Senin, 30 Mei 2016

Blog Tour: My Other Half - What Is Truly Love? | + #KuisBuku



Hai haloooo, sampai juga di persinggahan Truly Love Blog Tour hari ketiga di Kubikel Romance, kali ini saya mendapatkan jatah untuk membahas What Is Truly Love? Saya akan mendefinisikan Truly Love yang tentu saja berhubungan dengan buku My Other Half. Ini adalah kali pertama saya membaca tulisan Cyndi Dianing Ratri, di mana My Other Half juga merupakan buku debutnya. Sebelumnya saya belum pernah menengok akun askfm miliknya, saya jarang bermain-main dengan sosial media tersebut. Namun, saya sangat menikmati tulisannya di buku ini, diksinya indah, sangat puitis, sangat quoteable dan tentu saja penuh dengan cinta.

Sebelum menuju ke makna Truly Love di buku My Other Half ini, saya akan bercerita sedikit tentang isinya. Dikisahkan Aninda dan Adinda, saudara kembar yang terpisah sejak kecil karena perceraian orangtua mereka, Aninda ikut dengan ibunya dan hidup sederhana di Bogor, sedangkan Adinda, si bungsu ikut ayahnya yang kaya raya dan pindah ke Surabaya. Walau hidup berkecukupan, Dinda merasa hidupnya membosankan, dia tidak mendapatkan kasih sayang dari orangtua pada umumnya, ayahnya sangat dingin dan jarang berada di rumah. Dia jarang bertemu ibu dan kakaknya karena terpisah jarak, hal tersebut membuat kedua saudara kembar tersebut tidak memiliki hubungan yang dekat.

Sabtu, 28 Mei 2016

Quote of The Day + #KuisBuku Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang


Hai haloooo, sekarang waktunya #KuisBuku! Heran ya kenapa postingannya dipisah? Kan biasanya postingan blogtour nggak pernah dipisah. Well, karena berhubungan dengan syarat mendapatkan hadiah nanti, jadi saya bikin berbeda, bakalan kepanjangan kalau saja jadikan satu, lagian sudah lama juga nggak posting Quote of The Day, hehehe. Sebelumnya udah baca resensi tentang Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang yang tayang sebelum postingan ini, kan? Dibaca dulu ya biar tahu bukunya tentang apa dan siapa tahu kalian lebih semangat lagi mengikuti #KuisBuku ini.

Syarat kali ini mudah banget kok, Follow blog Kubikel Romance, follow akun twitter @msginagabrielle dan @peri_hutan kali ini sunah deh hukumnya, tapi saya doain yang melakukan hal tersebut bakalan menang, wakakaka. Syarat kali ini cuma satu, yaitu share link postingan ini ke sosial media yang kalian punya beserta photo quotes yang saya tampilkan, pilih quote mana yang kalian suka. Jadi, sambil kalian membagikan link postingan ini, kalian juga menyertakan gambar quote yang saya tampilkan di bawah, pilih salah satu, boleh juga mencolek saya dan penulis ketika kalian memposting. Kemudian tulis akun kalian beserta link share di kolom komentar di bawah. Share-nya bisa dimana saja, mau twitter, facebook, instagram atau blog terserah kalian. 

Ada banyak sekali photo quotes yang dibuat penulis, bahkan lebih dari 30, tapi tidak saya tampilkan semuanya, saya tampilkan yang saya suka banget. Berikut photo quote yang bisa kalian pilih:

Resensi: Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang Karya Gina Gabrielle

Judul buku: Gadis Penenun Mimpi & Pria yang Melipat Kertas Terbang
Penulis: Gina Gabrielle
Desain cover: Uly Novita Andrian Siahaan
Penerbit: Nulis Buku
228 halaman
Buntelan dari @msginagabrielle
Sebuah dongeng bagi kamu, yang sudah cukup dewasa untuk kembali bermimpi.

***

"Konon katanya, pada suatu tidur, kau bisa sampai ke suatu tempat yang disebut Ujung Pelangi. Di sana ada seorang gadis dengan wajah tertutup cadar yang akan menenunkan Mimpi untukmu...”

