Jumat, 09 September 2011

Hujan dan Teduh


Penulis: Wulan Dewatra

Editor: Jenny Jusuf

Penerbit: Gagasmedia

Cetakan: I, 2011

ISBN: 979-780-498-4

250 halaman



Juara pertama lomba 100% Roman Indonesia, sebagus apa ceritanya? well see :)


Aku dan kamu, seperti hujan dan teduh. Pernahkah kau mendengar kisah mereka? Hujan dan teduh ditakdirkan bertemu, tetapi tidak bersama dalam perjalanan. Seperti itulah cinta kita. Seperti menebak langit abu-abu.

Sewaktu SMA, Bintang mencintai orang yang salah, menurut sebagian besar orang. Dia mencintai teman sebangkunya, gadis cantik berponi pagar, Kaila. Karena hubungan sejenis yang dianggap tabu oleh kebanyakan masyarakat, mereka bersembunyi di belakang "pacar asli." Kaila sering cemburu jika Bintang dekat laki-laki, contohnya Daniel, teman sekelas yang duduk di belakang Bintang, yang jago menggambar. Begitu juga sebaliknya, Bintang tidak suka jika Kaila terlalu mesra dengan Reno. Sampai suatu ketika, flash disk Kaila di bawa Reno, dia lupa kalau di dalam sana banyak sekali foto mesra dengan Bitang. Sejak itu, Kaila menghindari Bintang. Bintang sendiri bingung dengan perubahan sikap Kaila, tidak pernah mau jika diajak bicara dan parahnya adalah pindah tempat duduk. Tidak terima dicuekin, Bintang selalu menguber-uber Kaila untuk meminta penjelasan, Reno tidak terima Bintang terus menganggu pacarnya, dia pun menyebar foto mesra mereka di fb. Selanjutnya, Kaila mati bunuh diri.

Memasuki awal kuliah, lebih tepatnya waktu di sebuah perkemahan penerimaan mahasiswa baru, Bintang jengkel dengan para laki-laki yang tidak mau membantu mendirikan tenda, dia pun melempar asal lumpur ke arah mereka, dan tepat mengenai muka laki-laki yang sedang memegang gitar, Noval. Setahun berlalu, Bintang dan Noval tidak pernah bertegur sapa. Waktu Bintang hendak menghadiri sebuah seminar, tiba-tiba saja Noval meminta Bintang menggantikan gitaris bandnya yang sedang mudik, mulai dari situ hubungan mereka berjalan lancar dan berlanjut ke pacaran. Setelah pacaran, Bintang menemukan sifat Noval yang sebenarnya, dia sangat protektif dan pencemburu. Tidak hanya itu, dia menginginkan hubungan yang "lebih." Bintang pun hamil, seperti kebanyakan laki-laki yang belum siap mempunyai anak, Bintang menuruti. Bintang rela melakukannya karena Noval adalah laki-laki yang bisa membuatnya jatuh cinta, satu-satunya. Tapi, sifat Noval mulai berubah, dia agak cuek dan mulai melirik perempuan lain, apakah Noval sudah puas dengan Bintang setelah mendapatkan segalanya?

Sebenarnya ceritanya selang-seling flash back ke masa SMA Bintang, biar mudah dan urut ceritanya aku tulis seperti yang diatas. Nggak heran jadi juara yang pertama, temanya walaupun pernah ada yang nulis sama, tetap aja tema di buku ini agak jarang ditemui. Penulis berani menceritakan kisah cinta yang tidak biasa dan sex bebas. Aku suka tokoh Bintang, walaupun cuek dia benar-benar perempuan yang tegar, setelah apa yang dilakukan Noval kepadanya, selalu minta ini itu, menuruti segala kemauannya, dia tetap mencintai dan memaafkannya. Ada kalimat yang saya suka dan mencerminkan novel ini banget, ada di halaman 187:


Cintailah laki-laki. agar lo nggak perlu bersembunyi untuk mencintai seseorang.



3 sayap untuk Hujan dan Teduh.





4 komentar:

  1. Aku barusan barter novel sama temen. Dan aku barter dengan novel ini. Novel masih nganggur di rumah, belum aku baca. Setelah baca review di sini, jadi pengen cepet cepet baca! Ah~:3

    BalasHapus
  2. beda dgn ku yg ga suka sm tokoh bintang, ga dpt feel nya dr novel ini :'(

    BalasHapus
  3. novelnya lumayan bagus sih, tapi tetep kaget waktu ternyata mereka l*sbi huhuhu :(

    BalasHapus
  4. Wow juara pertama lomba 100% Roman Indonesia. Keren
    Aku suka kalimat terakhirnya "Cintailah laki-laki. agar lo nggak perlu bersembunyi untuk mencintai seseorang".

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...