Senin, 03 Agustus 2015

By the Time You Read This, I'll Be Dead by Julie Anne Peters | Book Review

By the Time You Read This, I'll Be Dead
Penulis: Julie Anne Peters
Penerjemah: Hedwigis Chrisma Hapsari
Penyelaras aksara: Lani Rachmah
Penerbit: Noura Books
ISBN: 978-602-0989-13-6
Cetakan pertama, April 2015
332 halaman
Buntelan dari @bukupediacom
Hanya tersisa 23 hari untuk mewujudkan rencana Daelyn. Dia sudah memperhitungkan semuanya, mempersiapkannya dengan matang. Tak akan ada yang bisa menghalangi atau menghentikannya lagi. Tidak boleh. Kali ini dia harus berhasil. Dia harus mengakhiri semuanya, mengakhiri hidupnya.


Namun, muncul satu masalah. Ada cowok aneh yang selalu berusaha mendekati Daelyn. Meski diabaikan, cowok itu tak pernah menyerah. Tidak mungkin, kan, Daelyn membiarkan seseorang menyusup ke hatinya saat dia sudah siap pergi dari dunia ini?

Tidak saat semuanya sudah berjalan baik. Saat dirinya sudah yakin sepenuh hati untuk berjalan menuju cahaya.

Jumat, 31 Juli 2015

Paper Towns by John Green | Book Review

Paper Towns: Kota Kertas
Penulis: John Green
Alih bahasa: Angelic Zaizai
Desain sampul: Martin Dima
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-0858-6
Cetakan pertama, 2014
360 halaman
Kado ultah BBI Joglosemar
Saat Margo Roth Spiegelman mengajak Quentin Jacobsen pergi tengah malam––berpakaian seperti ninja dan punya daftar panjang rencana pembalasan––cowok itu mengikutinya. Margo memang suka menyusun rencana rumit, dan sampai sekarang selalu beraksi sendirian. Sedangkan Q, Q senang akhirnya bisa berdekatan dengan gadis yang selama ini hanya bisa dicintainya dari jauh tersebut. Hingga pagi datang dan Margo menghilang lagi.


Gadis yang sejak dulu merupakan teka-teki itu sekarang jadi misteri. Namun, ada beberapa petunjuk. Semuanya untuk Q. Dan cowok itu pun sadar bahwa semakin ia dekat dengan Margo, semakin ia tidak mengenal gadis tersebut.

Kamis, 30 Juli 2015

Hujan Bulan Juni: Novel by Sapardi Djoko Damono | Book Review

Hujan Bulan Juni: Novel
Penulis: Sapardi Djoko Damono
Editor: Mirna Yulistianti
Desainer cover: Iwan Gunawan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1843-1
Cetakan pertama, Juni 2015
144 halaman
Buntelan dari @sastragpu
Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar sapu tangan yang telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaringan benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi diselembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam benaknya sendiri oleh kerinduannya sendiri oleh penghayatannya sendiri tentang hubungan-hubungan pelik antara perempuan dan laki-laki yang tinggal di sebuah ruangan kedap suara yang bernama kasih sayang. Bagaimana mungkin.


Dari puisi, menjadi lagu, kemudian komik, dan nanti film, kini puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono beralih wahana menjadi novel.

Tentang Rating Buku | Let's Talk

source: tumblr
Beberapa waktu yang lalu twitter sempat ramai masalah writer vs reviewer, jujur saja saya tidak mengikuti karena sibuk libur lebaran, hanya tahu dari teman kemudian sedikit kepo dan mencari tahu ada apa sih sebenernya, mungkin bahasan kali ini akan sedikit menyinggung masalah tersebut karena akan membahas bagaimana cara saya me-rating sebuah buku.

Semua berawal dari Goodreads, dari sanalah saya belajar memberikan nilai pada sebuah buku. Hanya berupa bintang namun bisa menjelaskan buku tersebut layak baca atau tidak, apakah sesuai dengan my cup of coffee? Di Goodreads hanya ada nilai 1-5 bintang, sedangkan kalau di blog saya menambahkan 0.5 di tiap angka pokok, bisa berarti buku tersebut ada kelebihan yang menarik. Beberapa reviewer ada yang tidak memberikan rating, tergantung pribadi masing-masing serta tujuannya, dari resensi yang ditulis kita bisa menilai sendiri kok buku tersebut cocok bagi kita atau tidak. Namun bagi saya rating itu sangat penting. Ibaratnya kalau kita sedang ulangan, rating adalah hasilnya, nilai yang diperoleh.

Orange (Repackaged) by Windry Ramadhina | Book Review

Orange (Repackaged)
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Christian Simamora & Ayuning
Penyelaras aksara: Gita Romadhona & Widyawati Oktavia
Desain sampul: Agung Nugroho
Ilustrator isi: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-819-8
Cetakan pertama, 2015
306 halaman
Harga: Rp 42.500 (PO di Windry Ramadhina)
Dikuncinya pintu di belakangnya lalu ia bersandar lemas pada pintu tersebut. Ia seperti dipaksa menyadari kenyataan. Konyol rasanya, bercinta dengan Diyan di dalam kamar yang penuh dengan kenangan mengenai Rera.


Ah, dirinya kesal setengah mati.

Faye ditunangkan. Tanpa dasar cinta dan murni karena alasan bisnis. Calon tunangannya, Diyan, adalah eligible bachelor yang paling diinginkan di Jakarta. Laki-laki yang tak bisa melepas kenangan masa lalunya dengan seorang model cantik blasteran Prancis.

Harusnya hubungan mereka hanya sebatas ikatan artifisial saja. Tapi cinta, ego, dan ambisi yang rumit mendorong mereka ke situasi yang lebih emosional. Situasi yang mengharuskan mereka memilih dan melepaskan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...