterbitkan di Indonesia tapi kenapa ini duluan yak?

Berikut urutannya:


  1. A Lady of the West (Western Ladies, #1)

  2. Angel Creek (Western Ladies, #2) 

  3. The Touch Of Fire (Western Ladies, #3)

  4. Angel Creek and A Lady of the West (Western Ladies, #2, #1)

4 sayap untuk Dee yang tangguh.



Tentang Penulis:

Linda Howard adalah penulis New York Times bestsellers yang lahir pada tanggal 3 Agustus 1950 di Alabama, Amerika Serikat. Buku terlarisnya antara lain Open Season, Mr. Perfect, All the Queen's Men, Now You See Her, Kill and Tell dan Son Morning. Dia menulis sejak umur 9 tahun dan pernah menjadi anggota Romance Writers of America. Sekarang dia tinggal di Alabama bersama suami dan dua golden retriever. 

Rainwater


Penulis: Sandra Brown

Alih Bahasa: Tantri Lesmana

Penerbit: Gramedia

Cetakan: I, April 2011

ISBN: 978-979-22-6892-8



Diawali dengan prolog sepasang suami istri berusia empat puluhan yang mencoba menawar jam saku dari emas dari laki-laki tua pemilik toko antik. Tapi laki-laki tersebut mengatakan jam itu sangat penting dan istimewa karena mempunyai kenangan yang amat dalam, dia pun mulai menceritakan asal mula jam tersebut.

Sewaktu Ella Barron sibuk melakukan aktivitas harian di pondok yang disewakannya, dia mendapat kunjungan dari Dr. Kincaid. Dia tidak datang sendirian, melainkan bersama dengan David Rainwater yang bertujuan ingin menyewa salah satu kamar di pondoknya. Untung saja pondok tersebut masih kosong satu, David pun menjadi penhuni baru melengkapi kekosongan dan meramaikan pondok Ella bersama dengan Miss Pear dan Miss Violet Dunee, Mr. Chester Hestings, pengurus rumah Margaret, dan anaknya yang mengidap idiot sarvant. Namun, hal yang mengejutkan terjadi ketika Dr Kincaid sebelum meninggalkan pondoknya bilang kalau David sedang menunggu ajal.

Tak ayal Ella pun semakin penasaran dengan penghuni barunya, dia menjadi berhati-hati dan tidak ingin kondisi David semakin memburuk, sebaliknya David ingin Ella mengganggapnya "sehat." Untuk mengisi hari-harinya, David banyak membantu Ella di pondoknya yang sebelumnya mendapat larangan keras, selain itu David juga sangat tertarik dengan kondisi anak Ella, Solly, dia yakin anak kecil itu mempunyai kelebihan apalagi sewaktu bermain kartu, Solly berhasil menjejerkan kartu domino sesuai urutan angkanya, padahal sebelumnya kartu-kartu tersebut diacak. Ella jadi bersemangat kalau Solly akan mempunyai masa depan.

Masalah muncul ketika  Brother Calvin, pendeta kulit hitam yang sering membantu Ella, datang ke pondoknya dengan tubuh babak belur. Dia bercerita kalau pemerintah dari Layanan Bantuan Kekeringan baru saja pergi meninggalkan kediaman keluarga George Pritchett, yang artinya keluarga tersebut kehilangan banyak ternak. Depresi ekonomi, kemiskinan, kelaparan sedang melanda wilayah mereka. Pada awal tahun, pemerintah federal membuat program untuk melindungi para petani, pemilik sapi perah, dan peternak dari kebangkrutan total. Kongres menyediakan dana  jutaan dolar untuk membeli ternak dari para pemilik dapi perah dan sapi pedaging yang kawanan-kawanan ternaknya sudah nyaris mati kelaparan. Agen-agen pemerintah diberi wewenang untuk membiayai maxsimal dua puluh dolar per kepala, dimana harga jauh lebih murah dari harga normal. Program ini kelihatannya cukup lumayan, ternak yang dianggap cukup sehat untuk dimakan dipotong dan diproses kemudian daging-daging kalengan itu didistribusikan kepada para tunawisma, orang yang tidak mampu. Para petani dan peternak memperoleh sedikit penghasilan, orang-orang yang kelaparan mendapatkan makanan. Sisi buruknya, ternak yang tidak terpilih untuk dijadikan daging kalengan langsung dumusnahkan dan dikuburkan dalam lubang-lubang sesudah dibeli, jumlahnya bisa keseluruhan halaman. memang benar program ini dirancang untuk menyelamatkan keluarga-keluarga yang mengalami efek ganda kekeringan serta depresi ekonomi, namun tetap saja hati ini tercabik-cabik kalau melihat hasil kerja seumur hidup dimusnahkan dengan cara sedemikian brutal. Tidak sampai itu saja penderitaan, setelah orang-orang pemerintah pergi, beberapa orang lokal datang untuk memastikan sapi-sapi yang sudah mati itu tidak diambil dagingnya oleh orang-orang di pemukiman kumuh, mereka dipimpin oleh orang kulit putih yang membawa senapan, mempunyai tanda lahir berwarna ungu di wajahnya, Conrad Ellis, ayahnya memiliki pabrik pengolahan daging, usahanya bisa merugi kalau orang-orang mendapatkan daging gratis, sehingga dia menyuruh anaknya untuk memastikan orang-orang miskin itu tidak mendapatkan daging gratis. Itulah alasan kenapa pendeta Brother Calvin babak belur.

