Selasa, 31 Mei 2011

-Wuthering Heights-



Penulis: Emily Bronte
Penerbit: Gramedia
Cetakan: I, April 2011
ISBN: 978-979-22-6278-9
488 halaman

Sebenernya genre klasik bukan menu favorit saya, gak tau juga sih alasannya. Klasik, gak asik ah, hehehe. Tapi karena buku ini menjadi baca bareng sama teman-teman mau gak mau saya harus ngikut. Saya bacanya pun di akhir-akhir bulan, alias tidak terlalu antusias. Yang membuat saya sangat penasaran itu, ini buku sering menjadi acuan buku lain, maksudnya waktu saya baca Eclipse, Éclair, Mc Gregors (seri keberapa lupa) juga menyinggung sedikit tentang Wuthering Heights, kenapa buku ini sangat melegenda????
Sebenernya simple, kalau saja Mr. Earnshaw tua tidak memungut seorang gipsi kecil di pinggir jalan, maka kemelut keluarga yang sangat ruwet di buku ini tidak akan terjadi.

Awal baca bingung sama si pencerita. Diawali dengan kunjungan Mr. Lockwood ke Wuthering Heights sehubungan dengan Thrushcross Grage, rumah yang akan disewanya. Dia sangat penasaran akan penghuni rumah yang kelihatan suram dan kelam itu, mereka sama sekali tidak ramah, dia pun mengorek masa lalu mereka melalui Mrs. Dean,pelayan yang sudah 20 tahun melayani keluarga tersebut. Si pencerita pun beralih ke Mrs. Dean, kembali ke masa lalu.

Mr. Earnshaw, ayah Hindley dan Cathy pulang dari Liverpool membawa seorang bocah gipsi yang kotor, compang-camping dan diberi nama Heathcliff. Hindley sangat membenci Heathcliff karena merasa dia telah merebut kasih sayang orang tuanya, sedangkan Catherine, dia awalnya juga membenci tapi lama kelamaan menjadi akrab karena merasa cocok, mereka hiperaktif dan nakal. Kebahagian Heathcliff tidak bertahan lama, setelah Earnshaw tua meninggal, Hidley pun menjadi ahli waris dan menjadikan Heathcliff sebagai pelayan dan penjaga kuda dirumahnya sendiri, Catherine tetap berteman dengannya, semakin akrab, saling menyayangi. Sampai suatu ketika karena kenakalan mereka Catherine cedera di rumah keluarga Linton dan dia harus menginap disana selama lima minggu. Heathciff merasa marah dan merasa Catherine telah melupakannya, menganggap kalau sekarang dia lebih memilih Edgar Linton. Catherine pun punya rencana sendiri, dia akan menikah dengan Edgar karena keluarganya kaya raya sehingga nanti dia bisa membantu Heathcliff berubah menjadi terpandang juga, tapi Heathciff malah menganggap kalau Catherine menghinanya, tidak mencintainya, dia pun kabur dari rumah dan berjanji akan menjadi lebih kaya.

2 tahun berlalu dan Heathciff pun kembali dengan penampilan yang sangat berbeda, lebih santun, kaya raya dan terlihat terpelajar, Catherine juga sudah menikah dengan Edgar. Sebenernya Edgar tidak suka dengan kehadiran Heathciff tetapi karena istrinya sangat bahagia melihat teman kecilnya kembali dia pun memperbolehkan orang yang dibencinya itu menjadi tamu tetap di Thrushcross Grage. Kalau Heathcliff menjadi kaya raya, lain lagi dengan Hindley, sejak istrinya meninggal hidupnya hancur, anaknya, Hereton sama sekali terlupakan, bodoh, menjadi pelayan di rumahnya sendiri. Dia kecanduan judi dan terpaksa berhutang kepada Heathcliff. Dengan otaknya yang licik, Heathcliff mulai melancarkan balas dendam, dia menjadi pemilik Wuthering Heights setelan Hindley meninggak karena overdosis alcohol, menjadikan Hareton yang seharusnya menjadi ahli waris sebagai budak di rumahnya sendiri, dia kawin lari dengan Isabella Linton yang tergila-gila padanya walaupun sudah diperingatkan kakaknya dan Catherine kalau Heathcliff bukanlah pria yang seperti dibayangkannya, dia kejam, licik, kasar. Edgar Linton pun mengganggap Isabella bukan adiknya lagi dan melarang mereka menginjak Thrushcross Grage. Setelah menikah, Isabella menyadari bila ucapan kakanya ternyata benar, dia diperlakukan dengan kasar oleh penghuni Wuthering Heights, disuruh melayani dirinya sendiri. Dia pun berhasil melarikan diri dan melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Linton, ingin membuang kenangan Heathcliff dari kehidupannya. Catherine meninggal sewaktu melahirkan anaknya, Edgar sangat terpukul karena dia sangat mencintai istrinya, awalnya dia mengabaikan buah hatinya tapi sadar kalau dialah satu-satunya yang peninggalan istrinya, dia menamai anaknya itu seperti nama Ibunya dan dipanggil Cathy.

Isabella meninggal karena sakit dan meminta Linton agar diasuh oleh kakaknya. Edgar pun menjemput Linton dan Cathy sangat antusias karena dia akan mempunyai teman baru. Tapi kematian Isabella juga di dengar oleh Heathcliff, dia menuntut haknya atas perwalian Linton. Wuthering Heights sangat terlarang untuk Cathy, ayahnya dan Mrs. Dean selalu menyembunyikan keberadaanya, tapi Heathcliff punya cara lain untuk menarik Cathy agar pergi ke Wuthering Heights, dengan mengiming-iming kalau sepupunya yang sewaktu kecil ingin ditemuinya ada di rumah itu. Rencana Heathcliff adalah membuat dua sepupu itu jatuh cinta dan menguasai kekayaan dua keluarga itu.

Perasaan sewaktu membaca ini adalah kasihan dan jengkel. Bagaimana tidak? Sepanjang cerita isinya hanya dendam, dendam, dendam. Oh kisah cinta tentu ada walaupun juga diceritakan sangat tragis. Cinta Heathcliff kepada Catherine, sebenernya mereka saling mencintai tapi karena Heatchliff yang tidak mau bersabar dan merasa terhina karena miskin, ingin melancarkan balas dendam kepada Edgar yang sangat mencintai Catherine. Catherine kalau menurutku sangat egois, kalau sejak awal dia sudah mencintai Heathcliff seharusnya dia mengatakannya bukan malah menikahi orang lain demi meningkatkan derajadnya yang nantinya bisa merubah Heathcliff. Kalimat yang menurutku menunjukkan keegoisan Catherine ada di hal. 120, “Cintaku kepada Linton seperti dedaunan di hutan: waktu akan mengubahnya, aku sadar sekali itu, sebagaimana musim dingin mengubah pepohonan. Cintaku kepada Heathcliff menyerupai karang-karang abadi di bawah – sumber dari sedikit saja kesenangan yang terlihat, tetapi perlu….” Tokoh favoritku adalah Hareton, orang yang paling sial kalau menurut ku, sebenarnya Hidley juga sangat menyayanginya tapi caranya salah, dia tidak dididik dengan baik, tidak ada pelayan perempuan seperti Mrs. Dean yang mengajarinya, dia menjadi bodoh dan sangat penurut kepada Heathcliff tapi aku mulai sangat menyukainya pada saat cerita akan berakhir, bagaimana dia mulai membuka hatinya untuk Cathy dan dia adalah orang yang paling berduka ketika kematian Heathcliff, tokoh paling saya sebali adalah Joseph, dia itu pelayan tapi omongannya kepada orang lain, terlebih lagi majikannya sangat tidak mencerminkan kesopanan, kata-katanya begitu kasar. Cathy sangat tegar, bagaimana dia menerima perlakuan Heathcliff sewaktu berusaha menemui ayahnya yang sedang sekarat, dia tidak pantang menyerah. Linton, dia sangat lemah dan sangat pengecut. Dan yang terakhir adalah Heathcliff, walaupun dia sangat kejam, tapi aku merasa kasihan padanya, ya kasihan, dia memang berhasil membalas dendam kepada keluarga Linton dan Earnshaw tapi lalu apa yang dia dapat setelahnya??? Tetap kesepian.
Adegan paling favorit adalah ketika Cathy mulai mendekati Hareton, dia cerdik, mengupayakan segala cara agar Hareton mau untuk memafkannya karena dia sering menyebut Hareton bodoh, memandanganya, untuk memberitahu kalau dia itu adalah sepupunya.

Kalimat yang paling kasar, kejam, kasihan, rasa cinta yang diutarakan Heathcliff adalah di hal. 415, “Akan kuceritakan kepadamu apa yang aku perbuat kemarin! Aku menyuruh penjaga kuburan yang sedang mengali kuburan Linton, untuk mengali timbunan tanah diatas peti mati Catherine, dan aku membukannya. Aku berpikir dulu aku pasti sudah tak mau berpindah dari situ: sewaktu aku melihat wajahnya lagi—masih tetap sama seperti dulu! – si penjaga kuburan harus bersusah payah menyuruhku pergi; tapi dia berkata mayatnya akan berubah kalau terkena udara, jadi aku memukul peti mati sampai terlepas, dan menutupinya: bukan sisi tempat makam Linton, persetan dia!  Andai saja dia dipatri dengan timah. Dan aku menyogok si penjaga kuburan untuk mengeluarkan mayatnya kalau aku sudah dikuburkan disana, dan mengeluarkan mayatku juga; akan kuatur demikian. Jadi, pada waktu Linton menemukan kami, dia takkan tahu yang mana aku, dan yang mana Catherine!” Singkat kata, dia dimakamkan ditengah-tengah makam Catherine dan Edgar.

Yang membuat cerita ini melegenda adalah banyak orang melihat hantu Heathcliff dan Catherine bergentayangan di dekat gereja, di padang rumput, dan tentu saja di Wuthering Heights. Mungkin mereka tidak berbahagia di dunia yang fana ini, tapi berbahagia di dunia entah apa itu, hehehe. Untuk pemula pembaca klasik, Wuthering Heights ternyata asik :D
4 sayap untuk kuda poni Cathy :D

Note: hati-hati ya kalau melewati Wuthering Heights, cocok untuk uji nyali rumah itu ;p

Bacaan Bulan Mei 2011

Sebenernya pengen nulis reviewnya semua tapi apa daya sangat sok sibuk, hehehe. Kalo di Goodreads minimal aku kasih inti ceritanya sama kesan membaca buku-buku di bawah ini kok, jadi cekidot kesana aja ya :D
1. Silver Stone by Ardina Hasanbasri
2. Pillow Talk by Cristian Simamora [baca ulang]
3. Tiger Prince by Sandra Brown [baca ulang]
4. Our Story by Orizuka
5. The Journeys by Adhitya Mulya dkk
6. Karena Kita Tidak Kenal by Farida Susanty
7. Warna Langit by Kim Dong Hwa
8. Blind Date by aliaZalea
9. Permainan Kotor by Sandra Brown
10. Pesona Sang Bajak Laut by Johanna Lindsey
11. Éclair by Prisca Primasari
12. Paras Rana by Sandra Brown
13. Gadis Dengan Kaki Dari Kaca by Ali Shaw
14. A Lady Pleasure by Renne Bernard
15. A Pirates Love by Johanna Lindsey
16. Minx by Julia Quinn
17. Janji Rembulan by Julia Quinn
18. Whitney Cintaku by Judith McNaught
19. Last Tango in Paris by Robert Alley
20. 22 Hari Bercerita #2 by Indonesia Bercerita
21. Memikat Kekasih by Eloisa James
22. Memikat Badai by Johanna Lindsey
23. Bersatunya Dua Dunia by Johanna Lindsey
24. 1 Perempuan 14 Laki-Laki
25. Remember When by Winna Efendi
26. Segala Kemungkinan by Nora Robert [baca ulang]
27. Pertaruhan Nasib by Nora Robert [baca ulang]
28. Wuthering Heights by Emily Brote

[Book Review] Wuthering Heights by Emily Bronte




Penulis: Emily Bronte
Penerbit: Gramedia
Cetakan: I, April 2011
ISBN: 978-979-22-6278-9
488 halaman

Sebenernya genre klasik bukan menu favorit saya, gak tau juga sih alasannya. Klasik, gak asik ah, hehehe. Tapi karena buku ini menjadi baca bareng sama teman-teman mau gak mau saya harus ngikut. Saya bacanya pun di akhir-akhir bulan, alias tidak terlalu antusias. Yang membuat saya sangat penasaran itu, ini buku sering menjadi acuan buku lain, maksudnya waktu saya baca Eclipse, Éclair, Mc Gregors (seri keberapa lupa) juga menyinggung sedikit tentang Wuthering Heights, kenapa buku ini sangat melegenda????

