Jumat, 07 Oktober 2011

Diary si Bocah Tengil: Kenyataan Pahit


Buku kelima yang berwarna ungu ini menceritakan bagaimana Greg Heffley menghadapi masa pubertas, kocak? sudah pasti.

Di awal halaman kita akan mengetahui kalo Greg dan Rowley sudah tidak bersahabat lagi. Bahkan, orang tua Rowley membayar seseorang sebagai 'tokoh panutan' tentu hal ini membuar Greg keki, karena dia merasa adalah tokoh panutan terbaik untuk Rowley.

Ada juga bagian Greg bertekad untuk menjadi bintang iklan Peachy Breeze dengan alasan biar bisa mendapat es krim gratis dan sering bolos dari sekolah untuk memunuhi kewajiban sebagai juru bicara Peachy Breeze. Padahal bintang yang dicari itu harus imut-imut, sedangkan Greg tentu saja amit-amit =)). Greg beralasan kalo dia bisa mengambil hati para juri dan dia merasa kalau dialah satu-satunya peserta uji coba yang bisa membaca papan teks dialog. Tapi dia merasa kecewa ketika para juri mempersilahkan keluar tanpa menanyakan namanya, Greg merasa mendapat perlakuan tidak adil hanya gara-gara umur.
Ketika kamu masih anak-anak, tidak ada yang memperingatkan bahwa kamu memiliki tanggal kadaluwarsa. Pada suatu saat, kamu menjadi pujaan, saat berikutnya kamu cuma seonggok sampah.
Hahaha bener juga ya, waktu kecil kita pasti disayang semua orang, dicubit-cubit, digendong kesana kemari, setelah besar? Blah. Ini juga yang membuat Rodrick selalu uring-uringan, sudah lama tidak mendapat pusat perhatian, posisi itu sudah tentu ditempati Manny. Nah, pengen tahu cara mengukur pertumbuhan di keluarga Heffley? Mereka hanya perlu melihat foto-foto dari acara pesta pernikahan Paman Gary, karena pamannya udah menikah sampe tiga kali, bahkan Ibunya Greg tidak mau repot-repot mengganti foto pernikahan, dia hanya menempelkan foto kepala istri barunya di atas yang lama, goblosssss =)).

Waktu Ibu Greg memutuskan untuk mengasah otaknya kembali, pekerjaan rumah pun di handle oleh para kaum Adam, seperti apa hasilnya? Waktu makan malam, Manny bertugas membuat es teh, dia mengaduknya dengan tangan telanjang, Rodrick bertanggung jawab memasank daging, dia malah lupa membuka bungkus plastik sebelum memasukkannya ke dalam oven. Rodrick benar-benar sukses mengerjai Greg ketika dia berpesan sebagai penganti ibu :). Tugas Greg? mencuci pakaian :)).
Menurutku anak laki-laki seharusnya dilarang secara hukum untuk melipat pakaian dalam milik ibunya.
Masih banyak yang lucu lagi, seperti waktu Greg terlelap selama setengah detik, tangannya tergelincir dan tidak sengaja menyalakan alarm kebakaran, tentu seluruh sekolah jadi panik dong, sekolah terpaksa dievakuasi dan mobil pemadam kebakaran pun datang. Setelah mereka sadar tidak ada kebakaran, kepala sekolah mengatakan siapa pun yang menyalakannya akan dihukum dan orang itu harus menyerahkan diri.
Aku tidak tahu banyak hal. Namun, aku TAHU bahwa kita seharusnya jangan mengumumkan hukuman yang akan dijatuhkan SEBELUM kita menyuruh orang yang bersalah menyerahkan diri.
Goblosssss, tentu saja si Greg tetap tutup mulut =))
Trus waktu Ibunya akan mengaji orang untuk membersihkan rumah karena selama ditinggal mereka tidak bisa melaksanakan kewajiban, greg mencoba memanfaatkannya, berkali-kali dia menulis surat bernamakan ibunya agar Isabella mencuci pakaian Greg tapi 'asisten rumah tangga' tersebut selalu mencari alasan bahkan dia selama tidur siang di kamar Greg. Karena sebal dia menceritakan semuanya kepada ibunya untuk segera di pecat, tentu saja Ibunya tidak percaya.
Yang bisa aku katakan hanyalah: kalau saja menjadi pembantu cuma berarti menonton televisi sepanjang hari, menyantap makanan kecil, dan tidur siang di ranjangku; maka, aku rasa aku akhirnya berhasil menemukan karir yang bisa membuatku bersemangat.
Trus Greg iri waktu Rowley mendapatkan jerawat pertamanya dan memamerkannya, karena menurut ibunya Rowley, itu pertanda kalo dia sedang berubah menjadi pria dewasa. Greg bilangnya sih nggak iri, dia berujar kalo Rowley anak yang masih tidur sambil ditemani setumpuk boneka binatang setiap malam, merasa tidak masuk akal mengapa Rowley mendapatkan jerawat terlebih dahulu dibanding Greg. Sudah lama Greg menantikan saat mendapatkan jerawat atau mendapatkan kumis halus. Trus apakah persahabatan Greg dengan Rowley benar-benar sudah berakhir?
Masih lucu, Rodrick yang masih suka menindas, Manny yang masih menjadi anak emas, Rowley yang masih lugu, Mom yang masih otoriter, Dad yang aneh, semua masih sama seperti dulu, tetap asik dinikmati, tetap kocak. Untung kertasnya buram :)
3 sayap untuk masa pubertas yang dinanti-nanti ^^

Penerjemah: Ferry Halim
Penerbit: Atria
Cetakan: I, Agustus 2011
ISBN: 978-979-024-474-0

1 komentar:

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...