Kejadian itu baru permulaan, ketika kedua sahabat Ella mengalami hal yang sama, David tidak bisa tinggal diam, dia bersama beberapa orang yang merasa senasip merencanakan sebuah perlawanan. Ellis mencium rencana tersebut, dia mulai meneror dan kembali mengusik kehidupan Ella.

Adegan paling mengharukan adalah ketika David berkorban untuk Solly dan waktu bilang:


Jangan meminta satu-satunya hal yang tidak bisa kuberikan padamu, Ella. Andai bisa, pasti kuberikan. Tapi, satu-satunya yang tidak bisa kuberikan padamu adalah waktu.

#peresairmata

Mungkin ini adalah satu-satunya buku Sandra Brown yang paling emosional dan sangat jauh dari cerita yang biasa dia buat. Dari awal sudah terasa sekali kesedihan baik itu dari sisi David ataupun Ella. David yang berjuang akan penyakitnya dan Ella akan kondisi anaknya. Bagaimana mereka saling mengisi kekosongan, David yang sangat memperhatikan Solly, pokoknya ceritannya sangat mengharukan, apalagi endingnya. Ahhhh mending tulisan Sandra Brown yang kayak biasanya aja deh, agak hot (hihihi), benci jadi cinta, seperti itulah, cerita ini terlalu tragis dan sedih, nggak tahan melihat kesedihan Ella dan Solly. Typo ada sedikit yang agak mengganggu yaitu Mr. Hestings ditulis Mrs. Hestings, selebihnya nyaman dibaca. Oh ya, penasaran dengan buku A Farewell to Arms yang diberikan David kepada Ella, apakah kisah di buku tersebut sama dengan kisah buku ini? Yang jelas, aku merasa ada kesamaan, apalagi waktu David bilang gini ke Ella:


Walaupun tahu akhir ceritanya sedih, itu tidak akan menghalangi keinginanku untuk menikmati keindahan ceritanya.

Seperti buku A Farewell to Arms, buku ini sedih tapi indah.

3 sayap untuk Mr. Rainwater

Minggu, 21 Agustus 2011

Poconggg Juga Pocong


11887365

penulis: @poconggg
editor: @syafrani
penerbit: @Bukune
ISBN: 602-220-002-4
142 halaman

Kerasukan setan apa sehingga saya baca buku ini. Mungkin iklannya yang heboh di twitter yang sering bersliweran hastak #PJP saya jadi penasaran sama buku yang tokoh utamanya hantu produk dalam negeri yang paling aku takuti ini. Jujur, awalnya saya bukan penggemar akun @poconggg, karena sebelum dia ada, saya lebih tertarik akan akun @pocongasli jadi saya berpikir, halah paling ikut-ikutan saja biar ikut tenar juga. Lambat laun akun @pocongasli tidak produktif lagi sehingga saya memutuskan memfollow akun "gadungannya" siapa tahu mengobati galau saya, nggak taunya sekarang dia malah lebih tenar, pernah jadi trending topic lagi, heran, dikasih sajen apa dia.