Sebenernya simple, kalau saja Mr. Earnshaw tua tidak memungut seorang gipsi kecil di pinggir jalan, maka kemelut keluarga yang sangat ruwet di buku ini tidak akan terjadi.

Awal baca bingung sama si pencerita. Diawali dengan kunjungan Mr. Lockwood ke Wuthering Heights sehubungan dengan Thrushcross Grage, rumah yang akan disewanya. Dia sangat penasaran akan penghuni rumah yang kelihatan suram dan kelam itu, mereka sama sekali tidak ramah, dia pun mengorek masa lalu mereka melalui Mrs. Dean,pelayan yang sudah 20 tahun melayani keluarga tersebut. Si pencerita pun beralih ke Mrs. Dean, kembali ke masa lalu.

Mr. Earnshaw, ayah Hindley dan Cathy pulang dari Liverpool membawa seorang bocah gipsi yang kotor, compang-camping dan diberi nama Heathcliff. Hindley sangat membenci Heathcliff karena merasa dia telah merebut kasih sayang orang tuanya, sedangkan Catherine, dia awalnya juga membenci tapi lama kelamaan menjadi akrab karena merasa cocok, mereka hiperaktif dan nakal. Kebahagian Heathcliff tidak bertahan lama, setelah Earnshaw tua meninggal, Hidley pun menjadi ahli waris dan menjadikan Heathcliff sebagai pelayan dan penjaga kuda dirumahnya sendiri, Catherine tetap berteman dengannya, semakin akrab, saling menyayangi. Sampai suatu ketika karena kenakalan mereka Catherine cedera di rumah keluarga Linton dan dia harus menginap disana selama lima minggu. Heathciff merasa marah dan merasa Catherine telah melupakannya, menganggap kalau sekarang dia lebih memilih Edgar Linton. Catherine pun punya rencana sendiri, dia akan menikah dengan Edgar karena keluarganya kaya raya sehingga nanti dia bisa membantu Heathcliff berubah menjadi terpandang juga, tapi Heathciff malah menganggap kalau Catherine menghinanya, tidak mencintainya, dia pun kabur dari rumah dan berjanji akan menjadi lebih kaya.

2 tahun berlalu dan Heathciff pun kembali dengan penampilan yang sangat berbeda, lebih santun, kaya raya dan terlihat terpelajar, Catherine juga sudah menikah dengan Edgar. Sebenernya Edgar tidak suka dengan kehadiran Heathciff tetapi karena istrinya sangat bahagia melihat teman kecilnya kembali dia pun memperbolehkan orang yang dibencinya itu menjadi tamu tetap di Thrushcross Grage. Kalau Heathcliff menjadi kaya raya, lain lagi dengan Hindley, sejak istrinya meninggal hidupnya hancur, anaknya, Hereton sama sekali terlupakan, bodoh, menjadi pelayan di rumahnya sendiri. Dia kecanduan judi dan terpaksa berhutang kepada Heathcliff. Dengan otaknya yang licik, Heathcliff mulai melancarkan balas dendam, dia menjadi pemilik Wuthering Heights setelan Hindley meninggak karena overdosis alcohol, menjadikan Hareton yang seharusnya menjadi ahli waris sebagai budak di rumahnya sendiri, dia kawin lari dengan Isabella Linton yang tergila-gila padanya walaupun sudah diperingatkan kakaknya dan Catherine kalau Heathcliff bukanlah pria yang seperti dibayangkannya, dia kejam, licik, kasar. Edgar Linton pun mengganggap Isabella bukan adiknya lagi dan melarang mereka menginjak Thrushcross Grage. Setelah menikah, Isabella menyadari bila ucapan kakanya ternyata benar, dia diperlakukan dengan kasar oleh penghuni Wuthering Heights, disuruh melayani dirinya sendiri. Dia pun berhasil melarikan diri dan melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Linton, ingin membuang kenangan Heathcliff dari kehidupannya. Catherine meninggal sewaktu melahirkan anaknya, Edgar sangat terpukul karena dia sangat mencintai istrinya, awalnya dia mengabaikan buah hatinya tapi sadar kalau dialah satu-satunya yang peninggalan istrinya, dia menamai anaknya itu seperti nama Ibunya dan dipanggil Cathy.

Isabella meninggal karena sakit dan meminta Linton agar diasuh oleh kakaknya. Edgar pun menjemput Linton dan Cathy sangat antusias karena dia akan mempunyai teman baru. Tapi kematian Isabella juga di dengar oleh Heathcliff, dia menuntut haknya atas perwalian Linton. Wuthering Heights sangat terlarang untuk Cathy, ayahnya dan Mrs. Dean selalu menyembunyikan keberadaanya, tapi Heathcliff punya cara lain untuk menarik Cathy agar pergi ke Wuthering Heights, dengan mengiming-iming kalau sepupunya yang sewaktu kecil ingin ditemuinya ada di rumah itu. Rencana Heathcliff adalah membuat dua sepupu itu jatuh cinta dan menguasai kekayaan dua keluarga itu.

Perasaan sewaktu membaca ini adalah kasihan dan jengkel. Bagaimana tidak? Sepanjang cerita isinya hanya dendam, dendam, dendam. Oh kisah cinta tentu ada walaupun juga diceritakan sangat tragis. Cinta Heathcliff kepada Catherine, sebenernya mereka saling mencintai tapi karena Heatchliff yang tidak mau bersabar dan merasa terhina karena miskin, ingin melancarkan balas dendam kepada Edgar yang sangat mencintai Catherine. Catherine kalau menurutku sangat egois, kalau sejak awal dia sudah mencintai Heathcliff seharusnya dia mengatakannya bukan malah menikahi orang lain demi meningkatkan derajadnya yang nantinya bisa merubah Heathcliff. Kalimat yang menurutku menunjukkan keegoisan Catherine ada di hal. 120, “Cintaku kepada Linton seperti dedaunan di hutan: waktu akan mengubahnya, aku sadar sekali itu, sebagaimana musim dingin mengubah pepohonan. Cintaku kepada Heathcliff menyerupai karang-karang abadi di bawah – sumber dari sedikit saja kesenangan yang terlihat, tetapi perlu….” Tokoh favoritku adalah Hareton, orang yang paling sial kalau menurut ku, sebenarnya Hidley juga sangat menyayanginya tapi caranya salah, dia tidak dididik dengan baik, tidak ada pelayan perempuan seperti Mrs. Dean yang mengajarinya, dia menjadi bodoh dan sangat penurut kepada Heathcliff tapi aku mulai sangat menyukainya pada saat cerita akan berakhir, bagaimana dia mulai membuka hatinya untuk Cathy dan dia adalah orang yang paling berduka ketika kematian Heathcliff, tokoh paling saya sebali adalah Joseph, dia itu pelayan tapi omongannya kepada orang lain, terlebih lagi majikannya sangat tidak mencerminkan kesopanan, kata-katanya begitu kasar. Cathy sangat tegar, bagaimana dia menerima perlakuan Heathcliff sewaktu berusaha menemui ayahnya yang sedang sekarat, dia tidak pantang menyerah. Linton, dia sangat lemah dan sangat pengecut. Dan yang terakhir adalah Heathcliff, walaupun dia sangat kejam, tapi aku merasa kasihan padanya, ya kasihan, dia memang berhasil membalas dendam kepada keluarga Linton dan Earnshaw tapi lalu apa yang dia dapat setelahnya??? Tetap kesepian.

Adegan paling favorit adalah ketika Cathy mulai mendekati Hareton, dia cerdik, mengupayakan segala cara agar Hareton mau untuk memafkannya karena dia sering menyebut Hareton bodoh, memandanganya, untuk memberitahu kalau dia itu adalah sepupunya.

Kalimat yang paling kasar, kejam, kasihan, rasa cinta yang diutarakan Heathcliff adalah di hal. 415, “Akan kuceritakan kepadamu apa yang aku perbuat kemarin! Aku menyuruh penjaga kuburan yang sedang mengali kuburan Linton, untuk mengali timbunan tanah diatas peti mati Catherine, dan aku membukannya. Aku berpikir dulu aku pasti sudah tak mau berpindah dari situ: sewaktu aku melihat wajahnya lagi—masih tetap sama seperti dulu! – si penjaga kuburan harus bersusah payah menyuruhku pergi; tapi dia berkata mayatnya akan berubah kalau terkena udara, jadi aku memukul peti mati sampai terlepas, dan menutupinya: bukan sisi tempat makam Linton, persetan dia!  Andai saja dia dipatri dengan timah. Dan aku menyogok si penjaga kuburan untuk mengeluarkan mayatnya kalau aku sudah dikuburkan disana, dan mengeluarkan mayatku juga; akan kuatur demikian. Jadi, pada waktu Linton menemukan kami, dia takkan tahu yang mana aku, dan yang mana Catherine!” Singkat kata, dia dimakamkan ditengah-tengah makam Catherine dan Edgar.

Yang membuat cerita ini melegenda adalah banyak orang melihat hantu Heathcliff dan Catherine bergentayangan di dekat gereja, di padang rumput, dan tentu saja di Wuthering Heights. Mungkin mereka tidak berbahagia di dunia yang fana ini, tapi berbahagia di dunia entah apa itu, hehehe. Untuk pemula pembaca klasik, Wuthering Heights ternyata asik :D
4 sayap untuk kuda poni Cathy :D

Note: hati-hati ya kalau melewati Wuthering Heights, cocok untuk uji nyali rumah itu ;p

Jumat, 27 Mei 2011

Remember When

10810798
Remember When: Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta
penulis: Winna Efendi
penerbit: Gagasmedia
judul asli: Kenangan Abu-Abu (2008)
cetakan: I, Maret 2011
ISBN: 9797804879 (ISBN13: 9789797804879)
karakter: Freya, Adrian, Moses, Gia, Erik
252 halaman
goodreads: http://bit.ly/iKGPQt

