Senin, 27 Juni 2011

-Gairah Cinta Viking-


penulis: Johanna Lindsey
penerbit: Gramedia
alih bahasa: Ellianti Jacob Saleh
first published: September 1980
cetakan: I, April 2011
ISBN: 978-979-22-6979-6
522 halaman

Lady Brenna Carmarham yang tomboi terpaksa menyetujui rencana perjodohannya ayahnya dengan Garrick Haardrad, putra kepala suku bangsa Viking dengan alasan takut suatu saat nanti desa mereka akan dibantai oleh mereka, dimana para lelakinya sudah sangat jarang sekali. Brenna pun dilatih sejak kecil seperti seorang pria agar bisa menjaga dirinya sendiri. Namun harapan ayahnya tidak seperti yang diinginkannya, Anselm, kepala suku bangsa Viking sekaligus ayah Garrick datang sendiri ke desa Brenna untuk memlihat gadis yang ditawarkan untuk anaknya. Bukannya datang dengan baik-baik, mereka membantai habis para warga, laki-laki dibunuh, perempuan diambil untuk dijadikan budak. Brenna sangat marah sekali karena dia tidak bisa apa-apa untuk melawan mereka, sebelumnya dia sudah menyerang tapi shock ketika para pelayannya dibantai, dia bertekat akan balas dendam kepada Anselm. Dilain pihak, Anselm terpesona akan kegigihan Brenna dalam menghadapi anak buahnya, bertarung dengan pedang seorang diri, dia berpikir kalau Brenna cocok untuk anak keduannya itu.

Garrick tidak tahu kalau dia sudah dijodohkan dan sebentar lagi akan mempunyai istri, dia tidak membutuhkan wanita karena sebelumnya pernah disakiti oleh adik sahabatnya yang lebih memilih lelaki tua banyak harta. Waktu pulang dari pelayaran, tak taunya ada pelayan baru di rumahnya, awalnya dia menganggap seperti pelayan biasa tapi karena dia sering mencoba melarikan diri dan selalu membantah, Brenna menjadi pelayan istimewa. Dia tidak rela kalau Brenna disentuh oleh orang lain, dia kagum akan harga diri dan sifat keras kepalanya, dia hanya menginginkan Brenna untuk dirinya sendiri.
Gak kaget juga sih sama kekejaman bangsa Viking karena sebelumnya udah pernah baca
Comanche Moon (Comanche, #1)
Comanche Moon (Comanche, #1) yang bercerita tentang bangsa indian america jaman dulu, ga sama persis sih cuman kesadisannya itu loh hehehe agak mirip. Pembantaian suku lain demi merebut kekeuasaan, bagaimana para lelaki di jaman itu maen serobot aja kalau ada wanita, di perkosa ga kenal tempat, poligami, yah banyak pelecehan seksual lah. Gambaran tentang jaman Viking juga dijelaskan dengan lengkap oleh penulis, desanya, orang-orangnya, bagaimana seorang istri sadar kalau suaminya gak akan puas dengan satu wanita (istri menguasai rumah, tapi sewaktu di lautan suami boleh berbuat terserah mereka). Nah, yang aku suka itu Brenna tidak mau seperti itu, kau pilih hanya aku atau tidak sama sekali, padahal Garrick tidak mau menikah dengan alasan Brenna adalah budaknya, dan di desanya itu tabu hukumnya menikahi seorang budak. Seru juga waktu Brenna berusaha kabur tapi tetep aja Garrick bisa menemukannya, kejam tapi romantis deh hehehe.
4 sayap untuk kejamnya bangsa Viking
,

2 komentar:

  1. Baru kenalan ma HR jadi tahun ini bacaan didominasi oleh HR. Makin tambah ngiler baca review Johanna Lindsey yang Fires of Winter. Yang bikin suka buku ini karena karakter hero dan heroinenya. Brenna digambarkan sbg sosok yg keras kepala, berpendirian dan g nyeme2. Sementara heronya dingin, kasar khas bangsa viking tapi disisi lain ketika ketemu dg Brenna dia jd lembut dan overprotected (slalu meleleh klo ktemu karakter ky gini). Pasangan yg pas :)

    BalasHapus
  2. Mbak, knapa banyak yg reposting?
    Buku ini juga loh
    Btw, judulnya tetap hot loh

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...