Sesungguhnya saya bingung ini buku bercerita tentang apa? Bagaimana cara dia menulisnya? #eh sebaiknya saya tidak menyinggung pertannyaan terakhir itu, dalem banget. Saya akan mereview bagian yang paling saya suka saja, kalau hampir semua isi buku, jangan salahkan saya Cong, sapa suruh bikin buku tipis.
Namanya adalah Poconggg (kenapa pake huruf g tiga kali saya juga tidak tahu, mungkin rahasia dia dan Tuhan), dia tergolong species Pocong, jangan salah memasukkan dia kebagian Tuyul, karena dia tidak punya tangan untuk mencuri #ups (sorry kelepasan Cong). Dia mempunyai gelar yang fenomenal, bukan seorang, bukan seekor, atau sebuah dan bla bla bla tapi "Seikat Pocong" ('Beli kangkungnya berapa ikat, Bu?' atau bisa juga diganti 'Beli pocongnya berapa ikat, Bu?') lupakan. Saya tahu kelemahan terbesarnya, PORTAL. jadi, kalau dikejar-kejar pocong, lari dan bersembunyilah di seberang portal, karena dia tidak bisa menggangkat ataupun melompatinya, hah, rasakan kau Cong! 

Saya juga kerasukan ikut gaya dia kalau lagi panik, kalau dia sering bilang panik tingkat SMP kelas tiga, panik tingkat kecamatan, panik tingkat Ujian Nasional, maka saya agak di edit dikit, PANIK TINGKAT UJIAN SKRIPSI (percayalah Cong, itu rasanya kayak nahan boker seminggu). 

Di bagian dia ngasih ide cerita film-horor-berkelas, saya hanya berpikir, "Nggak ada ide lain apa?" Dia ngasih judul film paling fenomenal yang pernah ada, tapi diedit dikit, ketiga film itu adalah Ada Apa Dengan Kunti?, Laskar Pelanconggg, dan Ketika Poconggg Bertasbih, dimana bagian berkelasnya, hah? #gaksante.
Saya terharu dibagian dia ngomong soal cinta, dia ngaku kalau nggak pernah jauh dari predikat jomblo, sepereti yang dia bilang "Single itu prinsip. Jomblo itu nasip, kalau Rian udah pasti Demasip." Dia ternyata bisa serius dan 'agak' romantis juga, seperti di halaman 42,
Kata orang, pacaran itu harus saling mengisi. Gue rasa ini ada benernya. Kalau orang pacaran punya sifat dan karakter yang sama dengan pasangannya, berarti kekosongan dan kekurangan mereka nggak pernah akan terisi. Malah dengan adanya perbedaan justru akan membuat mereka saling melengkapi setiap celah bisa terisi dengan perbedaan tadi.

Cinta emang ribet. Cinta nggak pernah bisa ngasih garansi dan kepastian kita bisa mencintai orang yang kita benci dan akhirnya membenci orang yang dulu kita cintai.