Tema ceritanya suka sama pacarnya sahabat.
Sempet was-was nih bakalan suka gak sama ceritannya, soalnya waktu penulis ngadain kuis (yang akhirnya ak gak menang, hehehe) sempat cari sedikit banyak tentang reviewnya, dalam bayangan aku sih soal selingkuh, menusuk dari belakang, yah begitulah.
Ceritanya mungkin udah gak asing lagi. cerita SMA, cinta pertama, persahabatan.
Adrian tahu kalau Moses diam-diam suka sama teman sebangkunya, Freya, sedangkan dia sedang mengincar gadis terpopuler di sekolah, Anggia atau Gia, sahabat Freya. Karena hafal sifat sahabatnya itu yang akan terus memendam perasaannya, Adrian pun membuat taruhan siapa yang gagal nembak maka dia harus lari mengelilingi lapangan sebanyak 10x sambil teriak "Giaaa i loveee you" ataupun sebaliknya. 2 tahun berlalu, mereka berpacaran dengan incaran masing-masing. Adrian yang jago basket, anak paling populer disekolah berpacaran dengan Gia, cewek yang juga populer di sekolah, pintar melukis, sekretaris OSIS, pasangan perfect deh. Sedangkang Moses juga berpacaran dengan cewek paling pintar di sekolah, Freya. Lambat laun Freya merasa jenuh, bosan dengan hubungannya dengan Moses yang monoton,kesibukan Moses yang menjadi ketua OSIS, kalau pacaran selalu dibarengi dengan buku, dan pelajaran. Dia merasa iri dengan Gia yang bisa bebas bersenang-senang dengan Adrian. Waktu Adrian menjemput Freya untuk ketemuan dengan yang lain, dia menemukan kecocokan dengan cewek pendiam dan antisosial itu, suka Green Day dan komik silat kacangan. Perasaan mereka mulai beda, tapi takut untuk mengakuinya. Gia mulai merasakan perubahan sikap Adrian semenjak ibunya meninggal, dia tidak pernah konsen diajak bicara. Adrian mulai sadar kalau dia sebenernya mencintai Freya, terlebih lagi waktu ibunya meninggal hanya dia yang benar-benar mengerti perasaannya, Gia lebih menjadi sosok ibunya, malah semakin menginggatkannya kalau ibunya sudah tidak ada, merasa kasihan, bukan itu yang dibutuhkan Adrian dan Moses hanya menepuk bahunya mengisaratkan turut berduaka, seperti kebanyakan orang, bukan sebagai sahabat. Hanya Freya, karena dia juga pernah kehilangan ibunya. Karena tidak ingin melukai satu sama lain, Adrian memutuskan Gia, dan Gia bisa menebak alasannya karena Freya. Freya tidak ingin merusak persahabatan mereka, dia mengalah.
Tokoh favorit siapa? Awalnya aku benci sama Freya, dia itu kayak gak ikhlas pacaran sama Moses, kayak kepaksa tapi waktu dia mengalah akan perasaan sebenernya aku mulai menyukainya. Kalo Adrian aku suka kejujurannya untuk mengakui kalau dia sebenernya suka sama Freya dihadapan sahabatnya. Gia, aku benci, dia egois sekali kalau soal Adrian. sedangkan Moses? Kemana aja selama ini? kenapa baru tahu kalau sahabatnya suka sama pacarnya, si Erik, sahabatnya Freya aja tahu perasaan mereka. Oh ya, kalau ngomong soal Erik, dia cukup menghibur, dia orang luar yang sangat tahu hubungan keempat sahabat itu, sangat tahu perasaan Freya. kayak di hal. 111 waktu bingung beli popcorn rasa asin atau karamel, waktu Erik ditannya dia menjawab, "Alergi jagung."
Adengan paling favorit, waktu Moses pertama kali nyium Freya, dalam hati berontak, dia bilang bukan dia.
Aku juga suka kata-kata Adrian kepada Freya, romantis banget, di hal. 157,
Gue sayang lo, Freya. Mungkin klise, tapi gue nggak main-main
 sama di hal. 168, waktu Freya bilang kalau perasaan cinta Adrian itu salah dan dia menjawab,
 Mungkin. Tapi sekarang gue yakin, kalau gue emang sayang ama lo. Cuma itu yang penting.
Jujur, sebenernya aku gak terlalu suka karya Winna Efendi, di novel pertamanya AI aku memberi rating satu sayap, Refrain dua sayap dan Unbelivable tiga sayap, perasaan gak suka sama tulisannya juga tergambar waktu awal baca ini, duh bakalan sesuai harapanku gak nih? entahlah, padahal ratingnya tinggi loh di goodreads. awal bikin greget si Freya sama Si Adrian ini, kok gitu sih sama pacar sendiri? tapi makin kebelakang makin menikmati ceritanya. Sudut pandangnya dari ke-5 tokoh, jadi bisa lebih tahu, jelas perasaan masing-masing.
Typo masih ada beberapa, tapi aku suka sama endingnya, bahasanya juga romantis, selalu ngasih quote yang sesuai di tiap bab.
3,5 sayap untuk putih abu-abu

-Remember When-



Remember When: Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta
penulis: Winna Efendi
penerbit: Gagasmedia
judul asli: Kenangan Abu-Abu (2008)
cetakan: I, Maret 2011
ISBN: 9797804879 (ISBN13: 9789797804879)
karakter: Freya, Adrian, Moses, Gia, Erik
252 halaman
goodreads: http://bit.ly/iKGPQt

Tema ceritanya suka sama pacarnya sahabat.
Sempet was-was nih bakalan suka gak sama ceritannya, soalnya waktu penulis ngadain kuis (yang akhirnya ak gak menang, hehehe) sempat cari sedikit banyak tentang reviewnya, dalam bayangan aku sih soal selingkuh, menusuk dari belakang, yah begitulah.
Ceritanya mungkin udah gak asing lagi. cerita SMA, cinta pertama, persahabatan.
Adrian tahu kalau Moses diam-diam suka sama teman sebangkunya, Freya, sedangkan dia sedang mengincar gadis terpopuler di sekolah, Anggia atau Gia, sahabat Freya. Karena hafal sifat sahabatnya itu yang akan terus memendam perasaannya, Adrian pun membuat taruhan siapa yang gagal nembak maka dia harus lari mengelilingi lapangan sebanyak 10x sambil teriak "Giaaa i loveee you" ataupun sebaliknya. 2 tahun berlalu, mereka berpacaran dengan incaran masing-masing. Adrian yang jago basket, anak paling populer disekolah berpacaran dengan Gia, cewek yang juga populer di sekolah, pintar melukis, sekretaris OSIS, pasangan perfect deh. Sedangkang Moses juga berpacaran dengan cewek paling pintar di sekolah, Freya. Lambat laun Freya merasa jenuh, bosan dengan hubungannya dengan Moses yang monoton,kesibukan Moses yang menjadi ketua OSIS, kalau pacaran selalu dibarengi dengan buku, dan pelajaran. Dia merasa iri dengan Gia yang bisa bebas bersenang-senang dengan Adrian. Waktu Adrian menjemput Freya untuk ketemuan dengan yang lain, dia menemukan kecocokan dengan cewek pendiam dan antisosial itu, suka Green Day dan komik silat kacangan. Perasaan mereka mulai beda, tapi takut untuk mengakuinya. Gia mulai merasakan perubahan sikap Adrian semenjak ibunya meninggal, dia tidak pernah konsen diajak bicara. Adrian mulai sadar kalau dia sebenernya mencintai Freya, terlebih lagi waktu ibunya meninggal hanya dia yang benar-benar mengerti perasaannya, Gia lebih menjadi sosok ibunya, malah semakin menginggatkannya kalau ibunya sudah tidak ada, merasa kasihan, bukan itu yang dibutuhkan Adrian dan Moses hanya menepuk bahunya mengisaratkan turut berduaka, seperti kebanyakan orang, bukan sebagai sahabat. Hanya Freya, karena dia juga pernah kehilangan ibunya. Karena tidak ingin melukai satu sama lain, Adrian memutuskan Gia, dan Gia bisa menebak alasannya karena Freya. Freya tidak ingin merusak persahabatan mereka, dia mengalah.
Tokoh favorit siapa? Awalnya aku benci sama Freya, dia itu kayak gak ikhlas pacaran sama Moses, kayak kepaksa tapi waktu dia mengalah akan perasaan sebenernya aku mulai menyukainya. Kalo Adrian aku suka kejujurannya untuk mengakui kalau dia sebenernya suka sama Freya dihadapan sahabatnya. Gia, aku benci, dia egois sekali kalau soal Adrian. sedangkan Moses? Kemana aja selama ini? kenapa baru tahu kalau sahabatnya suka sama pacarnya, si Erik, sahabatnya Freya aja tahu perasaan mereka. Oh ya, kalau ngomong soal Erik, dia cukup menghibur, dia orang luar yang sangat tahu hubungan keempat sahabat itu, sangat tahu perasaan Freya. kayak di hal. 111 waktu bingung beli popcorn rasa asin atau karamel, waktu Erik ditannya dia menjawab, "Alergi jagung."
Adengan paling favorit, waktu Moses pertama kali nyium Freya, dalam hati berontak, dia bilang bukan dia.
Aku juga suka kata-kata Adrian kepada Freya, romantis banget, di hal. 157,
"Gue sayang lo, Freya. Mungkin klise, tapi gue nggak main-main,"
sama di hal. 168, waktu Freya bilang kalau perasaan cinta Adrian itu salah dan dia menjawab,
"Mungkin. Tapi sekarang gue yakin, kalau gue emang sayang ama lo. Cuma itu yang penting."
Jujur, sebenernya aku gak terlalu suka karya Winna Efendi, di novel pertamanya AI aku memberi rating satu sayap, Refrain dua sayap dan Unbelivable tiga sayap, perasaan gak suka sama tulisannya juga tergambar waktu awal baca ini, duh bakalan sesuai harapanku gak nih? entahlah, padahal ratingnya tinggi loh di goodreads. awal bikin greget si Freya sama Si Adrian ini, kok gitu sih sama pacar sendiri? tapi makin kebelakang makin menikmati ceritanya. Sudut pandangnya dari ke-5 tokoh, jadi bisa lebih tahu, jelas perasaan masing-masing.
Typo masih ada beberapa, tapi aku suka sama endingnya, bahasanya juga romantis, selalu ngasih quote yang sesuai di tiap bab.
3,5 sayap untuk masa putih abu-abu

Minggu, 22 Mei 2011

Warna Langit




Penulis: Kim Dong Hwa
Penerbit: gramedia
Judul asli: The Story Of Life On The Golden Fields VOL. 3
First published in Korea in 2003
Cetakan: I, 2011
328 halaman.
goodreads: http://bit.ly/kOc6Ub

Belum baca Warna Air dan Warna Tanah, untung gak bingung. Ceritanya Ehwa ngantar Duksam pergi ke laut untuk mencari peruntungan. Ibunya juga sedang menunggu kekasihnya si tukang gambar. Intinya sih itu hehehe. Masa –masa penantian bagi Ehwa sih lama, selalu mengira kalau ada pak pos itu berarti akan ada kabar dari Duksam. Hari-harinya pun diisi bersama temannya yang lucu si Bongsoon dan pelajaran hidup dari Ibunya. Seperti, Waktu Ehwa pergi mengantar Duksam dia tidak ijin sama ibunya dan pulang sampai fajar, awalnya ibunya member hukuman cambuk tapi tidak meneruskannya karena Ehwa sudah besar, sudah bisa mengambil keputusan sendiri, alasannya menghukum adalah untuk mencegah terjadinya sesuatu dimasa depan, dan sejak itu ibunya tidak akan menghukumannya lagi. Trus waktu ibunya Ehwa kehilangan uang, dia sempat berpikir kalau Ehwa lah pencurinya tapi ternyata dia lupa meletakkannya, kita memang dilarang menuduh kalau belum ada buktinya. Kemudian ada gelandangan yang mencurigakan di desa Ehwa yang harus dihukum mati karena perbuatannya yang menguntit orang yang dicintainya padahal orang tersebut sudah menikah. Adat pernikahan Korea juga diterangkan disini, ternyata kalau bebek mandarin itu dilempar dan mendarat dengan benar, itu pertanda bahwa anak pertama adalah laki-laki, sedangkan kalau mendarat miring, maka anak pertama adalah perembuan, ayo dicoba dicoba :D. Cerita Malam Pertama itu lucu, perumpamaannya itu loh wakakakaka, “Beginikah rasanya kehidupan perkawinan itu? Buga-bunga bermekaran, dan lentera-lentera kertas aneka warna bergoyang-goyang dalam embusan angin?”
Oh ya ada percakapan Ehwa dan Ibunya yang sangat aku sukai, di halaman 48
“kalau kau sudah selesai menyapu, letakkan dedaunan itu di dalam tungku dan bakarlah. Bersama setiap helai daun yang kautambahkan ke tungku, masukkan secuil kepedihanmu ke dalamnya. Kalau kau melakukannya, akan kau lihat betapa hatimu jadi lebih ringan. Itu sebabnya ketika seorang wanita menyalakan api, apinya selalu besar dan bertahan lama. Ia menghabiskan sepanjang malam dengan melemparkan segenap keprihatinannya ke dalam api, dan tidak tidur barang sekejap saja.”
“aku tidak akan melakukan itu. Meskipun kekhawatiranku bertambah jadi ribuan atau bahkan puluhan ribu, aku takkan membakarnya. Aku akan menyimpan setiap kecemasanku dengan hati-hati di dalam hati, tak peduli betapa sulit keadaanya. Kalau saja dedaunan ini adalah pesan dari Duksan. Bersama setiap helai daun yang kumaksukkan ke tungku,aku akan membaca sebuah kata. Kalau saja semua ini adalah kata-kata yang dilutiskan Duksam, maka surat ini akan sangat panjang hingga butuh waktu semalaman untuk membacanya.”
Sungguh deh, selain gambarnya bagus sekali, tulisannya puitis dan penuh makna, ditambah lagi di akhir-akhir halaman terakhir ada jawaban dari penulis yang ditannyakan pengemarnya seputar trilogy warna ini dan ada panduan membaca novel grafis, jadi nambah pengetahuan tentang perkomikan:D.

3 sayap untuk Ehwa yang setia menanti :D.

