Kamis, 28 Juli 2011

Firelight

11210123

“Jantungku berdebar keras saat dia bergerak semakin dekat. Aku tahu kapan tepatnya dia melihat. Dia tidak bergerak bagaikan membeku, terdiam di dalam air, terbenam dalam, dan permukaan air menyapu bibirnya.
Kami menatap satu sama lain.”

Jacinda hampir saja terbunuh kalau saja penolongnya, Will, salah satu pemburu draki (manusia keturunan naga) tidak berbohong akan keberadaannya yang pada saat itu sedang bersembunyi dalam wujud seekor naga. Sejak saat itu, ibu beserta adiknya, Tamra yang tidak mempunyai kelebihan seperti saudara kembarnya melarikan diri dari kelompok. Ibunya takut kalau nasip Jacinda akan seperti ayahnya sehingga dia ingin menghilangkan naluri drake dalam diri Jacinda dan dia tidak ingin anaknya menjadi mesin reproduksi bagi kelompok mereka karena Jacinda adalah satu-satunya draki penyembur api dimana sudah lebih dari empat ratus tahun jenis draki itu absen, dengan dijodohkannya Jacinda dengan Cassian, anak dari pimpinan kelompok, Saverin. Berbeda dengan keenganan Jacinda untuk melarikan diri, adiknya, Tamra merasa sangat antusias, dia bisa keluar dari lingkungan yang menganggap dia tidak ada, semua orang mengelu-elukan kakaknya itu karena dia special sedangkan dirinya adalah draki yang tidak berfungsi. Selain itu, Cassian, laki-laki yang disukainya malah tergila-gila pada Jacinda.

Mereka pindah ke Chaparral, sebuah kota yang terletak di tengah gurun, daerah yang tandus, tidak ada pegunungan dan sanggat manjur untuk meredam naluri draki. Kehidupan baru mereka pun dimulai, hidup pas-pasan, ibunya bekerja di kelap malam, sedangkan Jacinda dan Tamra mulai bersekolah kembali. Tak disangka, di sekolah baru tersebut Jacinda malah bertemu dengan sang pemburu yang dulu pernah menolongnya. Jacinda merasakan sebuah energi bila berdekatan dengan Will, naluri drakinya bisa bangkit hanya berdekatan atau bersentuhan dengan dirinya walaupun di daerah yang panas sekalipun. Jacinda ingin menyangkal perasaannya pada Will karena dia tahu kalau keluarganya adalah pemburu draki, dan itu haram hukumnya. Selain itu, ada sepupu Will yang selalu mencurigai Jacinda, Xander,  dia sangat penasaran karena selama ini tidak ada perempuan yang menarik di mata Will. Jacinda dilema akan perasaannya, tidak hanya itu masalah yang timbul, Cassian berhasil menemukannya.

Suka sekali dengan buku ini, romantis hehehe. Agak mirip dengan Twilight dimana sisi romancenya lebih ditonjolkan dari pada aksi heroik tokoh-tokohnya. Cerita tentang macam-macam draki pun cukup seru , selain penyembur api ada juga draki air, draki phaser, draki dorman, draki visikriptor yang mampu menyamarkan penglihatannya, draki onyx (drake yang gagah, paling kuat, terbesar dari semua draki dan luar biasa cepat) contohnya adalah Cassian. Kalau saja lebih banyak lagi penjelasan tentang draki, jenis, kekuatan dan pertempuran lebih banyak maka buku ini akan sempurna (bagi saya loh). Tak mengapa, karena saya sangat terhibur akan kisah cinta Jacinda dan Will, merasa keki juga waktu Jacinda yang sering mau berubah menjadi draki karena tidak tahan kalau dekat-dekat dengan Will (udah deh, Will biar deket sama aku saja, halal Xp). Semoga lanjutannya cepat terbit (Vanish), endingnya menggantung sekali, masih penasaran dengan keluarga Will yang sedikit diceritakkan begitu juga Cassian dan para kelompoknya, ditambah lagi kenapa Tamra tidak bisa bertransformasi? Masih menjadi tanda tanya. Cinta terlarang antara pemburu dan buruannya ini wajib dinikmati oleh pecinta romance fantasy #eaaaa

4 sayap untuk si penyembur api.

Penulis: Sophie Jordan
Penerjemah: Ferry Halim (perasaan dia terus yang jadi penerjemah, hehe)
ISBN: 978-979-024-475-7
Cetakan: I, April 2011
425 halaman

Jujur ya, lebih suka cover aslinya walaupun yang terjemahan juga bagus, yang asli cantik kayak aku #plakkkk

64484709436632
Sophie Jordan adalah penulis Young Adult Fiction, Historical romance, dan Paranormal Romance jadi nggak heran dong kalau karya-karyanya romantis abis hehehe, untuk lebih lengkapnya silahkan berkunjung ke www.sophiejordan.net

1 komentar:

  1. kisah cinta Jacinda dan Will so sweet yah
    Buku ini udah ada lanjutannya mbak?

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...