Cinta itu sederhana. Sama sederhananya seperti menulis menggunakan pena. Bukan titik yang membuat tinta, tapi tinta yang membuat titik. Bukan cantik yang membuat cinta, tapi cinta yang membuat cantik.
#eaaaaa
Pinter juga lo Cong, tapi sayang nggak pinter buat puisi cinta, apalagi menyamakan cinta dengan kentut, pake warna kuning segala lagi.
Pendapat dia tentang iklan mint, susu bayi dan sejak kapan sosis bisa bikin pintar sukses membuat saya ngakak, Good job, Cong.
Di bagian Sumpah Pocong, yang bikin ngakak adalah sumpah dari Richard Oaly, kalau namanya masuk ke buku @poconggg dia bakal: minum 7 botol yogurt cimory, terus nahan boker 3 hari. Abis itu, di hari ke-4, dia make CD bekas nahan boker di kepalanya.
jawaban @poconggg adalah:
Buat yang nggak tau Cimory itu minuman buat ngelancari BAB.
Mati, mati deh ini anak.
LOL.
Bagian terakhir yang cukup menarik adalah berisi tentang Prediksi Pocong yang katanya paling ditunggu-tunggu. Berhubung zodiak saya Sagitarius, saya akan memberikan bocorannya (awas kalau nggak bener Cong #asahgolok ).
Sagitarius
Berbahagialah kawan, akan banyak kejutan yang datang tahun ini! Walaupun mood agak nggak stabil, tapi kejutan-kejutan tersebut dapat mendongkrak kehidupan kalian. Ibarat pepatah, dilarang merokok.
Asmara: Dahsyat
Tahun ini kalaian akan sering mengalami cemburu yang membabi buta. Pada dasarnya gue nggak pernah ngerti kenapa babi-babi ini bisa buta, yang gue tau, asmara kalian tahun ini, sangat luar biasa.
Keuangan: Mantap
Akan ada mukjizat yang memungkinkan kalian membeli barang-barang yang kalaian impikan. Orang-orang disekeliling juga takut berkonspirasi dalam pencampaian mukjizat ini. Di luar negeri, situasi ini dikenal dengan nama Boston Chocolate Fondation.
Ps: Jangan harap gue bisa jelasin artinya apa.
Kesehatan: Premium
Yang gue maksud disini bukanlah bensin premium. Maksudnya, kesehatan kalian diatas rata-rata. tak ada satu pun kuman dan bakteri yang bisa mengganggu stabilitas kesehatan tubuh kalian. Di Zimbabwe, fenomena ini diberi kode khusus dengan sebutan Pk890-0276/00J (artinya apa sih ini?).
Karier: Nggak tau (padahal yang paling penting).

Semoga dengan membaca prediksi pocong ini ibadah saya selama 40 hari diterima oleh Allah, amin. Bukunya cukup menghibur walaupun di bagian akhir menurutku tidak telalu penting dan kadar tawa saya mulai habis, bukunya terlalu tipis, bolehlah dibaca pada waktu galau dan dalam keadaan jomblo, ada yang senasip gitu loh =))
3 sayap untuk si Lompat Lompat Lompat

NB: saran @poconggg, kalau mau nembak tanggal 1 April aja, semisal ditolak kita bisa ngeles dan bilang APRIL MOP!

9 Summers 10 Autumns


9_summers_10_autumns-scaled500


penulis: Iwan Setyawan
editor: Mirna Yulistianti
penerbit: Gramedia
cetakan: I, Februari 2011
ISBN: 978-979-22-6766-2
221 halaman