The Journeys: Kisah Perjalanan Para Pencerita


11078643




Penulis: Adhitya Mulya, Alexander Thian, Farida Susanty, Gama harjono, Ferdiriva Hamzah, Oktarina Prasetyowati (Okke ‘sepetumerah’), Raditya Dika, Trinity, Valian Budy, Ve Handojo, Windy Ariestanty, Winna Efendi
Penerbit: Gagasmedia
Cetakan: I, 2011
ISBN13: 978-979-780-481-7
246 halaman         

Dari daftar pustakanya saja sudah sangat menarik, dimana ada peta dunia kemudian ada titik-titik dimana para pencerita menuliskan ceritannya, yang pertama kita akan dibawa ke Spanyol oleh Gama Harjono (Mengejar Mimpi, Kereta Pagi, dan Tapas Andalasia) mendapatkan pesan dari temannya kalau dia mempunyai tiket menuju ke tempat impiannya, dimulaialah pada pukul 5 pagi dia udah nongkrong di Stasiun Tiburtina menuju ke kota granada, yang selanjutkan kita akan menikmati kawasan Albaicin zona arab yang dibangun bangsa Moor dari Afrika Utara, disini terdapat ratusan took souvenir, kain sutra, karpet, lampu mozaik, pipa sheesha, dll. Ada juga la Plaza de Toros, arena matador, dan Benteng Alhambra. Setelah Granada kita akan dibawa ke Cordoba, menikmati churros (sejenis cakwe yang dimasukkan ke coklat panas terlebih dahulu), menuju Mezquita dimana terdapat masjid-gereja kebanggaan kota Kordoba. Dan diakhir perjalanannya, dia menyaksikan gebang katedral dibuka dimana ada 6 laki-laki berjas yang memandu Patung Bunda Maria.

Cerita kedua kita akan menikmati Dari Desa Kecil Bernama Air oleh Winna Effendi. Cara beceritannya kayak kita ngirim email ke temen dan menjelaskan apa saja kegiatan waktu liburan ke Shuili, Taiwan. Kita diajak menikmati Sup daging jahe, tradisi munum teh, ke Sitou yang terkenal dengan bambunya, menikmati danau terbesar di Taiwan, Sun Moon Lake. Ada juga Guanshanlo, menara observatory yang dibangun 900 meter dari laut dan kuil tertua dan paling populer, kuil Wenwu.

Selanjutnya kita menuju ke Lucerne (The City of Light), Swiss yang diajak oleh Windy Ariestanty, paginya mendapatkan ciuman jauh dari bule cakep ;p gak salah judulnya A Morning Kiss Bye from Stranger. Yang saya suka dia menuliskan Top 6 Thing to see in Lucerne, jadi gak bingung memilih tempat yang wajib di kujungi kalau kita ke Lucerne. 6 hal tersebut adalah Chapel Bridge dan Wassertum yaitu jembatan kayu tertua di Eropa, Museggs Wall dan Sembilan Menara: bentemg kota terpanjang di Swiss (800 meter), The Dying Lion Monument: ada pahatan singa sekarat sepanjang 10 m di batu alam yang di pahat oleh Bertel Thorvalden asal Denmark. Berikutnya adalah gereja abad 17, Jesuit Church. Gunung Titlis untuk para pecinta ski, yang terakhir adalah Rathausquai dan Mr. pickwick Pub, katanya birnya enak.

Di ceritannya Farida Susanty (Menyingkap Peta Gelap)kita akan belajar sedikit, karena tenpat yang dikunjunginya adalah Institute of Mental Health, di tempat ini gak kayak rumah sakit jiwa, fasilitasnya lengkap, menemukan galeri seni, menyicipi naik MRT, bahasa Singlish yang susah dipahami, kehilangan temannya dimana kalau mau membuat pengumuman orang hilang harus membayar 5 dolar alias 35 ribu perak.

Kemudian kita terbang ke Arab untuk menemukan Parfum Impiannya Valiant Budi. Motret secara sembunyi-sembunyi yang hasilnya jadi kayak menara Piza, ditawari pedagang arab di sekitaran Masjidil Haram yang tidak pernah menyerah dan sering kena tipu. Lebih menceritakan pengalaman lucu dan konyol kalau menurutku dan cerita yang paling favorit itu waktu dia ditanya seorang bapak, “apa sih keyakinan bagimu?” lalu dia menjawab,
“keyakinan bagi saya…seperti wewangian. Kita benar-benar bisa merasakannya; mencium aromanya, tapi susah untuk mendefinisikan terutama kepada orang yang belum pernah, belum bisa atau memang tidak mau mencium aroma wewangian tersebut.”
Menjadi cerita paling favorit :D

Sompral, pernah dengar? Mari kita Tanya kepada Okke’Sepatumerah’ yang mengajak kita ke Nusa Tenggara Timur. Ditemani oleh Oris dan Dody, kita dibawa ke Desa Bena, menikmati indahnya pantai Kolbano yang katanya sering ngambek dan dilarang sompral (kayak larangan” kalau kita mengunjungi tempat magis),dan  menikmati sunset di Pantai Oetune.

Masih kurang puas akan pantainya? yuk kita menuju ke Jepara, tepatnya di Karimunjawa-Surga Indonesia ditemani oleh Alexander Thian, gara-gara putus cinta dia memutuskan untuk move-on ke tempat ini ;p. menginap di Wisma Apung, ketemu ikan hiu, snorkeling.

Perjalanan selanjutnya kita menuju ke Amerika Serikat dengan Ferdiriva Hamzah yang ditemani oleh mertuanya, jadilah Amerika Amertua ;p. lucu juga gaya berceritanya, ngakak waktu dia nahan kentuk di pesawat yang kelepasan eh mertuanya malah bilang kalu kentut orang bule bau banget, padahal….. dia mengajak mertuannya keliling Boston, foto dengan pose megang sepatunya John Harvard (katanya bikin mujur), ke New York  menonton teater Brodway-nya A Musical Tribute to Frank Sinatra, dan menuju ke Staten Island untuk foto sama patung Liberty.

Kalau di The Truth Behind Free Traveling yang disuguhkan oleh Trinity lebih menjelaskan perbedaan wartawan, pengalaman bekerja sama dengan wartawan yang mengupas tentang Travelling, kayak travel blogger, wartawan dari berbagai majalah baik travel maupun non-travel.

Selanjutnya kita Melipir ke Tel Aviv (Israel) ditemani oleh Ve Handojo, dimana dia harus berterima kasih sama Kuntilanak, karena dialah yang membiayai perjalanan mahal yang mencapai lebih dari 20 juta rupiah. Awalnya dia hanya mengunjungi gereja-gereja di tanah suci tersebut, seperti di Betlehem, Kapernaum, Tiberias, Yerusalem, Via Dolorosa, hingga Bukit Golgota. Atas bantuan temannya dan mengelabui sang tour leader yang sangar, dia berhasil melipir ke Tel Aviv, kota yang damai, tenang, tidak peduli masalah politik, agama dan jauh dari konflik. Jalan-jalan ke Old Jaffa melihat menara Jam Jaffa, pasar seni di jalan Nahaiat Bunyamin, di sebelahnya kita bisa ke pasar tradisional Hakarmel Market.

Siapa bilang kalau Afrika itu Benua Hitam? Adhitya Mulya menceritakan bagaimana Afrika Berwarna. Seperti biasanya, kisah lucu mewarnai perjalanannya, ngakak waktu dia godain patung tentara, konyol XD. Perjalanannya ke Senegal guna memperpanjang paspor, trus ke Dakar, pulau Goree. Dia juga menuliskan kayak panduan Negara dan tempat yang layak kunjung di Afrika Putih atau Afrika Utara, semua layak kunjung kecuali Libya dan yang sangat layak kunjung adalah Mesir dan Maroko. Kalau Negara yang layak kunjung di Afrika Barat adalah Senegal dan Conte d’Ivoire.

Dan perjalanan terakhir kita berhenti di Amsterdam dalam Kasih Ibu Sepanjang Belanda, ceritanya Raditya Dika yang mendapat beasiswa selama 2 minggu untuk menghadiri summer course disana. Khasnya dia kalau berceruta, kelebayaian keluarnganya, terutama Ibunya hehehe. Gak banyak tempat yang dikunjungi sih, lebih banyak cerita tentang teman barunya di kampus. Tapi ada kalimat favoritku di paragraph terakhir, bunyinya gini,
“Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terindah yang pernah bisa kita terima.”
Perjalanan selesai.

Yang paling aku suka adalah ceritanya Valian Budi dan Adhitya Mulya. Suka caranya Valian menggambarkan perilaku orang arab, para penjualnya. Kalau Adhitya Mulya selain gaya kocaknya bercerita juga tips atau info Negara yang layak kunjung itu. Karena keroyokan, penulisannya pun juga beda-beda, ada yang lebih menceritakan tempat-tempat wisatanya, kisah perjalanan menuju ke tempat tersebut dan lebih bercerita tentang orang yang ada di sekitar mereka. Cukup menghibur dan bisa menjadi acuan kita kalau ingin pergi ke tempat tersebut. Oh ya di bagian ceritanya Windy Ariestanty ada halaman yang dobel-dobel, awalnya sempet binggung pas baca, perasaan ini tadi udah dibaca kok jadi aneh gini lanjutannya, eh waktu di cek halamannya ternyata ngulang yaitu halaman 46-48 dan di halaman 228-229 kayak kehabisan tinta, apa itu memang disengaja ya???

3 sayap untuk kisah perjalanan mereka.

Note: kata Adhitya Mulya negara yang cocok untuk bulan madu adalah Maroko ;p

Karena Kita Tidak Kenal


Karena-kita-tidak-kenal

Pengarang: Farida Susanty
Penerbit: Grasindo
Cetakan: I, 2010
ISBN: 978-979-081-226-0
199 halaman

Akhirnya baca juga, menantinya udah dari tahun kemaren, mau beli di Solo gak ada satu pun took buku yang jual, kemaren sempet pesen sama Kak Roos waktu dia ke Jakarta dan ternyata gak ada juga, untung dia punya jadi pinjem deh, makasih kakakkk :D

Pasti gak asing dong sama Strangers? Berpa banyak sih orang asing yang pernah kamu temui, di sekitarmu? Di kumpulan cerpen ini kita akan mengetahui siapa saja orang asing itu.

#1 Bagaimana Cara Menarik Orang Asing
Mungkin udah gak asing lagi dong sama socmed, situs pertemanan, yub di sini akan bercerita tentang Friendster, bagaimana cara menarik banyak orang asing untuk mengenal kita. Dialah Archi cewek pingitan, kuper pokoknya, merasa terganggu karena teman-temannya pada ngomongin friendster, karena penasaran dia mencari dan akhirnya membuat ajang mencari teman itu. Awalnya dia tidak terlalu memikirkan jumlah teman tapi setelah tahu Ita, temannya yang sama-sama kuper punya banyak sekali friend dan mempunyai pacar juga lewat situs itu, dia mulai membuat siasat agar friendsternya di add banyak orang, mulai terobsesi. Intinya sih dia merubah semua profilnya menjadi alay ;p, foto kayak orang emo, nama yang besar kecil tempat tinggal yang gak umum, biodata yang aneh-aneh, yah seperti kebanyakan ABG jaman sekarang pokoknya. Sampai dia menemukan orang asing bernama Arga, orang yang membuat dia tidak lepas dari friendster, orang yang dia anggap keren, sampai dia mendapatkan message darinya yang berbunyi, “nggak, gue nggak percaya friendster. Semua orang bohong di sini. Dan gue sebenernya udah tau lo bohong dari awal, walau gue emang tadinya ngrasa profil lo beneran. Gue cumin maenin lo aja. Cerita-cerita sampah. Dan lo malah jadi suka sama gue. Haha. Ini kayaknya harus berakhir. Gue muak lo pura-pura emo. Jawaban-jawaban lo konyol. Boongin orang aja.”