Seorang pria dengan Hati luka melihat kertas terbang dalam Mimpinya. Ia mengikuti arah kertas tersebut terbang, dan sampai ke Lembah Es. Ia menyangka Hatinya akan sembuh, namun ternyata Lembah Es hanyalah tempat untuk mendinginkan Hati.

Di lain tempat, tanpa ia ketahui, langit memar. Dunia terancam hancur, dan pria itulah yang dipilih untuk menyelamatkannya.

Tapi, karena tidak sanggup lagi menanggung sakit, ia memutuskan untuk selama-lamanya membekukan Hati di Lembah Es.

Lalu langit pun retak, dan hendak runtuh.


***


Diiringi dengan sajak-sajak yang menghangatkan Hati, kisah ini akan membawamu dalam perjalanan untuk menjadi sembuh—dan mengubah dunia, entah bagaimana caranya.


***

Pemesanan: gadispenenunmimpi.com

Jumat, 27 Mei 2016

Benarkah Orang Indonesia Tidak Suka Membaca?


Hai halooo good readers, jumpa lagi di postingan Let's Talk, tempat di mana saya mengemukakan pendapat akan sesuatu hal yang berhubungan dengan buku dan mengajak pembaca untuk turut serta mendiskusikannya juga. Kali ini saya menggabungkan postingan Let's Talk dengan Posting Bareng BBI untuk bulan Mei, di mana pada tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional sehingga tema bulan ini tidak jauh-jauh dari dunia perbukuan di Indonesia. Topik yang akan saya bahas adalah tentang minat baca, tentang isu benarkah orang Indonesia tidak suka membaca? Let's Talk.

Sebagai permulaan, saya akan memberikan berbagai data yang mengatakan kalau minat baca kita rendah, data saya ambil dari berbagai sumber. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), 91,68 persen masyarakat Indonesia lebih menyukai menonton televisi, masyarakat yang memiliki minat membaca hanya 17 persen. Sudah menjadi rahasia umum kalau budaya menonton lebih familier dengan budaya membaca. Tidak banyak yang melek aksara. Menurut hasil penelitian Programme for International Student Assesment (PISA), Indonesia berada di urutan 64 dari 65 negara yang disurvei dalam hal kemampuan matematika dan ilmu sains. Di level ASEAN, Indonesia kalah jauh dari Vietnam yang menempati urutan ke-20. PISA juga menempatkan Indonesia di nomor 57 dari 65 negara yang diteliti dalam hal kemampuan membaca siswa.

Senin, 23 Mei 2016

Resensi: Two Souls Karya Elvira Natali | Blog Tour + #KuisBuku

Judul buku: Two Souls
Penulis: Elvira Natali
Editor: Ruth Priscilia A.
Ilustrator: Rana Wijaya Soe
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-2676-4
Cetakan pertama, 2016
232 halaman
Buntelan dari @elpignutt
Sejak tahu dirinya adalah seorang Victer, keturunan Dewa Dionysus yang mampu membangkitkan jiwa-jiwa dari kematian, Arlesta menutup pintu hatinya dari dunia luar. Tetapi, keadaan berubah ketika dia bertemu Nick, pianis tampan bersifat dingin yang familier baginya. Dunianya yang tak berwarna seketika jungkir-balik dan dipenuhi banyak rasa.

Namun, kebahagiaan itu berhenti ketika Arlesta tahu sahabat baiknya juga menyukai Nick. Juga saat dia menemukan kenyataan kekuatannya tak dapat menyelamatkan nyawa Nick yang terancam. Akankan jiwa mereka menemukan jalan untuk bersama? Atau rahasia masa lalu justru memisahkan keduanya?

“Saya memang suka genre yang tidak biasa. Cerita fantasi ini punya makna mendalam tentang pengorbanan, persahabatan, dan kasih sayang.”
––Charon, Penulis 3600 Detik dan 7 Hari Menembus Waktu

"Bagaimana Arlesta memaknai keluarga dan persahabatan di novel ini, membuat saya ikut terbawa. Dengan bahasa yang sederhana, Elvira mampu menyajikan cerita dengan cerdas."
––Livi Zheng, Produser, Sutradara Hollywood Brush With Danger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...