Novel motivasi ini bercerita tentang kisah penulis yang berasal dari kota kecil Batu, Malang, yang sukses menjadi Director Nielsen Consumer Research di New York. Bagaimana suka dukanya penulis menuntut ilmu, perjuangan keluarganya agar penulis bisa sekolah diceritakan secara runtut dan flash back dengan bantuan bocah kecil berseragam merah putih.
Cerita dimulai dari gambaran rumahnya yang berukuran 6x7 meter, hampir tidak mempunyai halaman, berbagi dua kamar tidur, satu ruang tamu kecil sebagai poros kegiatan sehari-hari yang berukuran 2x4,5 meter, satu dapur dan satu kamar mandi. Tidak banyak tawa dan mainan di masa kecilnya, mereka hanya ditemani televisi hitam putih dan lampu redup di ruang tamu, di ruang tamu itu jugalah penulis mulai melukis kehidupannya. Penulis tinggal bersama dengan kedua orang tua, kakek nenek, dan 3 saudara perempuannya. Di rumah munggil itulah cita-cita sederhananya dimulai, mempunyai sebuah kamar tidur sendiri, di lantai dua, di atas dapur.
Cerita bergulir ke masing-masing anggota keluarga. Bapaknya adalah seorang sopir angkot yang hanya bisa mengingat tahun lahirnya, terpaksa putus sekolah sampai kelas 2 SMP karena tidak ada biaya. Ibunya tidak bisa menyelesaikan sekolah sewaktu SD karena penyakit gatal ketika memasuki ujian akhir. Ibunya adalah yang mengatur berapa liter nasi yang harus di tanak tanpa tersisa keesokan harinya, ibunya yang menghadirkan demokrasi di tengah pergulatan hidup.
Ibuku adalah cermin kesederhanaan yang sempurna di mata kami dan kesederhanaan inilah yang menyelamatkan kami. Kesederhanaan inilah yang membangun rumah kecil kami
Kemudian penulis menceritakan saudara-saudaranya. Kakak pertamanya, mbak Isa, pintar dan tulisan tangannya bagus, dia terpaksa tidak bisa melanjutkan ke universitas karena gagal mengikuti UMPTN, dia memberikan les privat dari satu rumah ke rumah lain untuk membantu menyekolahkan adik-adiknya. Kaka keduanya, mbak Inah, paling berani, paling ceria dan jago membaca puisi, saudara terakhirnya, Rini, yang menurut penulis paling mirip dengan dirinya. Setelah menceritakan keluarganya, giliran penulis menceritakan dirinya sendiri, bagaimana kehidupannya sewaktu masih kecil yang termasuk anak rumahan, selalu belajar dengan tekun melebihi teman-temannya dan sewaktu SMA dia memberikan les privat untuk membantu orang tuanya, sampai perahu kecil merubah hidupnya, dia mendapatkan PMDK di IPB jurusan statistika. Kemudian penulis mulai menjalankan "perahu kecilnya."
Pesan moral yang dapat saya ambil dari membaca buku ini adalah kalau kita benar-benar berusaha maka Tuhan akan memberikan jalan. Penulis bertekat, bermimpi ingin mengubah hidupnya, berusa dengan keras menuntut ilmu agar bisa diterima di perguruan tinggi karena kita tahu universitas swasta sangatlah mahal, bukan menjadi pilihan saat itu (bahkan sekarang pun masih). Pengorbanan orang tua dan kakak-kakaknya yang berusaha agar penulis tidak putus sekolah bisa kita jadikan contoh agar kita selalu bersemangat, cari duit itu nggak gampang bok! Saya pernah mengalami sendiri, bukan kisah pribadi tapi sahabat saya, dia pintar dan sangat rajin, dia selalu menjadi tempat bertanya saya, sayangnya waktu SNPTN dia gagal, kisahnya mirip dengan mbak Isa, menjadi anak pertama dan keluarganya tidak sanggup untuk kuliah di swasta, mimpinya menjadi gurupun kandas. Mau sekolah di negeri ini susah.
Lumayan memotivasi, penulis menceritakan kisahnya dengan runtut, sampai dengan keputusan yang dia ambil setelah 9 tahun meraup sukses di kota Big Apple, sayangnya saya tidak terlalu suka dengan hadirnya bocah kecil berseragam merah putih itu, lama-lama bosan, saya berpikir itu replika penulis waktu kecil, atau apalah, kayak terlalu dipaksakan, selebihnya bagus kok. Nasip seseorang itu bisa dirubah, tergantung bagaimana kita merubahnya, mungkin itulah yang ingin penulis suguhkan kepada pembacanya.
Ada beberapa kalimat favoritku,
Aku ingin membangun sebuah kamar kecil, di tanah airku.

Aku tak bisa merubah masa kecilku. Masa kecilku mungkin tak seindah dan selepas mereka, tapi kehangatan di bawah rumah kecilku telah menyelamatkanku. Jalan hidupku mungkin akan berbeda, i would have been so lost, tanpa kesederhanaan ibu, tanpa perjuangan keras bapak, tanpa cinta yang hanagat dari saudara-saudaraku. Memori masa kecil membuat aku bijak dalam mengenal diriku sekarang.

3 sayap untuk Kota Apel ke Big Apple.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Kepada Cinta: True Love Keeps No Secret




Penulis: 25 Pemenang Sayembara Surat Cinta dan Penulis Gagasmedia

Penerbit: Gagasmedia

Editor: Gita Romadhona & Widyawati Oktavia

Cetakan: II, 2009

ISBN: 979-780-296-5

230 halaman



Surat Si Ganteng

by Aditya Mulya



Surat 1

Dian Tersayang,

Aku menulis surat ini sesaat setelah pertemuan kita. aku menulis surat ini untuk meyakinkan dirimu bahwa aku mengerti.

Aku mengerti,

Aku mengerti kenapa kamu menolak diriku.

Untuk yang ke-7 kalinya.

Aku sadar, aku terlalu ganteng untukmu.

.........



Surat 2

Cintaku. Dian...

Kudengar dikau sedah memiliki pacar sekarang.

Sungguh kasihan pacarmu itu.