(Kalo pengen banyak temen di facebook atau di twitter, kayaknya bisa loh mencontoh idenya si Archi ini ;p)

#2 Joker
Ranti mempunyai teman baru, Indri. Dia menjadi sangat tergantung padanya, teman-teman lainnya juga sangat menyukai Indri. Waktu Ranti minta ditemani ke Gramedia Indri menolak, tapi sewaktu memutuskan untuk pergi kesana dia melihat Indri ada di Gramedia, tertawa bersama teman sekolahnya yang lain. Sejak itu dia mendiamkan teman sebangkunya. Lalu datanglah hari-hari itu, dia menjadi orang terbuang di sekolahnya, orang asing seperti awalnya.
A joker is a little fool who is different from everyone else. He’s nor a club, diamond, heart, or spade. He’s not an eight or a nine, a king or a jack. He is an outsider. He is pleced in the same pack as the other cards, but he doesn’t belong there. Therefore, he can be removed without anybody missing him. (Jostein Gaarder – The Solitaire Mistery).
 #3 Siapa?
Rina harus menelan pil pahit ketika dia tidak diterima SPMB di jurusan kedokteran. Bukan keinginannya tapi Ayahnya yang mewajibkan dia masuk kedokteran, ayahnya pun mengusahakan segala cara agar Rina dapat masuk ke jurusan impiannya. Dia hanya bisa menatap Kevin, pacarnya, yang dulunya terlihat depresi karena masuk Fakultas Hukum, yang juga sama, atas keinginan ayahnya karena seorang pengacara sekarang menjadi sumringah karena ketrima di Fikom, impiannya.
Apa itu rasanya menemukan diri?

#4 Selamat Ulang Tahun
Berisi surat ucapan selamat ulang tahun dari seorang ayah kepada putrinya, dia menceritakan tentang pertumbuhan anaknya dari kecil sampai dewasa, kadang seorang anak yang penurut, baik, kadang menceritakan bagaimana dia menjadi incaran public, foto senonoh, masuk rehabilisasi alcohol. Ayah yang merasa asing dengan anaknya sendiri.

#5 Rahasia
memang itu fungsinya orang asing ‘kan? Untuk membagi rahasia-rahasia terkotormu dan tidak bisa kamu ceritakan pada orang-orang terdekatmu..
Di kereta menuju Jakarta, Ardia bertemu dengan orang asing yang sama-sama ingin mengungkapkan rahasia terkotor mereka yang tidak sanggup diungkapkan kepada orang terdekat. Ardia takut merasa jelek jika bertemu orang dan si Om yang takut kehilangan control untuk melakukan pelecehan terhadap orang lain. Aku suka endingnya :D

#6 Culik
“Penculikan itu apa, Ma?”
“Seseorang yang di bawa pergi oleh orang asing, sayang.”
Orang asing?
Orangtua Alexa mengira kalau anaknya trauma akan penculikan yang dialaminya, anaknya selalu memenganngi celana yang dipakainya, tapi mereka tidak tahu kalau Alexa memiliki rahasia dengan Adrian, orang asing yang menculiknya. Waktu penculikan, Alexa merasa tidak diculik, berterima kasih sudah dibawa pergi selama sehari, dia bercerita bahwa ayahnya seorang perfeksionis yang tanpa sadar selalu menakannya secara fisik maupun psikis. Mereka berdua akan menjaga rahasia ini, seberat apa pun resikonya.

#7 Tuhan
Nisa mempunyai sahabat seorang ateis, ya, tidak percaya Tuhan, dia adalah Rio. Nisa mulai mengalami perang batin sewaktu sahabatnya itu mencalonkan diri sebagai ketua senat, dimana banyak orang menghujat akan keyakinannya itu. Dia ingin sahabatnya mundur. Oh ya, ada paragraph yang menohok:
“Sok beragama. Siapa sih Tuhan buat lo? Paling juga Tuhan cuma orang asing buat lo, kayak orang-orang lain. Yang gila agama. Yang nglakuin ritual ini itu tapi nggak ngerti juga mereka nyembah siapa….”
“Dengar. Nggak ada hubungannya agama saya dengan kode moral saya. Tidak usah bawa-bawa agama di masalah seperti ini. Nggak ada yang meduliin Tuhan juga. Negara kita presidennya pake kopiah, tapi ya udah, gitu aja. Negara kita tetep jalan ‘kan? Tetep bunuh diri walau punya Tuhan. Tetep korupsi walau punya Tuhan. Dan nggak ada yang ngrasa salah, yang penting mereka ibadah dan beragama. Orang –orang yang cuma nyembah agama dan mengganggap Tuhan orang asing Yang Maha Besar dan Kapan-Kapan-Aja-Ditemui, buat saya orang-orang seperti itu hipokrit sekali. Saya memang tidak punya agama, karena jujur aja, saya belum bisa kenal Tuhan, apalagi pura-pura melakukan ritual-ritual. Tapi saya yakin saya orang baik dan punya mimpi! Tolong berhenti judje saya!..”
God. God is a stangers to me?

#8 Pemakaman
Bagaimana rasanya menghadiri pemakaman yang isinya orang asing semua? Tidak ada keluarga dan teman yang datang. Dini menghadiri pemakaman suaminya, Doni. Suami yang dibencinya, dibenci keluarganya, dibenci temannya, dibenci semua orang. Tapi, sewaktu menghadiri pemakamannya, dia bertemu orang-orang asing yangmendapat undangan pemakan seperti dirinya, dan dia merasa heran, karena orang-orang asing tersebut mengganggap kalau Soni adalah sosok yang baik.

#9 Pada Suatu Hari, di Sebuah Jalan
Pada suatu hari, di sebuah jalan. Seorang laki-laki, orang asing #1 bertemu dengan orang asing #2 yang sedang duduk kehujanan di pinggir jalan, karena merasa penasaran dia pun menyuruh orang asing #2 untuk masuk ke mobilnya. Mereka kemudian melewatkan satu hari bersama, berharap akan selalu seperti ini.

#10 Malaikat
Aku duduk di sebelah mereka. Aku menuntun mereka. Tapi mereka terus mengasingkan aku. Mereka tidak ingin aku ada.
Ada orang-orang yang tidak boleh diasingkan. Terutama malaikat.
Ceritanya unik, ada 7 kejadian dimana di akhir cerita kejadian
itu akan berakhir sama, kecelakaan.

#11 Yang Diuntit
Seorang gadis yang merasa dirinya dikuntit setiap hari sejak kecil oleh orang asing, orang-orang terdekatnya mengganggap kalau itu hanya ilusi, halusinasi, selalu paranoid. Endingnya juga wow, kayak film thriller :D

#12 Musik
This is me, and my dreams and my hopes/ I want to keep dreaming, and trying, and moving on/ running and flying to place I want to go.
Paris Harrington, merasa stuck berat setelah kesuksesan  album pertamanya dan overdosis obat-obatan, dilain pihak, lagunya menginspirasi orang-orang asing di penjuru dunia. Di Prancis, Marck, laki-laki yang mencoba bunuh diri dengan loncat dari lantai 3 karena diputus oleh pacarnya, bersemangat dan mencoba mencari jalannya kembali setelah mendengar lagunya Paris Harrington. Di Indonesia, Gani, laki-laki yang sangat cinta dunia tari, dianggap gay dan banci. Tapi dia tidak malu akan mimpinya, ada lagunya Paris Harrington yang menyemangatinya. Di Gaza, George O’Neal tentara US, dia menyelundupkan perempuan yang kakinya hanya tinggal sebelah ke sebuah kapal yang menuju ke US, setelah mendengar lagunya Paris Harrington, berpikir kalau alas an perempuan ituadalah dia berhak punya mimpi dan melanjutkan hidupnya. Di Amerika, Miss Harren tidak pernah menyerah mengajari muridnya Steven untuk selalu belajar membaca, mengusulkan lagunya Paris Harrington kalau dia lagi tidak bersemangat.

#13 WWS
Seorang anak yang marah kepada ayahnya dan tidak mau menerima ibu tirinya, orang asing yang mengantikan posisi ibunya. Sampai dia mendengar kisah masa lalu temannya, Indina, dia mulai merubah konsep orang asing.

#14 Pandangan Pertama
Via melihat punggung orang asing yang bertatokan wajahnya, bagaimana bisa? Mereka hanya bertemu sekali, bicara 10 menit, kau percaya cinta pada pandangan pertama?
Orang asing itu percaya kalau Via adalah jodohnya, “kamu adalah yin untuk yang saya. Kamu adalah orang yang aka ada di foto di ruang tamu rumah saya. Kamu adalah ibu dari anak-anak saya. Saya tahu itu.”
Via merasa binggung, dia akan segera menikah, tapi orang asing itu membuatnya bertanya-tanya, apa itu cinta?

#15 Alice in Wonderless Land
Alice merasa dunianya sudah tidak menarik lagi, lalu tak sengaja dia menemukan selebaran di jok mobilnya. Dia pun mengikuti permainan itu selama seminggu, tidak boleh memberitahu orang lain. Menjadi orang asing di dunia yang asing. Suka waktu teka-teki tidak boleh mengucapkan satu kata itu.

#16 Halo
Bonus cerita, yang menutup cerita ini dengan puas.
“Halo, boleh kenalan?”
Seorang perempuan yang awalnya mendapatkan sms seperti itu yang lama-kelamaan menjadi sebuah terror.

Selesai juga penantian membaca ini #phew. Aku suka struktur penulisannya (bener ‘kan?) ada daftar isinya, jadi kita bisa milih mau baca cerita yang mana dulu, ada panduannya juga yang isinya sekilas tentang sinopsisnya. tiap bab juga ada ilustrasi gambar sesuai dengan tema ceritanya. Covernya juga keren uey :D, khas tulisannya Farida, gloomy, kadang thriller, kadang sinis, kadang sedikit lucu. Yah aku harus berterima kasih kepada Farida karena tulisannya saya mulai menyukai cerita yang gloomy dan sad ending. Dari 16 cerpen itu sebenernya hampir suka semua tapi yang jadi favorit adalah cerpen Rahasia dan Tuhan. 

Alasannya, Rahasia, mikir juga sih waktu baca ini, boleh juga ya kita menceritakan rahasia tergelap kita kepada orang asing, kita tidak akan takut rahasia itu akan terbongkar kalo kita menceritakannya ke orang asing, orang yang tidak saling kenal, beda kalo cerita ke teman terdekat kita yang rata-rata mulutnya pada ember ;p. Karena buku ini pinjam dan penasaran kenapa di halaman 63 ada plester bening yang ujungnya berwarna biru, ternyata eh ternyata setelah aku pahami #tsah ada kalimat yang membinggungkan di cerpen rahasia ini. Di paragraph ke berapa di halaman itu waktu si Om cerita kalau dia sudah menikah selama 10 tahun, tapi di paragraph selanjutnya si Om bilang setelah menikah selama 19 tahun??? Yang kedua adalah cerpen Tuhan, merasa hipotisis adanya Tuhan menurut Rio benar juga (bukan berarti saya ikut-ikutan ateis, no! :D) nggak usah ngurusin agama orang lain, agamamu agamamu, agamaku agamaku :D.

Oh ya menurut halaman belakang di kumcer ini, ternyata cerpen ini udah dibuat Short Movie loh dengan judul Strangers, jadi pengen nonton, pertanyaannya: bisa ditonton dimana nih? Ada yang tau bisa donlot kemana? Bagi link ya kalau tau :D

4 sayap untuk orang asing disekitar kita.

Note: kalo dapet sms, “Halo, boleh kenalan?” saya sarankan dibales deh kalau tidak mau ada pisau yang merobek bajumu sepanjang 5 cm.

Éclair



Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Gagasmedia
Cetakan: I, 2011
ISNB13: 978-979-780-472-5
236 halaman

Cerita tentang persahabatan, kesedihan, cinta, dan sedikit misteri.
Diawali dengan prolog dua minggu sebelum pernikahan Ekaterina ‘Katya’ Fyodorovna dan Sergei Valentinich Snegov, mereka berjanji kepada adik laki-laki Sergei yang sedang sakit parah, Stepanych Snegov untuk mempertemukannya kembali dengan dua sahabat mereka lainnya Kay dan Lhiver. Rahasia kelam mereka pun terurai satu persatu.

Dilain pihak, Kay Oliver sedang mengalami masalah gaswat, dia dituduh sebagai pembunuh koki terkenal Tatiana Andreyeva. Dia tidak punya alibi yang kuat, bukti garnishing knife yang ada di saku kemejanya memberatkan tuduhannya. Untung tidak lama kemudian Katya datang membantu, dengan keahliannya yang mewarisi darah detektif ayahnya dia berhasil memecahkan kasus itu, cukup lancar juga sih pencariannya, walaupun awalnya dia harus mendatangi satu persatu tempat dimana saja yang jual pisau itu dan siapa saja pembelinya kemudian mendatangi rumah mereka satu persatu ditemani dengan istrinya Kay, Claudia, mereka sukses membebaskan Kay. Kejadian dua tahun lalu, yang tak pernah mereka lupakan, dimana setiap orang saling menyalahkan diri sendiri, saling membenci, Katya membenci Kay karena tidak pernah pulang ke Paris, tidak pernah mengunjungi mereka padahal Stepanych sangat membutuhkan keberadaan sahabatnya. Katya berjanji akan menyeret Kay untuk ke Rusia, dan dia bersedia.