Dia hanya kau jadikan pelarian untuk melupakanku.

.......

Dan, bahwa dia adalah pria paling sial sedunia.

Sayang, hubungi aku kapan saja.



Surat 3

Sayangku, Dian...

Pernikahanmu dengan dia sungguh mengejutkan.

Aku tak menyangka kau akan pergi sejauh itu

untuk menyangkal dirimu akan adanya cinta kita yang nyata ini.

.........

Aku tidak ingin hari itu datang.

Hari saat engkau tidak dapat membohongi diriku lagi dan lari ke dalam pelukanku - meninggalkan dia

........



Tertanda

Si Ganteng- Cinta Abadimu



Masikah, Fei?

by Riri Sardjono



.........

Tapi, ternyata, dalam perjalanannya, aku menemukan sesuatu yang menakjubkan telah terjadi Fei.

Bahwa:

I'm in love with my husband... saat menyadari kalau beberapa kali dia telah ngebiarin aku tetap tidur saat dia sudah bangun pagi. Dia cuci muka, terus bikinin aku teh hangat.

.......

I'm in love with my husband... saat pagi sebelum berangkat kerja dia bilang, "Biarin aku yang nyuci jeans dan semua pakaian berat. kamu nyuci yang ringan-ringan saja, ya"

I'm in love with my husband... karena setiap akhir bulan dia transfer semua gajinya ke rekeningku dab bilang, "Aku, tuh, boros banget, Makanya, kamu yang ngatur keuangan kita, ya." Dan, saat aku tunjukin jumlah uang tabungan di bank, dia langsung tertegun dan bertanya, "kamu nabung sebanyak ini?" Raut mukanya terlihat sedih saat bilang, "kamu boleh, kok, belanja, beli baju atau melakukan sesuatu. Jangan hanya dipakai buat kebutuhan sehari-hari dan sisanya ditabung. aku, kan, senang kalau bisa ngebeliin kamu barang-barang yang kamu suka."

........

I'm ini love with my husband... saat aku melihat hasil test pack-ku yang sejuta kalinya dan berkata, "Aku gagal hamil lagi." Dia ketawa sambil ngejitak kepalaku, kemudian bilang, "Kita coba buat anak lagi, yuk?"

I'm ini love with my husband... and i want to continue in love with him in many ways.

Aw aw aw romantis banget yah. Aku selalu mengunggu karya-karya dari Riri Sardjono, dia itu kalau nulis nyablak tapi romantis banget, seperti surat cinta diatas, sebenernya suratnya adalah surat yang lumayan panjang bahkan salah satu yang terpanjang di buku ini, tapi aku potong beberapa biar pada penasaran hehehe, isinya romantis abis deh. Tulisannya masih khasnya dia, tentang pernikahan, yang awalnya benci jadi cinta, dimana cowoknya pasti sabar banget dan super duper perhatian. Untung saja surat cinta yang dia buat cukup panjang, cukup untuk mengobati rasa kangen akan tulisannya. Kalau Aditya Mulya tentu saja nggak jauh dari banyolan khasnya, di surat cinta sekalipun, dia masih tetap memakai nama "si Ganteng" XD. Sebenernya ada tiga surat cinta favoritku, yaitu Untuk Seseorang yang Pernah Ada yang ditulis oleh Smita Prathita Sjahputri, nggak mau nulis cuplikannya, baca sendiri biar tambah penasaran ^^

Buku yang berisi 35 surat cinta ini ditulis oleh 25 pemenang Sayembara Surat Cinta dan penulis Gagasmedia yang sudah tidak asing lagi. Surat cintanya pun ditulis dengan konsep yang berbeda-beda juga, ditunjukkan kepada orang-orang yang mereka sayang seperti ibu, ayah, pacar mantan, idola, dll. Suratnya pun ada yang romantis, lucu, haru, puitis, bahkan ada yang menulis dengan unik, menulis dengan mengikutkan jajaran tata surya yang membuat tulisannya semakin indah. Buat yang ingin menulis surat untuk orang yang kita sayang, bisa juga buku ini menjadi referensi paling recomended, mari menggombal :))

3 sayap untuk 3 surat cinta favoritku

Rain Affair




Penulis: Clara Canceriana
Penerbit: Gagasmedia
339 halaman
cetakan: Mei 2010
ISBN: 9797804097


Cinta bertepuk sebelah tangan, cinta yang dipaksakan, apa gunanya sih punya pacar tapi rasanya seperti menjomblo? Itu adalah yang dirasakan Lea sekarang, merasa tak dianggap pacarnya, Noah, terlalu cuek, selalu terlambat jika menjemputnya bahkan kadang sampai berjam-jam menunggu, tak pernah menggandeng tangan bila berjalan beriringan. Sebenarnya Lea tahu kalau Noah tidak sepenuh hati mencintainya, Noah terlalu mencintai Rissa, kakak yang sangat dibencinya. Noah memacari Lea karena suruhan Rissa, dia terpaksa menuruti permintaan kakak pacarnya itu karena Rissa menjanjikan kalau dalam setahun masih tidak mencintai Lea, dia akan menerima Noah sebagai pacar. "Kesendirian" Lea mulai terisi dengan kedatangan Nathan, teman Noah yang juga satu apartemen dengannya. Nathan sangat perhatian pada Lea bahkan melebihi pacarnya sendiri, mengantar pulang, membuat bubur sewaktu sakit, mendengarkan celoteh Lea tentang pekerjaannya, bahkan dia rela berbohong bahwa dialah yang sebenarnya mendesain ulang apartemennya, padahal Lea meminta khusus ke Noah agar dia yang melakukannya, karena alasan sibuk, Noah malah melimpahkan tanggung jawabnya itu kepada Nathan, tapi Nathan bersungguh-sungguh mengerjakannya dan hasilnya sangat memuaskan Lea.

Di lain pihak Nathan bertemu kembali dengan gadis yang pernah ditemuinya di bawah kucuran air hujan yang cukup deras, gadis yang sudah menarik hatinya, tapi sayang dia tidak ingat kejadian itu. Nathan memanfaatkan sebaik mungkin waktunya bersama Lea, dia tahu kalau Lea sangat mencintai Noah dan tahu kebalikannya, tapi dia tetap bersabar dan selalu ada bila Lea membutuhkannya. Lea pun sedikit demi sedikit merasakan perasaannya yang mengganjal pada Nathan, seperti tidak asing lagi sosok yang sangat perhatian padanya, selain itu Rissa muncul kembali dan dia merasa was-was hubungannya dengan Noah akan bertambah parah, sanggupkah Lea bertahan menjaga hubungannya dengan Noah?

Ada beberapa kalimat favoritku, halaman 123


Ada orang lain yang akan mengetahui perasaan yang kita simpan sendiri. Kalau dia tulus membacanya dengan hati.

halaman 174


Le, kita nggak akan pernah bisa memilih sesuatu yang memang bukan untuk kita. Apa pun usaha lo, sekera apa pun usaha lo. Just wake up, dear

halaman 255


Le, perasaan simpatik atau kasihan bukan sesuatu yang buruk. kalau pun gue simpatik atau kasihan sama lo, itu karena gue peduli sama lo.

Dan adegan favoritku adalah waktu Nathan merawat Lea yang sakit karena kehujanan menunggu Noah yang nggak datang-datang dan di halaman 168, romatis ^^

Dia sedikit mendekatkan tubuhnya pada Lea, lalu menjulurkan tangannya perlahan, dia menyibak poni Lea dan menempelkan telapak tangannya di sana, Lea sedikit berjengit. Beberapa detik, Nathan merasakan suhu tubuh Lea. hanya beberapa detik, tapi dia terasa sudah melakukan itu berjam-jam