Lhiver Oliver, penyuka sastra, sangat menbenci para sahabatnya, dia menggangap kematian anak angkatnya, Aoife dan kedua orang tuanya adalah kesalahan mereka. Kalau saja Stepanych tidak dating ke Paris, kalau saja Kay tidak menemani Stepanych untuk membeli bahan enclair untuk gadis kecil itu, andai saja musuh Katya tidak mengincar orang terdekatnya, maka semua kesedihan itu tidak akan terjadi. Dia pun meninggalkan segalanya, pergi ke Negara yang tidak pernah dia pikirkan sama sekali, ke Indonesia, memilih kota Surabaya dan bekerja sebagai seorang dosen. Sergei, yang tanpa sepengetahuan Katya datang membantunya, dengan cara yang sering dilakukan oleh kakanya dulu, Kay, Sergei mencontoh memberikan teka teki kepada Lhiver, menyelipkan surat yang berisi pengalan puisi-puisi terkenal, kemudian memberikan petunjuk untuk menemukan surat selanjutnya. Dia sebenernya merindukan mereka semua, merindukan kakaknya Kay, tapi karena egonya, rasa itu kalah. Kemudia datanglah foto berukuran 10R, bergambar setangkai gulali merah muda yang diletakkan di rerumputan hijau dan dedaunan musim gugur, selembar foto yang ceria, dibaliknya Kay menuliskan surat yang intinya kalau foto itu adalah foto terakhir yang akan dikirimkannya kepada Lhiver, yang berarti dia tidak akan pernah berhubungan lagi dengan kakaknya. Dia pun pergi ke Paris untuk menemukan jawaban semuanya. Ada percakapan yang aku suka dari kedua kakak beradik itu, di hal. 107,
“Aku ingin menjadi seorang fotografer…….. kalau kau? Kau bermimpi menjadi apa?
Lhiver menjawab,”Aku bermimpi untuk terus menjadi adikmu.”
Kay tertawa. “Tentu saja kau akan terus menjadi adikku! Lhiver, impian itu harus tinggi. Kalau kau hanya mengingginkan uang 600 franc, kau tidak akan pernah bisa mendapatkan 600.000 franc.”
“Tapi aku hanya ingin menjadi adikmu, bagiku itu sudah lebih dari 600.000 franc.”
Dan bagian yang membuat saya mewek adalah ketika bercerita tentang Stepanych, Geez beneran mrebes! Dia seorang pembuat éclair yang terkenal, memasak karena ingin membahagiakan orang yang memakan masakannya, mengganggap sahabatnya sebagai saudaranya, kemudia dia divonis mengidap penyakit Wilson, zat tembaga mekanan yang mengendap di hati, liver akut. Dia tidak menceritakan penyakitnya kepada sahabatnya karena tidak ingin membuat mereka khawatir, dia mengunakan sisa hidupnya untuk membahagiakan mereka, memberikan kado yang selalu lupa dia berikan waktu ultah sahabatnya, membuat berbagai jenis éclair. Kejadian itu juga malapetaka baginya, karena menyalahkan diri sendiri akibat kebakaran itu, dia meminum alcohol yang seharusnya dilarang dan akhirnya berakibat fatal bagi kondisi sakitnya.

Menurutku ceritannya agak unik, bersetting di Rusia, Paris, New York dan Indonesia, ada adegan detektif dan kriminalnya, karakter ke lima tokoh yang unik dimana yang sangat menarik di cerita ini. Katya yang selalu tegar, kuat, detail, apalaigi ketika memesan makanan, Sergei yang pendiam menyembunyikan kesedihannya dengan memainkan piano, memainkan gubahan Rachmaninoff yang suram,  Stepanych yang penuh semangat, ingin membahagiakan orang terdekatnya dengan éclair,  Kay fotografer yang suka berburu  the Golden Hour dan Lhiver yang serius, yang sangat meyukai sastra, Leo Tolstoy, Wuthering Heights juga dibahas sedikit disini. Persahabatnnya sangat kental sekali, kerasa banget waktu Stepanych bertemu dengan Kay dan Lhiver dimana mereka merindukan satu sama lain, saling menyayangi contohnya dihal. 124-124, ketika Lhiver bertannya kepada Stepanych, “William Wordsworth membayangkan bunga daffodil di tepi danau ketika menulis I wandered lonely as a clud….. apa yang kau bayangkan ketika memasak, stepanych?” lalu dia menjawab, “Kalian berempat,” ujarnya tulus.

Éclair, kalau kalian membaca ini, kalian tidak akan asing dengan makanan yang awalnya berasal dari Prancis ini, Eclair adalah kue kering yang berbentuk panjang, berisi krim pasta. Kalau kau tahu apa itu kue sus, bisalah kusebut Eclair ini adalah jelmaan versi panjangnya. Namun tak seperti kue sus, Eclair lebih garing untuk tekstur luarnya. Isinya bisa berupa buah kaleng, saus vla, whipped cream, atau es krim. Eclair berasal dari abad kesembilan-belas yang menjadi salah satu ciri khas dari Prancis. Eclair pertama kali diciptakan oleh Marie-Antonin Careme, seorang koki terkenal dari Prancis, untuk royalti Prancis. ‘Eclair’ dalam bahasa Prancis sendiri berarti ‘petir’. Dinamakan demikian karena eclair selalu terlihat berkilau, terutama pertama kali dijual. (sumber Eclair: Avelin, klik http://bit.ly/myJKv5)

4 sayap untuk éclair yang kelihatannya sangat enak.

Paras Rana



Pengarang; Sandra Brown
Judul asli: The Rana Look
Penerbit: Gramedia
Cetakan: I, April 2011
ISBN: 978-979-22-6938-3
248 halaman

Kehidupan baru Rana terganggu.
Dia mempunyai tetangga baru di rumah Ruby Bailey, dimana tempat tinggalnya sekarang, dia tidak mengira pendatang baru itu berwajah tampan, bertubuh kekar, pokoknya napsu deh kalau ngeliatnya ;p, dia adalah pemain football profesional sekaligus keponakan empunya apartemen, Trent Gablin. Dia pindah ke kota yang tidak terkenal itu demi masa penyembuhan bahunya yang cedera, sedangkan Rana bertujuan untuk menyembunyikan identitasnya, merasa lelah dengan kehidupan ...more
Kehidupan baru Rana terganggu.
Dia mempunyai tetangga baru di rumah Ruby Bailey, dimana tempat tinggalnya sekarang, dia tidak mengira pendatang baru itu berwajah tampan, bertubuh kekar, pokoknya napsu deh kalau ngeliatnya ;p, dia adalah pemain football profesional sekaligus keponakan empunya apartemen, Trent Gablin. Dia pindah ke kota yang tidak terkenal itu demi masa penyembuhan bahunya yang cedera, sedangkan Rana bertujuan untuk menyembunyikan identitasnya, merasa lelah dengan kehidupan supermodelnya. Ibunya menjual pada seorang pria kaya, dia memilih untuk tidak menjual dirinya sendiri, meninggalkan gemerlapnya New York, mengingginkan nama baru, wajah biasa, tak menarik, tak dikenali, dia ingin orang-orang menerimannya tanpa hiasan glamor, tidak hanya menilai dari penampilan luarnya, dia menginginka anonimitas, menginginkan sebuah kedamaian. Justru penampilan yang menakutkan itu menarik perhatian Trent, rana tidak lepas dari bayangannya, dan dia ingin memilikinya. Konfliknya ada pada waktu Rana datang ke pesta yang diadakan bosnya Trent, karena tidak ingin mengecewakannya dan tidak ingin membohonginya lagi, Rana tampil dengan paras yang mengagumkan, sampai-sampai si Trent gak sadar loh kalau dia itu Rana. Pengennya sih ceritannya ditambah apakah Rana kembali menjadi supermodel atau kembali dengan kaos longgarnya? Biar lebih seru aja hehehehe. 


Udah lama juga gak baca Sandra Brown yang baru, khasnya dia sih, awalnya si cewek jual mahal, si cowok tetep kukuh menggoda, si cewek gak tahan godaan, trus bobok bareng deh dan aku lebih suka buku dia yang tipis, ringan bacaanya dan tentu saja hot eh romantis ;p
Covernya cantik banget, benar-benar menggambarkan Rana yang wajah cantiknya tersembunyi oleh topeng, juara!!!!


3 sayap yang model covernya mirip aku #eh ;p

Gadis dengan Kaki dari Kaca


11002362


Pengarang: Ali Shaw
Judul asli: The Girl with Glass Feet
First published in the UK by Atlantic Books Ltd. 2009
Cetakan: I, Maret 2011
428 halaman

“Jari- jari kaki gadis itu sepenuhnya terbuat dari kaca. Kaca bening, halus, berkilauan. Pendar-pendar cahaya gemerlapan di pinggir setiap kuku jarinya, dan pada setiap lipatan antar sendi-sendi masing-masing jari. Dilihat melalui jari kakinya, bintik-bintik keperakan di seprai tempat tidur menghamblur menjadi uap-uap berwarna metalik. Bagian depan telapak kakinya juga terbuat dari kaca, tetapi lebih keruh, kejernihannya berkurang sedikit demi sedikit dan akhirnya, di dekat tumitnya, bersambung dengan kulit biasa: yang warnanya seperti kulit pada umumnya. Akan tetapi…bagian antara yang beberapa senti itulah yang mumbuat Midas lebih terperangah dibandingkan ketika melihat jari-jari kaki yang sepenuhnya dari kaca. Tulang-tulang mewujud samar di bagian dalam telapak kaki sebelah depan, kemudian menjadi seputih bunga lili dan sangat kentara di dekat bagian mata kaki yang belum berubah, seluruhnya terselubung ikatan-ikatan sendi merah bening dalam lapisan-lapisan yang lebih tebal. Dalam lekukan kura-kura kakinya, serabut-serabut darah menggelantung terperangkap bagai untaian-untaian cat yang melingkar-lingkar di dalam kalereng. Dan di beberapa tempat di dalam kaca itu, ada bagian-bagian yang belum berubah sempurna.”
Dengan lensa kameranya, Midas Crook bertemu dengan Ida Mclaird, dimana kedua kaki gadis itu terbungkus sepasang sepatu bot yang ukurannya amatlah besar. Ida pergi ke St. Hauda’s Land untuk mencari Henry Fuwa demi menyembuhkan kakinya. Merasa tidak asing dengan nama itu dan dia ingin menolong Ida, Midas berusaha mencari keberadaannya dengan informasi yang Ibu Midas berikan, tapi ternyata usahanya sia-sia karena dia tidak tahu obatnya. Dia hanya memberi dua hipotesis, yang pertama adalah si penderita bisa bertahan hidup, bahkan setelah berubah menjadi kaca dan proses transformasi itu tidak berlangsung lambat-lambat dengan kecepatan tetap, Henry Fuwa juga memperlihatkan rawa yang menjadi kuburan manusia yang telah menjadi kaca. Kemudian Carl Maulsen, mantannya Ida membawa dia ke Emiliana Stallows yang pernah dulunya juga mengobati hal yang sama, tapi akhirnya tetap tidak ada gunannya, pengobatannya hanya memperlambat sejenak, Ida tetap akan menjadi es. Oleh karena itu, dengan sedikit waktu yang tersisa dia ingin menghabiskan waktunya bersama Midas.

Tidak seperti yang kubayangkan, aku membayangkan banyak makhluk ajaib, punya kekuatan, dan seperti cerita biasanya, si tokoh utama punya hasil untuk dipamerkan di akhir cerita. Sebenernya idenya cukup menarik, setelah selesai membaca buku ini, masih banyak sekali pertannyaan. Yang terutama adalah bagaimana kaki Ida bisa menjadi kaca? Tidak dijelaskan dengan jelas di buku ini, apakah karena lembu-bersayap-ngenggat, makhluk yang dengan tatapannya semua menjadi putih atau karena tanah di St. Hauda’s yang merubahnya menjadi kaca? Apakah benar-benar tidak ada penawarnya? Ceritanya juga penuh dengan flash back, kehidupan Ida sebelum kakinya berubah, masa kecil Midas, hubungan kedua orang tuanya yang tidak harmonis, ibunya yang dulu berselingkuh dengan Henry Fuwa si ahli serangga, dan ayah Midas yang juga bertransformasi menjadi kaca tetapi dia memilih bunuh diri untuk menghentikan pertumbuhannya. Si lembu-bersayap-ngengat dan mahluk yang dengan tatapannya bisa merubah menjadi putih juga sangat membuat penasaran asal usulnya, tapi yah itu, tidak diceritakan dengan jelas apa sih sebenarnya guna mereka di cerita ini? Saya juga tidak menyukai karakter Midas, lempeng, gak punya pendirian di suruh ke kanan, nurut, di suruh ke jurang mau kali dia ya. Ceritanya terlalu datar, tidak ada greget waktu membacanya.
Berikut gambar mahluk aneh yang membuat saya tertarik, harap maklum ya motonya pake hp jadi jelek hehehehe.

Image0529


2 sayap untuk lembu-bersayap-ngengat.

Minggu, 08 Mei 2011

Kopdar GR Solo ke-3

Tadi pagi sampe sore saya menghadiri kopdar Goodreads Solo untuk yang ketiga kalinya, kopdar kali ini bertempat di rumahnya mbak Sanie B Kuncoro, iya, penulis Garis Perempuan itu (aku belum baca bukunya hehehe #malu). Lumayan banyak yang datang hari ini daripada yang sebelumnya, ternyata banyak penulis yang berasal dari Solo. Acaranya seperti biasa saling perkenalan, akunnya apa di GR, buku apa yang sedang dibaca dan kegiatan sekarang lagi ngapain aja, gak lupa juga pengalaman para penulis yang datang. Yang paling aku suka selain perkenalan itu adalah acara saling pinjem bukunya, alhasil buku yang saya pinjem sbb:

293923324
selain itu ada juga sumbang buku anak-anak untuk Taman Pintar di kaki gunung lawu sana, sayangnya gak punya buku anak-anak jadi aku nyumbang buku pelajaran SMAku dulu, biar tambah pinter mereka #alasan ;p
tak disangka, bacaan saya jadi menumpuk, bingung mau menyelesaikan yang mana dulu, ini dia yang belum saya baca:

293924818
segitu dulu deh, sebenernya pengen nulis yang dateng siapa aja dan tentang mereka, berhubung baru sekali ketemunya saya agak-agak lupa sama profil mereka hehehe, seru deh pokoknya :D

Janji Rembulan


pengarang; Julia Quinn
judul asli: Everything and the Moon (The Lyndon Sisters, #1)
pertama kali diterbitkan Maret 1997
penerbit: Dastan
cetakan: I, januari 2011
438 halaman
goodreads: http://bit.ly/kHaf6K

Ceritanya singkat aja deh, banyak mengantri yg dibelakang.
Robert Kemble, Earl of Macclesfield jatuh cinta pada pandangan pertama sama Victoria Lydon sewaktu mereka di sungai, perasaan Robert pun berbalas. Mereka pun pacaran untuk beberapa waktu sampai Robert sudah tidak tahan lagi (maksudnya apa ini) dan mengajak Victoria menikah. Sayangnya hubungan mereka tidak direstui kedua belah pihak sang ayah karena perbedaan kasta, Robert pun memutuskan untuk kawin lari (bagaimana itu caranya #uhuk). Sewaktu Victoria mau berangkat, tak sengaja dia melakukan kesalahan sehingga membuat ayahnya terbangun dari tidur, dia sangat marah kemudian mengikat Victoria di tempat tidur dan menjaganya agar tidak melarikan diri. Kesabaran Robert sudah habis dan memutuskan untuk menjemput Victoria, tapi dia merasa kecewa dan marah ketika melihat Victoria malah enak-anakan tidur sedangkan dia menunggu dengan cemas. karena marah dia pun pergi ke London. Setelah Victoria bebas, dia segera lari ke rumahnya Robert tapi ayahnya bilang kalau Robert pergi ke London untuk mencari istri yang kaya. Victoria berjanji akan melupakan Robert dan sejak saat itu dia juga meninggalkan rumah.
Tujuh tahun berlalu, Victoria bekerja sebagai guru pribadi, sewaktu majikannya mengadakan pesta dia bertemu dengan Robert, dan dia sangat terlihat berbeda, sekarang dia menjadi seorang playboy. Robert sangat kaget, perasaanya dia masih mencintai Victoria tapi dia juga sangat membenci akan penghianatannya, dia pun berencana membalas dendam dengan cara merayunya.
katanya singkat kok merembet kemana-mana? lama-kelamaan kesalah pahaman diantara mereka diketahui Robert sewaktu dia pulang ke rumah orang tuanya, dia pun bertekad untuk merebut hati Victoria kembali.
aku suka ketika Victoria diculik oleh Robert
aku suka adegan yang......
demikian.

Ini seri pertama The Lydon Sisters, yang berikutnya akan menceritakan tentang adiknya Victoria, Ellie
sayap 3 deh untuk Robert yang gigih :)

Jumat, 06 Mei 2011

Pillow Talk


Pengarang: Christian Simamora
Penerbit: gagasmedia
Cetakan: III, 2010
Karakter: Jo, Emi, Ajeng
462 halaman
 goodreads: http://bit.ly/lPUgKR


[baca ulang]
He will be a BOY FRIEND – never a BOYFRIEND
Itu adalah motto Emilia atau biasa dipanggil Emi. Karena punya kenangan masa lalu yang suram berpacaran dengan sahabatnya sendiri dia selalu menjauhkan hatinya dari Jo, sahabatnya sejak kecil. Dilain pihak, Jo sangat mencintai Emi sejak dulu, enggan mengungkapkan hatinya karena takut persahabatannya akan kandas. Jo mulai takut ketika Emi dilamar oleh Dimas, pacarnya yang mempunyai umur jauh lebih tua darinya, tapi berkat usaha Dimas yang terus meyakinkan dengan romantisnya, Emi pun setuju untuk bertunangan. Jo menjadi murung, Emi berpikir itu karena dia baru putus dari Trisna, artis kelas teri yang sebenernya bukan tipe cewek Jo. Dia meminta Ajeng, teman sekaligus rekan kerjanya untuk mencarikan cewek untuk Jo, muncullah Feli. Pertunangan Emi pun batal karena Dimas ternyata sudah dijodohkan oleh mamanya dan sewaktu berkenalan dengan mamanya itu Dimas mengatakan kalau Emi itu adalah temannya, karena merasa kecewa, Emi putus dengan Dimas dan memulai kebiasaan lamanya, one night stand.


Last Tango In Paris


Pengarang: Robert Alley
Judul asli: Last Tango In Paris, terbitan Pan Books, London 1973
Penerbit: Serambi Ilmu Semesta
Cetakan: I, Januari 2011
Karakter: Paul, Jeanne
256 halaman
goodreads: http://bit.ly/hMTvtU

Akhirnya beli juga kemaren. Apa yang mesti saya resensi dari buku ini?
“tampak dua orang melintasi jembatan, menuju arah yang sama, terjerembab dalam irama yang saling berbalas, mesti mereka tak pernah menduganya. Mereka sebelumnya tak pernah bertemu dan tak bisa menjelaskan momen aneh yang secara kebetulan mempertemukan mereka. Bagi keduanya, jembatan, hari itu, pemandangan kota Paris, serta kondisi keberadaan mereka memiliki makna yang sungguh berbeda.” Hal. 6.
Mereka pertama kali bertemu di jembatan itu kemudian saling melirik di sebuah apartemen yang dicari Jeanne untuk dirinya dan tunagannya. Ketika dia membuka sebuah kamar untuk melihatnya ternyata dia ada disana, Paul, pria berusia 45 tahun yang mempunyai wajah tampan tapi terkesan dingin, yang sangat menarik dimata Jeanne. Dengan pertemuan singkat mereka, kata yang sedikit terucap, mereka langsung melakukan “bobok bareng.” Di apartemen itu, telah menjadi saksi sejarah dua beban berat yang ingin dilepas oleh diri masing-masing, Paul yang tidak mengerti kenapa istrinya bunuh diri dan Jeanne dengan tunangannya yang terobsesi menjadi sutradara, dimana dia harus menjadi artisnya, dua kekecewaan menjadi satu, berusaha saling melepaskan.
Mungkin itu saja yang bisa saya katakan.
Tertarik baca ini karena pernah menjadi salah satu bacaan yang dipilih program baca bareng di goodreads tapi baru kesampaian baca kemarin. Melirik para review yang sudah ada, mereka menjelaskan kalau isi buku ini melulu soal sex. Memeng sih, Paul dan Jeanne selalu “bobok bareng” ketika mereka dengan sengaja ataupun tanpa sengaja pergi ke apartemen itu, tapi kalau menurutku tidak terlalu gimana ya, sedikit vulgar lah, soalnya masih banyak juga harlequin ataupun historical romance yang jauh lebih parah. Selain itu,kata-kata Paul disini juga sangat kejam dan kotor, gak habis pikir si Jeanne mau aja digituin apalagi di adegan itu (tidak mau menjelaskan ah), hmm dia memang sebenernya menolak sih hihihihi.
Berbicara sedikit tentang filmnya yang saya dapat dari lembar terakhir di buku ini, novel Robert Alley ini ditulis berdasarkan sebuah film drama romantic (yang seharusnya tragis) legendaris, Last Tango in Paris (1972—Ultimo Tango A Parigi). Film yang diproduseri oleh Alberto Grimaldi dan di sutradarai oleh sineas terkemuka Bernado Bertolucci berdasarkan scenario yang ditulisnya sendiri bersama Franco Arcalli dan Agnes Varda. Tokoh Paul di film ini diperankan oleh actor top saat itu, Marlon Brando. Sementara, Jeanne diperankan oleh Maria Schneider. Atas perannya di film ini, Brando dinominasikan meraih Oscar sebagai actor terbaik, sedangkan Bertolucci dicalonkan sebagai sutradara terbaik dalam ajang Academy Award 1973. Film ini juga menyulut kontroversi karena muatan seksualitasnya yang dianggap sangat eksplisit dan sempat berurusan dengan lembaga sensor diberbagai Negara. Namun, para kritikus mengganggapnya sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat. Hmmmm, cuman mikir tahun 1972 dan 2011 apakah kadar sensornya masih sama???? =))

3 sayap untuk akhir yang tragis.