Sesuatu yang dipaksa itu memang tidak nyaman, apa lagi cinta. Itulah tema yang diambil penulis dalam novel yang bercover amat cantik ini. Kadang, kalau kita terlalu mencintai orang lain sedangkan dia tidak mempunyai perasaan apa-apa itu malah menyakitkan bagi diri sendiri. Kesedihan Lea terasa sekali, bagaimana dia dengan sabarnya menghadapi kecuekan Noah, dia tetap kekuh mencintainya. Begitu juga dengan Nathan, dia terpaksa melihat orang yang dicintainya menderita karena mencintai orang lain, dia sangat sangat sabar. Sebenernya pengen dia lebih tegas, lebih berani, merebut Lea misalnya, hehehehe tapi nggak apalah, mungkin penulis membuat karakter seperti itu. Typo masih ada beberapa, yang agak mengganggu itu di halaman 81 paragraf ke dua yang isinya ketika Nathan menyambut pesanannya yang dihidangkan, dia kembali tersenyum kepada Bapak penjual BUKU. Padahal diawal Lea keluyuran pada malam hari yang akhirnyaberhenti di warung BAKSO, dan disanalah kemudian dia bertemu dengan Nathan. Lumayan bagus kok walaupun agak nggak suka akan sikap Rissa yang  seenaknya sendiri, sangat egois, alasannya menyuruh Noah agar berpacaran  dengan Lea juga kurang menarik, penulis sukses membuat saya enek sama  Rissa.

3 sayap untuk payung di hujan yang deras

Jumat, 05 Agustus 2011

Scones and Sensibility


107511296390352
Penulis: Lindsey Eland
Penerbit: Atria
Penerjemah: Barokah Ruziati
Cetakan: I, Maret 2011
ISBN: 978-979-024-469-6

Satu lagi buku di bulan kemaren yang tidak saya baca seutuhnya, berhenti di tengah-tengah kemudian menskipnya. Saya tidak terlalu suka sama tokoh Polly Madassa, mengingatkan akan sosok artis cilik, Amel. Ya, artis cilik yang kemayu itu, jujur, saya lebih suka anak kecil yang pendiam bukannya cerewet dan suka merecoki orang. Di buku ini saya menemukan satu sosok lagi anak kecil yang menjengkelkan, gara-gara keracunan buku klasik, Pride and Prejudice, Anne of Green Gables dia merasa sudah hebat dalam percintaan, lengkap menjadi perempuan yang lembut dengan membaca "kamus" cinta di usianya yang ke dua belas.

Dengan berbekal pengalaman yang dibacanya, Polly merasa sudah hebat dalam soal percintaan, dia pun menjadi makcomblang untuk orang-orang disekitarnya yang menurutnya belum menemukan cinta sejati, tanpa persetujuan dan sepengetahuan mereka. Korban yang pertama adalah kakaknya sendiri, Clementine yang ingin dijodohkannya dengan Edward pemuda yang kalau saja usianya beberapa tahun lebih muda, sudah pasti di embadnya. Polly merasa hubungan Clemantine dengan Clint tidak sehat, pria itu sering membuat kakaknya menangis dan sikapnya agak kasar,Polly ingin menemukan Mr. Darcy untuk kakaknya, jatuhlah pilihannya pada pemuda yang tak bersalah itu. Selain itu ada dua orang lagi yang ingin dicarikan cinta, ayah sahabatnya Fran, Mr. Fisk dengan Miss Lucy Penny, dan Mr. Nightquist yang rencananya dijodohkan dengan Miss Wiskerton. Polly pun memulai mengobrak abrik hidup orang yang disekitarnya itu pada musim panas disela-sela mengantarkan pesanan kue di toko Madassa Bakery milik orang tuanya.
Saya kasih contoh ke-lebay-an Polly
"Aku tahu benar cara menenagkan jiwa yang resah dan tertekan, Kakakku sayang. Ikutlah denganku dan kita akan bersenang-senang berdua antara ombak laut bergaram! Kita akan berjemur di bawah sinar matahari yang nyaman," kataku seraya meraih tangannya.
Untuk anak yang berusia dua belas tahun dengan gerak dan bahasa seperti orang jaman dahulu kepada kakaknya sendiri? Dia lahir terlalu telat. Saya hanya merasa Polly ini dewasa sebelum waktunya, sejak usia dini dia sudah melahap kisah cinta dan ingin itu menjadi nyata. Tidak jelek bacaan pilihannya, saya pun dari kecil juga sudah dicekoki novelnya Mira W yang untungnya tidak keblabasan seperti si Polly ini (tidak bisa saya bayangkan diriku kalau mirip Polly) tapi dengan menirukan berbicara seperti tokoh-tokoh dalam buku klasik, lebih menyukai lilin daripada lampu, lebih suka memakai rok, dia benar-benar overdosis klasik.
Covernya keren ^^

2 sayap untuk Polly si lebay
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...