Whitney, Cintaku


Pengarang; Judith Mcnaught
Judul asli; Whitney, My Love
Penerbit: gramedia
Cetakan: I, April 2011
Karakter: Whitney, Clayton Westmoreland
792 halaman.
goodreads: http://bit.ly/mA4Do4

Saya akan mempersingkat kisah cinta yang amat tebal ini.
Whitney Allison Stone sangat tergila-gila kepada Paul Sevarin tapi karena sikap Whitney yang tidak mencerminkan seorang lady dan berbagai tinggah konyolnya untuk merebut Paul dari Elizabeth Ashton, dia pun menghindar dengan sopan. Untuk memperbaiki tata kramanya itu dia pun di kirim ke Prancis, Whitney pun berjanji akan berubah agar bisa menaklukan hati Paul dan menunjukkan kepada masyarakat kalau dia memang seorang lady. Sesuai harapan, Whitney di Prancis menjadi incaran para bujang, tak terlewatkan juga oleh Clayton Westmoreland, Duke of Claymore, bujang paling diminati di Inggris dan juga playboy. Karena Whitney selalu mengacuhkannya dia pun menyelidiki latar belakangnya yang ternyata ayahnya, Martin Stone sedang mengalami kebangkrutan yang sangat besar, dia pun membeli Witney dengan uang yang sangat banyak. Whitney kembali ke Inggris karena tiba-tiba saja ayahnya menyuruh pulang, karena sudah merasa siap dia mulai mengaet Paul lagi tapi tak semudah itu, ada tetangganya Clayton Westland yang selalu menggangunya. Paul pun lama-lama jatuh cinta pada Whitney “yang baru” dan dia berniat untuk menikahinya, tapi rencana itu gagal karena akhirnya Whitney tahu kalau dia sudah dijodohkan oleh Clayton Westland yang tak lain adalah Clayton Wesmoreland. Kebencian Whitney pun bertambah pada Clayton tapi karena Duke of Claymore itu sudah jatuh cintrong dia bertekat merebut hatinya dengan segala pesona yang dimilikinya (hasyah). Konflik di cerita ini ada dua kalau menurutku yang mengakibatkan sangatlah tebal untuk ukuran Historical Romance, yang pertama adalah waktu Clayton pulang dari London mendapati orang desa mengetahui rencana pertunangan Whitney dengan Paul yang seharusnya adalah pertunangan dengannya dan ketika waktu sudah menikah ketika Whitney sedang hamil, dia mendapati surat yang ditulis Whitney bahwa dia hamil, Clayton mengira kalau anak yang dikandung Whitney itu bukan anaknya. Kalau marah Clayton sangat kejam, tidak mau mendengarkan pejelasan dulu langsung menghukum. Ada adegan romantic yang paling aku sukai ketika Clayton mencoba meminta maaf karena kesalahnya di gereja, waktu dia merangkul Whitney dari belakang (awwwwww). Covernya cantik, suka ada topengnya yang sesuai dengan pertama kali Whitney dan Clayton bertemu di pesta dansa. Oh ya ada kalimat yang tidak aku mengerti di hal. 660, “kapan kau akan memberitahu His Grace bahwa bayiku akan memiliki bayi,” maksudnya apa itu?????
Whitney, My Love adalah novel pertama yang ditulis oleh Judith Mcnaught pada tahun 1978 dan diterbitkan pada tahun 1985, wow lama sekali, saya belum lahir itu :). Tapi ini buku yang kedua loh, karena disukai pembaca Judith pun membuat pre dan pra squelnya, yaitu A Kingdom of Dreams yang mengisahkan Royce Westmoreland, Duke of Claymore pertama dan Until You yang mengisahkan Stephen Westmoreland, adik si Clayton.
Ditunggu nih kelanjutannya *lirik penerbitnya*

4 sayap untuk kisah cinta yang tebal ini.

-Whitney, Cintaku-


10993718


Pengarang; Judith Mcnaught
Judul asli; Whitney, My Love
Penerbit: gramedia
Cetakan: I, April 2011
Karakter: Whitney, Clayton Westmoreland
792 halaman.
goodreads: http://bit.ly/mA4Do4

Saya akan mempersingkat kisah cinta yang amat tebal ini.
Whitney Allison Stone sangat tergila-gila kepada Paul Sevarin tapi karena sikap Whitney yang tidak mencerminkan seorang lady dan berbagai tinggah konyolnya untuk merebut Paul dari Elizabeth Ashton, dia pun menghindar dengan sopan. Untuk memperbaiki tata kramanya itu dia pun di kirim ke Prancis, Whitney pun berjanji akan berubah agar bisa menaklukan hati Paul dan menunjukkan kepada masyarakat kalau dia memang seorang lady. Sesuai harapan, Whitney di Prancis menjadi incaran para bujang, tak terlewatkan juga oleh Clayton Westmoreland, Duke of Claymore, bujang paling diminati di Inggris dan juga playboy. Karena Whitney selalu mengacuhkannya dia pun menyelidiki latar belakangnya yang ternyata ayahnya, Martin Stone sedang mengalami kebangkrutan yang sangat besar, dia pun membeli Witney dengan uang yang sangat banyak. Whitney kembali ke Inggris karena tiba-tiba saja ayahnya menyuruh pulang, karena sudah merasa siap dia mulai mengaet Paul lagi tapi tak semudah itu, ada tetangganya Clayton Westland yang selalu menggangunya. Paul pun lama-lama jatuh cinta pada Whitney “yang baru” dan dia berniat untuk menikahinya, tapi rencana itu gagal karena akhirnya Whitney tahu kalau dia sudah dijodohkan oleh Clayton Westland yang tak lain adalah Clayton Wesmoreland. Kebencian Whitney pun bertambah pada Clayton tapi karena Duke of Claymore itu sudah jatuh cintrong dia bertekat merebut hatinya dengan segala pesona yang dimilikinya (hasyah). Konflik di cerita ini ada dua kalau menurutku yang mengakibatkan sangatlah tebal untuk ukuran Historical Romance, yang pertama adalah waktu Clayton pulang dari London mendapati orang desa mengetahui rencana pertunangan Whitney dengan Paul yang seharusnya adalah pertunangan dengannya dan ketika waktu sudah menikah ketika Whitney sedang hamil, dia mendapati surat yang ditulis Whitney bahwa dia hamil, Clayton mengira kalau anak yang dikandung Whitney itu bukan anaknya. Kalau marah Clayton sangat kejam, tidak mau mendengarkan pejelasan dulu langsung menghukum. Ada adegan romantic yang paling aku sukai ketika Clayton mencoba meminta maaf karena kesalahnya di gereja, waktu dia merangkul Whitney dari belakang (awwwwww). Covernya cantik, suka ada topengnya yang sesuai dengan pertama kali Whitney dan Clayton bertemu di pesta dansa. Oh ya ada kalimat yang tidak aku mengerti di hal. 660, “kapan kau akan memberitahu His Grace bahwa bayiku akan memiliki bayi,” maksudnya apa itu?????
Whitney, My Love adalah novel pertama yang ditulis oleh Judith Mcnaught pada tahun 1978 dan diterbitkan pada tahun 1985, wow lama sekali, saya belum lahir itu :). Tapi ini buku yang kedua loh, karena disukai pembaca Judith pun membuat pre dan pra squelnya, yaitu A Kingdom of Dreams yang mengisahkan Royce Westmoreland, Duke of Claymore pertama dan Until You yang mengisahkan Stephen Westmoreland, adik si Clayton. Semoga yang selanjutnya lebih tebel lagi biar lebih puas =))
Ditunggu nih kelanjutannya *lirik penerbitnya*

4 sayap untuk kisah cinta yang tebal ini.

Our Story


Penulis: Orizuka
Penerbit: Autorized Books
Cetakan: I, 2010
Karakter: Yasmine, Nino, Ferris
240 halaman

Pernah nggak kalian menemui sekolah yang isinya preman, pengacau, pembangkang, pembuli, pelacur, guru yang ngrokok dan tidur di kelas? Aku pernah, di sekolah Budi Bangsa.

Sungguh sial bagi Yasmine, anak SMA pindahan dari Amerika harus terdampar di sekolah yang bobrok, sekolah yang gerbangnya saja hanya ceruk sempit, lapangan yang gersang, tembok yang sekujur tubuhnya penuh coretan, papan nama sekolah yang terpasang miring dan termakan karat. Dia seharusnya bersekolah yang berstandar internasional, yang seharusnya nama sekolahnya adalah Bukti Bangsa, bukan Budi Bagsa. Ini bukan sekolahan, dia ingin membatalkan pendaftarannya tapi gagal karena ayahnya sudah terlanjur membayar 30 juta untuk uang masuk. Sewaktu diperkenalkan kepada teman barunya dia kaget, di kelas itu terdapat gerombolan anak laki-laki yang mencegat dia sewaktu datang tadi, beberapa anak perempuan yang menatapnya dengan sinis dan seorang laki-laki yang terlihat “normal” dengan pensil ditangan dan buku di meja,dia juga melihat meja yang penuh dengan peralatan make-up, kaleng cat semprot, atau tongkat baseball, dia ingin pindah kelas, tapi kepala sekolah bilang kalau kelas ini adalah satu-satunya kelas XII. Sekolah macam apa ini???? Karena sudah terlanjur membayar dan tidak ingin mengecewakan ibunya yang sedang sakit dan selalu bertannya tentang sekolahnya, yasmine pun dengan tegar menuntut ilmu di sekolah bobrok itu, sewaktu dia berangkat dengan taksi, dia malah ditawar oleh si sopir, Yasmine binggung maksudnya apa, setelah jelas kalau dia dikira pelacur, dia pun pergi dari taksi itu lalu tidak sengaja bertemu dengan Ferris, dia pun menjelaskan kalau tidak hanya dia saja yang dianggap lacur tapi perempuan yang bersekolah di situ. Itu dikarenakan kalau sekolah Budi Bangsa adalah sekolah buangan, sekolah sampah. Makin lama keadaan sekolahnya terlihat jelas, Ferris yang sebenarnya juara dan anak anggota DPRD, Nino yang sering ongkang-ongkang diluar kelas yang suka menghukum adik kelasnya dengan lari mengelilingi lapangan sebanyak 100x tapi pandai membuat sketsa wajah Yasmine, Mei yang terpaksa melacur demi mengobati ibunya yang sakit tumor, Sisca yang membenci Yasmine karena telah merebut Nino yang juga mengungkap kalau sewaktu di Amereki dulu Yasmine sering dibuli dan menderita anoreksia, Ferris dan Nino yang ternyata dulu teman SMP tapi sekarang bagaikan musuh, guru yang jarang masuk karena digaji rendah. Tapi Ferris punya mimpi, dia ingin lulus bersama teman sekelasnya, ingin membayar kesalahannya kepada Nino.

Suka banget sama cerita ini, ditambah lagi dikasih langsung sama penulisanya dan ada hadiah tambahan yang bagus banget. Sudah lama ingin membacanya, ikut kuisnya gak pernah menang eh gak nyangka saya menjadi pemenangnya di kuis yang diadakannya karena Our Story telah cetak ulang. Ketika saya mendapat kirimannya saya langsung membacanya dan HARUS menyelesaikan pada hari itu juga. Waktu baca prolognya agak takut soalnya si penulis ini gemar sekali membuat ending yang tidak saya sukai, kalau pernah baca Summer Brezze, aku benci sekali dimana Ares harus mati, kalian akan mengerti, aku penyuka happy ending. Suka sekali tokoh Nino, ini juga khasnya Orizuka, ada bad boy sebagai tokoh utama, menginggatkanku akan Ares hehehe. Walaupun dia preman, suka berantem dan gak tanggung-tanggung kalau menghukum anak buahnya yang berkhianat, dia sangat membenci Narkoba, kalian boleh melakukan apa saja tapi jangan pernah menyentuh barang haram itu kalau tidak ingin disebut sebagai penghianat, begitulah.

Ahhh tentu saja saya suka adegan romantic di buku ini, walaupun kayaknya sepele tapi buat saya berarti sekali, kayak di hal. 92 waktu Nino bilang kalau bokapnya napi karena kasus narkoba, kalau anak napi itu pasti mewarisi kejahatan orangtuanya, normalnya gak mau deket-deket sama anak napi, dia minta Yasmine ngomong soal itu dan menjawab,” Hah? Kenapa harus gitu? Lo anak napi bukan berarti lo juga napi, kan?”

Trus adegan waktu Nino gak pulang dan harus nginep di sekolah karena bokapnya udah bebas, ketemu Yasmine dan paginya dia buatin sarapan buat Nino, dan ketika Yasmine ketauan kalau dia menderita anoreksia lalu Nino memaksa memakan roti yang dibelikannya dan dia harus liat Yasmine makan, “Lo….mau liat gue gendut?” lalu Nino menjawab, “Asal lo hidup.” Klepek-klepek deh ;p.

Selain itu ada kata Ferris yang saya suka di hal. 121, “Jangan pikir lo bakal jadi apa, pikir lo mau jadi apa,” dan adegan lucu waktu Ferris disuruh membuat kunci jawaban untuk teman sekelas tapi teman-temannya malah bilang kalo Ferris ngremehin lah,  mengganggap dirinya sendiri dewa malah yang paling ngakak itu waktu ada yang bilang, “ kita semua harus nyerahin nasip kelulusan kita sama lo, gitu? Kalo lo mendadak sakit atau hilang ingatan, terus kita semua harus nggak lulus, gitu?” dan waktu Harris bilang, “ buat apa gue capek-capek belajar kalau pada akhirnya cuma nunggu jawaban dari lo? Mending kalau lo jujur, kalau lo mau nyesatin gimana? Anak pinter kan suka gitu!” LOL, ada benernya juga, anak pinter biasanya pelit hehehehe. Tentu ada adegan mengharukan juga, pas bagian akhir, lebih baik baca sendiri deh, dijamin puas sama buku ini.
Harus mengumpulkan receh ni karena pengen banget baca Fate, karya Orizuka sebelum ini :D

5 sayap dong untuk cerita mereka :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...